Musnad Penduduk Bashrah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 19057

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي مِرَايَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا طَاعَةَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ تَعَالَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Syu’bah}, telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Abu Mirayah} dari {‘Imran bin Hushain} dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: “Tidak ada ketaatan dalam rangka maksiat pada Allah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 19058

حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ رَبَاحٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا السَّوَّارِ قَالَ سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya}, telah menceritakan kepada kami {Khalid bin Rabah} dia berkata Aku mendengar {Abu Siwar} berkata Aku mendengar {‘Imran bin Hushain} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Malu itu semuanya baik.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 19059

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي أَبُو جَمْرَةَ حَدَّثَنِي زَهْدَمُ بْنُ مُضَرِّبٍ قَالَ سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُكُمْ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ لَا أَدْرِي مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثَةً ثُمَّ يَأْتِي أَوْ يَجِيءُ بَعْدَكُمْ قَوْمٌ يَنْذُرُونَ فَلَا يُوفُونَ وَيَخُونُونَ وَلَا يُؤْتَمَنُونَ وَيَشْهَدُونَ وَلَا يُسْتَشْهَدُونَ وَيَفْشُو فِيهِمْ السِّمَنُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Syu’bah} telah menceritakan padaku {Abu Jamrah} telah menceritakan kepada kami {Zahdam Mudlarrib} dia berkata Aku mendengar {‘Imran bin Hushain} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang hidup pada masaku kemudian masa setelah itu kemudian masa setelah itu, -aku tidak tahu, beliau menyebutkannya dua atau tiga kali- kemudian akan datang setelah kalian suatu kaum yang berjanji tapi tidak menepatinya, mereka khianat dan tiada dapat dipercaya, mereka bersaksi padahal tidak di minta persaksiannya, yang paling mencolok dari mereka adalah kegemukan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 19060

حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا عِمْرَانُ الْقَصِيرُ حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَنَزَلَتْ آيَةُ الْمُتْعَةِ فِي كِتَابِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى وَعَمِلْنَا بِهَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ تَنْزِلْ آيَةٌ تَنْسَخُهَا وَلَمْ يَنْهَ عَنْهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى مَاتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya}, telah menceritakan kepada kami {‘Imran bin Qashir}, telah menceritakan kepada kami {Abu Raja’} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata “Telah turun ayat tentang (haji) tamattu’ dalam kitabullah Tabaraka wa Ta’ala, kami pun mematuhinya sedang Nabi saw. berada di tengah-tengah kami, sementara tidak ada satu ayat pun yang turun menghapusnya dan melarangnya hingga Nabi saw. wafat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 19061

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ يَعْنِي ابْنَ مِغْوَلٍ عَنْ حُصَيْنٍ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا رُقْيَةَ إِلَّا مِنْ عَيْنٍ أَوْ حُمَةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair}, telah mengabarkan kepada kami {Malik yaitu Ibnu Mighwal} dari {Hushain} dari {Asya’by} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada ruqyah kecuali karena penyakit ‘ain atau demam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 19062

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الشُّعَيْثِيُّ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ وَعِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَامَا خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُطْبَةً إِلَّا أَمَرَنَا بِالصَّدَقَةِ وَنَهَانَا عَنْ الْمُثْلَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’}, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah Asy Syu’aitsi} dari {Abu Qilabah} dari {Samurah bin Jundub} dan {‘Imran bin Hushain} keduanya berkata “Tidaklah Rasulullah saw. berkhutbah di hadapan kami melainkan beliau selalu memerintahkan kami bersedekah dan melarang memutilasi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 19063

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ جَامِعِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ مُحْرِزٍ الْمَازِنِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَجَاءَ نَفَرٌ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَبْشِرُوا قَالُوا بَشَّرْتَنَا فَأَعْطِنَا قَالَ فَقَدِمَ عَلَيْهِ حَيٌّ مِنْ الْيَمَنِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْبَلُوا الْبُشْرَى إِذْ لَمْ يَقْبَلْهَا بَنُو تَمِيمٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Sufyan} dari {Jami’ bin Syaddad} dari {Shafwan bin Muhriz Al Mazini} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata Sekelompok orang dari Bani Tamim dating kepada Rasulullah saw., lalu beliau bersabda: “Bergembiralah wahai Bani Tamim!.” Mereka menjawab “Engkau telah memberi kabar gembira pada kami, maka berilah sesuatu kepada kami!.” Imran melanjutkan Selang beberapa saat, sekelompok orang dari Yaman datang, lalu Nabi saw. bersabda: “Terimalah kabar gembira ini, karena bani Tamim tidak menerimanya!.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 19064

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ حَيَّانَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَسْأَلَةُ الْغَنِيِّ شَيْنٌ فِي وَجْهِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’}, telah menceritakan kepada kami {Ja’far bin Hayyan} dari {Al Hasan} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Orang kaya yang suka meminta-minta akan dikenali keburukan pada wajahnya di hari kiamat kelak.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 19065

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَلَفَ عَلَى يَمِينٍ كَاذِبَةٍ مَصْبُورَةٍ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ بِوَجْهِهِ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid}, telah mengabarkan kepada kami {Hisyam} dari {Muhammad} dari {‘Imran bin Hushain} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Barangsiapa bersumpah dengan kedustaan secara sengaja, hendaknya ia memepersiapkan wajahnya untuk ditempatkan di neraka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 19066

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي سَبْعُونَ أَلْفًا بِغَيْرِ حِسَابٍ لَا يَكْتَوُونَ وَلَا يَسْتَرْقُونَ وَلَا يَتَطَيَّرُونَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ قَالَ فَقَامَ عُكَّاشَةُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ فَقَالَ أَنْتَ مِنْهُمْ قَالَ فَقَامَ رَجُلٌ آخَرُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ قَالَ قَدْ سَبَقَكَ بِهَا عُكَّاشَةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid}, telah mengabarkan kepada kami {Hisyam} dari {Al Hasan} dari {‘Imran bin Hushain} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Ada tujuh puluh ribu orang dari Ummatku yang masuk surga tanpa hisab, mereka adalah orang yang tidak menggunakan pengobatan dengan kay, tidak meminta diruqyah, tidak tathayyur dan mereka selalu bertawakkal hanya kepada Tuhan mereka.” ‘Ukasyah berkata “Ya Rasulullah, berdo’alah kepada Allah agar aku temasuk di antara mereka!.” Beliau menjawab: “Ya, kamu temasuk di antara mereka.” Lalu seseorang bediri dan mengatakan “Ya Rasulullah, berdo’alah kepada Allah agar aku temasuk di antara mereka!.” Beliau menjawab: “Kamu telah di dahului oleh ‘Ukasyah.”