Keimaman

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 809

أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ عَنْ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتِمُّوا الصَّفَّ الْأَوَّلَ ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ وَإِنْ كَانَ نَقْصٌ فَلْيَكُنْ فِي الصَّفِّ الْمُؤَخَّرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Mas’ud} dari {Khalid} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Anas} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Sempurnakan barisan pertama kemudian barisan selanjutnya, dan jika kekurangan tempat, hendaknya barisan terakhir.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 810

أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مَثْرُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ أَبِي الزَّاهِرِيَّةِ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ وَصَلَ صَفًّا وَصَلَهُ اللَّهُ وَمَنْ قَطَعَ صَفًّا قَطَعَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Isa bin Ibrahim bin Matsrud} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Wahb} dari {Mu’awiyah bin Shalih} dari {Abu Az Zahiriyyah} dari {Katsir bin Murrah} dari {Abdullah bin ‘Umar} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa menyambung barisan Allah menyambung-nya, dan barang siapa memutus barisan Allah Azza wa Jalla memutusnya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 811

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ صُفُوفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا وَخَيْرُ صُفُوفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Suhail} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik barisan laki-laki adalah barisan pertama, dan yang paling jelek adalah barisan paling belakang. Sedangkan barisan perempuan yang baik adalah barisan paling belakang, dan barisan yang paling jelek adalah barisan yang paling depan.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 812

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ يَحْيَى بْنِ هَانِئٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ مَحْمُودٍ قَالَكُنَّا مَعَ أَنَسٍ فَصَلَّيْنَا مَعَ أَمِيرٍ مِنْ الْأُمَرَاءِ فَدَفَعُونَا حَتَّى قُمْنَا وَصَلَّيْنَا بَيْنَ السَّارِيَتَيْنِ فَجَعَلَ أَنَسٌ يَتَأَخَّرُ وَقَالَ قَدْ كُنَّا نَتَّقِي هَذَا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Manshur} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} dari {Sufyan} dari {Yahya bin Hani’} dari {Abdul Hamid bin Mahmud} dia berkata “Aku dan Anas pernah shalat bersama salah seorang penguasa, dan karena mereka mendorong kami hingga kami berdiri dan shalat di antara dua tiang, maka {Anas} tergeser ke belakang. Lantas ia berkata, ‘Kami menghindari tiang ini pada masa Rasulullah saw.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 813

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ مِسْعَرٍ عَنْ ثَابِتِ بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ ابْنِ الْبَرَاءِ عَنْ الْبَرَاءِ قَالَكُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْبَبْتُ أَنْ أَكُونَ عَنْ يَمِينِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Mis’ar} dari {Tsabit bin ‘Ubaid} dari {Ibnul Barra’} dari {Al Barra’} dia berkata “Kami dahulu bila shalat di belakang Rasulullah saw. aku suka berada di sebelah kanannya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 814

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ بِالنَّاسِ فَلْيُخَفِّفْ فَإِنَّ فِيهِمْ السَّقِيمَ وَالضَّعِيفَ وَالْكَبِيرَ فَإِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ لِنَفْسِهِ فَلْيُطَوِّلْ مَا شَاءَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dari {Malik} dari {Abu Az Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Bila seorang dari kalian melakukan shalat bersama orang-orang (menjadi imam), maka ringankanlah. karena di kalangan mereka ada yang sakit, yang lemah, dan yang sudah tua. Tetapi jika salah seorang dari kalian shalat sendirian, maka ia boleh memperpanjang sekehendaknya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 815

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَخَفَّ النَّاسِ صَلَاةً فِي تَمَامٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Qatadah} dari {Anas} bahwa Nabi saw. adalah orang yang paling ringan shalatnya namun sempurna.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 816

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنِّي لَأَقُومُ فِي الصَّلَاةِ فَأَسْمَعُ بُكَاءَ الصَّبِيِّ فَأُوجِزُ فِي صَلَاتِي كَرَاهِيَةَ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمِّهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah} dari {Al Auza’i} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abdullah bin Abu Qatadah} dari {bapaknya} dari Nabi saw. beliau saw. bersabda: “Aku sedang berdiri saat shalat, lalu kudengar tangis anak kecil, maka aku pendekkan shalatku. karena aku tidak suka memberatkan (menyusahkan) ibunya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 817

أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي الْحَارِثُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُ بِالتَّخْفِيفِ وَيَؤُمُّنَا بِالصَّافَّاتِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Mas’ud} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid bin Al Harits} dari {Ibnu Abu Dzi’b} dia berkata telah mengabarkan kepadaku {Al Harits bin ‘Abdurrahman} dari {Salim bin Abdullah} dari {Abdullah bin ‘Umar} dia berkata “Dahulu Rasulullah saw. memerintahkan untuk meringankan shalat. Beliau juga mengimami kami dengan membaca surat Ash-Shaffat.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 818

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ عَامِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَمْرِو بْنِ سُلَيْمٍ الزُّرَقِيِّ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَؤُمُّ النَّاسَ وَهُوَ حَامِلٌ أُمَامَةَ بِنْتَ أَبِي الْعَاصِ عَلَى عَاتِقِهِ فَإِذَا رَكَعَ وَضَعَهَا وَإِذَا رَفَعَ مِنْ سُجُودِهِ أَعَادَهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Utsman bin Abu Sulaiman} dari {‘Amir bin Abdullah bin Az Zubair} dari {‘Amr bin Sulaim Az Zuraqi} dari {Abu Qatadah} dia berkata “Aku melihat Rasulullah saw. mengimami orang-orang sedangkan beliau membawa Umamah binti Abu Ash di atas pundaknya. Rasulullah saw. meletakkannya ketika ruku dan menggendongnya ketika bangun dari sujud.”