Iftitah (Pembukaan)

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 996

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَجَاءٍ قَالَ أَنْبَأَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي حَصِينٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ وَثَّابٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِوَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ إِنِّي قَرَأْتُ اللَّيْلَةَ الْمُفَصَّلَ فِي رَكْعَةٍ فَقَالَ هَذًّا كَهَذِّ الشِّعْرِ لَكِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ النَّظَائِرَ عِشْرِينَ سُورَةً مِنْ الْمُفَصَّلِ مِنْ آلِ حم
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Amr bin Manshur} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Raja’} telah memberitakan kepada kami {Isra’il} dari {Abu Hashin} dari {Yahya bin Watstsab} dari {Masruk} dari {Abdullah} -dia didatangi oleh seorang laki-laki- laki-laki tersebut berkata “Suatu malam aku membaca surat Al Mufashshal dalam satu rakaat.’ Abdullah berkata Cepat sekali, seperti cepatnya orang yang membaca syair? Akan tetapi aku mendengar Rasulullah saw. wasallam membaca surat-surat yang panjangnya hampir sama, dua puluh surat dari surah-surah Al Mufashshal dari surat Haa miim’.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 997

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ حَدِيثًا رَفَعَهُ إِلَى ابْنِ سُفْيَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِ قَالَحَضَرْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْفَتْحِ فَصَلَّى فِي قُبُلِ الْكَعْبَةِ فَخَلَعَ نَعْلَيْهِ فَوَضَعَهُمَا عَنْ يَسَارِهِ فَافْتَتَحَ بِسُورَةِ الْمُؤْمِنِينَ فَلَمَّا جَاءَ ذِكْرُ مُوسَى أَوْ عِيسَى عَلَيْهِمَا السَّلَام أَخَذَتْهُ سَعْلَةٌ فَرَكَعَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ali} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} dia berkata Telah mengabarkan kepadaku {Muhammad bin ‘Abbad Rafa’ah} ke {Ibnu Sufyan} dari {Abdullah As Saib} dia berkata “Aku datang kepada Rasulullah saw. wasallam saat penaklukan Makkah, beliau saw. wasallam shalat di depan Ka’bah, lalu melepas kedua sandalnya dan meletakkannya di sebelah kirinya. Rasulullah saw. wasallam memulai shalatnya dengan membaca surat Al Mukminun, dan ketika menyebut Musa atau Isa Alaihimassalam beliau batuk, sehingga beliau segera ruku’.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 998

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ وَابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنْ الْمُسْتَوْرِدِ بْنِ الْأَحْنَفِ عَنْ صِلَةَ بْنِ زُفَرَ عَنْ حُذَيْفَةَأَنَّهُ صَلَّى إِلَى جَنْبِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً فَقَرَأَ فَكَانَ إِذَا مَرَّ بِآيَةِ عَذَابٍ وَقَفَ وَتَعَوَّذَ وَإِذَا مَرَّ بِآيَةِ رَحْمَةٍ وَقَفَ فَدَعَا وَكَانَ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَفِي سُجُودِهِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Basyar} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dan {Abdurrahman} dan {Ibnu Abu ‘Adi} dari {syu’bah} dari {Sulaiman} dari {Sa’d bin Ubaidah} dari {Al Mustaurid bin Al Ahnaf} dari {Shilah bin Zufar} dari {Hudzaifah} dia berkata bahwa pada suatu malam ia pernah mengerjakan shalat di samping Rasulullah saw., dan beliau membaca surat. Jika beliau melalui bacaan yang berkenaan tentang adzab maka ia berhenti dan ber-ta’awudz (berlindung), sedangkan jika ia melalui ayat yang berkenaan dengan rahmat maka ia berhenti serta berdoa. Beliau saat ruku’ membaca.”Subhana rabbiyal ‘adziim (Maha suci Tuhan yang Maha Agung) ” dan saat sujud membaca, “Subbhana rabbiyal a’laa (Maha Suci Allah, Tuhan yang Maha Tinggi).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 999

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ آدَمَ عَنْ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ يَزِيدَ عَنْ حُذَيْفَةَ وَالْأَعْمَشِ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنْ الْمُسْتَوْرِدِ بْنِ الْأَحْنَفِ عَنْ صِلَةَ بْنِ زُفَرَ عَنْ حُذَيْفَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ الْبَقَرَةَ وَآلَ عِمْرَانَ وَالنِّسَاءَ فِي رَكْعَةٍ لَا يَمُرُّ بِآيَةِ رَحْمَةٍ إِلَّا سَأَلَ وَلَا بِآيَةِ عَذَابٍ إِلَّا اسْتَجَارَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Adam} dari {Hafsh bin ghiyats} dari {Al A’la bin Al Musayyab} dari {Amr bin Murrah} dari {Thalhah bin Yazid} dari {Hudzaifah} dan {Al A’masy} dari {Sa’d bin Ubaidah} dari {Al Mustawrid Al Ahnaf} dari {Shilah bin Zufar} dari {Hudzaifah} bahwa Nabi saw. wasallam pernah membaca surat Al Baqarah, Ali ‘Imraan, dan An-Nisaa’ dalam satu rakaat. Beliau saw. wasallam tidak melewati (membaca) ayat yang berkenaan dengan rahmat kecuali beliau berdoa, dan tidak melewati (membaca) ayat yang berkenaan dengan adzab kecuali beliau memohon perlindungan kepada-Nya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1000

أَخْبَرَنَا نُوحُ بْنُ حَبِيبٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا قُدَامَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَتْنِي جَسْرَةُ بِنْتُ دَجَاجَةَ قَالَتْ سَمِعْتُ أَبَا ذَرٍّ يَقُولُقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا أَصْبَحَ بِآيَةٍ وَالْآيَةُ{ إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ }
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Nuh bin Habib} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id Al Qaththan} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Qudamah bin Abdullah} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Jasrah binti Dajajah} dia berkata “Aku mendengar {Abu Dzar}, dia berkata, “Rasulullah saw. wasallam shalat hingga pagi dengan membaca ayat, “In Tuadzibhum Fainnahum ‘Ibaduk wa In Taghfirlahum Fainnaka Antal ‘Azizul Hakim” (Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana) (Qs. Al Maa’idah (5): I18) ‘.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1001

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ وَيَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو بِشْرٍ جَعْفَرُ بْنُ أَبِي وَحْشِيَّةَ وَهُوَ ابْنُ إِيَاسٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍفِي قَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ{ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا }قَالَ نَزَلَتْ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُخْتَفٍ بِمَكَّةَ فَكَانَ إِذَا صَلَّى بِأَصْحَابِهِ رَفَعَ صَوْتَهُ وَقَالَ ابْنُ مَنِيعٍ يَجْهَرُ بِالْقُرْآنِ وَكَانَ الْمُشْرِكُونَ إِذَا سَمِعُوا صَوْتَهُ سَبُّوا الْقُرْآنَ وَمَنْ أَنْزَلَهُ وَمَنْ جَاءَ بِهِ فَقَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِنَبِيِّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ{ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ }أَيْ بِقِرَاءَتِكَ فَيَسْمَعَ الْمُشْرِكُونَ فَيَسُبُّوا الْقُرْآنَ{ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا }عَنْ أَصْحَابِكَ فَلَا يَسْمَعُوا{ وَابْتَغِ بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلًا }
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Mani’} dan {Ya’qub bin Ibrahim Ad-Dauraqiy} mereka berdua berkata telah menceritakan kepada kami {Husyaim} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Bisyr Ja’far bin Abu Wahsyiyyah bin Iyas} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu ‘Abbas} tentang firman Allah Azza wa Jalla, “Janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan Janganlah pula merendahkannya.” (Qs. Al Israa’ (17): 1 10), dia berkata “Ayat ini turun dan Rasulullah saw. masih sembunyi-sembunyi dalam berdakwah di Makkah. Jika beliau mengerjakan shalat dengan para sahabatnya, maka beliau saw. mengeraskan suaranya, Ibnu Mani’ berkata, “Beliau memperdengarkan bacaan Al Qur’annya. Adalah orang-orang musyrik yang mendengar suara Rasulullah saw. (saat membaca Al Qur’an) mencela Al Qur’an, yang menurunkannya (Allah), serta yang membawanya (malaikat Jibril). Oleh karena itu Allah Azza wa Jalla berfirman kepada nabi-Nya, “Janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu” yakni dalam bacaannya. -Jika- Orang musyrik mendengar hal ini, maka mereka mencela Al Qur’an.”Dan janganlah pula melirihkannya” dari sahabatmu hingga mereka tidak mendengar.”Dan carilah jalannya diantara keadaan yang demikian.” (Qs. Al Israa’ (17): 110).

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1002

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ إِيَاسٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْفَعُ صَوْتَهُ بِالْقُرْآنِ وَكَانَ الْمُشْرِكُونَ إِذَا سَمِعُوا صَوْتَهُ سَبُّوا الْقُرْآنَ وَمَنْ جَاءَ بِهِ فَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْفِضُ صَوْتَهُ بِالْقُرْآنِ مَا كَانَ يَسْمَعُهُ أَصْحَابُهُ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ{ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلًا }
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Qudamah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Al A’masy} dari {Ja’far bin Iyas} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu ‘Abbas} dia berkata “Dahulu Rasulullah saw. mengeraskan suara dalam membaca Al Qur’an, sehingga bila orang-orang musyrik mendengarnya maka mereka segera mencela Al Qur’an dan yang membawanya. Suatu saat Rasulullah saw. membaca dengan suara pelan hingga tidak bisa didengar oleh sahabatnya, maka Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat: ‘Janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalannya diantara keadaan yang demikian”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1003

أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ عَنْ وَكِيعٍ قَالَ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ عَنْ يَحْيَى بْنِ جَعْدَةَ عَنْ أُمِّ هَانِئٍ قَالَتْكُنْتُ أَسْمَعُ قِرَاءَةَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا عَلَى عَرِيشِي
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ya’qub bin Ibrahim Ad Dauraqiy} dari {Waki’} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Mis’ar} dari {Abu Al ‘Alaa} dari {Yahya bin Ja’dah} dari {Ummu Hani’} dia berkata “Aku mendengar bacaan Rasulullah saw., sementara aku sedang berada di atas bangsal (tandu).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1004

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَأَلْتُ أَنَسًاكَيْفَ كَانَتْ قِرَاءَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَ يَمُدُّ صَوْتَهُ مَدًّا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin ‘Ali} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abdurrahman} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Jarir bin Hazim} dari {Qatadah} dia berkata “Aku bertanya kepada {Anas}, ‘Bagaimana bacaan (Al Qur’an) Rasulullah saw.? ‘ la menjawab, “Rasulullah saw. memanjangkan suaranya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1005

أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ مُصَرِّفٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنْ الْبَرَاءِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ali bin Hujr} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Al A’masy} dari {Thalhah bin Musharrif} dari {‘Abdurrahman bin ‘Ausajah} dari {Al Barra’} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Indahkan suaramu dalam membaca AI Qur ‘an.”