Mukaddimah
Sunan Darimi | Hadits No. : 314
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّلْتِ حَدَّثَنَا مَنْصُورٌ هُوَ ابْنُ أَبِي الْأَسْوَدِ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ حَصِيرَةَ عَنْ أَبِي صَادِقٍ الْأَزْدِيِّ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ نَاجِذٍ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ كُونُوا فِي النَّاسِ كَالنَّحْلَةِ فِي الطَّيْرِ إِنَّهُ لَيْسَ مِنْ الطَّيْرِ شَيْءٌ إِلَّا وَهُوَ يَسْتَضْعِفُهَا وَلَوْ يَعْلَمُ الطَّيْرُ مَا فِي أَجْوَافِهَا مِنْ الْبَرَكَةِ لَمْ يَفْعَلُوا ذَلِكَ بِهَا خَالِطُوا النَّاسَ بِأَلْسِنَتِكُمْ وَأَجْسَادِكُمْ وَزَايِلُوهُمْ بِأَعْمَالِكُمْ وَقُلُوبِكُمْ فَإِنَّ لِلْمَرْءِ مَا اكْتَسَبَ وَهُوَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ مَنْ أَحَبَّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin As Shalt} telah m, enceritakan kepada kami {Mansur Ibnu Abu Al Aswad}, dari {Al Harits bin Hashirah} dari {Abu Shadiq Al `Azdi} dari {Rabi’ah bin Najid} ia berkata: ” {Ali} radliallahu ‘anhu berkata: ‘Jadilah kalian semua diantara manusia seperti lebah yang berada dalam perut burung. Sesungguhnya tidak ada satu jenis burung pun kecuali akan melemahkan apa yang ada dalam perutnya. Padahal jika burung itu tahu apa yang ada dalam perutnya mendatangkan keberkahan, ia tidak akan bersikap demikian. Hendaklah kalian bergaul dengan manusia dengan lisan (ucapan) dan anggota badan (perilaku). Tetapi buatlah perbedaan dari mereka dengan amal dan hati kalian. Sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai apa yang dilakukannya, dan di hari kiamat nanti seorang akan dibangkitkan bersama orang yang dicintaintya”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 315
أَخْبَرَنَا الْوَلِيدُ بْنُ شُجَاعٍ حَدَّثَنِي بَقِيَّةُ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ نِعْمَ وَزِيرُ الْعِلْمِ الرَّأْيُ الْحَسَنُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Walid bin Syuja’} ia berkata: “Telah menceritakan kepadaku {Baqiyyah} dari {Al ‘Auza’i} dari {Az Zuhri} ia berkata: “Sebaik-baik pembantu orang yang alim adalah pemikiran yang baik”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 316
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ مُسْلِمٍ عَنْ مَسْرُوقٍ قَالَ كَفَى بِالْمَرْءِ عِلْمًا أَنْ يَخْشَى اللَّهَ وَكَفَى بِالْمَرْءِ جَهْلًا أَنْ يُعْجَبَ بِعِلْمِهِ قَالَ و قَالَ مَسْرُوقٌ الْمَرْءُ حَقِيقٌ أَنْ يَكُونَ لَهُ مَجَالِسُ يَخْلُو فِيهَا فَيَذْكُرُ ذُنُوبَهُ فَيَسْتَغْفِرُ اللَّهَ تَعَالَى مِنْهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Zaidah} dari {Al A’masy} dari {Muslim} dari {Masruq} ia berkata: “Cukuplah seseorang dianggap berilmu jika ia takut kepada Allah, dan cukuplah seseorang dianggap bodoh jika ia bangga dengan ilmunya, perawi berkata: Masruq berkata: ‘Hendaknya seseorang memiliki tempat khusus yang ia pergunakan untuk menyendiri dan mengingat dosanya, kemudian ia memohon ampun kepada Allah’ “.
Sunan Darimi | Hadits No. : 317
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي خَلَفٍ حَدَّثَنِي مَعْنٌ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ قَالَ إِذَا حَدَّثْنَاكُمْ بِالْحَدِيثِ عَلَى مَعْنَاهُ فَحَسْبُكُمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ahmad bin Abu Khalaf} telah menceritakan kepadaku {Ma’an} dari {Mu’awiyah bin Shalih} dari {Al ‘Ala` bin Al Harits} dari {Makhul} dari {Watsilah bin Al `Asfa’} ia berkata: “Apabila kami menceritakan satu hadits kepada kalian dengan redaksi maknanya, maka hal itu sudah cukup bagi kalian”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 318
أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ عِيَاضٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا حَدَّثَ لَمْ يُقَدِّمْ وَلَمْ يُؤَخِّرْ وَكَانَ الْحَسَنُ إِذَا حَدَّثَ قَدَّمَ وَأَخَّرَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ashim bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Fudhail bin ‘Iyadl} dari {Hisyam} dari {Ibnu Sirin}: “Apabila ia menceritakan satu hadits, ia tidak pernah mendahulukan atau mengakhirkan (mengubah redaksi kalimatnya), sementara {Al Hasan} apabila menceritakan satu hadits terkadang mendahulukan dan mengakhirkan (redaksinya) “.
Sunan Darimi | Hadits No. : 319
أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ قَالَ كَانَ الْحَسَنُ يُحَدِّثُ بِالْحَدِيثِ الْأَصْلُ وَاحِدٌ وَالْكَلَامُ مُخْتَلِفٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muslim bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {Jarir bin Hazim} ia berkata: ” {Al Hasan} apabila menceritakan hadits (mengatakan): Haditsnya satu (sama), namun redaksi pengungkapannya bisa berbeda”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 320
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سُوقَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ الْحُسَيْنِ قَالَ حَدَّثَ عُبَيْدُ بْنُ عُمَيْرٍ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْمُنَافِقِ مَثَلُ الشَّاةِ بَيْنَ الرَّبِيضَيْنِ أَوْ بَيْنَ الْغَنَمَيْنِ فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ لَا إِنَّمَا قَالَ كَذَا وَكَذَا قَالَ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ إِذَا سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَزِدْ فِيهِ وَلَمْ يُنْقِصْ مِنْهُ وَلَمْ يُجَاوِزْهُ وَلَمْ يُقَصِّرْ عَنْهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ahmad} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Muhammad bin Suqah} dari {Muhammad bin Ali bin Al Husain} ia berkata: ” {Ubaid bin Umair} menceritakan kepada Abdullah bin Umar, ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: ‘perumpamaan orang munafik seperti seekor kambing diantara dua kandang kambing atau diantara dua kambing, {Ibnu Umar} berkata: ‘tidak, sesungguhnya beliau bersabda demikian dan demikian’. Dia (Ali bin Al Husain) berkata: ‘Ibnu Umar radliallahu ‘anhu jika mendengar (sabda) Nabi ia tidak menambahi, tidak mengurangi, tidak memanjangkan serta tidak memendekkannya’ “.
Sunan Darimi | Hadits No. : 321
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ قَالَ كَانَ الشَّعْبِيُّ وَالنَّخَعِيُّ وَالْحَسَنُ يُحَدِّثُونَ بِالْحَدِيثِ مَرَّةً هَكَذَا وَمَرَّةً هَكَذَا فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِمُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ فَقَالَ أَمَا إِنَّهُمْ لَوْ حَدَّثُوا بِهِ كَمَا سَمِعُوهُ كَانَ خَيْرًا لَهُمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Ulayyah} dari {Ibnu ‘Aun} ia berkata: “Pernah {As Sya’bi}, {An Nakha’i}, dan {Al Hasan} menceritakan hadits (dengan redaksi) tertentu, dan (suatu saat dengan redaksi) yang berbeda, lalu aku menyampaikan hal tersebut kepada {Muhammad bin Sirin}, lantas ia berkata: “Bila mereka menceritakan hadis tertentu, sebagaimana mereka dengar apa adanya, hal itu lebih baik.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 322
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا عَثَّامٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ قَالَ إِنِّي لَأَسْمَعُ الْحَدِيثَ لَحْنًا فَأَلْحَنُ اتِّبَاعًا لِمَا سَمِعْتُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al ‘Ala`}, telah menceritakan kepada kami {‘Atsam} dari {Al A’masy} dari {‘Umarah ibnu ‘Umair} dari {Abu Ma’mar} ia berkata: “Pernah aku mendengar hadits lahnan (secara takwil atau makna) maka aku takwilkan hadits sebagaimana yang aku dengar”.
Sunan Darimi | Hadits No. : 323
أَخْبَرَنَا بِشْرُ بْنُ الْحَكَمِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مَيْسَرَةَ قَالَ رَأَى مُجَاهِدٌ طَاوُسًا فِي الْمَنَامِ كَأَنَّهُ فِي الْكَعْبَةِ يُصَلِّي مُتَقَنِّعًا وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى بَابِ الْكَعْبَةِ فَقَالَ لَهُ يَا عَبْدَ اللَّهِ اكْشِفْ قِنَاعَكَ وَأَظْهِرْ قِرَاءَتَكَ قَالَ فَكَأَنَّهُ عَبَّرَهُ عَلَى الْعِلْمِ فَانْبَسَطَ بَعْدَ ذَلِكَ فِي الْحَدِيثِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Bisyr bin Al Hakam} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ibrahim bin Maisarah} ia berkata: {Mujahid} melihat Thawus dalam mimpinya, dia di Ka`bah mendirikan shalat sambil menutupi muka dengan kain, sementara Nabi saw. berada di pintu Ka`bah. Kontan beliau berkata kepadanya: Wahai Abdullah bukalah kain penutup wajahmu dan tampakkan bacaanmu”. Dia berkata: Seakan-akan Rasulullah saw. memberikan gambaran tentang ilmu, setelah itu Thawus lebih terbuka dan sering meriwayatkan hadits”.