Mukaddimah
Sunan Darimi | Hadits No. : 354
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ أَخْبَرَنَا شُرَحْبِيلُ بْنُ شَرِيكٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيَّ يَقُولُ لَيْسَ هَدِيَّةٌ أَفْضَلَ مِنْ كَلِمَةِ حِكْمَةٍ تُهْدِيهَا لِأَخِيكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Yazid} telah menceritakan kepada kami {Haiwah} telah mengabarkan kepada kami {Syurahbil bin Syarik}: “Ia pernah mendengar {Abu Abdur Rahman Al Hubuli} berkata: ‘Tidak ada hadiah yang lebih utama yang kamu berikan kepada saudaramu daripada kalimat yang mengandung hikmah.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 355
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عِمْرَانَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَمَانٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ فَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْمُجْتَهِدِ مِائَةُ دَرَجَةٍ مَا بَيْنَ الدَّرَجَتَيْنِ خَمْسُ مِائَةِ سَنَةٍ حُضْرُ الْفَرَسِ الْمُضَمَّرِ السَّرِيعِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Imran} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin yaman} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Ajlan} dari {Az Zuhri} ia berkata: “Keutamaan seorang yang berilmu dibandingkan seorang mujtahid (ahli ibadah) sebanyak seratus derajat, dan setiap dua derajat (jaraknya seperti antara) lima ratus tahun yang ditempuh dengan menggunakan kuda yang larinya sangat cepat”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 356
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي السَّكَنُ بْنُ أَبِي كَرِيمَةَ عَنْ عِكْرِمَةَ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ { يَرْفَعُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ } قَالَ يَرْفَعُ اللَّهُ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا بِدَرَجَاتٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Yazid} telah menceritakan kepada kami {Haiwah} ia berkata: “Telah mengabarkan kepadaku {As Sakan bin Abu Karimah} dari {Ikrimah} -bekas budak Ibnu Abbas radliallahu ‘anhu- dari {Ibnu Abbas} radliallahu ‘anhu: “(Ketika menafsirkan ayat: ‘YARFA’ILLAHULLADZINA `AMANU MINKUM WALLADZINA `UTUL ‘ILMA DARAJAAT’ (“Allah meninggikan orang-orang yang beriman dari kamu sekalian, dan orang-orang yang diberi kitab beberapa derajat”) dia berkata maksudnya adalah “Allah meninggikan orang-orang yang diberi ilmu atas orang-orang yang beriman beberapa derajat”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 357
أَخْبَرَنَا بِشْرُ بْنُ ثَابِتٍ الْبَزَّارُ حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ الْقَاسِمِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْمَعِيلَ عَنْ عَمْرِو بْنِ كَثِيرٍ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ جَاءَهُ الْمَوْتُ وَهُوَ يَطْلُبُ الْعِلْمَ لِيُحْيِيَ بِهِ الْإِسْلَامَ فَبَيْنَهُ وَبَيْنَ النَّبِيِّينَ دَرَجَةٌ وَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Bisyr bin Tsabit Al Bazzar} telah menceritakan kepada kami {Nashr bin Al Qasim} dari {Muhammad bin Ismail} dari {Amr bin Katsir} dari {Al Hasan} ia berkata: “Rasulullah saw.: ‘Barangsiapa yang meninggal dunia dalam keadaan mencari ilmu untuk menghidupkan (meninggikan) agama Islam, derajatnya di surga nanti hanya selisih satu derajat dengan para nabi ‘alaihimussalam ‘ “.
Sunan Darimi | Hadits No. : 358
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا مِهْرَانُ حَدَّثَنَا أَبُو سِنَانٍ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ قَالَ ذَهَبَ عُمَرُ بِثُلُثَيْ الْعِلْمِ فَذَكَرْتُ لِإِبْرَاهِيمَ فَقَالَ ذَهَبَ عُمَرُ بِتِسْعَةِ أَعْشَارِ الْعِلْمِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Humaid} telah menceritakan kepada kami {Mihran} telah menceritakan kepada kami {Abu Sinan} dari {Abu Ishak} dari {‘Amr bin Maimun} ia berkata: “Umar (wafat) Telah meninggalkan sepertiga ilmu”, hal itu aku sebutkan kepada {Ibrahim}, malahan dia berkata: “Umar meninggalkan sembilan per sepuluh ilmu”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 359
أَخْبَرَنَا بِشْرُ بْنُ ثَابِتٍ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ عَنْ هَارُونَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتَذَاكَرُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا أَظَلَّتْهُمْ الْمَلَائِكَةُ بِأَجْنِحَتِهَا حَتَّى يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَبْتَغِي بِهِ الْعِلْمَ سَهَّلَ اللَّهُ طَرِيقَهُ مِنْ الْجَنَّةِ وَمَنْ أَبْطَأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Bisyr bin Tsabit} telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {Yazid bin Abu Khalid} dari {Harun} dari {ayahnya} dari {Ibnu Abbas} radliallahu ‘anhu ia berkata: “Tidaklah suatu kaum berkumpul di sebuah rumah Allah (masjid), mereka mempelajari Al Qur`an dan mendiskusikannya diantara mereka, kecuali Malaikat menaungi mereka dengan sayapnya sehingga mereka beralih ke pembicaraan lain. Dan barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, Allah mudahkan jalannya menuju surga, dan barang siapa tidak beramal shalih, (di hari kiamat) nasabnya tidak dapat sedikitpun membawa manfaat”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 360
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَاصِمٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ هُوَ ابْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَ غَدَوْتُ عَلَى صَفْوَانَ بْنِ عَسَّالٍ الْمُرَادِيِّ وَأَنَا أُرِيدُ أَنْ أَسْأَلَهُ عَنْ الْمَسْحِ عَلَى الْخُفَّيْنِ فَقَالَ مَا جَاءَ بِكَ قُلْتُ ابْتِغَاءُ الْعِلْمِ قَالَ أَلَا أُبَشِّرُكَ قُلْتُ بَلَى فَقَالَ رَفَعَ الْحَدِيثَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ إِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا لِطَالِبِ الْعِلْمِ رِضًا بِمَا يَطْلُبُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin ‘Ashim} telah menceritakan kepada kami {Hammad Ibnu Salamah}, dari {‘Ashim} dari {Zirrin} ia berkata: “Pagi-pagi aku pergi menemui {Shafwan bin Assal Al Muradi} dan aku ingin bertanya tentang mengusap bagian atas khuf (semacam sepatu dari kulit), maka dia berkata: ‘Apa yang mendorongmu menemuiku? ‘ Aku menjawab: ‘untuk mencari ilmu’. Di berkata: ‘Maukah kamu aku beri kabar gembira? ‘, Aku menjawab: ‘Ya’. Maka dia berkata: “hadits ini dimarfu’kan kepada Rasulullah saw., beliau bersabda: ‘Para Malaikat menaungi dengan sayapnya untuk para penuntut ilmu karena ridha terhadap yang mereka cari’ “.
Sunan Darimi | Hadits No. : 361
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عِمْرَانَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَمَانٍ قَالَ سَمِعْتُ سُفْيَانَ مُنْذُ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ مَا كَانَ طَلَبُ الْحَدِيثِ أَفْضَلَ مِنْهُ الْيَوْمَ قَالُوا لِسُفْيَانَ إِنَّهُمْ يَطْلُبُونَهُ بِغَيْرِ نِيَّةٍ قَالَ طَلَبُهُمْ إِيَّاهُ نِيَّةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Imran} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yaman} ia berkata: “Aku pernah mendengar {Sufyan} sejak empat puluh tahun yang lalu, ia berkata: ‘Hari ini tak ada yang lebih utama daripada perburuan hadis. Mereka berkomentar kepada Sofyan “Paling-paling mereka mencarinya tanpa niat”. Kontan Sofyan berkata: “Pencarian mereka untuk berburu hadis itu sendiri merupakan niat’ “.
Sunan Darimi | Hadits No. : 362
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْأَجْلَحِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ طَلَبْنَا هَذَا الْعِلْمَ وَمَا لَنَا فِيهِ كَبِيرُ نِيَّةٍ ثُمَّ رَزَقَ اللَّهُ بَعْدُ فِيهِ النِّيَّةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Sa`ad} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Al Ajlah} telah menceritakan kepadaku {ayahku} dari {Mujahid} ia berkata: “Dahulu kami mencari ilmu ini dengan tanpa niat yang benar. Kemudian Allah memberi niat (kepada kami) di kemudian hari”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 363
أَخْبَرَنَا بِشْرُ بْنُ ثَابِتٍ الْبَزَّارُ حَدَّثَنَا حَسَّانُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ يُونُسَ بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ لَقَدْ طَلَبَ أَقْوَامٌ الْعِلْمَ مَا أَرَادُوا بِهِ اللَّهَ وَلَا مَا عِنْدَهُ قَالَ فَمَا زَالَ بِهِمْ الْعِلْمُ حَتَّى أَرَادُوا بِهِ اللَّهَ وَمَا عِنْدَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Bisyr bin Tsabit Al Bazzar} telah menceritakan kepada kami {Hassan bin Muslim} dari {Yunus bin Ubaid} dari {Al Hasan} ia berkata: “Sungguh ada beberapa kaum yang mencari ilmu sedang mereka menghendaki hal itu bukan karena Allah dan bukan untuk memperoleh yang ada di sisiNya, maka tak henti-hentinya mereka mencari ilmu hingga mereka menghendakinya karena Allah dan untuk memperoleh apa yang ada di sisiNya”.