Musnad Penduduk Bashrah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19077
حَدَّثَنَا عَلِيٌّ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي حَسَّانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَكَانَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَدِّثُنَا عَنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ حَتَّى يُصْبِحَ لَا يَقُومُ فِيهَا إِلَّا إِلَى عُظْمِ صَلَاةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali}, telah menceritakan kepada kami {Mu’adz bn Hisyam}, telah menceritakan padaku {Ayahku} dari {Qatadah} dari {Abu Hassan} dari {Abdullah bin ‘Amru} dia berkata Nabiyullah saw. pernah menceritakan kepada kami tentang bani Israil hingga beliau tidak beranjak dari duduknya kecuali karena keagungan shalat.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19078
حَدَّثَنَا عَلِيٌّ حَدَّثَنَا مُعَاذٌ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ عَوْنٍ وَهُوَ الْعَقِيلِيُّ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَكَانَ عَامَّةُ دُعَاءِ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا أَخْطَأْتُ وَمَا تَعَمَّدْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا جَهِلْتُ وَمَا تَعَمَّدْتُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali}, telah menceritakan kepada kami {Mu’adz}, telah menceritakan padaku {Ayahku} dari {‘Aun yaitu Al ‘Aqilli} dari {Mutharrif} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata kebanyakan do’a yang di panjatkan oleh Nabi saw. adalah: “ALLAHUMMAGHFIRLII MAA AKHTHA`TU WAMAA TA’AMMADTU WAMAA ASRARTU WAMAA A’LANTU WAMAA JAHILTU WAMAA TA’AMMADTU (Ya Allah ampunilah dosa-dosaku yang aku sengaja ataupun tidak, yang aku sembunyikan atau yang aku nampakkan, yang karena kebodohanku atau kesengajaanku).”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19079
حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَن أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍأَنَّ امْرَأَةً مِنْ جُهَيْنَةَ أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ حُبْلَى مِنْ زِنًا فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ فَدَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلِيَّهَا فَقَالَ أَحْسِنْ إِلَيْهَا فَإِذَا وَضَعَتْ حَمْلَهَا فَأْتِنِي بِهَا فَفَعَلَ فَأَمَرَ بِهَا فَشُكَّتْ عَلَيْهَا ثِيَابُهَا ثُمَّ أَمَرَ بِهَا فَرُجِمَتْ ثُمَّ صَلَّى عَلَيْهَا فَقَالَ لَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ تُصَلِّي عَلَيْهَا وَقَدْ رَجَمْتَهَا فَقَالَ لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ قُسِمَتْ بَيْنَ سَبْعِينَ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ لَوَسِعَتْهُمْ وَهَلْ وَجَدْتَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ جَادَتْ بِنَفْسِهَا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Amir}, telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Muhallab} dari {‘Imran bin Hushain} bahwa seorang wanita dari Bani Juhainah datang kepada Nabi saw., padahal dirinya tengah hamil akibat zina, maka Nabi saw. memanggil walinya dan berkata: “Rawatlah wanita ini dengan baik, apabila telah melahirkan, kabarkanlah kepadaku!.” Setelah walinya melaksanakan perintah tersebut. Nabi saw. memerintahkan supaya wanita itu mengenakan pakaian yang erat (supaya tidak tersingkap auratnya ketika ekskusi), kemudian beliau memerintahkan untuk merajamnya, seusai di rajam, beliau menshalatkan jenazahnya. Serentak Umar Radhiyallahu Ta’ala ‘anhu berkata “Anda menshalatkan jenazahnya padahal anda telah merajamnya?.” Beliau menjawab: “Sungguh dia telah bertaubat, kalau sekiranya taubatnya dibagi-bagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, niscaya taubatnya akan mencukupi mereka, adakah taubat yang lebih baik daripada seseorang yang menyerahkan dirinya kepada Allah Azza wa Jalla.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19080
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي رَجَاءٍ الْعُطَارِدِيِّ قَالَجَاءَ عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ إِلَى امْرَأَتِهِ مِنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ حَدِّثْنَا مَا سَمِعْتَ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّهُ لَيْسَ بِعَيْنِ حَدِيثٍ فَأَغْضَبَتْهُ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ نَظَرْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَنَظَرْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq}, telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Qatadah} dari {Abu Raja` Al ‘Utharidi} dia berkata sekembalinya dari sisi Rasulullah saw., {‘Imran bin Hushain} datang menemui istrinya, lalu isterinya berkata “Ceritakan kepadaku apa yang kau dapat dari nabi saw.!.” Ia berkata “Itu bukan hadits semata.” Isterinya pun menunjukan kemarahan kepadanya. Lalu ‘Imran berkata Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Aku melihat di surga, sedangkan kebanyakan penghuninya adalah orang-orang miskin dan aku melihat ke neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah para wanita.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19081
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ وَعَفَّانُ الْمَعْنَى وَهَذَا حَدِيثُ عَبْدِ الرَّزَّاقِ قَالَا ثَنَا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ الرِّشْكُ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَبَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَرِيَّةً وَأَمَّرَ عَلَيْهِمْ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَأَحْدَثَ شَيْئًا فِي سَفَرِهِ فَتَعَاهَدَ قَالَ عَفَّانُ فَتَعَاقَدَ أَرْبَعَةٌ مِنْ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَذْكُرُوا أَمْرَهُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عِمْرَانُ وَكُنَّا إِذَا قَدِمْنَا مِنْ سَفَرٍ بَدَأْنَا بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَلَّمْنَا عَلَيْهِ قَالَ فَدَخَلُوا عَلَيْهِ فَقَامَ رَجُلٌ مِنْهُمْ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عَلِيًّا فَعَلَ كَذَا وَكَذَا فَأَعْرَضَ عَنْهُ ثُمَّ قَامَ الثَّانِي فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عَلِيًّا فَعَلَ كَذَا وَكَذَا فَأَعْرَضَ عَنْهُ ثُمَّ قَامَ الثَّالِثُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عَلِيًّا فَعَلَ كَذَا وَكَذَا فَأَعْرَضَ عَنْهُ ثُمَّ قَامَ الرَّابِعُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عَلِيًّا فَعَلَ كَذَا وَكَذَا قَالَ فَأَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الرَّابِعِ وَقَدْ تَغَيَّرَ وَجْهُهُ فَقَالَ دَعُوا عَلِيًّا دَعُوا عَلِيًّا إِنَّ عَلِيًّا مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ وَهُوَ وَلِيُّ كُلِّ مُؤْمِنٍ بَعْدِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} dan {‘Affan} sedangkan maksudnya sama, sementara hadits ini adalah haditsnya Abdurrazaq, keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Ja’far bin Sulaiman}, telah menceritakan kepada kami {Yazid Ar Risyk} dari {Mutharrif bin Abdullah} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata “Rasulullah saw. pernah mengutus pasukan dan menunjuk Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu Ta’ala ‘Anhu sebagai komandannya, dalam perjalanan Ali melakukan sesuatu hal, Maka empat orang sahabat Muhammad saw. bersepakat -‘Affan mengatakan dengan redaksi ta’aqada (sepakat) “- untuk mengadukan perbuatannya kepada Rasulullah saw. -‘Imran bin Hushain berkata “Apabila baru datang dari perjalanan kami biasa menemui Rasulullah saw. terlebih dahulu, lalu kami mengucapkan salam kepadanya.- Imran melanjutkan “Kemudian mereka menemui Nabi, orang pertama dari mereka berdiri dan berkata “Ya Rasulullah, sesungguhnya Ali telah melakukan ini dan itu.” Namun beliau berpaling. Kemudian orang kedua berdiri dan mengatakan “Ya Rasulullah, sesungguhnya Ali telah melakukan ini dan itu.” Namun beliau tetap berpaling. Kemudian orang ketiga berdiri dan mengatakan “Ya Rasulullah, sesungguhnya Ali telah melakukan ini dan itu.” Namun beliau tetap berpaling. Selanjutnya orang keempat berdiri dan mengatakan “Ya Rasulullah, sesungguhnya Ali telah melakukan ini dan itu.” Imran mengatakan “Setelah itu Rasulullah saw. menghadapkan mukanya kepada orang keempat, sementara wajahnya telah berubah, lalu Beliau bersabda: “Biarkanlah Ali, biarkanlah Ali, Sesungguhnya Ali termasuk dari bagianku dan aku termasuk dari bagiannya dan dia adalah wali setiap mukmin setelahku.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19082
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ انْتَهَبَ نُهْبَةً فَلَيْسَ مِنَّا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam}, telah menceritakan kepada kami {Zuhair} dari {Humaid Ath Thawil} dari {Al Hasan} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa merampok, maka ia bukan dari golongan kami.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19083
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ يَعْنِي ابْنَ مِغْوَلٍ عَنْ حُصَيْنٍ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا رُقْيَةَ إِلَّا مِنْ عَيْنٍ أَوْ حُمَةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam}, telah menceritakan kepada kami {Malik yaitu Ibnu Mighwal} dari {Hushain} dari {Asy Sya’by} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada ruqyah kecuali karena penyakit ‘ain dan demam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19084
حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍأَنَّ غُلَامًا لِأُنَاسٍ فُقَرَاءَ قَطَعَ أُذُنَ غُلَامٍ لِأُنَاسٍ أَغْنِيَاءَ فَأَتَى أَهْلُهُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا يَا نَبِيَّ اللَّهِ إِنَّا نَاسٌ فُقَرَاءُ فَلَمْ يَجْعَلْ عَلَيْهِ شَيْئًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mu’adz bin Hisyam}, telah menceritakan padaku {Ayahku} dari {Qatadah} dari {Abu Nadhrah} dari {‘Imran bin Hushain} bahwa “Budak laki-laki milik orang miskin memotong telingan budak laki-laki milik orang kaya. Lalu keluarga budak (milik orang miskin) tersebut mendatangi Nabi saw. dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kami ini adalah orang-orang yang miskin! ‘ beliau akhirnya tidak memberikan hukuman apapun (tidak wajib membayar diyat).”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19085
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عَتِيقٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍأَنَّ رَجُلًا أَعْتَقَ سِتَّةَ أَعْبُدٍ لَهُ فَأَقْرَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَهُمْ فَأَعْتَقَ اثْنَيْنِ وَأَرَقَّ أَرْبَعَةًقَالَ مُحَمَّدُ بْنُ سِيرِينَ لَوْ لَمْ يَبْلُغْنِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَهُ لَجَعَلْتُهُ رَأْيِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq}, telah mengabarkan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Yahya bin ‘Atiq} dari {Muhammad bin Sirin} dari {‘Imran bin Hushain} bahwa seorang laki-laki hendak membebaskan enam budaknya. (mendengar itu) Rasulullah saw. mengundi budak-budak tersebut, hingga dua orang budak menjadi merdeka sedang empat lainnya tetap menjadi budak. {Muhammad bin Sirin} berkata “Kalau sekiranya belum sampai padaku bahwa hal itu dari Rasulullah saw., tentu aku telah menjadikannya sebagai pendapatku.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19086
حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّهُ قَالَتَمَتَّعْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَنْهَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ ذَلِكَ عَنْهَا وَلَمْ يَنْزِلْ مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فِيهَا نَهْيٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mu`ammal}, telah menceritakan kepada kami {Hammad}, telah mengabarkan kepada kami {Humaid} dari {Al Hasan} dari {‘Imran bin Hushain} bahwa dia berkata “Kami pernah melakukan haji tamattu’ bersama Rasulullah saw., namun beliau tidak melarang kami melakukan hal itu dan tidak ada satu ayat pun yang turun untuk melarangnya.”