Minuman
Sunan Darimi | Hadits No. : 2036
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّهَا أَخْبَرَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الَّذِي يَشْرَبُ فِي آنِيَةٍ مِنْ فِضَّةٍ فَإِنَّمَا يُجَرْجِرُ فِي بَطْنِهِ نَارَ جَهَنَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Yunus} telah menceritakan kepada kami {Laits bin Sa’d} dari {Nafi’} dari {Zaid bin Abdullah bin Umar} dari {Abdullah bin Abdurrahman bin Abu Bakr} dari {Ummu Salamah} bahwa ia mengabarkan kepadanya, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa minum dari bejana yang terbuat dari perak, sesungguhnya ia telah menuangkan api Jahannam ke dalam perutnya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 2037
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى قَالَ خَرَجْنَا مَعَ حُذَيْفَةَ إِلَى الْمَدَائِنِ فَاسْتَسْقَى فَأَتَاهُ دِهْقَانٌ بِإِنَاءٍ مِنْ فِضَّةٍ فَرَمَى بِهِ وَجْهَهُ فَقُلْنَا اسْكُتُوا فَإِنَّا إِنْ سَأَلْنَاهُ لَمْ يُحَدِّثْنَا فَلَمَّا كَانَ بَعْدُ قَالَ أَتَدْرُونَ لِمَ رَمَيْتُهُ قُلْنَا لَا قَالَ إِنِّي كُنْتُ نَهَيْتُهُ وَذَكَرَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى عَنْ الشُّرْبِ فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَعَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ وَالدِّيبَاجِ وَقَالَ هُمَا لَهُمْ فِي الدُّنْيَا وَلَكُمْ فِي الْآخِرَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Umar} telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Aun} dari {Mujahid} dari {Abdurrahman bin Abu Laila} ia berkata kami pernah keluar bersama {Hudzaifah} menuju Madain, kemudian dia meminta air minum. Lantas Dihqan datang membawa bejana yang terbuat dari perak. Hudzaifah langsung melempar bejana tersebut ke wajahnya. Kami pun berkata “Diamlah kalian, sebab bila kita bertanya kepadanya, maka Hudzaifah tidak akan menceritakan kepada kita. Setelah itu, Hudzaifah berkata: “Tahukah kalian, kenapa aku melemparnya?” Kami menjawab: “Tidak.” Dia berkata “Sesungguhnya aku telah melarangnya….” Abdurrahman bin Laila kemudian menyebutkan bahwa Nabi saw. telah melarang minum dari bejana yang terbuat dari emas dan perak, dan (melarang) mengenakan sutera dan dibaj (jenis sutera murni). Beliau bersabda: “Keduanya adalah untuk mereka di dunia dan untuk kalian di Akhirat.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 2038
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ حَدَّثَنِي جَابِرٌ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو حُمَيْدٍ السَّاعِدِيُّ قَالَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِلَبَنٍ فَقَالَ أَلَا خَمَّرْتَهُ وَلَوْ تَعْرِضُ عَلَيْهِ عُودًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim} dari {Ibnu Juraij} dari {Abu Az Zubair} telah menceritakan kepadaku {Jabir} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Humaid As Sa’idi} ia berkata aku datang kepada Rasulullah saw. membawa susu. Kemudian beliau bersabda: “Tidakkah engkau menutupinya walau hanya menaruh dahan diatasnya?”
Sunan Darimi | Hadits No. : 2039
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ عَنْ خَالِدٍ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتَغْطِيَةِ الْوَضُوءِ وَإِيكَاءِ السِّقَاءِ وَإِكْفَاءِ الْإِنَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amr bin ‘Aun} dari {Khalid} dari {Suhail} dari {Ayahnya} dari {Abu Hurairah} ia berkata Rasulullah saw. memerintahkan kami untuk menutupi (wadah) air untuk berwudhu, mengikat geriba, dan membalikkan bejana (apabila kosong).”
Sunan Darimi | Hadits No. : 2040
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْمُثَنَّى الْجُهَنِيِّ قَالَ قَالَ مَرْوَانُ لِأَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ هَلْ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْ النَّفْخِ فِي الشَّرَابِ قَالَ نَعَمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Khalid bin Makhlad} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Ayyub bin Habib} dari {Abu Al Mutsanna Al Juhani} ia berkata Marwan pernah berkata kepada {Abu Sa’id Al Khudri} “Apakah kamu pernah mendengar Rasulullah saw. melarang untuk meniup air minum?” Dia menjawab “Ya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 2041
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ الْجَزَرِيِّ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ النَّفْخِ فِي الشَّرَابِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin ‘Aun} dari {Ibnu ‘Uyainah} dari {Abdul Karim Al Jazari} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} bahwa Nabi saw. melarang meniup air minum.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 2042
حَدَّثَنَا عَفَّانُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ وَسُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَاقِي الْقَوْمِ آخِرُهُمْ شُرْبًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan bin Muslim} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dan {Sulaiman bin Al Mughirah} dari {Tsabit} dari {Abdullah bin Rabah} dari {Abu Qatadah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang menuangkan air minum adalah orang yang teraikhir minum.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1996
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيَّبِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ أُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِهِ بِإِيلِيَاءَ بِقَدَحَيْنِ مِنْ خَمْرٍ وَلَبَنٍ فَنَظَرَ إِلَيْهِمَا ثُمَّ أَخَذَ اللَّبَنَ فَقَالَ جِبْرِيلُ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَاكَ لِلْفِطْرَةِ لَوْ أَخَذْتَ الْخَمْرَ غَوَتْ أُمَّتُكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} telah menceritakan kepada kami {Syu’aib} dari {Az Zuhri} telah mengabarkan kepadaku {Sa’id bin Al Musayyab} bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} berkata Nabi saw. pernah di beri dua gelas yang berisi arak dan susu di Iliya’ pada malam isra`, beliau kemudian melihat keduanya dan mengambil susu. Jibril berkata segala puji bagi Allah Yang telah menunjukimu kepadamu kesucian, seandainya engkau mengambil arak, niscaya umatmu akan sesat.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1997
أَخْبَرَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كُنْتُ سَاقِيَ الْقَوْمِ فِي مَنْزِلِ أَبِي طَلْحَةَ قَالَ فَنَزَلَ تَحْرِيمُ الْخَمْرِ قَالَ فَأَمَرَ مُنَادِيًا فَنَادَى فَقَالَ أَبُو طَلْحَةَ اخْرُجْ فَانْظُرْ مَا هَذَا فَخَرَجْتُ فَقُلْتُ هَذَا مُنَادٍ يُنَادِي أَلَا إِنَّ الْخَمْرَ قَدْ حُرِّمَتْ فَقَالَ لِيَ اذْهَبْ فَأَهْرِقْهَا قَالَ فَجَرَتْ فِي سِكَكِ الْمَدِينَةِ قَالَ وَكَانَتْ خَمْرُهُمْ يَوْمَئِذٍ الْفَضِيخَ فَقَالَ بَعْضُ الْقَوْمِ قُتِلَ قَوْمٌ وَهِيَ فِي بُطُونِهِمْ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { لَيْسَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جُنَاحٌ فِيمَا طَعِمُوا إِذَا مَا اتَّقَوْا وَآمَنُوا } الْآيَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Nu’man} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} telah menceritakan kepada kami {Tsabit} dari {Anas}, ia berkata Ketika aku menuangkan minuman di rumah Abu Thalhah. Anas melanjutkan tiba-tiba turunlah (ayat) yang mengharamkan khamer. Kemudian beliau memerintahkan seseorang untuk menyeru, ia pun menyeru. Lalu Abu Thalhah berkata “Keluarlah dan lihatlah ada apa itu?, ” Akupun keluar, setelah itu aku berkata “Itu adalah orang yang menyeru, ketahuilah bahwa khamer telah diharamkan.” Abu Thalhah berkata kepadaku “Pergi dan tumpahkanlah khamer tersebut.” Anas berkata “Berita itu kemudian tersebar ke seantero penjuru Madinah, khamer mereka saat itu adalah fadikh (khmer yang terbuat dari rendaman kurma pentil). Kemudian sebagian orang mengatakan “Beberapa orang telah meninggal, sementara perut mereka masih terisi khamer.” Maka Allah ‘azza wajalla menurunkan ayat: Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan yang saleh karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu, apabila mereka bertakwa serta beriman. QS. Al Ma`idah 93.
Sunan Darimi | Hadits No. : 1998
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ شَرِبَ الْخَمْرَ فِي الدُّنْيَا ثُمَّ لَمْ يَتُبْ مِنْهَا حُرِمَهَا فِي الْآخِرَةِ فَلَمْ يُسْقَهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Khalid bin Makhlad} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa minum khamer di dunia, kemudian ia tidak bertaubat darinya, maka ia diharamkan darinya di Akherat, dan tidak akan diberi minum darinya.”