Musnad Penduduk Kufah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17634
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ سِمَاكٍ أَنَّهُسَمِعَ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَخْطُبُ وَهُوَ يَقُولُ أَحْمَدُ اللَّهَ تَعَالَى فَرُبَّمَا أَتَى عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الشَّهْرُ يَظَلُّ يَتَلَوَّى مَا يَشْبَعُ مِنْ الدَّقَلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} telah mengabarkan kepada kami {Isra`il} dari {Simak} bahwa ia mendengar {An Nu’man bin Basyir} berkhutbah, ia katakan, “Aku memuji Allah Ta’ala, mungkin telah lebih dari satu bulan Rasulullah saw. tidak pernah kenyang karena makan Daqal (kurma jelek dan basah).”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17635
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ وَحُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَذَهَبَ أَبِي بَشِيرُ بْنُ سَعْدٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيُشْهِدَهُ عَلَى نُحْلٍ نَحَلَنِيهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكُلَّ بَنِيكَ نَحَلْتَ مِثْلَ هَذَا قَالَ لَا قَالَ فَأَرْجِعْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Zuhri} telah mengabarkan kepadaku {Muhammad bin Nu’man bin Basyir} dan {Humaid bin Abdurrahman bin Auf} dari {An Nu’man bin Basyir} ia berkata, “Bapakku, Basyir bin Sa’d, pergi menemui Rasulullah saw. untuk mempersaksikan pemberian yang diberikannya kepadaku. Maka Nabi saw. bertanya: “Apakah setiap anakmu kamu berikan seperti ini?” Ia menjawab, “Tidak.” Beliau bersabda: “Kalau begitu kembalikanlah pemberian itu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17636
حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا فِطْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو الضُّحَى قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُانْطَلَقَ بِي أَبِي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْنِي يُشْهِدُهُ عَلَى عَطِيَّةٍ يُعْطِينِيهَا فَقَالَ هَلْ لَكَ وَلَدٌ غَيْرُهُ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَسَوِّ بَيْنَهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Ahmad} Telah menceritakan kepada kami {Fithr} Telah menceritakan kepada kami {Abu Adl dhuha} ia berkata, aku mendengar {An Nu’man bin Basyir} berkata, “Bapakku membawaku pergi menemui Rasulullah saw. untuk mempersaksikan pemberian yang diberikannya padaku. Maka beliau bertanya: “Apakah kamu mempunyai anak selainnya?” Ia menjawab, “Ya.” Beliau bersabda: “Kalau begitu, sama ratakan pemberian di antara mereka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17637
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ سِمَاكٍ قَالَسَمِعْتُ النُّعْمَانَ يَخْطُبُ وَعَلَيْهِ خَمِيصَةٌ لَهُ فَقَالَ لَقَدْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ وَهُوَ يَقُولُ أَنْذَرْتُكُمْ النَّارَ فَلَوْ أَنَّ رَجُلًا مَوْضِعَ كَذَا وَكَذَا سَمِعَ صَوْتَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Dawud} telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {Simak} ia berkata, aku mendengar {Nu’man bin Basyir} berkhutbah dengan memakai Khamishah (kain yang bergaris sutera), ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. berkhutbah: “Aku ingatkan kalian akan api neraka, sekiranya seseorang berada di tempat seperti ini dan seperti ini niscaya ia akan mendengar suaranya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17638
حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْقَائِمِ عَلَى حُدُودِ اللَّهِ تَعَالَى وَالْمُدَّهِنِ فِيهَا كَمَثَلِ قَوْمٍ اسْتَهَمُوا عَلَى سَفِينَةٍ فِي الْبَحْرِ فَأَصَابَ بَعْضُهُمْ أَسْفَلَهَا وَأَصَابَ بَعْضُهُمْ أَعْلَاهَا فَكَانَ الَّذِينَ فِي أَسْفَلِهَا يَصْعَدُونَ فَيَسْتَقُونَ الْمَاءَ فَيَصُبُّونَ عَلَى الَّذِينَ فِي أَعْلَاهَا فَقَالَ الَّذِينَ فِي أَعْلَاهَا لَا نَدَعُكُمْ تَصْعَدُونَ فَتُؤْذُونَنَا فَقَالَ الَّذِينَ فِي أَسْفَلِهَا فَإِنَّنَا نَنْقُبُهَا مِنْ أَسْفَلِهَا فَنَسْتَقِي قَالَ فَإِنْ أَخَذُوا عَلَى أَيْدِيهِمْ فَمَنَعُوهُمْ نَجَوْا جَمِيعًا وَإِنْ تَرَكُوهُمْ غَرِقُوا جَمِيعًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} Telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Asy Sya’bi} dari {An Nu’man bin Basyir} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Perumpamaan orang-orang yang teguh dalam menjalankan hukum-hukum Allah dan orang-orang yang terjerumus di dalamnya, adalah bagaikan sekelompok orang yang membagi tempat di atas perahu yang berlayar di lautan, ada yang mendapat tempat di bawah dan ada yang mendapat tempat di atas. Orang-orang yang berada di bahwa jika membutuhkan air minum, mereka naik ke atas sehingga menyusahkan orang-orang yang berada di atas. Maka orang-orang yang berada di atas pun berkata, ‘Kami tidak akan membiarkan kalian naik dan menyusahkan kami.’ Lalu orang-orang yang berada di bawah berkata, ‘Kalau begitu, maka kami akan melubangi dari bawah dan mengambil air darinya.’ Jika mereka mencegahnya mereka akan selamat semua, namun jika mereka membiarkannya, maka mereka akan binasa semua.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17639
حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا مُوسَى يَعْنِي ابْنَ مُسْلِمٍ الطَّحَّانَ عَنْ عَوْنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ أَوْ عَنْ أَخِيهِ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ مِنْ جَلَالِ اللَّهِ مِنْ تَسْبِيحِهِ وَتَحْمِيدِهِ وَتَكْبِيرِهِ وَتَهْلِيلِهِ يَتَعَاطَفْنَ حَوْلَ الْعَرْشِ لَهُنَّ دَوِيٌّ كَدَوِيِّ النَّحْلِ يُذَكِّرُونَ بِصَاحِبِهِنَّ أَلَا يُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ لَا يَزَالَ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ شَيْءٌ يُذَكِّرُ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} Telah menceritakan kepada kami {Musa} -yakni Ibnu Muslim Ath Thahhan- dari {Aun bin Abdullah} dari {Bapaknya} atau dari {saudaranya} dari {An Nu’man bin Basyir} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Orang-orang yang mengingat akan kebesaran Allah dengan tasbih, tahmid, takbir dan tahlil maka semua itu akan senantiasa condong ke Arsy dan mengeluarkan suara yang saling sambung-menyambung sebagaimana bunyi dahan pohon kurma. Mereka akan menyebut-nyebut pemiliknya (orang yang mengucapkannya). Tidakkah salah seorang dari kalian menyukai, jika di sisi Allah ia memiliki sesuatu yang akan selalu menyebut-nyebut namanya di hadapan Allah?”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17640
حَدَّثَنَا يَعْلَى أَخْبَرَنَا أَبُو حَيَّانَ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَسَأَلَتْ أُمِّي أَبِي بَعْضَ الْمَوْهِبَةِ لِي فَوَهَبَهَا لِي فَقَالَتْ لَا أَرْضَى حَتَّى تُشْهِدَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَأَخَذَ أَبِي بِيَدِي وَأَنَا غُلَامٌ وَأَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمَّ هَذَا ابْنَةَ رَوَاحَةَ زَاوَلَتْنِي عَلَى بَعْضِ الْمَوْهِبَةِ لَهُ وَإِنِّي قَدْ وَهَبْتُهَا لَهُ وَقَدْ أَعْجَبَهَا أَنْ أُشْهِدَكَ قَالَ يَا بَشِيْرُ أَلَكَ ابْنٌ غَيْرُ هَذَا قَالَ نَعَمْ قَالَ قَالَ فَوَهَبْتَ لَهُ مِثْلَ الَّذِي وَهَبْتَ لِهَذَا قَالَ لَا قَالَ فَلَا تُشْهِدْنِي إِذًا فَإِنِّي لَا أَشْهَدُ عَلَى جَوْرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’la} telah mengabarkan kepada kami {Abu Hayyan} dari {Asy Sya’bi} dari {An Nu’man bin Basyir} ia berkata, “Ibuku meminta kepada ayahku sebagian pemberian untukku, maka ayahku pun memberikannya kepadaku. Kemudian Ibuku berkata, “Aku tidak ridla sampai kamu mempersaksikannya kepada Rasulullah saw.” Nu’man bin Basyir berkata, “Kemudian ayahku memegang tanganku -saat itu aku masih bosah- dan mendatangi Rasulullah saw. seraya berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibu anak ini adalah puteri Rawahah, ia memaksaku untuk memberikan sebagian pemberian kepada anak ini, dan aku telah memberikannya kepada (anak ini). Namun ibunya ingin agar aku mempersaksikannya kepadamu?” Beliau bertanya: “Wahai Basyir, apakah kamu mempunyai anak selain ini?” Ia menjawab, “Ya.” Beliau bertanya lagi: “Lalu kamu juga memberikan kepadanya seperti yang telah kamu berikan kepada anak ini?” Ia menjawab, “Tidak.” Beliau bersabda: “Kalau begitu, janganlah kamu minta persaksian kepadaku, karena aku tidak akan menjadi saksi di atas ketidakadilan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17641
حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنِي حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنِي سِمَاكُ بْنُ حَرْبٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الْأَوَّلِ أَوْ الصُّفُوفِ الْأُوَلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah menceritakan kepadaku {Husain bin Waqid} telah menceritakan kepadaku {Simak bin Harb} dari {Nu’man bin Basyir} ia berkata, “Aku mendengar Nabi saw. bersabda: “Sesunguhnya Allah ‘azza wajalla dan para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang berada di shaf awal, atau shaf-shaf awal.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17642
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَانْكَسَفَتْ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَرَجَ فَكَانَ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ وَيَسْأَلُ وَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ وَيَسْأَلُ حَتَّى انْجَلَتْ فَقَالَ إِنَّ رِجَالًا يَزْعُمُونَ أَنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ إِذَا انْكَسَفَ وَاحِدٌ مِنْهُمَا فَإِنَّمَا يَنْكَسِفُ لِمَوْتِ عَظِيمٍ مِنْ الْعُظَمَاءِ وَلَيْسَ كَذَلِكَ وَلَكِنَّهُمَا خَلْقَانِ مِنْ خَلْقِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَإِذَا تَجَلَّى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِشَيْءٍ مِنْ خَلْقِهِ خَشَعَ لَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab Ats Tsaqafi} Telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {An Nu’man bin Basyir} ia berkata, “Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. Beliau kemudian keluar, lalu shalat dua rakaat dan bertanya (apakah gerhana masih ada atau sudah selesai). Beliau lalu shalat dua rakaat dan bertanya lagi sehingga matahari tampak kembali. Beliau bersabda: “Sesungguhnya orang-orang pada masa jahiliyah menyangka bahwa terjadinya gerhana matahari dan bulan karena ada salah seorang pembesar yang meninggal. Padahal tidak seperti itu, tetapi keduanya adalah dua makluk di antara makhluk Allah. Jika Allah ‘azza wajalla menampakkan diri untuk makhluk-Nya, maka makhluk itu akan tersungkur khusyuk pada-Nya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17643
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ دَاوُدَ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَحَمَلَنِي أَبِي بَشِيرُ بْنُ سَعْدٍ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ اشْهَدْ أَنِّي قَدْ نَحَلْتُ النُّعْمَانَ كَذَا وَكَذَا شَيْئًا سَمَّاهُ قَالَ فَقَالَ أَكُلَّ وَلَدِكَ نَحَلْتَ مِثْلَ الَّذِي نَحَلْتَ النُّعْمَانَ قَالَ لَا قَالَ فَأَشْهِدْ غَيْرِي ثُمَّ قَالَ أَلَيْسَ يَسُرُّكَ أَنْ يَكُونُوا إِلَيْكَ فِي الْبِرِّ سَوَاءً قَالَ بَلَى قَالَ فَلَا إِذًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Adi} dari {Dawud} dari {Asy Sya’bi} dari {An Nu’man bin Basyir} ia berkata, “Bapakku, Basyir bin Ali, membawaku menemui Nabi saw. Kemudian ia berkata, “Wahai Rasulullah, saksikanlah bahwa aku telah memberi Nu’man ini dan itu -yakni sesutu yang ia sebutkan-. An Nu’man berkata, “Beliau lalu bertanya: “Apakah setiap dari anakmu kamu berikan seperti apa yang telah kamu berikan kepada Nu’man?” Ia menjawab, “Tidak.” Beliau bersabda: “Mintalah persaksian kepada selainku.” Kemudian beliau bertanya lagi: “Bukankah akan menyenangkanmu jika bakti mereka padamu sama?” Ia menjawab, “Benar.” Beliau bersabda: “Kalau begitu jangan kamu lakukan.”