Musnad Penduduk Bashrah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19027
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَقِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ فُلَانًا لَا يُفْطِرُ نَهَارَ الدَّهْرِ قَالَ لَا أَفْطَرَ وَلَا صَامَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il}, telah mengabarkan kepada kami {Al Jurairi} dari {Abul A’la bin Syikhir} dari {Mutharrif} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata di beritahukan kepada Rasulullah saw. bahwa seseorang tidak berbuka (karena puasa) sepanjang hari, lalu Rasulullah saw. bersabda: “Bila dia tidak berbuka berarti ia tidak berpuasa.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19028
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى صَلَاةَ الظُّهْرِ فَلَمَّا سَلَّمَ قَالَ أَيُّكُمْ قَرَأَ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ أَنَا فَقَالَ قَدْ عَلِمْتُ أَنَّ بَعْضَكُمْ خَالَجَنِيهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il}, telah mengabarkan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Zurarah bin `Aufa} dari {‘Imran bin Hushain} bahwa Rasulullah saw. mengerjakan shalat Zhuhur, selepas salam beliau bersabda: “Siapa diantara kalian yang membaca -Sabbihismarabbikal A’la-?.” Seseorang berkata “Saya.” Maka beliau bersabda: “Sungguh aku tahu bahwa sebagaian dari kalian telah mengalahkanku dengan bacaan tersebut.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19029
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ هِلَالٍ عَنْ أَبِي الدَّهْمَاءِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ سَمِعَ بِالدَّجَّالِ فَلْيَنْأَ مِنْهُ فَإِنَّ الرَّجُلَ يَأْتِيهِ وَهُوَ يَحْسِبُ أَنَّهُ مُؤْمِنٌ فَلَا يَزَالُ بِهِ لِمَا مَعَهُ مِنْ الشُّبَهِ حَتَّى يَتَّبِعَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id}, telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Hassan}, telah menceritakan kepada kami {Humaid bin Hilal} dari {Abu Dahma`} dari {‘Imran bin Hushain} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Barangsiapa mendengar Dajjal, maka menjauhlah darinya karena seseorang yang menemuinya akan mengira bahwa dia orang beriman, dan dia terus seperti itu hingga orang tersebut mengikutinya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19030
حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ جَامِعِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ مُحْرِزٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْبَلُوا الْبُشْرَى يَا بَنِي تَمِيمٍ قَالَ قَالُوا قَدْ بَشَّرْتَنَا فَأَعْطِنَا قَالَ اقْبَلُوا الْبُشْرَى يَا أَهْلَ الْيَمَنِ قَالَ قُلْنَا قَدْ قَبِلْنَا فَأَخْبِرْنَا عَنْ أَوَّلِ هَذَا الْأَمْرِ كَيْفَ كَانَ قَالَ كَانَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قَبْلَ كُلِّ شَيْءٍ وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ وَكَتَبَ فِي اللَّوْحِ ذِكْرَ كُلِّ شَيْءٍقَالَ وَأَتَانِي آتٍ فَقَالَ يَا عِمْرَانُ انْحَلَّتْ نَاقَتُكَ مِنْ عِقَالِهَا قَالَ فَخَرَجْتُ فَإِذَا السَّرَابُ يَنْقَطِعُ بَيْنِي وَبَيْنَهَا قَالَ فَخَرَجْتُ فِي أَثَرِهَا فَلَا أَدْرِي مَا كَانَ بَعْدِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah}, telah menceritakan kepada kami {Al `A’masy} dari {Jami’ bin Syadad} dari {Shafwan bin Muhriz} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Wahai bani Tamim, bergembiralah.” Mereka menjawab “Sungguh engkau telah memberi kabar gembira pada kami, maka berikanlah sesuatu kepada kami.” Kemudian beliau bersabda: “Terimalah kabar gembira wahai penduduk Yaman.” ‘Imran bin Hushain berkata Maka kami menjawab “Ya, kami telah terimanya, maka kabarkanlah pada kami permulaan urusan ini, bagaimana ia datang?.” Beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta’ala adalah Dzat yang paling awal, sedang ‘Arsy-nya di atas air, kemudian Dia menulis segala sesuatu di -Al Lauh-.” Lalu seseorang mendatangiku dan berkata “Hai ‘Imran, untamu lepas dari kekangnya!.” Imran berkata Maka akupun keluar, ternyata talinya telah lepas hingga memisahkanku dengan untaku, lalu aku keluar untuk mencari jejaknya, maka aku tidak tahu apa yang terjadi setelahku.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19031
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا يُونُسُ قَالَ نُبِّئْتُ أَنَّ الْمِسْوَرَ بْنَ مَخْرَمَةَ جَاءَ إِلَى الْحَسَنِ فَقَالَ إِنَّ غُلَامًا لِي أَبَقَ فَنَذَرْتُ إِنْ أَنَا عَايَنْتُهُ أَنْ أَقْطَعَ يَدَهُ فَقَدْ جَاءَ فَهُوَ الْآنَ بِالْجِسْرِ قَالَ فَقَالَ الْحَسَنُ لَا تَقْطَعْ يَدَهُ وَحَدَّثَهُ أَنَّرَجُلًا قَالَ لِعِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ إِنَّ عَبْدًا لِي أَبَقَ وَإِنِّي نَذَرْتُ إِنْ أَنَا عَايَنْتُهُ أَنْ أَقْطَعَ يَدَهُ قَالَ فَلَا تَقْطَعْ يَدَهُ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَؤُمُّ فِينَا أَوْ قَالَ يَقُومُ فِينَا فَيَأْمُرُنَا بِالصَّدَقَةِ وَيَنْهَانَا عَنْ الْمُثْلَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il}, telah mengabarkan kepada kami {Yunus}, ia berkata {aku diberitahu} bahwa Al Miswar bin Makhramah datang kepada Al Hasan sambil berkata “Sungguh budakku telah melarikan diri dariku, dan aku bernadzar bila aku dapat menemukannya, maka aku akan memotong tangannya.” Sungguh sekarang ia telah sampai di jembatan.” {Al Hasan} berkata “Jangan kamu potong tangannya!, ” Lalu ia menceritakan pada kami bahwa ada seseorang berkata pada {‘Imran bin Hushain} “Sesungguhnya budakku telah melarikan diri dariku, dan aku bernadzar jika mendapatkannya, maka aku akan memotong tangannya.” ‘Imran berkata “Jangan kamu potong tangannya, karena Rasulullah saw. pernah berdiri di hadapan kami, beliau memerintahkan kami untuk selalu bersedekah dan melarang memutilasi.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19032
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَشَهِدْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْفَتْحَ فَأَقَامَ بِمَكَّةَ ثَمَانِ عَشْرَةَ لَيْلَةً لَا يُصَلِّي إِلَّا رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَقُولُ لِأَهْلِ الْبَلَدِ صَلُّوا أَرْبَعًا فَإِنَّا سَفْرٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Ali bin Zaid} dari {Abu Nadlrah} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata “Aku ikut menyaksikan peristiwa Fathu Makkah bersama Rasulullah saw., beliau bermukim di Makkah selama delapan belas malam dan beliau tidak shalat kecuali dua rakaat-dua rakaat, kemudian beliau bersabda terhadap penduduk kota: ” Shalatlah kalian empat rakaat, karena kami dalam perjalanan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19033
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَى رَجُلَيْنِ مِنْ الْمُسْلِمِينَ بِرَجُلٍ مِنْ الْمُشْرِكِينَ مِنْ بَنِي عُقَيْلٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il}, telah mengabarkan kepada kami {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Muhallab} dari {‘Imran bin Hushain} bahwa Rasulullah saw. menukar dua tawanan muslim dengan orang-orang musyrik dari bani ‘Uqail.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19034
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ الثَّقَفِيُّ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ مُحَمَّدٍأَنَّ زِيَادًا اسْتَعْمَلَ الْحَكَمَ بْنَ عَمْرٍو الْغِفَارِيَّ عَلَى خُرَاسَانَ قَالَ فَجَعَلَ عِمْرَانُ يَتَمَنَّاهُ فَلَقِيَهُ بِالْبَابِ فَقَالَ لَقَدْ كَانَ يُعْجِبُنِي أَنْ أَلْقَاكَ هَلْ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا طَاعَةَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ قَالَ الْحَكَمُ نَعَمْ قَالَ فَكَبَّرَ عِمْرَانُ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab bin Abdul Majid Ats Tsaqafi} dari {Ayyub} dari {Muhammad} bahwa Ziyad menyuruh Al Hakam bin ‘Amru Al Ghifari ke Khurasan. Lalu {‘Imran bin Hushain} berharap bertemu dengannya di pintu gerbang kota. Imran berkata “Sungguh aku takjub bisa bertemu denganmu, bilakah engkau mendengar bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada ketaatan dalam rangka bermaksiat pada Allah?.” {Al Hakam} menjawab “Ya.” Lalu {‘Imran bin Hushain} ra.pun bertakbir.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19035
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ رَجُلٍ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَصَلَّيْتُ خَلْفَ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ صَلَاةً ذَكَّرَنِي صَلَاةً صَلَّيْتُهَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْخَلِيفَتَيْنِ قَالَ فَانْطَلَقْتُ فَصَلَّيْتُ مَعَهُ فَإِذَا هُوَ يُكَبِّرُ كُلَّمَا سَجَدَ وَكُلَّمَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السُّجُودِفَقُلْتُ يَا أَبَا نُجَيْدٍ مَنْ أَوَّلُ مَنْ تَرَكَهُ قَالَ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ حِينَ كَبِرَ وَضَعُفَ صَوْتُهُ تَرَكَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab}, telah menceritakan kepada kami {Khalid} dari {seseorang} dari {Mutharrif bin Syikhir} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata “Aku shalat di belakang Ali bin Abu Thalib radliallahu ‘anhu yang mengingatkanku ketika shalat di belakang Rasulullah saw. dan dua Khalifah (yaitu Abu Bakar dan Umar) lalu aku pergi dan shalat bersamanya, beliau bertakbir setiap kali hendak sujud dan mengangkat kepala dari sujud. Lalu aku bertanya “Wahai Abu Nujaid siapakah yang pertama kali meninggalkannya?.” Ia menjawab “Utsman bin ‘Affan radliallahu ‘anhu ketika sudah tua dan lemah suaranya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19036
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سُلَيْمَانَ يَعْنِي التَّيْمِيَّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ أَوْ لِغَيْرِهِ هَلْ صُمْتَ سِرَارَ هَذَا الشَّهْرِ قَالَ لَا قَالَ فَإِذَا أَفْطَرْتَ أَوْ أَفْطَرَ النَّاسُ فَصُمْ يَوْمَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abu ‘Adi} dari {Sulaiman} yaitu At Taimy dari {Abul Al `A’la} dari {Mutharrif} dari {‘Imran bin Hushain} bahwa Rasulullah saw. bersabda padanya atau selainnya: “Apakah engkau puasa di pertengahan bulan ini?.” Ia menjawab “Tidak.” Beliau pun bersabda: “Bila engkau berbuka maka puasalah dua hari saja.”