Musnad Penduduk Kufah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17494
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ قَالَ قَالَ لِي الْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَمَا سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الدَّجَّالِ أَحَدٌ أَكْثَرَ مِمَّا سَأَلْتُهُ وَإِنَّهُ قَالَ لِي مَا يَضُرُّكَ مِنْهُ قَالَ قُلْتُ إِنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّ مَعَهُ جَبَلَ خُبْزٍ وَنَهْرَ مَاءٍ قَالَ هُوَ أَهْوَنُ عَلَى اللَّهِ مِنْ ذَاكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Isma’il} telah menceritakan kepadaku {Qais} ia berkata {Al Mughirah bin Syu’bah} pernah berkata kepadaku, “Tidak seorang pun yang menanyakan Dajjal kepada Rasulullah saw. melebihi apa yang telah saya tanyakan, beliau bersabda: “Sesungguhnya Dajjal itu tidak akan membahayakanmu.” Saya berkata, “Mereka mengatakan bahwa Dajjal itu memiliki gunung roti dan sungai air.” Beliau bersabda: “Allah lebih mampu untuk melakukan yang lebih dari itu (memberi kemampuan lebih kepada dajjal).”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17495
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَأَكَلْتُ ثُومًا ثُمَّ أَتَيْتُ مُصَلَّى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَجَدْتُهُ قَدْ سَبَقَنِي بِرَكْعَةٍ فَلَمَّا صَلَّى قُمْتُ أَقْضِي فَوَجَدَ رِيحَ الثُّومِ فَقَالَ مَنْ أَكَلَ هَذِهِ الْبَقْلَةَ فَلَا يَقْرَبَنَّ مَسْجِدَنَا حَتَّى يَذْهَبَ رِيحُهَا قَالَ فَلَمَّا قَضَيْتُ الصَّلَاةَ أَتَيْتُهُ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي عُذْرًا نَاوِلْنِي يَدَكَ قَالَ فَوَجَدْتُهُ وَاللَّهِ سَهْلًا فَنَاوَلَنِي يَدَهُ فَأَدْخَلْتُهَا فِي كُمِّي إِلَى صَدْرِي فَوَجَدَهُ مَعْصُوبًا فَقَالَ إِنَّ لَكَ عُذْرًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Al Mughirah} dari {Humaid bin Hilal} dari {Abu Burdah} dari {Al Mughirah bin Syu’bah} ia berkata, “Aku pernah makan bawang putih, lalu aku datang ke masjid Nabi saw., dan aku mendapati beliau sudah shalat satu rakaat. Selesai beliau shalat, maka aku berdiri meng-qadla rakaat yang tertinggal. Saat mendapati bau bawang, beliau bersabda: “Barangsiapa makan tanaman ini, maka jangan sekali-kali mendekati masjid kami hingga baunya hilang.” Setelah selesai meng-qadla shalat, maka aku mendatangi beliau dan berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya memiliki udzur, berikanlah tanganmu kepadaku.” Al Mughirah berkata, “Demi Allah aku mendapati beliau begitu mudah (tidak mempersulit), beliau lalu memberikan tangannya kepadaku dan aku masukkan ke dalam lengan bajuku hingga menyentuh dadaku dan menyentuh pembalut perban. Beliau lantas bersabda: “(Benar) sesungguhnya kamu memiliki udzur.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17496
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي قَيْسٍ عَنْ هُذَيْلِ بْنِ شُرَحْبِيلَ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ وَمَسَحَ عَلَى الْجَوْرَبَيْنِ وَالنَّعْلَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abu Qais} dari {Hudzail bin Syurahbil} dari {Al Mughirah bin Syu’bah}, bahwa Rasulullah saw. berwudhu dan mengusap kedua kaos kaki dan kedua terompahnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17497
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ وَرَوْحٌ قَالَا حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الثَّقَفِيُّ قَالَ رَوْحُ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ حَيَّةَ قَالَ حَدَّثَنِي عَمِّي زِيَادُ بْنُ جُبَيْرٍ وَقَالَ وَكِيعٌ عَنْ زِيَادِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ حَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّاكِبُ خَلْفَ الْجِنَازَةِ وَالْمَاشِي حَيْثُ شَاءَ مِنْهَا وَالطِّفْلُ يُصَلَّى عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dan {Rauh} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abdullah Ats Tsaqafi}, {Rauh} bin Jubair bin Hayyah berkata, telah menceritakan kepadaku pamanku {Ziyad bin Jubair}, {Waki’} berkata, dari {Ziyad bin Jubair bin Hayyah} dari {Bapaknya} dari {Al Mughirah bin Syu’bah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang berkendaraan berjalan di belakang jenazah dan bagi pejalan kaki maka bisa dimana saja. Anak kecil yang meninggal juga dishalati.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17498
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ سَبِّ الْأَمْوَاتِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ziyad bin Ilaqah} dari {Al Mughirah bin Syu’bah} ia berkata, “Rasulullah saw. melarang untuk mencacimaki orang-orang yang telah meninggal.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17499
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ زِيَادٍ قَالَ سَمِعْتُ الْمُغِيرَةَ بْنَ شُعْبَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَسُبُّوا الْأَمْوَاتَ فَتُؤْذُوا الْأَحْيَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ziyad} ia berkata, saya mendengar {Al Mughirah bin Syu’bah} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kami mencaci orang-orang yang telah menjadi mayat, sehingga kalian pun menyakiti mereka yang masih hidup.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17500
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَجُلًا عِنْدَ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَسُبُّوا الْأَمْوَاتَ فَتُؤْذُوا الْأَحْيَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ziyad bin Ilaqah} ia berkata, saya mendengar {seorang laki-laki} yang berada di sisi Al Mughirah bin Syu’bah berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kami mencaci orang-orang yang telah menjadi mayat, sehingga kalian pun menyakiti mereka yang masih hidup.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17501
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ وَشُعْبَةُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ أَبِي شَبِيبٍ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ حَدَّثَ بِحَدِيثٍ وَهُوَ يَرَى أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَذَّابِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dan {Syu’bah} dari {Habib bin Abu Tsabit} dari {Maimun bin Abu Syabib} dari {Al Mughirah bin Syu’bah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa meriwayatkan suatu hadits dan ia tahu bahwa hadits itu adalah dusta, maka ia termasuk salah seorang dari para pendusta.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17502
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ أَبِي صَخْرَةَ جَامِعِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ مُغِيرَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَضِفْتُ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَأَمَرَ بِجَنْبٍ فَشُوِيَ قَالَ فَأَخَذَ الشَّفْرَةَ فَجَعَلَ يَحُزُّ لِي بِهَا مِنْهُ قَالَ فَجَاءَهُ بِلَالٌ يُؤْذِنُهُ بِالصَّلَاةِ فَأَلْقَى الشَّفْرَةَ وَقَالَ مَا لَهُ تَرِبَتْ يَدَاهُ قَالَ مُغِيرَةُ وَكَانَ شَارِبِي وَفَى فَقَصَّهُ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى سِوَاكٍ أَوْ قَالَ أَقُصُّهُ لَكَ عَلَى سِوَاكٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Mis’ar} dari {Abu Shakhrah Jami’ bin Syaddad} dari {Mughirah bin Abdullah} dari {Al Mughirah bin Syu’bah} ia berkata, “Pada suatu malam aku bertamu ke tempat Nabi saw., kemudian beliau menyuruh untuk mengambil rusuk kambing, lalu rusuk kambing itu pun dipanggang. Setelah itu beliau mengambil pisau panjang dan memotong sebagiannya untuk diberikan padaku. Kemudian Bilal datang dan memberitahukan bahwa waktu shalat telah masuk, maka beliau pun melepas pisau itu seraya bersabda: “Beruntung kau Bilal.” Mughirah berkata, “Saat itu kumisku telah memanjang, maka Rasulullah saw. mencukur kumisku seukuran siwak.” Atau beliau bersabda: “Aku akan mencukur (kumis yang panjangnya melewati) siwak.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17503
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنِ الْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ قَالَاسْتَشَارَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ النَّاسَ فِي مِلَاصِ الْمَرْأَةِ قَالَ فَقَالَ الْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَ شَهِدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى فِيهِ بِغُرَّةٍ عَبْدٍ أَوْ أَمَّةٍ قَالَ فَقَالَ عُمَرُ ائْتِنِي بِمَنْ يَشْهَدُ مَعَكَ قَالَ فَشَهِدَ لَهُ مُحَمَّدُ بْنُ مَسْلَمَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Urwah} dari {Bapaknya} dari {Al Miswar bin Makhramah} ia berkata, “Umar bin Khaththab meminta pendapat kepada para sahabat tentang hukum menggugurkan janin yang ada dalam perut wanita. Maka {Al Mughirah bin Syu’bah} berkata, “Aku menyaksikan Rasulullah saw. memberi putusan dengan diat membebaskan seorang budak laki-laki atau perempuan yang berharga mahal.” Al Miswar berkata, “Umar lalu berkata, “Hadirkanlah orang yang pernah menyaksikan bersamamu.” Maka {Muhammad bin Maslamah} menyatakan bahwa dirinya turut menyaksikan hal itu.”