Minuman

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 1999

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي رَبِيعَةُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الدَّيْلَمِيِّ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ فِي حَائِطٍ لَهُ بِالطَّائِفِ يُقَالُ لَهُ الْوَهْطُ فَإِذَا هُوَ مُخَاصِرٌ فَتًى مِنْ قُرَيْشٍ يُزَنُّ ذَلِكَ الْفَتَى بِشُرْبِ الْخَمْرِ فَقُلْتُ خِصَالٌ بَلَغَتْنِي عَنْكَ أَنَّكَ تُحَدِّثُ بِهَا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ مَنْ شَرِبَ الْخَمْرَ شَرْبَةً لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ صَبَاحًا فَلَمَّا أَنْ سَمِعَهُ الْفَتَى يَذْكُرُ الْخَمْرَ اخْتَلَجَ يَدَهُ مِنْ يَدِ عَبْدِ اللَّهِ ثُمَّ وَلَّى فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ اللَّهُمَّ إِنِّي لَا أُحِلُّ لِأَحَدٍ أَنْ يَقُولَ عَلَيَّ مَا لَمْ أَقُلْ وَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ شَرِبَ الْخَمْرَ شَرْبَةً لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ صَبَاحًا فَإِنْ تَابَ تَابَ اللَّهُ عَلَيْهِ فَلَا أَدْرِي فِي الثَّالِثَةِ أَمْ فِي الرَّابِعَةِ كَانَ حَقًّا عَلَى اللَّهِ أَنْ يَسْقِيَهُ مِنْ رَدْغَةِ الْخَبَالِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} dari {Al Auza’i}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Rabi’ah bin Yazid} dari {Abdullah bin Ad Dailami}, ia berkata aku menemui {Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash} di kebunnya di Thaif, kebun itu disebut Al Wahth. Ternyata ia sedang menahan tangan seorang pemuda dari Quraisy yang dituduh meminum khamer. Aku kemudian berkata “Beberapa perkara yang sampai kepadaku bahwa anda menceritakannya dari Rasulullah saw., bahwa: “Barangsiapa meminum khamer satu teguk, maka tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari.” Ketika pemuda tersebut mendengar ia menyebutkan khamer, maka pemuda itu menarik dari tangan Abdullah, kemudian pergi. Abdullah lalu berkata “Ya Allah, sesungguhnya aku tidak mengahalalkan orang yang memfitnahku telah mengucapkan sesuatu yang tidak aku katakan. Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa minum seteguk khamer, maka tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari, apabila ia bertaubat maka Allah menerima taubatnya -Aku tidak tahu, apakah hal itu pada kali ketiga atau keempat-Maka Allah berhak untuk memberinya minuman dari Lumpur penghuni Neraka pada Hari Kiamat.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2000

أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَبِي جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يَقْعُدْ عَلَى مَائِدَةٍ يُشْرَبُ عَلَيْهَا الْخَمْرُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muslim bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin Abu Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Abu Az Zubair} dari {Jabir} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka janganlah ia duduk di hidangan yang terdapat khamer.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2001

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ الْبَصْرِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ جَابَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ وَلَدُ زِنْيَةٍ وَلَا مَنَّانٌ وَلَا عَاقٌّ وَلَا مُدْمِنُ خَمْرٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Katsir Al Bashri} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Manshur} dari {Salim bin Abu Al Ja’d} dari {Jaban} dari {Abdullah bin ‘Amr} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Tidak akan masuk surga anak hasil zina, orang yang mengungkit pemberiannya, anak durhaka dan pecandu khamer.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2002

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَجَّاجِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ نُبَيْطِ بْنِ شَرِيطٍ عَنْ جَابَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ عَاقٌّ وَلَا مَنَّانٌ وَلَا مُدْمِنُ خَمْرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Al Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Manshur} dari {Salim bin Abu Al Ja’d} dari {Nubaith bin Syarith} dari {Jaban} dari {Abdullah bin ‘Amr} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Tidak akan masuk surga anak durhaka, orang yang mengungkit pemberiannya dan pecandu khamer.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2003

أَخْبَرَنَا سُهَيْلُ بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا سِمَاكٌ قَالَ سَمِعْتُ عَلْقَمَةَ بْنَ وَائِلٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ وَائِلٍ أَنَّ سُوَيْدَ بْنَ طَارِقٍ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْخَمْرِ فَنَهَاهُ عَنْهَا أَنْ يَصْنَعَهَا فَقَالَ إِنَّهَا دَوَاءٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا لَيْسَتْ دَوَاءً وَلَكِنَّهَا دَاءٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suhail bin Hammad} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} telah menceritakan kepada kami {Simak}, ia berkata aku bertanya kepada {‘Alqamah bin Wail} dia menceritakan dari ayahnya yaitu {Wail} bahwa Suwaid bin Thariq bertanya kepada Rasulullah saw. mengenai khamer. Lantas beliau melarang untuk membuatnya. Ia pun berkata “Sesungguhnya khamer dapat di jadikan obat.” Maka Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya khamer bukanlah obat, melainkan penyakit.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2004

أَخْبَرَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا كَثِيرٍ يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْخَمْرُ فِي هَاتَيْنِ الشَّجَرَتَيْنِ النَّخْلَةِ وَالْعِنَبَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Mughirah} dari {Al Auza’i}, ia berkata aku mendengar {Abu Katsir} berkata aku mendengar {Abu Hurairah} berkata aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Khamer dapat di buat dari dua pohon ini yaitu pohon kurma dan pohon anggur.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2005

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ الْبِتْعِ قَالَ كُلُّ شَرَابٍ أَسْكَرَ حَرَامٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kapada kami {‘Ubaidullah bin Abdul Majid} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {Abu Salamah} dari {‘Aisyah} bahwa Rasulullah saw. pernah ditanya mengenai Al Bit’, Beliau bersabda: “Semua minuman yang memabukkan adalah haram.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2006

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ بْنِ أَبِي مُوسَى عَنْ أَبِيهِ قَالَ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَمُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ إِلَى الْيَمَنِ فَقَالَ اشْرَبُوا وَلَا تَشْرَبُوا مُسْكِرًا فَإِنَّ كُلَّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} dari {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Abu Burdah bin Abu Musa} dari {Ayahnya} ia berkata Rasulullah saw. pernah mengutusku dan Mu’adz bin Jabal ke Yaman, Beliau berkata: “Minumlah dan janganlah kalian minum sesuatu yang memabukkan, karena sesungguhnya segala yang memabukkan adalah haram.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2007

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ أَخْبَرَنَا أَبُو أُسَامَةَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ كَثِيرِ بْنِ سِنَانٍ حَدَّثَنِي الضَّحَّاكُ بْنُ عُثْمَانَ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَشَجِّ عَنْ عَامِرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ سَعْدٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَنْهَاكُمْ عَنْ قَلِيلِ مَا أَسْكَرَ كَثِيرُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Sa’id} telah mengabarkan kepada kami {Abu Usamah} telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Katsir bin Sinan} telah menceritakan kepadaku {Adh Dhahhak bin Utsman} dari {Bukair bin Abdullah bin Al Asyajj} dari {‘Amir bin Sa’d} dari {Sa’d} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Aku melarang kalian dari sedikit yang banyaknya menyebabkan mabuk.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2008

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَاشِدٍ عَنْ أَبِي وَهْبٍ الْكَلَاعِيِّ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أَوَّلَ مَا يُكْفَأُ قَالَ زَيْدٌ يَعْنِي الْإِسْلَامَ كَمَا يُكْفَأُ الْإِنَاءُ كَفْيَ الْخَمْرِ فَقِيلَ فَكَيْفَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَقَدْ بَيَّنَ اللَّهُ فِيهَا مَا بَيَّنَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَمُّونَهَا بِغَيْرِ اسْمِهَا فَيَسْتَحِلُّونَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Yahya} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rasyid} dari {Abu Wahb Al Kala’i} dari {Al Qasim bin Muhammad} dari {‘Aisyah}, ia berkata Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya sesuatu pertama yang ditumpahkan-Zaid berkata yaitu dalam Islam- seperti membalikkah bejana adalah mrnumpshksn (bejana) khamer.” Beliau dtanya “Bagaimana hal itu terjadi wahai Rasulullah? Padahal Allah telah menjelaskan mengenai khamer sebagaimana yang telah Allah jelaskan?” Rasulullah saw. bersabda: “Mereka menamakannya dengan selain namanya, kemudian mereka menghalalkannya.”