Pelaksanaan

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1064

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ عَنْ ابْنِ أَبِي حَمْزَةَ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيَّبِ وَأَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ كَانَ يُحَدِّثُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو فِي الصَّلَاةِ حِينَ يَقُولُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ ثُمَّ يَقُولُ وَهُوَ قَائِمٌ قَبْلَ أَنْ يَسْجُدَ اللَّهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ وَعَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ وَاجْعَلْهَا عَلَيْهِمْ كَسِنِي يُوسُفَ ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَيَسْجُدُ وَضَاحِيَةُ مُضَرَ يَوْمَئِذٍ مُخَالِفُونَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin ‘Utsman} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah} dari {Ibnu Abu Hamzah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Al Musayyab} dan {Abu Salamah bin ‘Abdurrahman} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. pernah berdoa dalam shalat ketika beliau saw. selesai mengucapkan, “Sami’allahu liman hamidah rabbana lakal hamdu (Allah Maha Mendengar terhadap semua yang memuji-Nya. Ya Allah, hanya untuk-Mu).” Kemudian beliau mengucapkan doa – sambil berdiri sebelum sujud -, “Ya Allah, selamatkanlah Al Walid bin Al Walid, Salamah bin Hisyam, Ayyasy bin Abu Rabi ‘ah, serta orang-orang lemah dari kalangan kaum mukmin. Ya Allah, timpakan siksaan-Mu kepada Bani Mudhar dan jadikanlah tahun-tahun mereka seperti tahun-tahun Yusuf (penuh penderitaan, paceklik, kekeringan -penerj).” Kemudian beliau saw. mengucapkan, “Allahu Akbar” lantas sujud. Bani Mudhar saat itu menyelisihi (tidak mentaati) Rasulullah saw. wasallam.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1065

أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ سَلْمٍ الْبَلْخِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا النَّضْرُ قَالَ أَنْبَأَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَلَأُقَرِّبَنَّ لَكُمْ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَكَانَ أَبُو هُرَيْرَةَ يَقْنُتُ فِي الرَّكْعَةِ الْآخِرَةِ مِنْ صَلَاةِ الظُّهْرِ وَصَلَاةِ الْعِشَاءِ الْآخِرَةِ وَصَلَاةِ الصُّبْحِ بَعْدَ مَا يَقُولُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَيَدْعُو لِلْمُؤْمِنِينَ وَيَلْعَنُ الْكَفَرَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Sulaiman bin Salm Al Balkhi} dia berkata telah menceritakan kepada kami {An Nadhr} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dia berkata “Akan aku mudahkan kalian untuk memahami cara shalatnya Rasulullah saw.” Lalu Abu Hurairah melakukan qunut pada rakaat terakhir saat shalat Zuhur, Isya’, serta Subuh setelah mengucapkan, “Sami’allahu liman hamidah.” Beliau saw. berdoa kebaikan bagi orang-orang mukmin dan melaknat orang-orang kafir.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1066

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ وَشُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ ح و أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ وَسُفْيَانَ قَالَا حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ عَنْ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْنُتُ فِي الصُّبْحِ وَالْمَغْرِبِ وَقَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ubaidullah bin Sa’id} dari {‘Abdurrahman} dari {Sufyan} dan {Syu’bah} dari {‘Amr bin Murrah} -lewat jalur periwayatan lain– dan telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin ‘Ali} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Syu’bah} dan {Sufyan} mereka berdua berkata telah menceritakan kepada kami {‘Amr bin Murrah} dari {Ibnu Abu Laila} dari {Al Barra bin ‘Azib} bahwa Nabi saw. pernah qunut saat shalat Subuh dan Maghrib. Dan Ubaidullah mengatakannya dengan lafazh (‘Inna Rasulullah saw.).

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1067

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ ح وَهِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَنَتَ شَهْرًا قَالَ شُعْبَةُ لَعَنَ رِجَالًا وَقَالَ هِشَامٌ يَدْعُو عَلَى أَحْيَاءٍ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ ثُمَّ تَرَكَهُ بَعْدَ الرُّكُوعِ هَذَا قَوْلُ هِشَامٍ وَقَالَ شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَنَتَ شَهْرًا يَلْعَنُ رِعْلًا وَذَكْوَانَ وَلِحْيَانَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Dawud} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {Anas}. Dari jalur lain, dari {Hisyam} dari {Qatadah} dari {Anas} bahwa Rasulullah saw. pernah qunut selama satu bulan – Syu’bah berkata ‘Beliau melaknat beberapa laki-laki.’ Hisyam berkata ‘Mendoakan kejelekan (melaknat) beberapa kabilah (suku) dari kabilah-kabilah Arab, kemudian meninggalkannya setelah ruku’-. Ini adalah perkataan Hisyam. Sedangkan perkataan Syu’bah dari Qatadah Anas, bahwa Rasulullah saw. pernah qunut selama satu bulan: beliau melaknat Bani Ri’il, Dzakwan, dan Lihyan.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1068

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ مِنْ الرَّكْعَةِ الْآخِرَةِ قَالَ اللَّهُمَّ الْعَنْ فُلَانًا وَفُلَانًا يَدْعُو عَلَى أُنَاسٍ مِنْ الْمُنَافِقِينَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ{ لَيْسَ لَكَ مِنْ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ }
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dia berkata telah memberitakan kepada kami {‘Abdurrazzaq} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Salim} dari {Bapaknya} bahwa ia pernah mendengar Rasulullah saw. ketika mengangkat kepalanya dari ruku’ terakhir pada shalat Subuh mengucapkan: “Ya Allah, laknatlah si Fulan dan si Fulan.” Beliau mendoakan kejelekan kepada kalangan munafik, lalu Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat “Tidak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka atau mengadzab mereka karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim” (Qs. Aali ‘Imraan (3): 128).

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1069

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَنَتَ شَهْرًا يَدْعُو عَلَى حَيٍّ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ ثُمَّ تَرَكَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Mu’adz bin Hisyam} dia berkata {Bapakku} telah menceritakan kepadaku dari {Qatadah} dari {Anas} bahwa Rasulullah saw. pernah qunut selama satu bulan beliau mendoakan kejelekan kepada suatu kabilah dari kabilah-kabilah Arab, kemudian beliau saw. meninggalkan (qunut) nya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1070

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ خَلَفٍ وَهُوَ ابْنُ خَلِيفَةَ عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَصَلَّيْتُ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَقْنُتْوَصَلَّيْتُ خَلْفَ أَبِي بَكْرٍ فَلَمْ يَقْنُتْ وَصَلَّيْتُ خَلْفَ عُمَرَ فَلَمْ يَقْنُتْ وَصَلَّيْتُ خَلْفَ عُثْمَانَ فَلَمْ يَقْنُتْ وَصَلَّيْتُ خَلْفَ عَلِيٍّ فَلَمْ يَقْنُتْ ثُمَّ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنَّهَا بِدْعَةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dari {Khalaf bin Khalifah} dari {Abu Malik Al Asyja’i} dari {bapaknya} dia berkata “Aku pernah shalat di belakang Rasulullah saw., dan beliau tidak qunut. Aku juga pernah shalat di belakang Abu Bakar, dan ia tidak qunut. Aku pernah shalat di belakang Umar, dan beliau tidak qunut. Aku pernah shalat di belakang Utsman, dan beliau tidak qunut. Aku juga pernah shalat di belakang Ali, dan beliau juga tidak qunut. Kemudian ia berkata, ‘Wahai anakku, itu adalah bid’ah.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1071

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبَّادٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَكُنَّا نُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ فَآخُذُ قَبْضَةً مِنْ حَصًى فِي كَفِّي أُبَرِّدُهُ ثُمَّ أُحَوِّلُهُ فِي كَفِّي الْآخَرِ فَإِذَا سَجَدْتُ وَضَعْتُهُ لِجَبْهَتِي
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abbad} dari {Muhammad bin ‘Amr} dari {Sa’id bin Al Harits} dari {Jabir bin ‘Abdullah} dia berkata “Kami pernah shalat Zhuhur bersama Rasulullah saw., lalu aku mengambil segenggam kerikil di telapak tanganku untuk kudinginkan. Kemudian aku pindahkan ke telapak tanganku yang lain, dan jika aku sujud maka aku letakkan kerikil itu pada dahiku.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1072

أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ غَيْلَانَ بْنِ جَرِيرٍ عَنْ مُطَرِّفٍ قَالَصَلَّيْتُ أَنَا وَعِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ خَلْفَ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ فَكَانَ إِذَا سَجَدَ كَبَّرَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السُّجُودِ كَبَّرَ وَإِذَا نَهَضَ مِنْ الرَّكْعَتَيْنِ كَبَّرَ فَلَمَّا قَضَى أَخَذَ عِمْرَانُ بِيَدِي فَقَالَ لَقَدْ ذَكَّرَنِي هَذَا قَالَ كَلِمَةً يَعْنِي صَلَاةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin Habib bin ‘Arabiy} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Ghailan bin Jarir} dari {Mutharrif} dia berkata aku Shalat bersama ‘Imran bin Hushain di belakang ‘Ali bin Abu Thalib dan beliau jika hendak sujud dan jika hendak mengangkat kepalanya dari sujud maka ia bertakbir. Demikian pula jika bangkit dari (duduk) setelah dua rakaat. Setelah selesai shalat {Imran} memegang tanganku dan berkata ‘Ini mengingatkanku -ia mengatakan ucapan yang maksudnya shalat nabi Muhammad saw.- ‘.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1073

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاذٌ وَيَحْيَى قَالَا حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَلْقَمَةَ وَالْأَسْوَدِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكَبِّرُ فِي كُلِّ خَفْضٍ وَرَفْعٍ وَيُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ يَسَارِهِوَكَانَ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَفْعَلَانِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin ‘Ali} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Mu’adz} dan {Yahya} mereka berdua berkata telah menceritakan kepada kami {Zuhair} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Ishaq} dari {‘Abdurrahman bin Al Aswad} dari {‘Alqamah} dan {Al Aswad} dari {‘Abdullah bin Mas’ud} dia berkata “Dulu Rasulullah saw. selalu takbir pada setiap turun ataupun bangun. Beliau saw. juga mengucapkan salam kekanan dan ke kiri. Abu Bakar dan Umar Radliyallahu’anhu juga melakukannya.”