Musnad Penduduk Bashrah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18957
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ خَالِدٍ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ بِمَا بَيْنَ السِّتِّينَ إِلَى الْمِائَةِ يَعْنِي فِي الصُّبْحِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Sufyan} dari {Kkhalid} dari {Abu Al Minhal} dari {Abu Barzah} bahwa Nabi saw. membaca ayat antara enam puluh hingga seratus ayat di shalat subuh.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18958
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنِي شَدَّادُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنِي جَابِرُ بْنُ عَمْرٍو الرَّاسِبِيُّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيَّ يَقُولُقَتَلْتُ عَبْدَ الْعُزَّى بْنَ خَطَلٍ وَهُوَ مُتَعَلِّقٌ بِسِتْرِ الْكَعْبَةِ وَقُلْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مُرْنِي بِعَمَلٍ أَعْمَلُهُ فَقَالَ أَمِطْ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} Telah menceritakan padaku {Syaddad bin Sa’id} Telah menceritakan padaku {Jabir bin ‘Amru Ar Rasiby} berkata Aku mendengar {Abu Barzah Al Aslamy} berkata “Aku telah membunuh Abdul ‘Uzza bin Khaththal sedang ia berlindung dibalik tirai ka’bah dan aku berkata kepada Rasulullah saw. “Wahai Rasulullah perintahkanlah aku suatu amalan yang bisa aku lakukan!.” Rasulullah saw. bersabda: ” Jauhkanlah gangguan dari jalan, niscaya itu menjadi sedekah untukmu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18959
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ قَالَقَالَ لِي أَبِي انْطَلِقْ إِلَى أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ فَانْطَلَقْتُ مَعَهُ حَتَّى دَخَلْنَا عَلَيْهِ فِي دَارِهِ وَهُوَ قَاعِدٌ فِي ظِلِّ عُلْوٍ مِنْ قَصَبٍ فَجَلَسْنَا إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ شَدِيدِ الْحَرِّ فَسَأَلَهُ أَبِي حَدِّثْنِي كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الْمَكْتُوبَةَ قَالَ كَانَ يُصَلِّي الْهَجِيرَ الَّتِي تَدْعُونَهَا الْأُولَى حِينَ تَدْحَضُ الشَّمْسُ وَكَانَ يُصَلِّي الْعَصْرَ ثُمَّ يَرْجِعُ أَحَدُنَا إِلَى رَحْلِهِ فِي أَقْصَى الْمَدِينَةِ وَالشَّمْسُ حَيَّةٌ قَالَ وَنَسِيتُ مَا قَالَ فِي الْمَغْرِبِ قَالَ وَكَانَ يَسْتَحِبُّ أَنْ يُؤَخِّرَ الْعِشَاءَ الَّتِي تَدْعُونَهَا الْعَتَمَةَ قَالَ وَكَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَهَا وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا قَالَ وَكَانَ يَنْفَتِلُ مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ حِينَ يَعْرِفُ أَحَدُنَا جَلِيسَهُ وَكَانَ يَقْرَأُ بِالسِّتِّينَ إِلَى الْمِائَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {‘Auf} dari {Abu Al Minhal} berkata bapakku berkata padaku “Pergilah kepada {Abu Barzah Al Aslamy}!.” Maka aku pun pergi menemuinya bersama ayahku hingga sampai di rumahnya sedang ia sedang duduk bersandar pada salah satu tiang rumahnya yang terbuat dari bambu. Kami pun duduk di hadapannya sedang hari waktu itu sangat panas, ayahku lalu bertanya “Katakan padaku bagaimana Rasulullah saw. melaksanakan shalat wajib!.” Ia berkata Adalah beliau Rasulullah saw. apabila melaksanakan shalat di siang hari yang panas(shalat Zhuhur) yang kalian sebut pertama adalah ketika matahari bergeser ke barat, adapun untuk shalat ‘Ashar adalah ketika salah seorang diantara kami pulang ke rumahnya di Madinah sedang matahari masih bersinar terang sepenggalah.” Ia (Abu Barzah) melanjutkan “Dan aku lupa apa yang dikatakannya (Rasulullah) di waktu Maghrib dan Beliau (Rasulullah) menyukai untuk mengakhirkan shalat ‘Isya serta beliau membenci tidur sebelumnya (sebelum ‘Isya) dan berkata-kata (ngobrol) setelahnya. Beliau menyelesaikan shalat shubuh ketika salah seorang dari kami mengetahui bahwa beliau telah membaca enam puluh hingga seratus ayat.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18960
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ مُسَاوِرِ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَأَتَيْتُ أَبَا بَرْزَةَ فَقُلْتُ هَلْ رَجَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ نَعَمْ رَجُلًا مِنَّا يُقَالُ لَهُ مَاعِزُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ أَبِي قَالَ رَوْحٌ مُسَاوِرُ بْنُ عُبَيْدٍ الْحِمَّانِيُّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah mengabarkan kepada kami {‘Auf} dari {Musawir bin Ubaid} berkata Aku telah mendatangi {Abu Barzah}, lau aku berkata: apakah Rasulullah saw. pernah merajam seseorang? Lalu dia menjawab: “Ya, Beliau telah merajam salah seorang dari kami yang disebut dengan Ma’iz bin Malik.” Bapakku berkata: {Rauh} berkata: {Musawir bin Ubaid Al Himmani}.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18961
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا مَهْدِيُّ بْنُ مَيْمُونٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْوَازِعِ رَجُلٌ مِنْ بَنِي رَاسِبٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بَرْزَةَ قَالَبَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَسُولًا إِلَى حَيٍّ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ فِي شَيْءٍ لَا يَدْرِي مَهْدِيٌّ مَا هُوَ قَالَ فَسَبُّوهُ وَضَرَبُوهُ فَشَكَا ذَلِكَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَوْ أَنَّكَ أَتَيْتَ أَهْلَ عُمَانَ مَا سَبُّوكَ وَمَا ضَرَبُوكَحَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا مَهْدِيٌّ حَدَّثَنَا جَابِرٌ أَبُو الْوَازِعِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بَرْزَةَ يُحَدِّثُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَسُولًا إِلَى حَيٍّ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ فَذَكَرَ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Affan} telah mengabarkan kepada kami {Mahdy bin Maimun} telah mengabarkan kepada kami {Abul Wazi’} seorang dari bani Rasib berkata Aku mendengar {Abu Barzah} berkata Rasulullah saw. mengirim seorang utusan kepada satu kaum di perkampungan Arab untuk suatu urusan (Mahdy tidak tahu untuk urusan apa). Lalu mereka mencaci dan memukuli utusan Rasulullah tersebut sehingga ia mengadukan hal itu kepada Rasulullah saw. dan beliau bersabda: “Sekiranya engkau mendatangi penduduk ‘Oman, tentulah mereka tidak menghina dan memuulimu.” Telah mengabarkan kepada kami {Yunus} telah mengabarkan kepada kami {Mahdy} telah mengabarkan kepada kami {Jabir Abul Wazi’} berkata Aku mendengar dari {Abu Barzah} menceritakan dari Nabi saw., ia berkata Rasulullah saw. mengutus seorang utusan kepada sekelompok penduduk di perkampungan Arab, lalu ia sebutkan hadits tersebut.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18962
حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ سَيَّارِ بْنِ سَلَامَةَ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُؤَخِّرُ الْعِشَاءَ الْآخِرَةَ إِلَى ثُلُثِ اللَّيْلِ وَكَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَهَا وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا وَكَانَ يَقْرَأُ فِي الْفَجْرِ مَا بَيْنَ الْمِائَةِ إِلَى السِّتِّينَ وَكَانَ يَنْصَرِفُ حِينَ يَنْصَرِفُ وَبَعْضُنَا يَعْرِفُ وَجْهَ بَعْضٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yunus} telah mengabarkan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Sayyar bin Salamah} dari {Abu Barzah Al Aslamy} bahwa Rasulullah saw. mengakhirkan shalat isya di sepertiga malam, beliau membenci tidur sebelum isya dan ngobrol (mengerumpi) setelahnya, beliau membaca antara seratus hingga enam puluh ayat di shalat subuh dan beliau selesai shalat subuh sedang diantara kami mengenali wajah masing-masing.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18963
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا قُطْبَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَنَادَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أَسْمَعَ الْعَوَاتِقَ فَقَالَ يَا مَعْشَرَ مَنْ آمَنَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ يَدْخُلْ الْإِيمَانُ قَلْبَهُ لَا تَغْتَابُوا الْمُسْلِمِينَ وَلَا تَتَّبِعُوا عَوْرَاتِهِمْ فَإِنَّهُ مَنْ يَتَّبِعْ عَوْرَةَ أَخِيهِ يَتَّبِعْ اللَّهُ عَوْرَتَهُ حَتَّى يَفْضَحَهُ فِي بَيْتِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin Adam} telah mengabarkan kepada kami {Quthbah} dari {Al `A’masy} dari {seorang penduduk Bashrah} dari {Abu Barzah Al `Aslamy} berkata Rasulullah saw. menyeru dengan suara keras hingga orang-orang tua pun mendengar seruan beliau, beliau bersabda: “Wahai sekalian manusia yang telah berikrar iman dengan lisannya sedang keimanan belum merasuk kedalam hatinya, janganlah kalian menghina kaum muslimin dan jangan mengumbar aib mereka, karena barang siapa yang membuka aib saudaranya maka Allah akan membongkar aibnya, sehingga nampak jelas aibnya di keluarganya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18964
حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا شَدَّادٌ أَبُو طَلْحَةَ حَدَّثَنَا جَابِرُ بْنُ عَمْرٍو أَبُو الْوَازِعِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مُرْنِي بِعَمَلٍ أَعْمَلُهُ قَالَ أَمِطْ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Sa’id} telah mengabarkan kepada kami {Syaddad Abu Thalhah} telah mengabarkan kepada kami {Jabir bin Amru Abul Wazi’} dari {Abu Barzah} berkata “Wahai Rasulullah, tunjukan suatu amalan yang dapat aku kerjakan!.” Beliau bersabda: “Singkirkanlah gangguan dari jalan, itu terhitung menjadi sedekah untukmu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18965
قَالَوَقَتَلْتُ عَبْدَ الْعُزَّى بْنَ خَطَلٍ وَهُوَ مُتَعَلِّقٌ بِسِتْرِ الْكَعْبَةِ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ النَّاسُ آمِنُونَ غَيْرَ عَبْدِ الْعُزَّى بْنِ خَطَلٍ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Barzah} perawi berkata: dan aku telah membunuh Abdul Uzza bin khathal sementara dia sedang bergantung pada tirai penutup ka’bah. Dan Rasulullah saw. telah bersabda pada hari penaklukan Mekkah: “Semua orang aman kecuali ‘Abdul Uzza bin khathal.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18966
وَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ لِي حَوْضًا مَا بَيْنَ أَيْلَةَ إِلَى صَنْعَاءَ عَرْضُهُ كَطُولِهِ فِيهِ مِيزَابَانِ يَنْثَعِبَانِ مِنْ الْجَنَّةِ مِنْ وَرِقٍ وَالْآخَرُ مِنْ ذَهَبٍ أَحْلَى مِنْ الْعَسَلِ وَأَبْرَدُ مِنْ الثَّلْجِ وَأَبْيَضُ مِنْ اللَّبَنِ مَنْ شَرِبَ مِنْهُ لَمْ يَظْمَأْ حَتَّى يَدْخُلَ الْجَنَّةَ فِيهِ أَبَارِيقُ عَدَدَ نُجُومِ السَّمَاءِ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Barzah} Dan aku telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: aku mempunyai telaga yang luasnya antara ailah dan sana’aku telah mendengar, luasnya seperti panjangnya, di surga itu ada dua kanal mengalir yang terbuat dari perak, dan yang lainnya dari emas lebih manis dari madu dan lebih dingin dari es dan lebih putih dari susu, barangsiapa yang meminum darinya dia tidak akan haus hingga masuk surga yang ditengahnya terdapat cerek-cerek yang jumlahnya sebanyak gugusan bintang dilangit.