Mukaddimah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 341

أَخْبَرَنَا الْمُعَلَّى بْنُ أَسَدٍ حَدَّثَنَا سَلَّامٌ هُوَ ابْنُ أَبِي مُطِيعٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْهَزْهَازِ يُحَدِّثُ عَنْ الضَّحَّاكِ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُودٍ اغْدُ عَالِمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا وَلَا خَيْرَ فِيمَا سِوَاهُمَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Mu’alli bin `Asad} telah menceritakan kepada kami {Sallam Ibnu Abu Muthi’}, ia berkata: “aku mendengar {Abu Al Haz Haz} menceritakan dari {Adl Dhahak}, dia berkata: {Abdullah ibn Mas`ud} berkata: “Jadilah kamu pada waktu pagi seorang alim (pengajar ilmu) atau terpelajar (berburu ilmu), dan tidak ada kebaikan selain keduanya”.

Sunan Darimi | Hadits No. : 342

أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ أَخْبَرَنَا الْوَلِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ يَزِيدَ عَنْ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَتَكُونُ فِتَنٌ يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا إِلَّا مَنْ أَحْيَاهُ اللَّهُ بِالْعِلْمِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Hakim bin Mubarak} telah mengabarkan kepada kami {Al Walid bin Muslim} telah mengabarkan kepada kami {Al Walid bin Sulaiman} dari {‘Ali bin Yazid} dari {Al Qasim Abu Abdur Rahman} dari {Abu Umamah} dari Nabi saw. bersabda: “Akan terjadi fitnah, ada seorang laki-laki yang pada waktu pagi hari beriman dan waktu sore hari menjadi kafir, kecuali orang yang Allah hidupkan dengan ilmu”.

Sunan Darimi | Hadits No. : 343

أَخْبَرَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ حَدَّثَنِي هَارُونُ بْنُ رِيَابٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ اغْدُ عَالِمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا وَلَا تَغْدُ فِيمَا بَيْنَ ذَلِكَ فَإِنَّ مَا بَيْنَ ذَلِكَ جَاهِلٌ وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَبْسُطُ أَجْنِحَتَهَا لِلرَّجُلِ غَدَا يَبْتَغِي الْعِلْمَ مِنْ الرِّضَا بِمَا يَصْنَعُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Mughirah} telah mengabarkan kepada kami {Al ‘Auza’i} dan telah menceritakan kepadaku {Harun bin Riyab} dari {Abdullah bin Mas’ud} radliallahu ‘anhu bahwasannya dia berkata: “Jadilah kamu pada waktu pagi seorang alim atau terpelajar dan janganlah kamu menjadi selain itu, karena selain itu adalah kebodohan. Sesungguhnya Malaikat selalu membentangkan sayapnya bagi orang yang pada waktu pagi mencari ilmu, karena rela terhadap yang dikerjakannya”.

Sunan Darimi | Hadits No. : 344

أَخْبَرَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ رَجُلَيْنِ كَانَا فِي بَنِي إِسْرَائِيلَ أَحَدُهُمَا كَانَ عَالِمًا يُصَلِّي الْمَكْتُوبَةَ ثُمَّ يَجْلِسُ فَيُعَلِّمُ النَّاسَ الْخَيْرَ وَالْآخَرُ يَصُومُ النَّهَارَ وَيَقُومُ اللَّيْلَ أَيُّهُمَا أَفْضَلُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضْلُ هَذَا الْعَالِمِ الَّذِي يُصَلِّي الْمَكْتُوبَةَ ثُمَّ يَجْلِسُ فَيُعَلِّمُ النَّاسَ الْخَيْرَ عَلَى الْعَابِدِ الَّذِي يَصُومُ النَّهَارَ وَيَقُومُ اللَّيْلَ كَفَضْلِي عَلَى أَدْنَاكُمْ رَجُلًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Mughirah} telah mengabarkan kepada kami {Al ‘Auza’i} dari {Al Hasan} ia berkata: “Rasulullah saw. ditanya tentang dua orang Bani Isra`il, salah satunya adalah seorang ulama yang mengerjakan shalat wajib, kemudian ia duduk di majelis untuk mengajarkan kebaikan kepada orang lain. Kemudian yang satunya lagi adalah seorang yang berpuasa di siang hari dan menghidupkan malam dengan ibadah. Diantara keduanya, manakah yang lebih utama? ‘, Rasulullah saw. menjawab: ‘Keutamaan dan kelebihan ulama yang mengerjakan shalat wajib kemudian duduk di majelis untuk mengajarkan kebaikan kepada orang lain, dibandingkan dengan seorang yang ahli ibadah yang berpuasa di siang hari dan menghidupkan malam dengan ibadah, seperti keutamaan dan kelebihanku dibandingkan dengan seorang yang paling rendah diantara kalian’ “.

Sunan Darimi | Hadits No. : 345

أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ الرَّبِيعِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ ذَكْوَانَ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ قَالَ دَخَلْتُ الْمَسْجِدَ فَإِذَا سُمَيْرُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ يَقُصُّ وَحُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ يَذْكُرُ الْعِلْمَ فِي نَاحِيَةِ الْمَسْجِدِ فَمَيَّلْتُ إِلَى أَيِّهِمَا أَجْلِسُ فَنَعَسْتُ فَأَتَانِي آتٍ فَقَالَ مَيَّلْتَ إِلَى أَيِّهِمَا تَجْلِسُ إِنْ شِئْتَ أَرَيْتُكَ مَكَانَ جِبْرَائِيلَ مِنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Hasan bin Rabi’} dari {Abdullah bin ‘Ubaidullah} dari {Hasan bin Dzakwan} dari {Ibnu Sirin} ia berkata: “Aku masuk masjid, Ternyata Sumair bin ‘Abdur Rahman sedang bercerita tentang kisah-kisah, sementara Humaid bin Abdur Rahman mengajarkan ilmu di ruangan masjid. Aku bingung mau mengikuti yang mana di antara kedua majlis itu. Jelasnya aku kemudian mengantuk. Tiba-tiba seseorang datang kepadaku dalam mimpiku dan berkata: ‘Kamu bingung diantara keduanya yang kamu inginkan? Tidakkah engkau tahu bahwasanya tempat Jibril di majlis Humaid bin Abdur Rahman! ‘ “.

Sunan Darimi | Hadits No. : 346

أَخْبَرَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دَاوُدَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ رَجَاءِ بْنِ حَيْوَةَ عَنْ دَاوُدَ بْنِ جَمِيلٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ قَيْسٍ قَالَ كُنْتُ جَالِسًا مَعَ أَبِي الدَّرْدَاءِ فِي مَسْجِدِ دِمَشْقَ فَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ يَا أَبَا الدَّرْدَاءِ إِنِّي أَتَيْتُكَ مِنْ الْمَدِينَةِ مَدِينَةِ الرَّسُولِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحَدِيثٍ بَلَغَنِي عَنْكَ أَنَّكَ تُحَدِّثُهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَمَا جَاءَ بِكَ تِجَارَةٌ قَالَ لَا قَالَ وَلَا جَاءَ بِكَ غَيْرُهُ قَالَ لَا قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ بِهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ وَإِنَّ طَالِبَ الْعِلْمِ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ حَتَّى الْحِيتَانُ فِي الْمَاءِ وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ عَلَى سَائِرِ النُّجُومِ إِنَّ الْعُلَمَاءَ هُمْ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ إِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا وَإِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ أَخَذَ بِحَظِّهِ أَوْ بِحَظٍّ وَافِرٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Nasr bin ‘Ali} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Daud} dari {‘Ashim bin Raja` bin Haiwah} dari {Daud bin Jamil} dari {Katsir bin Qais} ia berkata: “Aku sedang duduk bersama {Abu Darda`} radliallahu ‘anhu di Masjid Damaskus. Tiba-tiba seorang laki-laki datang, dan berkata: “Wahai Abu Darda`, aku mendatangimu dari Madinah kota Rasulullah saw. karena dorongan memperoleh hadits yang datang darimu, yang kamu ceritakan dari Rasulullah saw. Abu darda’ bertanya: ‘Apa sebenarnya yang mendorongmu kemari, dagangkah barangkali?, dia menjawab: ‘tidak’. Abu darda” bertanya lagi: Tidak pula dorongan lain? ‘, dia menjawab: ‘tidak’. Abu darda’ berkata: ‘Rasulullah saw. bersabda: ‘Siapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari untuk mencari ilmu, Allah memudahkan jalan baginya (menuju) surga, dan Malaikat membentangkan sayapnya karena ridha terhadap pencari ilmu. Sesungguhnya pencari ilmu, penghuni langit dan di bumi selalu memintakan ampun kepadanya hingga ikan paus yang ada di air. Keutamaan pemilik ilmu atas hambaNya (yang lain) seperti keutamaan bulan atas semua bintang. Sesungguhnya ulama adalah pewaris para Nabi, dan para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, yang mereka wariskan hanyalah ilmu, maka siapa yang mengambilnya berarti ia telah mengambil bagiannya atau bagian yang melimpah ruah’ “.

Sunan Darimi | Hadits No. : 347

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ الْفَزَارِيِّ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ شِمْرِ بْنِ عَطِيَّةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ مُعَلِّمُ الْخَيْرِ يَسْتَغْفِرُ لَهُ كُلُّ شَيْءٍ حَتَّى الْحُوتُ فِي الْبَحْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Uyainah} dari {Abu Ishaq Alfazari} dari {Al A’masy} dari {Syimr bin ‘Athiyah} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu’Abbas} mengatakan ‘Orang yang mengajarkan kebaikan, segala sesuatu memintakan ampun baginya hingga ikan paus di lautan’.

Sunan Darimi | Hadits No. : 348

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يُونُسَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ رَجُلٍ يَسْلُكُ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا إِلَّا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَمَنْ أَبْطَأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Abdullah bin Yunus} telah menceritakan kepada kami {Za`idah} dari {Al A’masy} dari {Abu shalih} dari {Abi Hurairah} radliallahu ‘anhu berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah salah seorang dari (kalian) menempuh jalan untuk mencari ilmu, melainkan Allah memudahkan baginya jalan ke surga, dan barang siapa yang tidak segera mengamalkan ilmunya, ia pun tak bakalan bisa meninggikan kemuliaannya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 349

أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ أَبَانَ عَنْ يَعْقُوبَ هُوَ الْقُّمِّيُّ عَنْ هَارُونَ بْنِ عَنْتَرَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ مَا سَلَكَ رَجُلٌ طَرِيقًا يَبْتَغِي فِيهِ الْعِلْمَ إِلَّا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَمَنْ يُبْطِئْ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ismail bin Iban} dari {Ya’kub Al Qummi}, dari {Harun bin ‘Antarah} dari {ayahnya} dari {Ibnu Abbas} radliallahu ‘anhu ia berkata: “Tidaklah seseorang berjalan dengan tujuan untuk menuntut ilmu, kecuali Allah permudah baginya jalan menuju surga. Siapa yang tidak segera mengamalkan ilmunya, ia tak bakalan bisa memperoleh kemuliaannya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 350

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ عَنْ ابْنِ شَوْذَبٍ عَنْ مُطَرِّفٍ { وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ } قَالَ هَلْ مِنْ طَالِبِ خَيْرٍ فَيُعَانَ عَلَيْهِ و أَخْبَرَنَا مَرْوَانُ عَنْ ضَمْرَةَ قَالَ طَالِبُ عِلْمٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Katsir} dari {Ibnu Syaudzab} dari {Mutharrif} -ia mengomentari ayat–: “WA LAQAD YASSARNAL QUR`ANA LIDZ DZIKRI FAHAL MIN MUDZ DZAKIR” (Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran). Dia berkata: ‘Bukankah pencari kebaikan itu selalu peroleh pertolongan? ‘ {Marwan} telah mengabarkan dari {Dlamrah}, dia berkata: ‘Mudzdzakir maksudnya Pencari Ilmu’ “.