Mukaddimah
Sunan Darimi | Hadits No. : 574
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي خَلَفٍ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ قَالَ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَلَامٍ مَنْ أَرْبَابُ الْعِلْمِ قَالَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ بِمَا يَعْلَمُونَ قَالَ فَمَا يَنْفِي الْعِلْمَ مِنْ صُدُورِ الرِّجَالِ قَالَ الطَّمَعُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ahmad bin Abu Khalaf} telah menceritakan kepada kami {Anas bin ‘Iyadl} telah menceritakan kepadaku {‘Ubaidullah bin Umar}. Bahwasanya Umar bin Al Khatthab radliallahi ‘anhu berkata kepada {Abdullah bin Salam}: ‘Siapakah yang disebut sebagai orang yang berilmu? ‘, ia menjawab: ‘Yaitu orang yang mengamalkan ilmunya’. Kemudian Umar berkata lagi: ‘Apa yang menghilangkan ilmu dari hati seseorang? ‘. Ia menjawab: ‘Yaitu sikap tamak (rakus) ‘ “.
Sunan Darimi | Hadits No. : 575
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ زَيْدٍ عَنْ عَطَاءٍ قَالَ مَا أَوَى شَيْءٌ إِلَى شَيْءٍ أَزْيَنَ مِنْ حِلْمٍ إِلَى عِلْمٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ahmad} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {Zaid} dari {‘Atha`} ia berkata: “Tidak ada suatu hal yang jika bertemu lebih indah daripada jika sifat santun bertemu ilmu.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 576
أَخْبَرَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا عَاصِمٌ الْأَحْوَلُ عَنْ عَامِرٍ الشَّعْبِيِّ قَالَ زَيْنُ الْعِلْمِ حِلْمُ أَهْلِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} telah mengabarkan kepada kami {‘Ashim Al Ahwal} dari {‘Amir As Sya’bi} ia berkata: “Hiasan ilmu adalah sikap santun sang pemiliknya’.
Sunan Darimi | Hadits No. : 577
أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا زَمْعَةُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ وَهْرَامٍ عَنْ طَاوُسٍ قَالَ مَا حُمِلَ الْعِلْمُ فِي مِثْلِ جِرَابِ حِلْمٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ya’qub bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Abdur Rahman} telah menceritakan kepda kami {Zam’ah bin Shalih} dari {Salamah bin Wahram} dari {Thawus} ia berkata: ‘Ilmu tidak dibawa seperti tempayan kesantunan.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 578
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ ابْنِ شُبْرُمَةَ عَنْ الشَّعْبِيِّ قَالَ زَيْنُ الْعِلْمِ حِلْمُ أَهْلِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Humaid} telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Ibnu Syubrumah} dari {As Sya’bi} ia berkata: “Hiasan ilmu adalah sikap santun sang pemiliknya”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 579
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا مُطَرِّفُ بْنُ مَازِنٍ عَنْ يَعْلَى بْنِ مِقْسَمٍ عَنْ وَهْبِ بْنِ مُنَبِّهٍ قَالَ إِنَّ الْحِكْمَةَ تَسْكُنُ الْقَلْبَ الْوَادِعَ السَّاكِنَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Hakam bin Al Mubarak} telah mengabarkan kepada kami {Mutharrif bin Mazin} dari {Ya’la bin Miqsam} dari {Wahab bin Munabbih} ia berkata: “Hikmah itu menempati hati yang lembut dan tenang”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 580
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ قَالَ سَمِعْتُ سُفْيَانَ يَقُولُ قَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ شِنْتُمْ الْعِلْمَ وَأَذْهَبْتُمْ نُورَهُ وَلَوْ أَدْرَكَنِي وَإِيَّاكُمْ عُمَرُ لَأَوْجَعَنَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ahmad} ia berkata: “Aku pernah mendengar {Sufyan} berkata: {Ubaiadullah} berkata: ‘Kalian menginginkan ilmu, tetapi kalian menghilangkan cahayanya, sekiranya Umar radliallahu ‘anhu mendapatiku dan kalian, niscaya ia menghukum kita’ “.
Sunan Darimi | Hadits No. : 581
أَخْبَرَنَا شِهَابُ بْنُ عَبَّادٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أُمَيٍّ الْمُرَادِيِّ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ تَعَلَّمُوا الْعِلْمَ فَإِذَا عَلِمْتُمُوهُ فَاكْظِمُوا عَلَيْهِ وَلَا تَشُوبُوهُ بِضَحِكٍ وَلَا بِلَعِبٍ فَتَمُجَّهُ الْقُلُوبُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Syihab bin ‘Abbad} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {`Umay Al Muradi} ia berkata: {Ali} radliallahu ‘anhu berkata: “Hendaklah kalian belajar, jika sudah kalian pelajari, pertahankanlah, dan janganlah kalian mengotorinya dengan banyak tertawa dan senda gurau, karena hal itu mematikan hati”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 582
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْفُضَيْلِ بْنِ غَزْوَانَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنٍ قَالَ مَنْ ضَحِكَ ضَحْكَةً مَجَّ مَجَّةً مِنْ الْعِلْمِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Humaid} telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Al Fudhail bin Ghazwan} dari {Ali bin Husain} ia berkata: “Barangsiapa tertawa, lepaslah satu bagian dari ilmu”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 583
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ سُفْيَانَ أَنَّ عُمَرَ قَالَ لِكَعْبٍ مَنْ أَرْبَابُ الْعِلْمِ قَالَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ بِمَا يَعْلَمُونَ قَالَ فَمَا أَخْرَجَ الْعِلْمَ مِنْ قُلُوبِ الْعُلَمَاءِ قَالَ الطَّمَعُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin yusuf} dari {Sufyan} Bahwasanya Umar berkata kepada {Ka’ab}: “Siapakah yang disebut orang berilmu itu?, ia menjawab: ‘Yaitu mereka yang mengamalkan apa yang mereka ketahui’, ia bertanya: ‘(Kemudian) apa yang menyebabkan ilmu hengkang dari hati para ulama`? ‘, ia menjawab: ‘Ketamakan’ “.