Musnad Sahabat Anshar

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20694

حَدَّثَنَا أَبُو نُوحٍ قُرَادٌ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ عَنِ ابْنِ أَبِي عَمْرَةَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِ الشُّهَدَاءِ الَّذِي يَأْتِي بِشَهَادَتِهِ قَبْلَ أَنْ يُسْأَلَهَا أَوْ يُخْبِرُ بِشَهَادَتِهِ قَبْلَ أَنْ يُسْأَلَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nuh qurad} telah menceritakan kepada kami {Malik bin Anas} dari {Abdullah bin Abu Bakar} dari {Ayahnya} dari {Abdullah bin Amru bin Utsman bin Affan} dari {Ibnu Abu Amrah Al Anshari} dari {Zaid bin Khalid Al Juhanni} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Perhatikanlah, aku kabarkan pada kalian bahwa sebaik-baik para saksi adalah yang datang dengan kesaksiannya sebelum diminta atau ia mengkabarkan kesaksiannya sebelum diminta untuk bersaksi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20695

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ ثَابِتٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْحَارِثِ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍقَالَ فَكَانَ زَيْدٌ يَرُوحُ إِلَى الْمَسْجِدِ وَسِوَاكُهُ عَلَى أُذُنِهِ بِمَوْضِعِ قَلَمِ الْكَاتِبِ مَا تُقَامُ صَلَاةٌ إِلَّا اسْتَاكَ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Tsabit} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {Muhammad bin Ibrahim bin Harits At Taimi} dari {Abu Salamah bin Abdurrahman bin Auf} dari {Zaid bin Khalid Al Juhanni} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Seandainya tidak memberatkan atas umatku niscaya aku perintahkan mereka bersiwak (menggosok gigi) pada setiap kali shalat.” Ia (perawi) Berkata, “Zaid biasa melenggang ke masjid sedang siwaknya berada di atas telinganya, tepatnya seperti pulpen seorang penulis, ia tidak melakukan shalat kecuali ia telah bersiwak sebelum mengerjakan shalat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20696

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ مَوْلًى لِجُهَيْنَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُسَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْ النُّهْبَةِ وَالْخُلْسَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengkabari kami {Ibnu Abu Dzi`b} dari {Mantan budak} suku Juhainah, dari {Abdurrahman bin Zaid bin Khalid} dari {Ayahnya} bahwa ia mendengar Rasulullah saw. melarang Nuhbah (merampas harta dengan terang-terangan) dan Khulsah (merampas dengan sembunyi-sembunyi).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20697

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي فُدَيْكٍ حَدَّثَنِي الضَّحَّاكُ بْنُ عُثْمَانَ عَن أَبِي النَّضْرِ مَوْلَى عُمَرَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ اللُّقَطَةِ فَقَالَ عَرِّفْهَا سَنَةً فَإِنْ جَاءَ بَاغِيهَا فَأَدِّهَا إِلَيْهِ وَإِلَّا فَاعْرِفْ عِفَاصَهَا وَوِكَاءَهَا ثُمَّ كُلْهَا فَإِنْ جَاءَ بَاغِيهَا فَأَدِّهَا إِلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Isma’il bin Abu Fudaik} telah menceritakan kepadaku {Adl Dhahak bin Utsman} dari {Abu Nadlr} budak Umar bin Ubaidullah, dari {Busr bin Sa’id} dari {Zaid bin Khalid Al Juhanni}, bahwa Rasulullah saw. ditanya tentang luqathah (barang temuan), beliau bersabda: “Umumkan dia hingga setahun, bila datang pemiliknya maka berikanlah, jika tidak maka sebutkanlah sifat dan bentuknya, jika (makanan yang mudah busuk) maka makanlah dan jika datang pemiliknya maka gantilah!”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20698

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنِي أُبَيُّ بْنُ عَبَّاسِ بْنِ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيُّ حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ حَدَّثَنِي خَارِجَةُ بْنُ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي عَمْرَةَ الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنِي زَيْدُ بْنُ خَالِدٍ الْجُهَنِيُّ أَنَّهُسَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ خَيْرُ الشُّهُودِ مَنْ أَدَّى شَهَادَتَهُ قَبْلَ أَنْ يُسْأَلَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Habbab} telah menceritakan kepadaku {Ubay bin Abbas bin Sahl bin Sa’d As Sa’idi} telah menceritakan kepadaku {Abu Bakar bin Muhammad bin Amru bin Hazm} telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Amru bin Utsman bin Affan} telah menceritakan kepadaku {Kharijah bin Zaid bin Tsabit Al Anshari} telah menceritakan kepadaku {Abdurrahman bin Abu ‘Amrah Al Anshari} telah menceritakan kepadaku {Zaid bin Khalid Al Juhanni} bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik persaksian adalah siapa yang mempersaksikan sebelum diminta untuk bersaksi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20699

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ أَخْبَرَنِي يَعْقُوبُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ السَّمَّانِ قَالَ يَحْيَى وَلَا أَعْلَمُهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قُرَيْشٌ وَالْأَنْصَارُ وَأَسْلَمُ وَغِفَارٌ أَوْ غِفَارٌ وَأَسْلَمُ وَمَنْ كَانَ مِنْ أَشْجَعَ وَجُهَيْنَةَ أَوْ جُهَيْنَةَ وَأَشْجَعَ حُلَفَاءُ مَوَالِيَّ لَيْسَ لَهُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَا رَسُولِهِ مَوْلًى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ayyasy} telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ayyasy} telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Sa’id} telah mengabarkan kepadaku {Ya’qub bin Khalid} dari {Abu Shalih As Samman} -Yahya berkata Aku tidak mengetahuinya kecuali ia mengatakannya- dari {Zaid bin Khalid} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Quraisy, Anshar, Aslam dan Ghifar atau Ghifar dan Aslam, orang yang berasal dari Asyja’ dan Juhainah, atau Juhainah dan Asyja’ mengadakan perjanjian dengan para sekutuku, maka tiada penolong bagi mereka selain Allah dan Rasul-Nya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20700

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمٍ الزُّهْرِيُّ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ مَسَّ فَرْجَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Ya’qub} telah menceritrakan kepadaku {Ayahku} dari {Ibnu Ishaq} telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Muslim Az Zuhri} dari {Urwah bin Zubair} dari {Zaid bin Khalid Al Juhanni} berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa menyentuh kemaluannya hendaklah ia berwudhu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20701

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي عُمَارَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ طُعْمَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَسَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَصْحَابِهِ غَنَمًا لِلضَّحَايَا فَأَعْطَانِي عَتُودًا جَذَعًا مِنْ الْمَعْزِ قَالَ فَجِئْتُهُ بِهِ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ جَذَعٌ قَالَ ضَحِّ بِهِ فَضَحَّيْتُ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub}, telah menceritakan kepada kami {Ayahku} dari {Muhammd bin Ishaq} telah menceritakan kepadaku {‘Umarah bin Abdullah bin Thu’mah} dari {Sa’id bin Al Musayyab} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} ia berkata “Rasulullah saw. pernah membagi-bagikan kambing kepada para sahabat untuk berkurban, dan Rasulullah saw. memberiku satu jenis anak kambing, lalu aku membawanya kepada Rasulullah “Wahai Rasulullah, bukankah ini masih jada’?.” Rasulullah menjawab: “Berkurbanlah kamu dengan jada’ itu.” Maka akupun berkurban dengan jada’.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20702

حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي الدَّرَاوَرْدِيَّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى سَجْدَتَيْنِ لَا يَسْهُو فِيهِمَا غَفَرَ اللَّهُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suraij}, telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman}, telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz} ia adalah Ad Darawardi dari {Zaid bin Salam}, dari {Zaid bin Khalid Al Juhaini} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa shalat dua raka’at dalam keadaan tidak lalai, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20703

حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلَالٍ عَنْ عُمَرَ الدِّمَشْقِيِّ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ قَالَتْ حَدَّثَنِي أَبُو الدَّرْدَاءِأَنَّهُ سَجَدَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِحْدَى عَشْرَةَ سَجْدَةً مِنْهُنَّ النَّجْمُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suraij bin Nu’man}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahab} dari {‘Amru bin Harits} dari {Sa`id bin Abu Hilal} dari {Umar Ad Damasyqi} dari {Ummu Darda`} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Darda`} bahwa ia pernah sebelas kali sujud (sajadah) bersama Rasulullah saw. (pada ayat-ayat sajadah), dan salah satu diantaranya adalah surat an Najm.”