Pelaksanaan
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1034
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِيٍّ قَالَنَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لُبْسِ الْقَسِّيِّ وَالْمُعَصْفَرِ وَعَنْ تَخَتُّمِ الذَّهَبِ وَعَنْ الْقِرَاءَةِ فِي الرُّكُوعِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dari {Malik} dari {Nafi’} dari {Ibrahim bin ‘Abdullah bin Hunain} dari {bapaknya} dari {‘Ali} dia berkata “Rasulullah saw. melarangku memakai pakaian sutra serta pakaian yang dicelup warna kuning, melarangku memakai cincin emas, dan melarangku membaca (Al Qur’an) saat ruku’.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1035
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ سُحَيْمٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْبَدِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَشَفَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السِّتَارَةَ وَالنَّاسُ صُفُوفٌ خَلْفَ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّهُ لَمْ يَبْقَ مِنْ مُبَشِّرَاتِ النُّبُوَّةِ إِلَّا الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْمُسْلِمُ أَوْ تُرَى لَهُ ثُمَّ قَالَ أَلَا إِنِّي نُهِيتُ أَنْ أَقْرَأَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا فَأَمَّا الرُّكُوعُ فَعَظِّمُوا فِيهِ الرَّبَّ وَأَمَّا السُّجُودُ فَاجْتَهِدُوا فِي الدُّعَاءِ قَمِنٌ أَنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Sulaiman bin Suhaim} dari {Ibrahim bin ‘Abdullah bin Ma’bad bin ‘Abbas} dari {Bapaknya} dari {Ibnu ‘Abbas} dia berkata “Rasulullah saw. suatu saat menyingkap tirai, sedangkan orang-orang sedang shalat di belakang Abu Bakar Radliyallahu’anhu, maka beliau saw. bersabda: ‘Wahai manusia, tidak tersisa lagi kabar kenabian kecuali mimpi yang benar, yakni mimpi yang dilihat atau diperlihatkan kepada seorang muslim.” Kemudian Beliau saw. menambahkan: ‘Ketahuilah, bahwa aku dilarang membaca saat ruku’ atau sujud, adapun dalam ruku’ maka agungkanlah Rabb kalian dan saat sujud maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, karena saat itu sangat mungkin sekali doa kalian dikabulkan’.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1036
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنْ الْمُسْتَوْرِدِ بْنِ الْأَحْنَفِ عَنْ صِلَةَ بْنِ زُفَرَ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَصَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَكَعَ فَقَالَ فِي رُكُوعِهِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَفِي سُجُودِهِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} dari {Al A’masy} dari {Sa’ad bin ‘Ubaidah} dari {Al Mustaurid bin Al Ahnaf} dari {Shilah bin Zufar} dari {Hudzaifah} dia berkata “Aku pemah shalat bersama Rasulullah saw., lalu beliau ruku”. Saat ruku” beliau membaca Subbhana Rabbiyal ‘Adziim (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung). Sedangkan saat sujud beliau saw. membaca Subbhana Rabbiyal A’laa (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi).”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1037
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ وَيَزِيدُ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي الضُّحَى عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ أَنْ يَقُولَ فِي رُكُوعِهِ وَسُجُودِهِ سُبْحَانَكَ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Mas’ud} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid} dan {Yazid} mereka berdua berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Manshur} dari {Abu Adh-Dhuha} dari {Masruq} dari {‘Aisyah} dia berkata “Rasulullah saw. dalam ruku’ dan sujudnya memperbanyak membaca, ‘Subbahanaka Rabbana Wabihamdika Allahummaghfirlii (Maha Suci Engkau wahai Rabb kami, dan segala puji untuk-Mu. Ya Allah, ampunilah aku) ”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1038
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَنْبَأَنِي قَتَادَةُ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Abdul A’la} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dia berkata telah memberitakan kepadaku {Qatadah} dari {Mutharrif} dari {‘Aisyah} dia berkata “Rasulullah saw. dalam ruku’ dan sujudnya memperbanyak membaca ‘Subbuuhun qudduusun, rabbul malaaikati wurruh (Maha Suci Tuhan para malaikat dan malaikat Jibril) ‘.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1039
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ يَعْنِي النَّسَائِيَّ قَالَ حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ مُعَاوِيَةَ يَعْنِي ابْنَ صَالِحٍ عَنْ ابْنِ قَيْسٍ الْكِنْدِيِّ وَهُوَ عَمْرُو بْنُ قَيْسٍ قَالَ سَمِعْتُ عَاصِمَ بْنَ حُمَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ عَوْفَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُقُمْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً فَلَمَّا رَكَعَ مَكَثَ قَدْرَ سُورَةِ الْبَقَرَةِ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ سُبْحَانَ ذِي الْجَبَرُوتِ وَالْمَلَكُوتِ وَالْكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Manshur An Nasaai} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Adam bin Abu Iyas} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {Mu’awiyah bin Shalih} dari {‘Amru bin Qais Al Kindi} dia berkata aku mendengar {‘Ashim bin Humaid} berkata aku mendengar {‘Auf bin Malik} berkata “Suatu malam aku pernah shalat bersama Rasulullah saw., dan ketika ruku’ beliau berdiam seukuran seseorang membaca surat Al Baqarah. Saat ruku’ beliau membaca, ‘Subhaana dzil jabaruuti wal malaakuti wal kibriyaai wal ‘adzamati (Maha Suci Dzat yang mempunyai hak memaksa dan kekuasaan, serta yang memiliki kesombongan dan keagungan) ‘.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1040
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا عَمِّي الْمَاجِشُونُ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَكَعَ قَالَ اللَّهُمَّ لَكَ رَكَعْتُ وَلَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ خَشَعَ لَكَ سَمْعِي وَبَصَرِي وَعِظَامِي وَمُخِّي وَعَصَبِي
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin ‘Ali} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abdurrahman bin Mahdi} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abdul ‘Aziz bin Abu Salamah} dia berkata telah menceritakan kepada kami pamanku {Al Majisyun bin Abu Salamah} dari {‘Abdurrahman Al A’raj} dari {‘Ubaidullah bin Abu Rafi’} dari {Ali bin Abu Thalib} bahwa apabila Rasulullah saw. ruku’ maka beliau mengucapkan Alloohumma laka Roka’tu walaka aslamtu, wabika aamantu khosya’a laka sam’ii wa bashorii wa’izhoomii wamukhkhii wa ‘ashobii yang artinya, ‘Ya Allah, kepada-Mu aku ruku’, kepada-Mu aku pasrah, dan kepada-Mu aku beriman Pendengaranku, pandanganku, tulangku, otakku, dan persendianku semua khusyu’ (tunduk) kepada-Mu.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1041
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ عُثْمَانَ الْحِمْصِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو حَيْوَةَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَكَعَ قَالَ اللَّهُمَّ لَكَ رَكَعْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَلَكَ أَسْلَمْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ أَنْتَ رَبِّي خَشَعَ سَمْعِي وَبَصَرِي وَدَمِي وَلَحْمِي وَعَظْمِي وَعَصَبِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالِمِينَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin ‘Utsman Al Himshi} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Haiwah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’aib} dari {Muhammad bin Al Munkadir} dari {Jabir bin ‘Abdullah} dari Rasulullah saw., bahwa apabila beliau saw. ruku’ maka beliau mengucapkan doa -yang artinya-, “Ya Allah, kepada-Mu aku ruku’ kepada-Mu aku pasrah. dan kepada- Mu aku bertawakal. Pendengaranku, pandanganku, darahku, dagingku, tulangku, dan persendianku semua khusyu ‘ (tunduk) kepada Allah, Rabb semesta alam.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1042
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ عُثْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ حِمْيَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ وَذَكَرَ آخَرَ قَبْلَهُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ مَسْلَمَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَامَ يُصَلِّي تَطَوُّعًا يَقُولُ إِذَا رَكَعَ اللَّهُمَّ لَكَ رَكَعْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَلَكَ أَسْلَمْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ أَنْتَ رَبِّي خَشَعَ سَمْعِي وَبَصَرِي وَلَحْمِي وَدَمِي وَمُخِّي وَعَصَبِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin ‘Utsman} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Himyar} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’aib} dari {Muhammad bin Al Munkadir} dan yang lain menyebutkan sebelumnya yaitu dari {‘Abdurrahman Al A’raj} dari {Muhammad bin Maslamah} bahwa Rasulullah saw. apabila berdiri untuk shalat sunnah maka beliau saat ruku’ membaca doa – yang artinya -, “Ya Allah, kepada-Mu aku ruku’, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal. Pendengaranku, pandanganku, darahku, dagingku, tulangku, dan persendianku semua khusyu’ (tunduk) kepada Allah, Rabb semesta alam.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1043
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ مُضَرَ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ يَحْيَى الزُّرَقِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَمِّهِ رِفَاعَةَ بْنِ رَافِعٍ وَكَانَ بَدْرِيًّا قَالَكُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ دَخَلَ رَجُلٌ الْمَسْجِدَ فَصَلَّى وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْمُقُهُ وَلَا يَشْعُرُ ثُمَّ انْصَرَفَ فَأَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَرَدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ ثُمَّ قَالَ ارْجِعْ فَصَلِّ فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ قَالَ لَا أَدْرِي فِي الثَّانِيَةِ أَوْ فِي الثَّالِثَةِ قَالَ وَالَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ لَقَدْ جَهِدْتُ فَعَلِّمْنِي وَأَرِنِي قَالَ إِذَا أَرَدْتَ الصَّلَاةَ فَتَوَضَّأْ فَأَحْسِنْ الْوُضُوءَ ثُمَّ قُمْ فَاسْتَقْبِلْ الْقِبْلَةَ ثُمَّ كَبِّرْ ثُمَّ اقْرَأْ ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ثُمَّ ارْفَعْ رَأْسَكَ حَتَّى تَطْمَئِنَّ قَاعِدًا ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا فَإِذَا صَنَعْتَ ذَلِكَ فَقَدْ قَضَيْتَ صَلَاتَكَ وَمَا انْتَقَصْتَ مِنْ ذَلِكَ فَإِنَّمَا تَنْقُصُهُ مِنْ صَلَاتِكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Bakr bin Mudhar} dari {Ibnu ‘Ajlan} dari {‘Ali bin Yahya Az Zuraqiy} dari {bapaknya} dari pamannya {Rifa’ah bin Rafi’} -termasuk orang yang ikut perang Badar- dia berkata “Kami pernah bersama Rasulullah saw. saat ada seorang laki-laki yang masuk ke dalam masjid, lalu ia shalat dan Rasulullah saw. mengamatinya tanpa ia sadari. Setelah selesai ia datang kepada Rasulullah saw. sambil mengucapkan salam kepada beliau, maka beliau saw. membalas salamnya lalu berkata kepadanya: ‘Kembalilah dan shalatlah lagi, sesungguhnya engkau belum shalat’. la menjawab pada jawaban yang ketiga atau yang kedua, ‘Aku tidak tahu’. la lalu berkata, ‘Demi Dzat yang mengutus engkau dengan membawa kitab Al Qur’an, aku telah bersungguh-sungguh, maka ajari aku dan perlihatkanlah kepadaku’. Rasulullah saw. bersabda: ‘Jika kamu hendak shalat, maka berwudhulah dan perbaikilah wudlumu. Kemudian berdirilah dan menghadaplah ke kiblat. Lalu bertakbirlah dan bacalah (Al Qur^an). Kemudian ruku’lah hingga kamu tenang (thuma ‘ninah) dalam ruku ‘mu, dan bangkitlah dari ruku’ hingga kamu berdiri tegak. Lalu sujudlah hingga kamu tenang (thuma ‘ninah) dalam sujudmu dan bangkitlah dari sujud hingga kamu tenang (thuma ‘ninah) dalam keadaan duduk. Jika kamu telah mengerjakan itu semua, maka kamu telah menyelesaikan shalatmu. Jika kamu menguranginya, maka pahala shalatmu akan dikurangi’.”