Keimaman

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 852

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الزُّهْرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَيْتُمْ الصَّلَاةَ فَلَا تَأْتُوهَا وَأَنْتُمْ تَسْعَوْنَ وَأْتُوهَا تَمْشُونَ وَعَلَيْكُمْ السَّكِينَةُ فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا وَمَا فَاتَكُمْ فَاقْضُوا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Muhammad bin ‘Abdurrahman Az Zuhri} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} telah menceritakan kepada kami {Az Zuhri} dari {Sa’id} dari {Abu Hurairah} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika kalian mendatangi shalat, jangan dengan lari tergesa-gesa. Datangilah dengan berjalan dan tenang. Apa yang kalian dapati, shalatlah, dan yang ketinggalan maka sempurnakanlah.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 853

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ سَوَّادِ بْنِ الْأَسْوَدِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ مَنْبُوذٍ عَنْ الْفَضْلِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي رَافِعٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى الْعَصْرَ ذَهَبَ إِلَى بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ فَيَتَحَدَّثُ عِنْدَهُمْ حَتَّى يَنْحَدِرَ لِلْمَغْرِبِ قَالَ أَبُو رَافِعٍ فَبَيْنَمَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسْرِعُ إِلَى الْمَغْرِبِ مَرَرْنَا بِالْبَقِيعِ فَقَالَ أُفٍّ لَكَ أُفٍّ لَكَ قَالَ فَكَبُرَ ذَلِكَ فِي ذَرْعِي فَاسْتَأْخَرْتُ وَظَنَنْتُ أَنَّهُ يُرِيدُنِي فَقَالَ مَا لَكَ امْشِ فَقُلْتُ أَحْدَثْتَ حَدَثًا قَالَ مَا ذَاكَ قُلْتُ أَفَّفْتَ بِي قَالَ لَا وَلَكِنْ هَذَا فُلَانٌ بَعَثْتُهُ سَاعِيًا عَلَى بَنِي فُلَانٍ فَغَلَّ نَمِرَةً فَدُرِّعَ الْآنَ مِثْلُهَا مِنْ نَارٍأَخْبَرَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي مَنْبُوذٌ رَجُلٌ مِنْ آلِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ الْفَضْلِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي رَافِعٍ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Sawwad bin Al Aswad bin ‘Amr} dia berkata Telah memberitakan kepada kami {Ibnu Wahb} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij} dari {Manbudz} dari {Al Fadhl bin ‘Ubaidullah} dari {Abu Rafi’} dia berkata “Dahulu jika Rasulullah saw. telah shalat Ashar maka beliau pergi ke Bani Abdul Asyhal, lalu bercakap-cakap hingga hampir Maghrib.” Abu Rafi’ berkata “Tatkala Nabi saw. terburu-buru mendatangi shalat Maghrib, kami melewati kuburan Baqi’, maka Rasulullah saw. bersabda: Celaka kamu, celaka kamu (Beliau maksudkan untuk penghuni kubur). Ucapan nabi saw. itu menjadikanku khawatir, maka aku menghentikan jalanku, karena aku mengira beliau tujukan ucapannya kepadaku. Lantas beliau bersabda: ‘Ada apa dengan kamu? Berjalanlah’. Aku berkata, ‘Anda baru saja berbicara sesuatu’. Beliau berkata, ‘Apa itu? Aku menjawab, ‘Anda mengatakan kepadaku celaka kamu celaka kamu’. Beliau menimpalinya, ‘Tidak, Ucapan itu bukan kumaksudkan untukmu, tetapi aku pernah mengutus penghuni kuburan ini kepada Bani Fulan untuk menarik zakat, namun ia berkhianat dengan mencuri kain wool, maka ia sekarang sedang dipakaikan pakaian sejenisnya dari api neraka.” Telah mengabarkan kepada kami {Harun bin Abdullah} ia berkata, telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin ‘Amru} ia berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq} dari {Ibnu Juraij} ia berkata, telah mengabarkan kepadaku {Manbudz} -ia dari keluarga Abu Rafi’- dari {Al Fadhl bin ‘Ubaidillah bin Abu Rafi’} dari {Abu Rafi’} dengan hadits yang senada.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 854

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ عَنْ شُعَيْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَأَبُو عَبْدِ اللَّهِ الْأَغَرُّ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ حَدَّثَهُمَاأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا مَثَلُ الْمُهَجِّرِ إِلَى الصَّلَاةِ كَمَثَلِ الَّذِي يُهْدِي الْبَدَنَةَ ثُمَّ الَّذِي عَلَى إِثْرِهِ كَالَّذِي يُهْدِي الْبَقَرَةَ ثُمَّ الَّذِي عَلَى إِثْرِهِ كَالَّذِي يُهْدِي الْكَبْشَ ثُمَّ الَّذِي عَلَى إِثْرِهِ كَالَّذِي يُهْدِي الدَّجَاجَةَ ثُمَّ الَّذِي عَلَى إِثْرِهِ كَالَّذِي يُهْدِي الْبَيْضَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Muhammad bin Al Mughirah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Utsman} dari {Syu’aib} dari {Az Zuhri} dia berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Salamah bin ‘Abdurrahman} dan {Abu Abdullah Al Agharr} bahwasanya {Abu Hurairah} menceritakan kepada keduanya bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Perumpamaan orang yang bersegera ke masjid seperti orang yang berkurban seekor unta, kemudian yang datang selanjutnya seperti orang yang berkurban sapi, orang lain yang datang setelahnya seperti orang yang berkurban kambing, dan yang datang selanjutnya seperti orang yang berkurban ayam, kemudian yang datang setelahnya seperti orang yang berkurban telur.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 855

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ زَكَرِيَّا قَالَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ عَطَاءَ بْنَ يَسَارٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَلَا صَلَاةَ إِلَّا الْمَكْتُوبَةُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah bin Al Mubarak} dari {Zakaria} dia berkata telah menceritakan kepadaku {‘Amr bin Dinar} dia berkata Aku mendengar {‘Atha bin Yasar} menceritakan dari {Abu Hurairah} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Bila iqamah telah dikumandangkan, tidak ada shalat kecuali shalat wajib.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 856

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَكَمِ وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ وَرْقَاءَ بْنِ عُمَرَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَلَا صَلَاةَ إِلَّا الْمَكْتُوبَةُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Abdullah bin Al Hakim} dan {Muhammad bin Basysyar} mereka berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad} dari {Syu’bah} dari {Warqa’ bin ‘Umar} dari {‘Amr bin Dinar} dari {‘Atha bin Yasar} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. beliau saw. bersabda: “Bila iqamah telah dikumandangkan, tidak ada shalat kecuali shalat wajib.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 857

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ حَفْصِ بْنِ عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ بُحَيْنَةَ قَالَأُقِيمَتْ صَلَاةُ الصُّبْحِ فَرَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يُصَلِّي وَالْمُؤَذِّنُ يُقِيمُ فَقَالَ أَتُصَلِّي الصُّبْحَ أَرْبَعًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Sa’ad bin Ibrahim} dari {Hafsh bin ‘Ashim} dari {Ibnu Buhainah} dia berkata “Ketika shalat Subuh dan iqamah sudah dikumandangkan, Rasulullah saw. melihat seorang laki-laki sedang shalat, padahal muadzin sedang iqamah, maka beliau saw. menegurnya ‘Apakah kamu shalat subuh empat rakaat? ‘

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 858

أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَرْجِسَ قَالَجَاءَ رَجُلٌ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَلَاةِ الصُّبْحِ فَرَكَعَ الرَّكْعَتَيْنِ ثُمَّ دَخَلَ فَلَمَّا قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاتَهُ قَالَ يَا فُلَانُ أَيُّهُمَا صَلَاتُكَ الَّتِي صَلَّيْتَ مَعَنَا أَوْ الَّتِي صَلَّيْتَ لِنَفْسِكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin Habib bin ‘Arabi} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ashim} dari {Abdullah bin Sarjis} dia berkata “Seorang laki-laki datang, dan Rasulullah saw. saat itu sedang shalat Subuh. Lalu orang tersebut shalat dua rakaat. kemudian mengikuti shalat beliau. Setelah Rasulullah saw. selesai shalat, beliau saw. bersabda: ‘Wahai Fulan, yang manakah shalat subuhmu? Shalat bersama kami (shalat Subuh berjamaah) atau shalat untuk dirimu sendiri (shalat sunnah)? ‘

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 859

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنِي إِسْحَقُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسًا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَأَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَيْتِنَا فَصَلَّيْتُ أَنَا وَيَتِيمٌ لَنَا خَلْفَهُ وَصَلَّتْ أُمُّ سُلَيْمٍ خَلْفَنَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Muhammad bin ‘Abdurrahman} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Ishaq bin Abdullah} dia berkata Aku mendengar {Anas} Radliyallahu’anhu berkata “Rasulullah saw. datang ke rumah kami, lalu aku shalat bersama anak yatim di belakang beliau. Sementara Ummu Sulaim shalat di belakang kami.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 860

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا نُوحٌ يَعْنِي ابْنَ قَيْسٍ عَنْ ابْنِ مَالِكٍ وَهُوَ عَمْرٌو عَنْ أَبِي الْجَوْزَاءِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَتْ امْرَأَةٌ تُصَلِّي خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَسْنَاءُ مِنْ أَحْسَنِ النَّاسِ قَالَ فَكَانَ بَعْضُ الْقَوْمِ يَتَقَدَّمُ فِي الصَّفِّ الْأَوَّلِ لِئَلَّا يَرَاهَا وَيَسْتَأْخِرُ بَعْضُهُمْ حَتَّى يَكُونَ فِي الصَّفِّ الْمُؤَخَّرِ فَإِذَا رَكَعَ نَظَرَ مِنْ تَحْتِ إِبْطِهِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ{ وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَأْخِرِينَ }
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Nuh bin Qais} dari {‘Amr bin Malik} dari {Abu Al Jauza’} dari {Ibnu ‘Abbas} dia berkata “Ada seorang perempuan cantik menawan shalat di belakang Rasulullah saw.” Ibnu Abbas berkata lagi, “Sebagian orang ada yang maju ke barisan terdepan agar tidak melihatnya, namun sebagian lagi justru ada yang berdiri di barisan terakhir, agar ketika ruku’ ia bisa melihatnya dari balik ketiaknya. Kemudian Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat, ‘Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang meminta di barisan depan dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang meminta di barisan belakang (Qs. Al Hijr (15): 24) ‘.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 861

أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ زُرَيْعٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ زِيَادٍ الْأَعْلَمِ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ أَنَّ أَبَا بَكْرَةَ حَدَّثَهُأَنَّهُ دَخَلَ الْمَسْجِدَ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَاكِعٌ فَرَكَعَ دُونَ الصَّفِّ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَادَكَ اللَّهُ حِرْصًا وَلَا تَعُدْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Humaid bin Mas’adah} dari {Yazid bin Zurai’} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Ziyad Al A’lam} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Hasan} bahwasanya {Abu Bakar} menceritakan kepadanya, bahwa ia pernah masuk ke dalam masjid sedangkan Nabi saw. sedang ruku’, maka ia ikut ruku’ sebelum sampai ke barisan shalat. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Semoga Allah menambah semangatmu, namun jangan kamu ulangi lagi.”