Musnad Penduduk Bashrah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19127
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي دَاوُدَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ لَهُ عَلَى رَجُلٍ حَقٌّ فَمَنْ أَخَّرَهُ كَانَ لَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ صَدَقَةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami {Aswad bin ‘Amir}, telah mengabarkan kepada kami {Abu Bakar} dari {Al ‘A’masy} dari {Abu Dawud} dari {‘Imran bin Hushain} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa haknya terdapat pada orang lain, selama masih diakhirkan (ditunda pengambilannya) maka baginya pahala sedekah setiap hari.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19128
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ أَوْ لِغَيْرِهِ هَلْ صُمْتَ مِنْ سُرَرِ شَعْبَانَ شَيْئًا قَالَ لَا قَالَ فَإِذَا أَفْطَرْتَ فَصُمْ يَوْمَيْنِحَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنِ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَمْ يَقُلْ يَوْمَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami {Rauh}, telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Tsabit} dari {Mutharrif} dari {‘Imran bin Hushain} bahwa Nabi saw. bersabda padanya atau pada yang lain: “Apakah kamu biasa berpuasa di awal bulan Sya’ban?.” Ia menjawab “Tidak.” Beliau bersabda: “Apabila kamu tidak berpuasa, maka berpuasalah dua hari (pada bulan tersebut).” Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami {Rauh}, telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Al Jurairi} dari {Abul ‘A’la} dari {Mutharrif} dari {‘Imran bin Hushain} dari Nabi saw. dengan lafadz sama, naum ia tidak menyebutkan kata, ‘dua hari’.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19129
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا رَوْحٌ وَعَفَّانُ قَالَا ثَنَا حَمَّادٌ عَن أَبِي التَّيَّاحِ قَالَ عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ عَنْ حَفْصٍ اللَّيْثِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْحَنْتَمِ وَلُبْسِ الْحَرِيرِ وَالتَّخَتُّمِ بِالذَّهَبِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan padaku ayahku, telah menceritakan kepada kami {Rauh} dan {‘Affan} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Abu Tayyah}, – {‘Affan} mengatakan telah menceritakan kepada kami {Abu Tayyah} – dari {Hafsh Al Laitsi} dari {‘Imran bin Hushain} ia berkata Rasulullah saw. melarang menggunakan hantam, mengenakan sutera dan memakai cincin emas.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19130
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ رَجُلًا مِنْ بَنِي لَيْثٍ يَقُولُ أَشْهَدُ عَلَى عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّهُ حَدَّثَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْحَنَاتِمِ وَعَنْ خَاتَمِ الذَّهَبِ وَعَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami {Rauh}, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, telah menceritakan kepada kami {Abu Tayyah} ia berkata aku mendengar {seseorang} dari bani Laits berkata aku bersaksi atas {‘Imran bin Hushain} bahwa dia pernah menyebutkan hadits bahwa Rasulullah saw. melarang menggunakan wadah hantam, memakai cincin dari emas dan mengenakan sutera.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19131
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ يَعْنِي ابْنَ يَسَارٍ قَالَ وَحَدَّثَنَا أَبُو الْعَلَاءِ يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَإِذَا أَكْثَرُ أَهْلِهَا النِّسَاءُ وَاطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَإِذَا أَكْثَرُ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Dawud}, telah menceritakan kepada kami {Adl Dlahhak yaitu Ibnu Yasar} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abul ‘A’la Yazid bin Abdullah} dari {Mutharrif} dari {‘Imran bin Hushain} bahwa Nabi saw. bersabda: “Aku menengok ke neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita, lalu aku menengok ke surga, ternyata kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19132
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ وَعَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ قَالَ حَدَّثَنِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ قَالَ وَكَانَ رَجُلًا مَبْسُورًا قَالَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الصَّلَاةِ وَالرَّجُلُ قَاعِدٌ فَقَالَ مَنْ صَلَّى قَائِمًا فَهُوَ أَفْضَلُ وَمَنْ صَلَّى قَاعِدًا فَلَهُ نِصْفُ أَجْرِ الْقَائِمِ وَمَنْ صَلَّى نَائِمًا فَلَهُ نِصْفُ أَجْرِ الْقَاعِدِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami {Abdussamad}, telah menceritakan kepada kami {Ayahku}, telah menceritakan kepada kami {Husain}, dari {Ibnu Buraidah} dan {‘Affan}, telah menceritakan kepada kami {Abdul Warits}, telah menceritakan kepada kami {Husain Al Mu’allim}, telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Buraidah} berkata telah menceritakan kepadaku {‘Imran bin Hushain} ia berkata seorang laki-laki yang menderita wasir berkata “Aku bertanya kepada Rasulullah saw. shalatnya seseorang dengan duduk, beliau bersabda: “Barangsiapa shalat dengan berdiri, maka ia lebih utama dan barangsiapa shalat dengan duduk, maka pahalanya setengah dari shalat dengan berdiri, dan barangsiapa shalat dengan berbaring, pahalanya setengah dari shalat dengan duduk.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19133
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَاجِبُ بْنُ عُمَرَ أَبُو خُشَيْنَةَ الثَّقَفِيُّ حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْأَعْرَجِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي سَبْعُونَ أَلْفًا بِغَيْرِ حِسَابٍ قَالَ مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ هُمْ الَّذِينَ لَا يَسْتَرْقُونَ وَلَا يَكْتَوُونَ وَلَا يَتَطَيَّرُونَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami {Abdussamad}, telah menceritakan kepada kami {Hajib bin Umar Abu Khusyainah Ats Tsaqafi}, telah menceritakan kepada kami {Al Hakam bin Al A’raj}, telah menceritakan kepada kami {‘Imran bin Hushain} bahwa Nabi saw. bersabda: “Tujuh puluh ribu dari ummatku akan masuk surga tanpa hisab dan azab, mereka adalah orang-orang yang tidak berobat dengan kay, tidak meruqyah, tidak bertathayyur dan hanya kepada Rabbnya mereka bertawakal.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19134
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَذْرَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَوْ فِي غَضَبٍ وَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ الْيَمِينِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami {Abdulah bin Al Walid}, telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Muhammad bin Zubair} dari {Al Hasan} dari {‘Imran bin Hushain} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada nadzar dalam keadaan marah dan kafaratnya adalah kafarat sumpah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19135
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفَ بْنَ الشِّخِّيرِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَقَلَّ سَاكِنِي أَهْلِ الْجَنَّةِ النِّسَاءُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan padaku {Hasyim}, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, telah menceritakan kepada kami {Abu At Tayyah} ia berkata Aku mendengar {Mutharrif bin Syikhkhir} dari {‘Imran bin Hushain} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya wanita adalah penghuni surga yang paling sedikit.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19136
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا جَلَبَ وَلَا جَنَبَ وَلَا شِغَارَ فِي الْإِسْلَامِ وَمَنْ انْتَهَبَ نُهْبَةً فَلَيْسَ مِنَّا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami {‘Affan}, telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah}, telah mengabarkan pada kami {Humaid} dari {Al Hasan} dari {‘Imran bin Hushain} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada jalab, janab dan tidak ada nikah syighar dalam Islam, barangsiapa merampok (marampas) harta orang lain, maka ia bukan dari golongan kami.”