Keimaman
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 849
أَخْبَرَنَا زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْلَى بْنُ عَطَاءٍ قَالَ حَدَّثَنَا جَابِرُ بْنُ يَزِيدَ بْنِ الْأَسْوَدِ الْعَامِرِيُّ عَنْ أَبِيهِ قَالَشَهِدْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الْفَجْرِ فِي مَسْجِدِ الْخَيْفِ فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ إِذَا هُوَ بِرَجُلَيْنِ فِي آخِرِ الْقَوْمِ لَمْ يُصَلِّيَا مَعَهُ قَالَ عَلَيَّ بِهِمَا فَأُتِيَ بِهِمَا تَرْعَدُ فَرَائِصُهُمَا فَقَالَ مَا مَنَعَكُمَا أَنْ تُصَلِّيَا مَعَنَا قَالَا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا قَدْ صَلَّيْنَا فِي رِحَالِنَا قَالَ فَلَا تَفْعَلَا إِذَا صَلَّيْتُمَا فِي رِحَالِكُمَا ثُمَّ أَتَيْتُمَا مَسْجِدَ جَمَاعَةٍ فَصَلِّيَا مَعَهُمْ فَإِنَّهَا لَكُمَا نَافِلَةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ziyad bin Ayyub} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Husyaim} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Ya’la bin ‘Atha} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Jabir bin Yazid bin Al Aswad Al ‘Amiri} dari {bapaknya}, dia berkata “Aku ikut shalat Subuh berjamaah di masjid Al Khaif bersama Rasulullah saw. dan setelah selesai shalat tiba-tiba ada dua orang di barisan paling belakang tidak ikut shalat bersama beliau saw. Rasulullah saw. lalu bersabda: “Bawa dua orang tersebut kepadaku”. Kedua orang tersebut kemudian segera dibawa kepada beliau dalam keadaan gemetar sendi-sendinya, lantas beliau bersabda: “Apakah yang menghalangi kalian berdua untuk shalat bersama kami? ‘ Keduanya menjawab, ‘Wahai Rasulullah saw. kami telah shalat di rumah kami’. Rasulullah saw. berkata: “Jangan kamu lakukan hal itu (meninggalkan shalat berjamaah). Jika kalian berdua telah shalat di rumah kalian, kemudian kalian datang ke masjid yang sedang shalat berjamaah, maka shalatlah bersama mereka, karena bagi kalian hal itu adalah Sunnah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 850
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى وَمُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ صُدْرَانَ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ خَالِدِ بْنِ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ بُدَيْلٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْعَالِيَةَ يُحَدِّثُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الصَّامِتِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَضَرَبَ فَخِذِي كَيْفَ أَنْتَ إِذَا بَقِيتَ فِي قَوْمٍ يُؤَخِّرُونَ الصَّلَاةَ عَنْ وَقْتِهَا قَالَ مَا تَأْمُرُ قَالَ صَلِّ الصَّلَاةَ لِوَقْتِهَا ثُمَّ اذْهَبْ لِحَاجَتِكَ فَإِنْ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ وَأَنْتَ فِي الْمَسْجِدِ فَصَلِّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la} dan {Muhammad bin Ibrahim bin Shudran} -dan lafadz ini baginya- dari {Khalid bin Al Harits} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Budail} dia berkata aku mendengar {Abul ‘Aliyah} menceritakan dari {Abdullah bin Ash Shamit} dari {Abu Dzarr} dia berkata “Rasulullah saw. pernah bersabda kepadaku – sambil menepuk pahaku -: “Bagaimana jika engkau tinggal pada suatu kaum yang terbiasa mengakhirkan shalat dari waktunya? ‘ la berkata, ‘Apa yang engkau perintahkan? ‘ Beliau saw. bersabda, ‘Shalatlah pada waktunya kemudian pergilah untuk mengurusi urusanmu. Jika ditegakkan shalat dan kamu di dalam masjid, maka ikut shalatlah ‘.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 851
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ التَّيْمِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ حُسَيْنٍ الْمُعَلِّمِ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ سُلَيْمَانَ مَوْلَى مَيْمُونَةَ قَالَرَأَيْتُ ابْنَ عُمَرَ جَالِسًا عَلَى الْبَلَاطِ وَالنَّاسُ يُصَلُّونَ قُلْتُ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا لَكَ لَا تُصَلِّي قَالَ إِنِّي قَدْ صَلَّيْتُ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تُعَادُ الصَّلَاةُ فِي يَوْمٍ مَرَّتَيْنِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ibrahim bin Muhammad At Taimi} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Husain Al Mu’allim} dari {‘Amr bin Syu’aib} dari {Sulaiman} -budak Maimunah- dia berkata “Aku melihat {Ibnu ‘Umar} duduk di lantai, padahal orang-orang sedang mengerjakan shalat. Aku lalu bertanya kepadanya, ‘Wahai Abu Abdur Rahman, kenapa kamu tidak shalat? ‘ la menjawab, ‘Aku sudah shalat dan aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Jangan mengulangi shalat dua kali dalam satu hari.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 852
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الزُّهْرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَيْتُمْ الصَّلَاةَ فَلَا تَأْتُوهَا وَأَنْتُمْ تَسْعَوْنَ وَأْتُوهَا تَمْشُونَ وَعَلَيْكُمْ السَّكِينَةُ فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا وَمَا فَاتَكُمْ فَاقْضُوا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Muhammad bin ‘Abdurrahman Az Zuhri} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} telah menceritakan kepada kami {Az Zuhri} dari {Sa’id} dari {Abu Hurairah} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika kalian mendatangi shalat, jangan dengan lari tergesa-gesa. Datangilah dengan berjalan dan tenang. Apa yang kalian dapati, shalatlah, dan yang ketinggalan maka sempurnakanlah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 853
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ سَوَّادِ بْنِ الْأَسْوَدِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ مَنْبُوذٍ عَنْ الْفَضْلِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي رَافِعٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى الْعَصْرَ ذَهَبَ إِلَى بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ فَيَتَحَدَّثُ عِنْدَهُمْ حَتَّى يَنْحَدِرَ لِلْمَغْرِبِ قَالَ أَبُو رَافِعٍ فَبَيْنَمَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسْرِعُ إِلَى الْمَغْرِبِ مَرَرْنَا بِالْبَقِيعِ فَقَالَ أُفٍّ لَكَ أُفٍّ لَكَ قَالَ فَكَبُرَ ذَلِكَ فِي ذَرْعِي فَاسْتَأْخَرْتُ وَظَنَنْتُ أَنَّهُ يُرِيدُنِي فَقَالَ مَا لَكَ امْشِ فَقُلْتُ أَحْدَثْتَ حَدَثًا قَالَ مَا ذَاكَ قُلْتُ أَفَّفْتَ بِي قَالَ لَا وَلَكِنْ هَذَا فُلَانٌ بَعَثْتُهُ سَاعِيًا عَلَى بَنِي فُلَانٍ فَغَلَّ نَمِرَةً فَدُرِّعَ الْآنَ مِثْلُهَا مِنْ نَارٍأَخْبَرَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي مَنْبُوذٌ رَجُلٌ مِنْ آلِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ الْفَضْلِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي رَافِعٍ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Sawwad bin Al Aswad bin ‘Amr} dia berkata Telah memberitakan kepada kami {Ibnu Wahb} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij} dari {Manbudz} dari {Al Fadhl bin ‘Ubaidullah} dari {Abu Rafi’} dia berkata “Dahulu jika Rasulullah saw. telah shalat Ashar maka beliau pergi ke Bani Abdul Asyhal, lalu bercakap-cakap hingga hampir Maghrib.” Abu Rafi’ berkata “Tatkala Nabi saw. terburu-buru mendatangi shalat Maghrib, kami melewati kuburan Baqi’, maka Rasulullah saw. bersabda: Celaka kamu, celaka kamu (Beliau maksudkan untuk penghuni kubur). Ucapan nabi saw. itu menjadikanku khawatir, maka aku menghentikan jalanku, karena aku mengira beliau tujukan ucapannya kepadaku. Lantas beliau bersabda: ‘Ada apa dengan kamu? Berjalanlah’. Aku berkata, ‘Anda baru saja berbicara sesuatu’. Beliau berkata, ‘Apa itu? Aku menjawab, ‘Anda mengatakan kepadaku celaka kamu celaka kamu’. Beliau menimpalinya, ‘Tidak, Ucapan itu bukan kumaksudkan untukmu, tetapi aku pernah mengutus penghuni kuburan ini kepada Bani Fulan untuk menarik zakat, namun ia berkhianat dengan mencuri kain wool, maka ia sekarang sedang dipakaikan pakaian sejenisnya dari api neraka.” Telah mengabarkan kepada kami {Harun bin Abdullah} ia berkata, telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin ‘Amru} ia berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq} dari {Ibnu Juraij} ia berkata, telah mengabarkan kepadaku {Manbudz} -ia dari keluarga Abu Rafi’- dari {Al Fadhl bin ‘Ubaidillah bin Abu Rafi’} dari {Abu Rafi’} dengan hadits yang senada.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 854
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ عَنْ شُعَيْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَأَبُو عَبْدِ اللَّهِ الْأَغَرُّ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ حَدَّثَهُمَاأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا مَثَلُ الْمُهَجِّرِ إِلَى الصَّلَاةِ كَمَثَلِ الَّذِي يُهْدِي الْبَدَنَةَ ثُمَّ الَّذِي عَلَى إِثْرِهِ كَالَّذِي يُهْدِي الْبَقَرَةَ ثُمَّ الَّذِي عَلَى إِثْرِهِ كَالَّذِي يُهْدِي الْكَبْشَ ثُمَّ الَّذِي عَلَى إِثْرِهِ كَالَّذِي يُهْدِي الدَّجَاجَةَ ثُمَّ الَّذِي عَلَى إِثْرِهِ كَالَّذِي يُهْدِي الْبَيْضَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Muhammad bin Al Mughirah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Utsman} dari {Syu’aib} dari {Az Zuhri} dia berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Salamah bin ‘Abdurrahman} dan {Abu Abdullah Al Agharr} bahwasanya {Abu Hurairah} menceritakan kepada keduanya bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Perumpamaan orang yang bersegera ke masjid seperti orang yang berkurban seekor unta, kemudian yang datang selanjutnya seperti orang yang berkurban sapi, orang lain yang datang setelahnya seperti orang yang berkurban kambing, dan yang datang selanjutnya seperti orang yang berkurban ayam, kemudian yang datang setelahnya seperti orang yang berkurban telur.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 855
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ زَكَرِيَّا قَالَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ عَطَاءَ بْنَ يَسَارٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَلَا صَلَاةَ إِلَّا الْمَكْتُوبَةُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah bin Al Mubarak} dari {Zakaria} dia berkata telah menceritakan kepadaku {‘Amr bin Dinar} dia berkata Aku mendengar {‘Atha bin Yasar} menceritakan dari {Abu Hurairah} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Bila iqamah telah dikumandangkan, tidak ada shalat kecuali shalat wajib.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 856
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَكَمِ وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ وَرْقَاءَ بْنِ عُمَرَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَلَا صَلَاةَ إِلَّا الْمَكْتُوبَةُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Abdullah bin Al Hakim} dan {Muhammad bin Basysyar} mereka berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad} dari {Syu’bah} dari {Warqa’ bin ‘Umar} dari {‘Amr bin Dinar} dari {‘Atha bin Yasar} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. beliau saw. bersabda: “Bila iqamah telah dikumandangkan, tidak ada shalat kecuali shalat wajib.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 857
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ حَفْصِ بْنِ عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ بُحَيْنَةَ قَالَأُقِيمَتْ صَلَاةُ الصُّبْحِ فَرَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يُصَلِّي وَالْمُؤَذِّنُ يُقِيمُ فَقَالَ أَتُصَلِّي الصُّبْحَ أَرْبَعًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Sa’ad bin Ibrahim} dari {Hafsh bin ‘Ashim} dari {Ibnu Buhainah} dia berkata “Ketika shalat Subuh dan iqamah sudah dikumandangkan, Rasulullah saw. melihat seorang laki-laki sedang shalat, padahal muadzin sedang iqamah, maka beliau saw. menegurnya ‘Apakah kamu shalat subuh empat rakaat? ‘
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 858
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَرْجِسَ قَالَجَاءَ رَجُلٌ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَلَاةِ الصُّبْحِ فَرَكَعَ الرَّكْعَتَيْنِ ثُمَّ دَخَلَ فَلَمَّا قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاتَهُ قَالَ يَا فُلَانُ أَيُّهُمَا صَلَاتُكَ الَّتِي صَلَّيْتَ مَعَنَا أَوْ الَّتِي صَلَّيْتَ لِنَفْسِكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin Habib bin ‘Arabi} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ashim} dari {Abdullah bin Sarjis} dia berkata “Seorang laki-laki datang, dan Rasulullah saw. saat itu sedang shalat Subuh. Lalu orang tersebut shalat dua rakaat. kemudian mengikuti shalat beliau. Setelah Rasulullah saw. selesai shalat, beliau saw. bersabda: ‘Wahai Fulan, yang manakah shalat subuhmu? Shalat bersama kami (shalat Subuh berjamaah) atau shalat untuk dirimu sendiri (shalat sunnah)? ‘