Nikah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1905

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبَادَةَ الْوَاسِطِيُّ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ حُسَيْنٍ أَبُو مَالِكٍ النَّخَعِيُّ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْوَلِيمَةُ أَوَّلَ يَوْمٍ حَقٌّ وَالثَّانِيَ مَعْرُوفٌ وَالثَّالِثَ رِيَاءٌ وَسُمْعَةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Abadah Al Wasithi} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin Husain Abu Malik An Nakha’i} dari {Manshur} dari {Abu Hazim} dari {Abu Hurairah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Walimah yang diadakan pada hari pertama itu benar, pada hari kedua itu baik, sementara pada hari ketiga adalah riya dan sum’ah (pingin dipuji).”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1906

حَدَّثَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِلثَّيِّبِ ثَلَاثًا وَلِلْبِكْرِ سَبْعًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hannad bin As Sarri} berkata, telah menceritakan kepada kami {‘Abdah bin Sulaiman} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Anas} ia berkata “Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya bagi janda itu tiga hari dan bagi gadis tujuh hari.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1907

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا تَزَوَّجَ أُمَّ سَلَمَةَ أَقَامَ عِنْدَهَا ثَلَاثًا وَقَالَ لَيْسَ بِكِ عَلَى أَهْلِكِ هَوَانٌ إِنْ شِئْتِ سَبَّعْتُ لَكِ وَإِنْ سَبَّعْتُ لَكِ سَبَّعْتُ لِنِسَائِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id Al Qaththan} dari {Sufyan} dari {Muhammad bin Abu Bakr} dari {Abdul Malik bin Abu Bakr Ibnul Harits bin Hisyam} dari {Bapaknya} dari {Ummu Salamah} Bahwasanya ketika Rasulullah saw. menikah dengan Ummu Salamah, beliau menginap di sisinya selama tiga hari. Beliau bersabda: “Bukannya aku meremehkan keluargamu, jika kamu mau maka aku akan menginap selama tujuh hari, dan jika aku menginap tujuh hari (di sisimu), maka aku juga harus menginap tujuh hari untuk isteri-isteriku yang lain.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1908

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى وَصَالِحُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى الْقَطَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلَانَ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍوعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَفَادَ أَحَدُكُمْ امْرَأَةً أَوْ خَادِمًا أَوْ دَابَّةً فَلْيَأْخُذْ بِنَاصِيَتِهَا وَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جُبِلَتْ عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جُبِلَتْ عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya} dan {Shalih bin Muhammad bin Yahya Al Qaththan} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Musa} berkata, telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Muhammad bin ‘Ajlan} dari {‘Amru bin Syu’aib} dari {Bapaknya} dari {Kakeknya}, -Abdullah bin Amru- dari Nabi saw., beliau bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian hendak mengambil manfaat dari seorang isteri (bersetubuh), atau pembantu, atau hewan, hendaklah ia pegang ubun-ubunnya sambil mengucapkan, ‘ALLAHUMMA INNI AS`ALUKA MIN KHAIRIHAA WA KHAIRI MAA JUBILAT ‘ALAIHI WA A’UUDZU BIKA MIN SYARRIHAA WA SYARRI MAA JUBILAT ‘LAIHI’ (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada Mu dari kebaikannya dan kebaikan yang telah Engkau berikan kepadanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan yang Engkau berikan kepadanya).”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1909

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَتَى امْرَأَتَهُ قَالَ اللَّهُمَّ جَنِّبْنِي الشَّيْطَانَ وَجَنِّبْ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنِي ثُمَّ كَانَ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ لَمْ يُسَلِّطْ اللَّهُ عَلَيْهِ الشَّيْطَانَ أَوْ لَمْ يَضُرَّهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Amru bin Rafi’} berkata, telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Manshur} dari {Salim bin Abu Al Ja’d} dari {Kuraib} dari {Ibnu Abbas} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sekiranya salah seorang dari kalian ketika mendatangi isterinya mengucapkan, ‘ALLAHUMMA JANNIBNII ASY SYAITHANA WA JANNIBISY SYAITHANA MAA RAZAQTANII (Ya Allah, jauhkanlah aku dari setan dan jauhkanlah setan dari apa yang telah Engkau rizkikan kepadaku), kemudian mempunyai anak, maka syetan tidak akan mengganggu atau membahayakannya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1910

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ وَأَبُو أُسَامَةَ قَالَا حَدَّثَنَا بَهْزُ بْنُ حَكِيمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَوْرَاتُنَا مَا نَأْتِي مِنْهَا وَمَا نَذَرُ قَالَ احْفَظْ عَوْرَتَكَ إِلَّا مِنْ زَوْجَتِكَ أَوْ مَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ الْقَوْمُ بَعْضُهُمْ فِي بَعْضٍ قَالَ فَإِنْ اسْتَطَعْتَ أَنْ لَا تُرِيَهَا أَحَدًا فَلَا تُرِيَنَّهَا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَإِنْ كَانَ أَحَدُنَا خَالِيًا قَالَ فَاللَّهُ أَحَقُّ أَنْ يُسْتَحْيَا مِنْهُ مِنْ النَّاسِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} dan {Abu Usamah} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Bahz bin Hakim} dari {Bapaknya} dari {Kakeknya} ia berkata “Aku bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana dengan aurat kami, apa yang harus kami lakukan dan apa yang harus kami hindarkan?” beliau bersabda: “Jaga aurat kamu kecuali kepada isterimu atau budak yang kamu miliki.” Aku bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana jika itu dilakukan oleh sebagian kaum dengan kaum yang lain?” beliau menjawab: “Jika kamu bisa untuk tidak memperlihatkannya kepada seorang pun, maka jangan engkau perlihatkan.” Aku bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana jika salah seorang dari kami sedang sendirian?” beliau menjawab: “Hendaklah engkau lebih malu kepada Allah dari pada terhadap manusia.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1911

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ وَهْبٍ الْوَاسِطِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ الْقَاسِمِ الْهَمْدَانِيُّ حَدَّثَنَا الْأَحْوَصُ بْنُ حَكِيمٍ عَنْ أَبِيهِ وَرَاشِدُ بْنُ سَعْدٍ وَعَبْدُ الْأَعْلَى بْنُ عَدِيٍّ عَنْ عُتْبَةَ بْنِ عَبْدٍ السُّلَمِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَى أَحَدُكُمْ أَهْلَهُ فَلْيَسْتَتِرْ وَلَا يَتَجَرَّدْ تَجَرُّدَ الْعَيْرَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Wahb Al Wasith} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Al Qasim Al Hamdani} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al Ahwash bin Hakim} dari {Bapaknya} dan {Rasyid bin Sa’d} dan {Abdul A’la bin ‘Adi} dari {Utbah bin Abdu As Sulami} ia berkata, “Rasulullah saw.: “Jika salah seorang dari kalian mendatangi isterinya hendaklah dengan penutup, dan jangan telanjang bulat.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1912

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ مُوسَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ مَوْلًى لِعَائِشَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْمَا نَظَرْتُ أَوْ مَا رَأَيْتُ فَرْجَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَطُّقَالَ أَبُو بَكْرٍ قَالَ أَبُو نُعَيْمٍ عَنْ مَوْلَاةٍ لِعَائِشَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Sufyan} dari {Manshur} dari {Musa bin Abdullah bin Yazid} dari {mantan budak ‘Aisyah} dari {‘Aisyah} ia berkata, “Aku tidak pernah melihat kemaluan Rasulullah saw. sama sekali.” {Abu Bakr} berkata, ” {Abu Nu’aim} berkata dari {mantan budak ‘Aisyah}.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1913

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي الشَّوَارِبِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْمُخْتَارِ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ مُخَلَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَى رَجُلٍ جَامَعَ امْرَأَتَهُ فِي دُبُرِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdul Malik bin Abu Asy Syawarib} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz Ibnul Mukhtar} dari {Suhail bin Abu Shalih} dari {Ibnul Harits bin Makhlad} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Allah Azza Wa Jalla tidak akan melihat seorang laki-laki yang menggauli dubur isterinya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1914

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ عَنْ حَجَّاجِ بْنِ أَرْطَاةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ هَرَمِيٍّ عَنْ خُزَيْمَةَ بْنِ ثَابِتٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي مِنْ الْحَقِّ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ لَا تَأْتُوا النِّسَاءَ فِي أَدْبَارِهِنَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdah} berkata, telah memberitakan kepada kami {Abdul Wahid bin Ziyad} dari {Hajjaj bin Arthah} dari {Amru bin Syu’aib} dari {Abdullah bin Harami} dari {Khuzaimah bin Tsabit} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak malu dari kebenaran-beliau ucapkan tiga kali-, janganlah kalian mendatangi isteri-isterinya lewat dubur.”