Musnad Sahabat Anshar

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20244

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَ قُلْتُ لِأُبَيٍّ إِنَّ عَبْدَ اللَّهِ يَقُولُ فِي الْمُعَوِّذَتَيْنِ فَقَالَ سَأَلْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْهُمَا فَقَالَ قِيلَ لِي فَقُلْتُ فَأَنَا أَقُولُ كَمَا قَالَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَ سَأَلْتُ أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ عَنْ الْمُعَوِّذَتَيْنِ فَقَالَ سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْهُمَا فَقَالَ قِيلَ لِي فَقُلْتُ لَكُمْ فَقُولُوا قَالَ أُبَيٌّ فَقَالَ لَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَحْنُ نَقُولُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَ حَدَّثَنِي أُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمُعَوِّذَتَيْنِ فَقَالَ قِيلَ لِي فَقُلْتُ قَالَ أُبَيٌّ فَقَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَحْنُ نَقُولُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ الزُّبَيْرِ بْنِ عَدِيٍّ عَنْ أَبِي رَزِينٍ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ بِمِثْلِهِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ زِرٍّ قَالَ سَأَلْتُ أُبَيًّا عَنْ الْمُعَوِّذَتَيْنِ فَقَالَ إِنِّي سَأَلْتُ عَنْهُمَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقِيلَ لِي فَقُلْتُ فَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَحْنُ نَقُولُ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ بَهْدَلَةَ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ قَالَقُلْتُ لِأُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ إِنَّ ابْنَ مَسْعُودٍ كَانَ لَا يَكْتُبُ الْمُعَوِّذَتَيْنِ فِي مُصْحَفِهِ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَنِي أَنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَام قَالَ لَهُ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ فَقُلْتُهَا فَقَالَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ فَقُلْتُهَا فَنَحْنُ نَقُولُ مَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَحَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ عَنْ أُبَيٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Ayyasy} dari {Ashim} dari {Zir} dia berkata, Aku berkata kepada {Ubay}, bahwa Abdullah berkomentar tentang surat Al Mu’awwidzatain, maka dia menjawab, “Kami telah menanyakannya kepada Rasulullah saw. tentang keduanya, kemudian beliau membacakannya kepadaku dan aku membacanya, saya mengucapkan sebagaimana yang diucapkan oleh beliau.” Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Ashim} dari {Zir} dia berkata, “Aku bertanya kepada {Ubay bin Ka’ab} tentang surat Al Mu’awwidzatain, kemudian dia berkata, ‘Aku telah menanyakannya kepada Nabi saw. tentang keduanya, maka beliau mengucapkannya kepadaku dan aku mengucapkannya kepada kalian, maka ucapkanlah sebagaimana yang aku ucapkan.” Ubay berkata, “kemudian Nabi mengucapkannya kepada kami dan kami mengucapkannya juga.” Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Ashim} dari {Zir} dia berkata, telah bercerita kepadaku {Ubay bin Ka’b} dia berkata, “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw. tentang surat Al Mu’awwidzatain, kemudian beliau mengucapkannya kepadaku dan akupun mengucapkannya.” Ubay berkata, “Kemudian Rasulullah saw. mengucapkan kepada kami dan kamipun mengikutinya.” Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Sufyan} dari {Zubair bin ‘Adi} dari {Abu Razin} dari {Zir bin Hubaisy} dari {Ubay bin Ka’b} dengan hadits yang sama. Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Ashim bin Bahdalah} dari {Zir} dia berkata, “Aku bertanya kepada {Ubay} tentang surat Al Mu’awwidzatain kemudian dia berkata, “Sesungguhnya aku telah menanyakan tentang keduanya kepada Rasulullah saw.” Ubay berkata, “Maka dibacakanlah kepadaku dan akupun membacanya kemudian Rasulullah saw. memerintahkan kami membacanya dan kamipun membacanya.” Telah menceritakan kepada kami {Affan} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dia berkata, telah mengabarkan kepada kami {‘Ashim bin Bahdalah} dari {Zir bin Hubaisy} dia berkata, “Aku berkata kepada {Ubay bin Ka’b}, “Ibnu Mas’ud tidak menulis surat Al Mu’awwidzatain dalam Mushafnya?” Kemudian dia menjawab, “Aku bersaksi bahwa Rasulullah saw. telah menceritakan kepadaku, bahwa Malaikat Jibril telah membacakan kepada beliau: ‘QUL A’UUDZU BIRABBIL FALAQ (Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh) ‘ (Qs. Al Falaq: 1). Maka aku pun membacanya, kemudian Jibril membaca: ‘QUL A’UUDZU BIRABBIN NAAS (Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia) ‘ (Qs. An Naas: 1), maka aku pun membacanya.” Dan kami membaca apa yang telah dibaca oleh Nabi saw.” Telah menceritakan kepada kami {Affan} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Awanah} dari {Ashim} dari {Zir} dari {Ubay} dari Nabi saw. dengan hadits yang semakna.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20245

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ أَشْكَابٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عُبَيْدَةَ بْنِ مَعْنٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ كَانَ عَبْدُ اللَّهِ يَحُكُّ الْمُعَوِّذَتَيْنِ مِنْ مَصَاحِفِهِ وَيَقُولُ إِنَّهُمَا لَيْسَتَا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قَالَ الْأَعْمَشُ وَحَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ زِرٍّ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَسَأَلْنَا عَنْهُمَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقِيلَ لِي فَقُلْتُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Husain bin Asykab} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abu Ubaidah bin Ma’n} telah menceritakan kepada kami {Ayahku} dari {Al A’masy} dari {Abu Ishaq} dari {Abdurrahman bin Yazid} berkata, ” {Abdullah} (Ibnu Mas’ud) menghapus Mu’awidzatain dari dalam mushafnya, ia mengatakan baha keduanya bukan dari kitabullah Tabaaraka Wa Ta’ala.” {Al A’masy} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ashim} dari {Zir} dari {Ubay bin Ka’b} berkata, “Kami telah menanyakannya pada Rasulullah saw., beliau lalu membacakannya, maka aku pun mengikutinya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20246

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَبْدةَ وَعَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَقُلْتُ لِأُبَيٍّ إِنَّ أَخَاكَ يَحُكُّهُمَا مِنْ الْمُصْحَفِ فَلَمْ يُنْكِرْ قِيلَ لِسُفْيَانَ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ نَعَمْ وَلَيْسَا فِي مُصْحَفِ ابْنِ مَسْعُودٍ كَانَ يَرَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَوِّذُ بِهِمَا الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ وَلَمْ يَسْمَعْهُ يَقْرَؤُهُمَا فِي شَيْءٍ مِنْ صَلَاتِهِ فَظَنَّ أَنَّهُمَا عُوذَتَانِ وَأَصَرَّ عَلَى ظَنِّهِ وَتَحَقَّقَ الْبَاقُونَ كَوْنَهُمَا مِنْ الْقُرْآنِ فَأَوْدَعُوهُمَا إِيَّاهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin Uyainah} dari {Abdah} dan {Ashim} dari {Zir} berkata, Aku berkata kepada Ubay, ‘Sungguh saudaramu menghapus keduanya (mu’awidzatain) dari dalam mushafnya, ‘ namun ia tidak mengingkarinya.” -Disebutkan kepada Sufyan apakah ia Ibnu Mas’ud- ia menjawab, “Ya. Itu tidak ada dalam mushaf Ibnu Mas’ud. Ia melihat Rasulullah saw. memohon perlindungan untuk Hasan dan Husian dengan surat tersebut, dan tidak pernah mendengar Rasulullah saw. membacanya saat shalat. Sehingga ia beranggapan bahwa itu hanya untuk perlindungan, dan keyakinan itu tetap ia pegang, sementara yang lain menetapkan bahwa keduanya adalah bagian dari Al-Qur’an.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20247

حَدَّثَنَا مُصْعَبُ بْنُ سَلَّامٍ حَدَّثَنَا الْأَجْلَحُ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَتَذَاكَرَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فَقَالَ أُبَيٌّ أَنَا وَالَّذِي لَا إِلَهَ غَيْرُهُ أَعْلَمُ أَيُّ لَيْلَةٍ هِيَ هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَخْبَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ تَمْضِي مِنْ رَمَضَانَ وَآيَةُ ذَلِكَ أَنَّ الشَّمْسَ تُصْبِحُ الْغَدَ مِنْ تِلْكَ اللَّيْلَةِ تَرَقْرَقُ لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌفَزَعَمَ سَلَمَةُ بْنُ كُهَيْلٍ أَنَّ زِرًّا أَخْبَرَهُ أَنَّهُ رَصَدَهَا ثَلَاثَ سِنِينَ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ يَدْخُلُ رَمَضَانُ إِلَى آخِرِهِ فَرَآهَا تَطْلُعُ صَبِيحَةَ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ تَرَقْرَقُ لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mus’ab bin Salam} telah menceritakan kepada kami {Ajlah} dari {Asy Sya’bi} adri {Zir bin Hubaisy} dari {Ubay bin Ka’b} dia berkata, “Para sahabat Rasulullah saw. sedang menyebut-nyebut tentang malam Lailatul Qadar, maka berkatalah Ubay “Saya, demi Dzat yang tidak ada IIlah kecuali Dia, aku tahu malam apa dia terjadi, yaitu malam yang Rasulullah saw. telah ceritakan kepada kami, malam ke dua puluh tujuh dalam bulan Ramadan. Dan tanda-tandanya adalah bahwa pada pagi hari dari malam tersebut matahari akan bersinar tanpa ada panas teriknya.” Maka Salamah bin Kuhail menyangka bahwa Zir telah mengabarkan kepadanya, bahwa dia selalu mengamati selama tiga tahun dari awal Ramadan hingga akhir ramadan, bahwa pada pagi hari di hari yang kedua puluh tujuh, matahari bersinar terang tanpa terik panas.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20248

حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ عَنْ الْأَجْلَحِ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ قَالَسَمِعْتُ أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ يَقُولُ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ هِيَ الَّتِي أَخْبَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ الشَّمْسَ تَطْلُعُ بَيْضَاءَ تَرَقْرَقُو حَدَّثَنَاه عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ بِإِسْنَادِهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ وَزَادَ فِيهِ لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Idris} dari {Ajlah} dari {Asy Sya’bi} dari {Zir bin Hubaisy} dari {Ubay bin Ka’b} dia berkata, “Malam lailatul qadar adalah malam ke dua puluh tujuh dalam bulan Ramadan, Rasulullah saw. telah mengabarkan kepada kami bahwa di antara tanda-tandanya adalah terbitnya matahari dengan sinar berwarna putih bersih.” Telah menceritakannya kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Idris} dengan sanadnya dari Nabi saw., seperti hadits tersebut. Namun ia menambahkan, “Matahari terbit tanpa terik panas.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20249

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ سَمِعْتُهُ مِنْ عَبْدَةَ وَعَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَسَأَلْتُ أُبَيًّا قُلْتُ أَبَا الْمُنْذِرِ إِنَّ أَخَاكَ ابْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُ مَنْ يَقُمْ الْحَوْلَ يُصِبْ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فَقَالَ يَرْحَمُهُ اللَّهُ لَقَدْ عَلِمَ أَنَّهَا فِي شَهْرِ رَمَضَانَ وَأَنَّهَا لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ قَالَ وَحَلَفَ قُلْتُ وَكَيْفَ تَعْلَمُونَ ذَلِكَ قَالَ بِالْعَلَامَةِ أَوْ بِالْآيَةِ الَّتِي أُخْبِرْنَا بِهَا أَنَّ الشَّمْسَ تَطْلُعُ ذَلِكَ الْيَوْمَ لَا شُعَاعَ لَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} ia berkata, Aku mendengarnya dari {Abdah} dan {Ashim} dari {Zir} ia berkata, Aku berkata kepada {Ubay}, “Wahai Abu Mundzir, sungguhnya Ibnu Mas’ud, saudaramu, mengatakan, ‘Barangsiapa melaksanakan shalat malam setahun, maka ia akan mendapatkan lailatul qadar.’ Ubay lalu menjawab, “Semoga Allah merahmatinya, padahal ia tahu bahwa itu terjadi di bulan Ramadan, pada malam kedua puluh tujuh.” Ubay lalu bersumpah, maka akupun bertanya, “Bagaimana kalian bisa mengetahuinya?” Ia menjawab, “Dengan tanda-tanda yang telag dikabarkan kepada kami, bahwa di antara tandanya adalah, bahwa pada hari itu matahari akan terbit tanpa terik panas.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20250

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي عَاصِمٌ عَنْ زِرٍّ قَالَقُلْتُ لِأُبَيٍّ أَخْبِرْنِي عَنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ فَإِنَّ ابْنَ أُمِّ عَبْدٍ كَانَ يَقُولُ مَنْ يَقُمْ الْحَوْلَ يُصِبْهَا قَالَ يَرْحَمُ اللَّهُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَدْ عَلِمَ أَنَّهَا فِي رَمَضَانَ فَإِنَّهَا لِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَلَكِنَّهُ عَمَّى عَلَى النَّاسِ لِكَيْلَا يَتَّكِلُوا فَوَاللَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ الْكِتَابَ عَلَى مُحَمَّدٍ إِنَّهَا فِي رَمَضَانَ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ قَالَ قُلْتُ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ وَأَنَّى عَلِمْتَهَا قَالَ بِالْآيَةِ الَّتِي أَنْبَأَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَدَدْنَا وَحَفِظْنَا فَوَاللَّهِ إِنَّهَا لَهِيَ مَا يُسْتَثْنَى قُلْتُ لِزِرٍّ مَا الْآيَةُ قَالَ إِنَّ الشَّمْسَ تَطْلُعُ غَدَاةَ إِذٍ كَأَنَّهَا طَسْتٌ لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Sufyan} telah menceritakan kepadaku {Ashim} dari {Zir} berkata, Aku berkata kepada {Ubay}, “Kabarkan kepadaku tentang lailatul qadar, karena Ibnu Ummu ‘Abd mengatakan bahwa barangsiapa melakukan shalat malam setahun penuh, maka ia akan mendapatkan malam itu.” Ubay lalu menjawab, “Semoga Allah merahmati Abu Abdurrahman, padahal ia tahu bahwa malam itu terjadi di bulan Ramadan, yaitu di malam kedua puluh tujuh. Akan tetapi ia terhalang untuk dilihat manusia agar mereka tidak berserah diri (beribadah hanya pada malam dua puluh tujuh). Demi Allah yang telah menurunkan Al-Qur’an kepada Muhammad, itu terjadi di bulan Ramadan malam kedua puluh tujuh.” Aku bertanya kembali, “Wahai Abu Mundzir, bagaimana anda bisa mengetahuinya?” Ia menjawab, “Dengan tanda-tanda yang telah diceritakan oleh Rasulullah saw. kepada kami, maka kami menghitung dan menghafalnya. Demi Allah, itu alkan terjadi pada malam itu, tidak ada pengecualian.” Aku bertanya kepada Zir, “Apa tandanya?” Ia menjawab, “Sesungguhnya matahari akan terbit di pagi itu seakan ia baskom, ia bersinat tanpa cahaya dan terik panas.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20251

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَةَ بْنَ أَبِي لُبَابَةَ يُحَدِّثُ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ قَالَ قَالَ أُبَيٌّلَيْلَةُ الْقَدْرِ وَاللَّهِ إِنِّي لَأَعْلَمُهَا قَالَ شُعْبَةُ وَأَكْثَرُ عِلْمِي هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقِيَامِهَا هِيَ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَإِنَّمَا شَكَّ شُعْبَةُ فِي هَذَا الْحَرْفِ هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَقَالَ وَحَدَّثَنِي صَاحِبٌ لِي بِهَا عَنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} ia berkata, Aku mendengar {Abdah bin Abu Lubabah} menceritakan dari {Zir bin Hubaisy} ia mengatakan, {Ubay} berkata, “Demi Allah, sungguh aku mengetahui perihal lailatul qadar -Syu’bah menyebutkan-, sedalam pengetahuanku bahwa malam itu akan terjadi pada malam yang Rasulullah saw. menyuruh kami memperbanyak shalat, malam itu adalah malam kedua puluh tujuh.” Hanya saja Syu’bah merasa pada kalimat ‘yaitu malam yang Rasulullah saw. menyuruh kami’. Ia (syu’bah) Berkata temanku menceritakan hadits tersebut kepadaku darinya (Ubay).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20252

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَقَالَ لِي أُبَيٌّ إِنَّهَا لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَإِنَّهَا لَهِيَ هِيَ مَا يُسْتَثْنَى بِالْآيَةِ الَّتِي حَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَسَبْنَا وَعَدَدْنَا فَإِنَّهَا لَهِيَ هِيَ مَا يُسْتَثْنَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan bin Sa’id} dari {Ashim} dari {Zir} berkata, {Ubay} berkata kepadaku bahwa malam lailatul qadar itu ada di malam ke dua puluh tujuh, yaitu malam yang dikecualikan dengan tanda-tanda sebagaimana Rasulullah saw. telah menceritakan kepada kami. Maka kami menghitung bahwa malam itu adalah apa yang telah dikecualikan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20253

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ الْمُقَدَّمِيُّ وَخَلَفُ بْنُ هِشَامٍ الْبَزَّارُ وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ قَالُوا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ زِرٍّ قَالَقُلْتُ لِأُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ أَبَا الْمُنْذِرِ أَخْبِرْنِي عَنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ فَإِنَّ صَاحِبَنَا يَعْنِي ابْنَ مَسْعُودٍ كَانَ إِذَا سُئِلَ عَنْهَا قَالَ مَنْ يَقُمْ الْحَوْلَ يُصِبْهَا فَقَالَ يَرْحَمُ اللَّهُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَمَا وَاللَّهِ لَقَدْ عَلِمَ أَنَّهَا فِي رَمَضَانَ وَلَكِنْ أَحَبَّ أَنْ لَا يَتَّكِلُوا وَإِنَّهَا لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ لَمْ يَسْتَثْنِ قُلْتُ أَبَا الْمُنْذِرِ أَنَّى عَلِمْتَ ذَلِكَ قَالَ بِالْآيَةِ الَّتِي قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صُبْحَةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ تَطْلُعُ الشَّمْسُ لَا شُعَاعَ لَهَا كَأَنَّهَا طَسْتٌ حَتَّى تَرْتَفِعَ وَهَذَا لَفْظُ حَدِيثِ الْمُقَدَّمِيِّحَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ زِرٍّ قَالَ قُلْتُ لِأُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ أَبَا الْمُنْذِرِ أَخْبِرْنِي عَنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ قَالَ فَقُلْتُ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَنَّى عَلِمْتَ ذَلِكَ قَالَ بِالْآيَةِ الَّتِي أَخْبَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abu Bakar Al Muqaddami} {Khalaf bin Hisyam Al Bazzar} dan {Ubaidullah bin Umar Al Qawariri} semuanya berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} telah menceritakan kepada kami {Ashim} dari {Zir} berkata, Aku bertanya kepada {Ubay bin Ka’b}, “Wahai Abu Mundzir, kabarkan kepadaku tentang lailatul qadar, karena sahabatmu -yaitu Ibnu Mas’ud- apabila ditanya tentang malam lailatul qadar ia menjawab, “Barangsiapa melakukan shalat malam setahun niscaya ia baru akan mendapatkannya’.” Ubay menjawab, “Semoga Allah merahmati Abu Abdurrahman, sebenarnya ia tahu bahwa malam itu terjadi di bulan Ramadan, tetapi ia suka jika jika manusia tidak membatasi diri (beramal pada malam itu). Sungguh, ia ada pada malam kedua puluh tujuh tanpa ada pengecualian.” Aku bertanya lagi, “Wahai Abu Mundzir, darimana engkau mengetahuinya?” Ubay menjawab, “Dengan tanda-tandanya yang Rasulullah saw. telah menceritakan kepada kami, bahwa pada pagi dari malam lailatul qadar matahari akan terbit tanpa cahaya yang terik hingga ia meninggi.” Dan ini adalah lafadz hadits dari Al Muqaddami. Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} telah menceritakan kepada kami {Ashim} dari {Zir} ia berkata, Aku bertanya pada {Ubay bin Ka’b}, “Wahai Abu Mundzir, kabarkan kepadaku tentang lailatul qadar…lalu ia sebutkan hadits tersebut.” Zir berkata, “Aku lalu bertanya, “Wahai Abu Mundzir, dari mana engkau tahu?” Ubay menjawab, “Dengan tanda-tanda yang telah Rasulullah saw. kabarkan kepada kami.”