Pelaksanaan

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1084

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ وَيُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ ابْنِ وَهْبٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةٍ لَا أَكُفَّ الشَّعْرَ وَلَا الثِّيَابَ الْجَبْهَةِ وَالْأَنْفِ وَالْيَدَيْنِ وَالرُّكْبَتَيْنِ وَالْقَدَمَيْنِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin ‘Amr bin As-Sarh} dan {Yunus bin ‘Abdul A’la} dan {Al Harits bin Miskin} telah dibacakan kepadanya yang saya mendengarnya, dan lafazhnya miliknya dari {Ibnu Wahb} dari {Ibnu Juraij} dari {‘Abdullah bin Thawus} dari {bapaknya} dari {Ibnu ‘Abbas} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Aku diperintahkan sujud di atas tujuh anggota badan, tanpa mengikat rambut atau melipat baju, yaitu wajah, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua telapak kaki.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1085

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ النَّسَائِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا الْمُعَلَّى بْنُ أَسَدٍ قَالَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةِ أَعْظُمٍ عَلَى الْجَبْهَةِ وَأَشَارَ بِيَدِهِ عَلَى الْأَنْفِ وَالْيَدَيْنِ وَالرُّكْبَتَيْنِ وَأَطْرَافِ الْقَدَمَيْنِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Manshur An Nasaa’i} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Mu’alla bin Asad} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Wuhaib} dari {‘Abdullah bin Thawus} dari {bapaknya} dari {Ibnu ‘Abbas} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Aku diperintahkan sujud di atas tujuh anggota badan, yaitu dahi -ia menunjukkan dengan tangannya ke arah hidung-, kedua tangan, kedua lutut, dan ujung jari-jari kedua telapak kaki.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1086

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ الْمَكِّيُّ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الزُّهْرِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأُمِرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَسْجُدَ عَلَى سَبْعٍ وَنُهِيَ أَنْ يَكْفِتَ الشَّعْرَ وَالثِّيَابَ عَلَى يَدَيْهِ وَرُكْبَتَيْهِ وَأَطْرَافِ أَصَابِعِهِقَالَ سُفْيَانُ قَالَ لَنَا ابْنُ طَاوُسٍ وَوَضَعَ يَدَيْهِ عَلَى جَبْهَتِهِ وَأَمَرَّهَا عَلَى أَنْفِهِ قَالَ هَذَا وَاحِدٌ وَاللَّفْظُ لِمُحَمَّدٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Manshur Al Makki} dan {‘Abdullah Muhammad bin ‘Abdurrahman Az Zuhri} mereka berdua berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ibnu Thawus} dari {bapaknya} dari {Ibnu ‘Abbas} bahwa Nabi saw. diperintahkan sujud di atas tujuh anggota badan -dan dilarang mengikat rambut dan melipat baju- yaitu kedua tangan, kedua lutut, dan ujung jari-jemari (kaki). Sufyan berkata “Ibnu Thawus berkata kepada kami ‘la meletakkan kedua tangannya di atas dahi dan hidungnya, lalu berkata, “Ini adalah satu bagian.” Lafazh ini dari Muhammad.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1087

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَكَمِ عَنْ شُعَيْبٍ عَنْ اللَّيْثِ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ الْهَادِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ عَامِرِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ عَنْ عَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِأَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا سَجَدَ الْعَبْدُ سَجَدَ مَعَهُ سَبْعَةُ آرَابٍ وَجْهُهُ وَكَفَّاهُ وَرُكْبَتَاهُ وَقَدَمَاهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Abdullah bin Al Hakim} dari {Syu’aib} dari {Al Laits} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Al Had} dari {Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits} dari {‘Amir bin Sa’ad bin Abu Waqqash} dari {‘Abbas bin ‘Abdul Muththalib} bahwa ia pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Jika seorang hamba sujud, maka ia sujud dengan tujuh anggota badanya, yaitu wajah, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua telapak kaki.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1088

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدَةُ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْفَقَدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَانْتَهَيْتُ إِلَيْهِ وَهُوَ سَاجِدٌ وَقَدَمَاهُ مَنْصُوبَتَانِ وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَبِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dia berkata telah memberitakan kepada kami {‘Ubdah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin ‘Umar} dari {Muhammad bin Yahya bin Habban} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} dari {‘Aisyah} dia berkata “Suatu malam aku kehilangan Rasulullah saw., dan aku menyentuh beliau yang sedang sujud, sedangkan kedua telapak kakinya tegak, dan beliau mengucapkan doa – yang artinya -: ‘Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu, (berlindung juga) dengan kemurahan-Mu dari siksa-Mu. Aku (berlindung) dengan-Mu dan dari adzab-Mu. Aku tidak bisa menghitung pujian kepada-Mu, Engkau sebagaimana yang telah Engkau memuji terhadap diri-Mu sendiri’.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1089

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَطَاءٍ عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ السَّاعِدِيِّ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَهْوَى إِلَى الْأَرْضِ سَاجِدًا جَافَى عَضُدَيْهِ عَنْ إِبِطَيْهِ وَفَتَخَ أَصَابِعَ رِجْلَيْهِمُخْتَصَرٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Humaid bin Ja’far} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Atha} dari {Abu Humaid As Sa’idi} dia berkata “Rasulullah saw. apabila hendak turun untuk sujud maka beliau saw. merenggangkan lengan dari kedua ketiaknya dan menancapkan (menegakkan) jari-jemari kedua kakinya.” (diringkas).

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1090

أَخْبَرَنِي أَحْمَدُ بْنُ نَاصِحٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ قَالَ سَمِعْتُ عَاصِمَ بْنَ كُلَيْبٍ يَذْكُرُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَقَدِمْتُ الْمَدِينَةَ فَقُلْتُ لَأَنْظُرَنَّ إِلَى صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَبَّرَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى رَأَيْتُ إِبْهَامَيْهِ قَرِيبًا مِنْ أُذُنَيْهِ فَلَمَّا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ كَبَّرَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ ثُمَّ كَبَّرَ وَسَجَدَ فَكَانَتْ يَدَاهُ مِنْ أُذُنَيْهِ عَلَى الْمَوْضِعِ الَّذِي اسْتَقْبَلَ بِهِمَا الصَّلَاةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Nashih} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Idris} dia berkata aku mendengar {‘Ashim bin Kulaib} menyebutkan dari {bapaknya} dari {Wa’il bin Hujr} dia berkata “Aku datang ke Madinah, lalu aku berkata ‘Aku benar-benar pernah melihat shalatnya Rasulullah saw., beliau saw. bertakbir dengan mengangkat kedua tangan hingga’ aku melihat kedua jempolnya berdekatan dengan kedua telinganya, dan ketika hendak ruku’ beliau bertakbir dan mengangkat kedua tangannya, kemudian mengangkat kepalanya sambil mengucapkan, “Sami’allahu liman Hamidah.” Kemudian ia bertakbir dan sujud. Kedua tanganya sejajar dengan kedua telinganya, seperti posisi saat menghadap kiblat’.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1091

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ وَهُوَ ابْنُ هَارُونَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْعَلَاءِ وَاسْمُهُ أَيُّوبُ بْنُ أَبِي مِسْكِينٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَفْتَرِشْ أَحَدُكُمْ ذِرَاعَيْهِ فِي السُّجُودِ افْتِرَاشَ الْكَلْبِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abul ‘Alaa Ayyub bin Abu Miskin} dari {Qatadah} dari {Anas} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Janganlah salah seorang dari kalian menghamparkan kedua lengannya (di tanah) dalam sujud seperti anjing yang menghamparkan (kedua sikunya).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1092

أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ الْمَرْوَزِيُّ قَالَ أَنْبَأَنَا شَرِيكٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ قَالَوَصَفَ لَنَا الْبَرَاءُ السُّجُودَ فَوَضَعَ يَدَيْهِ بِالْأَرْضِ وَرَفَعَ عَجِيزَتَهُ وَقَالَ هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُ
Terjemahan: Telah mengkhabarkan kepada kami {‘Ali bin Hujr Al Marwazi} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Syarik} dari {Abu Ishaq} dia berkata Al Barra’ menjelaskan sujud kepada kami, maka ia meletakkan kedua tangannya dan mengangkat perutnya dari menempel tanah. {Al Barra} berkata Beginilah yang dilakukan oleh Rasulullah saw.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1093

أَخْبَرَنَا عَبْدَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ الْمَرْوَزِيُّ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ شُمَيْلٍ هُوَ النَّضْرُ قَالَ أَنْبَأَنَا يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْبَرَاءِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا صَلَّى جَخَّى
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ubdah bin ‘Abdurrahim Al Marwazi} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Syumail An Nadhr} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Yunus bin Abu Ishaq} dari {Abu Ishaq} dari {Al Barra’} bahwa Rasulullah saw. bila shalat maka beliau merenggangkan kedua sikunya dari kedua lambungnya, dan menjauhkan perutnya dari tanah.