Musnad Sahabat Anshar
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20714
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى امْرَأَةً مُجِحًّا عَلَى بَابِ فُسْطَاطٍ أَوْ طَرَفِ فُسْطَاطٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَلَّ صَاحِبَهَا يُلِمُّ بِهَا قَالُوا نَعَمْ قَالَ لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ أَلْعَنَهُ لَعْنَةً تَدْخُلُ مَعَهُ فِي قَبْرِهِ كَيْفَ يُوَرِّثُهُ وَهُوَ لَا يَحِلُّ لَهُ وَكَيْفَ يَسْتَخْدِمُهَا وَهُوَ لَا يَحِلُّ لَهُحَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ حَدَّثَنِي زِيَادُ بْنُ أَبِي زِيَادٍ حَدِيثًا يَرْفَعُهُ إِلَى أَبِي الدَّرْدَاءِ يَرْفَعُهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ يَعْنِي حَدِيثَ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ وَمَكِّيٍّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ زِيَادِ بْنِ أَبِي زِيَادٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Syu’bah} dari {Yazid bin Khumair} dari {Abdurrahman bin Jubair bin Nufair} dari {Ayahnya} dari {Abu Darda`} bahwa Rasulullah saw. melihat seorang wanita berlaku angkuh depan atau samping sebuah kemah, kemudian Rasulullah bersabda: “Sepertinya tuannya ingin menggaulinya.” Mereka (para sahabat) menjawab sepertinya begitu. Lantas Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh saya berharap bisa melaknat (tuannya), laknat yang bisa membawanya sampai ke kuburnya, bagaimana ia mewarisi (anak dalam kandungannya) padahal ia tidak berhak atas anak tersebut? Bagaimana ia menjadikan (anak tersebut) sebagai pelayannya (budaknya) padahal ia tidak halal baginya?” Telah menceritakan kepada kami {‘Affan}, telah menceritakan kepada kami {Wuhaib}, telah menceritakan kepada kami {Musa bin ‘Uqbah}, Telah menceritakan kepadaku {Ziyad bin Abu Ziyad} sebuah hadits yang ia rafa’kan kepada {Abu Darda’} kemudian Abu Darda` merafa’kan kepada Nabi saw., beliau bersabda: “Maukah aku beritahukan kepada kalian amalan yang paling baik untuk kelian kerjakan.” lalu ia menyebutkan hadits yaitu hadits Yahya bin Sa`id dan Makky dari Abdullah bin Sa`id dari Ziyad bin Abi Ziyad.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20715
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ مَعْدَانَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيَعْجَبُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ ثُلُثَ الْقُرْآنِ فِي لَيْلَةٍ قَالُوا كَيْفَ يُطِيقُ ذَلِكَ أَوْ مَنْ يُطِيقُ ذَلِكَ قَالَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Syu’bah}, telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Salim bin Abu Ja’d} dari {Ma’dan} dari {Abu Darda`} dari Nabi saw., beiau bersabda: “Tidakkah kalian heran terharap seseorang yang membaca sepertiga Al Qur`an pada satu malam?” para sahabat bertanya “Bagaimana ia mampu membacanya atau siapa yang mampu melakukannya? Beliau menjawab: “Katakanlah qul huwallahu ahad.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20716
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ سَأَلْتُ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ عَنْ الضَّبُعِ فَكَرِهَهَا فَقُلْتُ لَهُ إِنَّ قَوْمَكَ يَأْكُلُونَهُ قَالَ لَا يَعْلَمُونَ فَقَالَ رَجُلٌ عِنْدَهُ سَمِعْتُ أَبَا الدَّرْدَاءِ يُحَدِّثُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى عَنْ كُلِّ ذِي نُهْبَةٍ وَكُلِّ ذِي خَطْفَةٍ وَكُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِقَالَ سَعِيدٌ صَدَقَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Sufyan}, telah menceritakan kepadaku {Suhail bin Abu Shalah} dari {Abdullah bin Yazid} ia berkata ‘Aku bertanya kepada {Sa’id bin Musayab} mengenai hukum memakan anjing hutan?, Beliau membenci anjing hutan. Aku katakan kepada beliau, “Ketahuilah bahwa kaummu memakan anjing hutan.” beliau menjawab “barangkali mereka belum tahu.” Lantas {seseorang} yang berada di sisinya berkata “Aku mendengar {Aba Darda`} menyampaikan hadits dari Rasulullah saw. bahwa beliau melarang memakan setiap hewan yang memiliki sifat merampas, setiap hewan yang menerkam, dan setiap hewan buas yang bertaring.” {Sa`id} berkata “Abu Darda` benar.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20717
حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَفْوَانَ قَالَ وَكَانَتْ تَحْتَهُ الدَّرْدَاءُ قَالَأَتَيْتُ الشَّامَ فَدَخَلْتُ عَلَى أَبِي الدَّرْدَاءِ فَلَمْ أَجِدْهُ وَوَجَدْتُ أُمَّ الدَّرْدَاءِ فَقَالَتْ تُرِيدُ الْحَجَّ الْعَامَ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ فَقَالَتْ فَادْعُ لَنَا بِخَيْرٍ فَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ إِنَّ دَعْوَةَ الْمُسْلِمِ مُسْتَجَابَةٌ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍفَخَرَجْتُ إِلَى السُّوقِ فَأَلْقَى أَبَا الدَّرْدَاءِ فَقَالَ لِي مِثْلَ ذَلِكَ يَأْثُرُهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ وَيَعْلَى قَالَا ثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ صَفْوَانَ قَالَ يَزِيدُ ابْنُ عَبْدِ اللَّهِ فَذَكَرَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair}, telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik} dari {‘Atha`} dari {Shafwan bin Abdullah bin Shafwan} ia berkata -dan setelahnya ada riwayat Darda`- ia berkata “Aku datang ke Syam, lalu aku menemui Abu Darda`, namun aku tidak mendapatinya selain {Ummu Darda`}, lantas ia berkata kepadaku “Apakah kamu hendak menunaikan haji tahun ini?, aku menjawab ‘Benar.” Ummu Darda` berkata lagi “Kalau begitu, do’akanlah kami dengan kebaikan, karena Rasulullah saw. pernah bersabda: “Sesungguhnya do’a seorang muslim untuk saudaranya yang jauh dariya akan terkabulkan, karena malaikat bertengger di atas kepalanya, hingga setiap kali ia mendo’akan kebaikan untuk saudaranya, Malaikat akan menjawab, ‘Kabulkanlah, ‘ semoga kamu mendapatkan yang setimpal.” Kemudain aku pergi ke pasar, lalu bertemu dengan {Abu Darda`}, iapun menyampaikan hadits tersebut kepadaku dari dari Rasulullah saw. Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} dan {Ya’la} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik} dari {Abu Zubair}, dari {Shafwan}, {Yazid bin Abdullah} mengatakan, lalu ia menyebutkan hadits seperti di atas.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20718
حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ يَعْنِي ابْنَ مِغْوَلٍ عَنِ الْحَكَمِ عَنْ أَبِي عُمَرَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَنَزَلَ بِأَبِي الدَّرْدَاءِ رَجُلٌ فَقَالَ أَبُو الدَّرْدَاءِ مُقِيمٌ فَنَسْرَحَ أَمْ ظَاعِنٌ فَنَعْلِفَ قَالَ بَلْ ظَاعِنٌ قَالَ فَإِنِّي سَأُزَوِّدُكَ زَادًا لَوْ أَجِدُ مَا هُوَ أَفْضَلُ مِنْهُ لَزَوَّدْتُكَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ ذَهَبَ الْأَغْنِيَاءُ بِالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ نُصَلِّي وَيُصَلُّونَ وَنَصُومُ وَيَصُومُونَ وَيَتَصَدَّقُونَ وَلَا نَتَصَدَّقُ قَالَ أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى شَيْءٍ إِنْ أَنْتَ فَعَلْتَهُ لَمْ يَسْبِقْكَ أَحَدٌ كَانَ قَبْلَكَ وَلَمْ يُدْرِكْكَ أَحَدٌ بَعْدَكَ إِلَّا مَنْ فَعَلَ الَّذِي تَفْعَلُ دُبُرَ كُلِّ صَلَاةٍ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ تَسْبِيحَةً وَثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ تَحْمِيدَةً وَأَرْبَعًا وَثَلَاثِينَ تَكْبِيرَةً
Terjemahan: Telah berkata kepada kami {Ibnu Numair}, telah menceritakan kepada kami {Malik bin Mighwal} dari {Hakam} dari {Abu Umar} dari {Abu Darda`} ia berkata “Seseorang datang menemui Abu Darda`, lalu Abu Darda` berkata kepadanya “Apakah kamu hendak singgah sejenak atau melanjutkan perjalanan untuk memberi makan hewan tungganmu?” orang itu menjawab “Aku mau melanjutkan perjalanan.” Abu Darda` berpesan kepadanya, “Sungguh aku akan membekalimu dengan perbekalan yang paling berharga. Suatu saat aku mendatangi Rasulullah saw., lalu aku sampaikan kepada beliau “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya menguasai dunia dan akhirat, kita shalat merekapun shalat, kita berpuasa merekapun berpuasa, mereka bersedekah namun kita tidak mampu bersedekah, beliau melanjutkan “Maukah aku tunjukan kepadamu sesuatu, yang jika kamu kerjakan, maka tidak ada seorangpun sebelum kamu yang mengunggulimu, dan tidak seorangpun setelahmu yang menyaingimu, kecuali ia melakukan apa yang kamu lakukan, yaitu bertasbih tiga puluh tiga kali, bertahmid tga puluh tiga kali dan bertakbir tiga puluh empat kali setiap selesai shalat.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20719
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنِي زَائِدَةُ بْنُ قُدَامَةَ حَدَّثَنِي السَّائِبُ بْنُ حُبَيْشٍ الْكَلَاعِيُّ عَنْ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ الْيَعْمَرِيِّ قَالَقَالَ لِي أَبُو الدَّرْدَاءِ أَيْنَ مَسْكَنُكَ قَالَ قُلْتُ فِي قَرْيَةٍ دُونَ حِمْصَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ ثَلَاثَةٍ فِي قَرْيَةٍ لَا يُؤَذَّنُ وَلَا تُقَامُ فِيهِمْ الصَّلَاةُ إِلَّا اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمْ الشَّيْطَانُ فَعَلَيْكَ بِالْجَمَاعَةِ فَإِنَّ الذِّئْبَ يَأْكُلُ الْقَاصِيَةَحَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ أَيْضًا حَدَّثَنَا زَائِدَةُ حَدَّثَنَا السَّائِبُ بْنُ حُبَيْشٍ الْكَلَاعِيُّ فَذَكَرَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’}, telah menceritakan kepadaku {Zaidah bin Qudamah}, telah menceritakan kepadaku {Sa`ib bin Hubaisy Al Kala`i} dari {Ma’dan bin Abu Thalhah Al Ya’mari}, ia berkata {Abu Darda`} berkata kepadaku: “Dimanakah kamu tinggal?, aku menjawab ‘aku tinggal di pedesaan dibelekang Himsha.” Abu Darda` berkata ‘Aku mendegar Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah tiga orang berada di suatu pedesaan, lalu mereka tidak mengumandangkan adzan, dan tidak pula mendirikan shalat, kecuali syaitan akan menguasai diri mereka, oleh karena itu, hendaklah kamu hidup berjama’ah, ketahuilah sesungguhnya serigala itu akan menerkam mangsa yang sendirian.” Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa`id}, telah menceritakan kepada kami {Za`idah}, telah menceritakan kepada kami {Sa`ib bin Hubaisy Al Kala`i}, lalu ia menyebutkan hadits seperti di atas.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20720
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَنَا هَمَّامُ بْنُ يَحْيَى عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ الدَّجَّالِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid}, telah menceritakan kepada kami {Hammam bin Yahya} dari {Qatadah} dari {Salim bin Abu Ja’d} dari {Ma’dan bin Abu Thalhah} dari {Abu Darda`} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Barangsiapa hafal sepuluh ayat dari awal surat al kahfi, maka ia akan aman dari bahaya Dajjal.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20721
حَدَّثَنَا يَزِيدُ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَرْطَأَةَ عَنْ ابْنِ نُعْمَانَ عَنْ بِلَالِ بْنِ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِيهِ قَالَضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ جَذَعَيْنِ مُوجِبَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid}, telah menceritakan kepada kami {Al Hajaj bin Artha`ah} dari {Ibnu Nu’man} dari {Bilal bin Abu Darda`} dari {Ayahnya} ia berkata ‘Rasulullah saw. pernah menyembelih dua ekor domba jada’ yang layak.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20722
حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ حَدَّثَنَا أَبُو شِهَابٍ عَنِ الْحَجَّاجِ عَنْ يَعْلَى بْنِ نُعْمَانَ عَنْ بِلَالِ بْنِ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِيهِ قَالَضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ جَذَعَيْنِ خَصِيَّيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suraij}, telah menceritakan kepada kami {Abu Syihab} dari {Al Hajaj} dari {Ya’la bin Nu’man} dari {Bilal bin Abu Darda`} dari {Ayahnya} ia berkata: ‘Rasulullah saw. pernah menyembelih dua ekor domba jada’ yang layak.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20723
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ أَنَا عَاصِمُ بْنُ رَجَاءِ بْنِ حَيْوَةَ عَنْ كَثِيرِ بْنِ قَيْسٍ قَالَقَدِمَ رَجُلٌ مِنْ الْمَدِينَةِ إِلَى أَبِي الدَّرْدَاءِ وَهُوَ بِدِمَشْقَ فَقَالَ مَا أَقْدَمَكَ أَيْ أَخِي قَالَ حَدِيثٌ بَلَغَنِي أَنَّكَ تُحَدِّثُ بِهِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَمَا قَدِمْتَ لِتِجَارَةٍ قَالَ لَا قَالَ أَمَا قَدِمْتَ لِحَاجَةٍ قَالَ لَا قَالَ مَا قَدِمْتَ إِلَّا فِي طَلَبِ هَذَا الْحَدِيثِ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ وَإِنَّهُ لَيَسْتَغْفِرُ لِلْعَالِمِ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ حَتَّى الْحِيتَانُ فِي الْمَاءِ وَفَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ إِنَّ الْعُلَمَاءَ هُمْ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ لَمْ يَرِثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا وَإِنَّمَا وَرِثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍحَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ عَيَّاشٍ عَنْ عَاصِمِ بْنِ رَجَاءِ بْنِ حَيْوَةَ عَنْ دَاوُدَ بْنِ جَمِيلٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ قَيْسٍ قَالَ أَقْبَلَ رَجُلٌ مِنْ الْمَدِينَةِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yazid}, telah menceritakan kepada kami {‘Ashim bin Raja` bin Haiwah} dari {Katsir bin Qais} ia berkata: ‘Seseorang dari Madinah datang menemui {Abu Darda`}, ketika itu ia berada di Damaskus. Abu Darda` bertanya kepada orang tersebut, ‘Wahai saudaraku, apa yang membawamu ke mari?. Orang tersebut menjawab ‘karena suatu hadits yang telah sampai kepadaku bahwa anda meriwayatkan hadits tersebut dari Rasulullah saw. Abu Darda` berkata ‘apakah kedatanganmu untuk berniaga?. Orang tersebut menjawab ‘Tidak’. Abu Darda` bertanya lagi ‘Atau kedatanganmu untuk suatu keperluan?. Orang itu menjawab ‘Tidak’. Abu Darda` berkata ‘Apakah kedatanganmu hanya karena hendak mempelajari hadits ini?.’ Orang itu menjawab, ‘Ya’. Lalu Abu Darda` berkata ‘Ketahuilah bahwa aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang meniti suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga, dan para malaikat akan mengayominya dengan sayap-sayap mereka karena ridla kepada penuntut ilmu, seluruh penduduk langit dan bumi bahkan ikan paus di lautpun akan memintakan ampun bagi seorang ‘alim, keutamaan seorang ‘alim dengan ahli ibadah bagaikan bulan dengan seluruh bintang-bintang, sesungguhnya para ulama’ adalah pewaris para nabi, dan para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, melainkan mereka hanya mewariskan ilmu, maka barangsiapa mengambil ilmu tersebut, ia akan mendapatkan keuntungan besar.” Telah menceritakan kepada kami {Hakam bin Musa}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Ayyasy} dari {‘Ashim bin Raja’ bin Haiwah} dari {Dawud bin Jamil} dari {Katsir bin Qais} ia berkata ‘Seseorang dari Madinah datang….’ Kemudian ia menyebutkan makna hadits di atas.