Musnad Penduduk Kufah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17554
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ بَيَانٍ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ إِنَّا قَوْمٌ نَتَصَيَّدُ بِهَذِهِ الْكِلَابِ قَالَ إِذَا أَرْسَلْتَ كِلَابَكَ الْمُعَلَّمَةَ وَذَكَرْتَ اسْمَ اللَّهِ فَكُلْ مِمَّا أَمْسَكْنَ عَلَيْكَ وَإِنْ قَتَلَتْ إِلَّا أَنْ يَأْكُلَ الْكَلْبُ فَإِنْ أَكَلَ فَلَا تَأْكُلْ فَإِنِّي أَخَافُ أَنْ يَكُونَ إِنَّمَا أَمْسَكَ عَلَى نَفْسِهِ وَإِنْ خَالَطَهَا كِلَابٌ مِنْ غَيْرِهَا فَلَا تَأْكُلْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} dari {Bayan} dari {Asy Sya’bi} dari {Adi bin Hatim} ia berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah saw. seraya kukatakan, “Kami adalah kaum yang biasa berburu dengan anjing-anjing ini?” Maka beliau bersabda: “Jika kamu lepas anjingmu yang terlatih setelah menyebut nama Allah, maka makanlah apa yang diburu olehnya meskipun ia membunuhnya, kecuali anjing itu memakannya. Maka, jika ia memakannya janganlah kamu makan. Karena aku khawatir, kalau-kalau ia berburu hanya untuknya sendiri. Dan jika anjing lain yang tidak terlatih turut menyertainya dalam berburu, maka janganlah kamu makan hasil buruannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17555
حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ خَيْثَمَةَ عَنِ ابْنِ مَعْقِلٍ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اتَّقُوا النَّارَ قَالَ فَأَشَاحَ بِوَجْهِهِ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا ثُمَّ قَالَ اتَّقُوا النَّارَ وَأَشَاحَ بِوَجْهِهِ قَالَ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir} telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Al A’masy} dari {Al Khaitsamah} dari {Ibnu Ma’qil} dari {Adi bin Hatim} ia berkata, “Nabi saw. bersabda: “Takutlah kalian terhadap api neraka.” Lalu beliau memalingkan wajahnya sehingga kami menduga bahwa beliau melihat ke arah neraka, kemudian beliau bersabda: “Takutlah kalian terhadap neraka.” Beliau memalingkan wajahnya lagi. Beliau mengatakannya dua atau tiga kali, “Hindarilah oleh kalian api neraka, meskipun hanya dengan setengah biji kurma. Dan jika kalian tidak mendapatkan, maka ucapkanlah kalimat thayyibah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17556
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْقِلٍ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ الطَّائِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} dari {Abdullah bin Ma’qil} dari {Adi bin Hatim Ath Tha`i} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Hindarilah oleh kalian neraka meskipun dengan setengah biji kurma.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17557
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الْعَزِيزِ بْنَ رُفَيْعٍ يُحَدِّثُ قَالَ سَمِعْتُ تَمِيمَ بْنَ طَرَفَةَ يُحَدِّثُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ حَلَفَ عَلَى يَمِينٍ ثُمَّ رَأَى غَيْرَهَا خَيْرًا مِنْهَا فَلْيَأْتِ الَّذِي هُوَ خَيْرٌ وَلْيَتْرُكْ يَمِينَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} ia berkata, aku mendengar {Abdul Aziz bin Rufai’} menceritakan, ia berkata Aku mendengar {Tamim bin Tharafah} menceritakan dari {Adi bin Hatim} ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa bersumpah kemudian melihat yang lebih baik darinya, maka hendaklah ia memilih yang lebih baik lalu membayar kafarat dari sumpahnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17558
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ اتَّقُوا النَّارَ وَاعْمَلُوا خَيْرًا وَافْعَلُوا فَإِنِّي سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَعْقِلٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عَدِيَّ بْنَ حَاتِمٍ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} ia berkata, “Hindarilah oleh kalian api neraka, berbuatlah amal kebajikan dan beramallah, karena aku telah mendengar {Abdullah bin Ma’qil} berkata Aku mendengar {Adi bin Hatim} berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Hindarilah oleh kalian api neraka, meskipun dengan setengah biji kurma.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17559
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعِيدٍ أَخْبَرَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي الْجُوَيْرِيَةِ عَنْ مَعْنِ بْنِ يَزِيدَ السُّلَمِيِّ سَمِعْتُهُ يَقُولُبَايَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَأَبِي وَجَدِّي وَخَاصَمْتُ إِلَيْهِ فَأَفْلَجَنِي وَخَطَبَ عَلَيَّ فَأَنْكَحَنِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Sa’id} telah mengabarkan kepada kami {Abu Awanah} dari {Abu Al Juwairiyah} dari {Ma’n bin Yazid As Sulami} aku mendengarnya berkata, “Aku beserta bapak dan kakekku berbai’at kepada Rasulullah saw., kemudian aku mengadu kepadanya dan beliau pun menolongku, lalu beliau menawarkan untuk menikah (lalu aku menerimanya) hingga beliau pun menikahkanku.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17560
حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ حَاطِبٍ قَالَتَنَاوَلْتُ قِدْرًا لِأُمِّي فَاحْتَرَقَتْ يَدِي فَذَهَبَتْ بِي أُمِّي إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَعَلَ يَمْسَحُ يَدِي وَلَا أَدْرِي مَا يَقُولُ أَنَا أَصْغَرُ مِنْ ذَاكَ فَسَأَلْتُ أُمِّي فَقَالَتْ كَانَ يَقُولُ أَذْهِبْ الْبَاسَ رَبَّ النَّاسِ وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Ahmad} telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Simak} dari {Muhammad bin Hathib} ia berkata, “Aku mengambil periuk untuk ibuku, lalu tanganku terbakar. {Ibuku} kemudian membawaku menemui Nabi saw., beliau lantas mengusap tanganku namun aku tidak tahu apa yang beliau baca, sebab waktu itu aku masih kecil. Setelah itu aku menanyakannya kepada ibuku, ia berkata, “Beliau membaca: ‘ADZHIBIL BAASA RABBAN NAASI WASYFI ANTASY SYAAFI LAA SYIFAA`A ILAA SYIFAA`UK (Hilangkanlah kepedihannya wahai Rabb-nya manusia, sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan, tiada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu).'”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17561
حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ قَالَا حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ حَاطِبٍ قَالَدَنَوْتُ إِلَى قِدْرٍ لَنَا فَاحْتَرَقَتْ يَدِي قَالَ إِبْرَاهِيمُ أَوْ قَالَ فَوَرِمَتْ قَالَ فَذَهَبَتْ بِي أُمِّي إِلَى رَجُلٍ فَجَعَلَ يَتَكَلَّمُ بِكَلَامٍ لَا أَدْرِي مَا هُوَ وَجَعَلَ يَنْفُثُ فَسَأَلْتُ أُمِّي فِي خِلَافَةِ عُثْمَانَ مَنْ الرَّجُلُ فَقَالَتْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir} dan {Ibrahim bin Abul Abbas} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Simak} dari {Muhammad bin Hathib} ia berkata, “Aku mendekati bejana hingga tanganku terbakar. Ibrahim menyebutkan, “Hingga tangannya bengkak.” Muhammad bin Hathib berkata, “Kemudian Ibuku membawaku kepada seorang laki-laki, lalu laki-laki itu membaca sesuatu yang aku tidak pahami, kemudian ia meniup (tanganku). Saat pemerintahan Utsman aku bertanya kepada {ibuku}, siapakah laki-laki tersebut. Ibuku lalu menjawab, “(Dia itu) Rasulullah saw.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17562
حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَكُنْتُ جَالِسًا مَعَ مُحَمَّدِ بْنِ حَاطِبٍ فَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي قَدْ رَأَيْتُ أَرْضًا ذَاتَ نَخْلٍ فَاخْرُجُوا فَخَرَجَ حَاطِبٌ وَجَعْفَرٌ فِي الْبَحْرِ قِبَلَ النَّجَاشِيِّ قَالَ فَوُلِدْتُ أَنَا فِي تِلْكَ السَّفِينَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin Amru} telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq} dari {Abu Malik Al Asyja’i} ia berkata aku pernah duduk bersama {Muhammad bin Hathib} lalu ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya aku telah melihat lahan yang memiliki pohon kurma, karena itu keluarlah kalian.” Maka berangkatlah Hathib dan Ja’far dengan berlayar di laut menuju An Najasyi. Muhammad berkata, “Maka aku dilahirkan di dalam perahu itu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17563
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ حَدَّثَنَا أَبُو بَلْجٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ حَاطِبٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصْلُ مَا بَيْنَ الْحَلَالِ وَالْحَرَامِ الصَّوْتُ وَضَرْبُ الدُّفِّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Abu Awanah} telah menceritakan kepada kami {Abu Balj} dari {Muhammad bin Hathib} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Pembatas antara yang halal dan yang haram adalah bunyi suara dan pukulan rebana.”