Musnad Sahabat Anshar
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20332
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَجَّاجِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ أَنَّ أَبَا سَالِمٍ الْجَيْشَانِيَّأَتَى إِلَى أَبِي أُمَيَّةَ فِي مَنْزِلِهِ فَقَالَ إِنِّي سَمِعْتُ أَبَا ذَرٍّ يَقُولُ إِنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا أَحَبَّ أَحَدُكُمْ صَاحِبَهُ فَلْيَأْتِهِ فِي مَنْزِلِهِ فَلْيُخْبِرْهُ أَنَّهُ يُحِبُّهُ لِلَّهِ وَقَدْ جِئْتُكَ فِي مَنْزِلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Al Hajjaj} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdullah} dia berkata, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Abu Habib} bahwa {Abu Salim Al Jaisyani} datang kepada Abu Umayyah di rumahnya kemudian berkata, “Sesungguhnya aku telah mendengar {Abu Dzar} berkata, bahwa dia telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang di antara kalian cinta kepada saudaranya maka datangilah ke rumahnya dan sampaikan kepadanya bahwa dia mencintainya karena Allah dan aku telah datang ke rumahmu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20333
حَدَّثَنَا يُونُسُ وَعَفَّانُ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ بُرْدٍ أَبِي الْعَلَاءِ قَالَ عَفَّانُ قَالَ أَخْبَرَنَا بُرْدٌ أَبُو الْعَلَاءِ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ نُسَيٍّ عَنْ غُضَيْفِ بْنِ الْحَارِثِأَنَّهُ مَرَّ بِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَقَالَ نِعْمَ الْفَتَى غُضَيْفٌ فَلَقِيَهُ أَبُو ذَرٍّ فَقَالَ أَيْ أُخَيَّ اسْتَغْفِرْ لِي قَالَ أَنْتَ صَاحِبُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنْتَ أَحَقُّ أَنْ تَسْتَغْفِرَ لِي فَقَالَ إِنِّي سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يَقُولُ نِعْمَ الْفَتَى غُضَيْفٌ وَقَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ ضَرَبَ بِالْحَقِّ عَلَى لِسَانِ عُمَرَ وَقَلْبِهِ قَالَ عَفَّانُ عَلَى لِسَانِ عُمَرَ يَقُولُ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yunus} dan {‘Affan} secara makna, keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Burd Abul A’la} ia berkata, {‘Affan} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Burd Abul A’la} dari {Ubadah bin Nusayy} dari {Ghudlaif bin Al Harits} bahwa dia melewati Umar bin Al Khattab, kemudian Umar berkata, “Sebaik-baik pemuda adalah Ghudlaif.” Maka {Abu Dzar} menemuinya dan berkata, “Wahai saudaraku, mohonkanlah (ampunan) untukku.” Ghudlaif menjawab, “Kamu adalah sahabat Rasulullah saw. dan kamu lebih pantas untuk memohonkan ampun untukku.” Kemudian Abu Dzar berkata, “Sesungguhnya aku telah mendengar Umar berkata, ‘Sebaik-baik pemuda adalah Ghudlaif.’ Dan sungguh Rasulullah saw. telah bersabda: “Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla telah menjadikan permisalan lisan dan hati Umar sebagai tanda kebenaran.” ‘Affan berkata, “Karena perkataan Umar inilah ia mengatakannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20334
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ هُبَيْرَةَ أَخْبَرَنِي أَبُو تَمِيمٍ الْجَيْشَانِيُّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو ذَرٍّ قَالَكُنْتُ أَمْشِي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَغَيْرُ الدَّجَّالِ أَخْوَفُنِي عَلَى أُمَّتِي قَالَهَا ثَلَاثًا قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذَا الَّذِي غَيْرُ الدَّجَّالِ أَخْوَفُكَ عَلَى أُمَّتِكَ قَالَ أَئِمَّةً مُضِلِّينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Abdullah bin Hubairah} dia berkata, telah mengkabarkan kepadaku {Abu Tamim Al Jaisyani} dia berkata, telah mengabarkan kepadaku {Abu Dzar} dia berkata, “Aku berjalan bersama Rasulullah saw., kemudian beliau bersabda: “Selain Dajjal, ada yang lebih aku takuti atas ummatku, ” beliau mengucapkannya tiga kali, maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, yang engkau takuti atas umatmu selain Dajjal itu apa? ‘ beliau menjawab: “Para pemimpin yang menyesatkan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20335
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةُ عَنِ ابْنِ هُبَيْرَةَ عَنْ أَبِي تَمِيمٍ الْجَيْشَانِيِّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا ذَرٍّ يَقُولُكُنْتُ مُخَاصِرَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا إِلَى مَنْزِلِهِ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ غَيْرُ الدَّجَّالِ أَخْوَفُ عَلَى أُمَّتِي مِنْ الدَّجَّالِ فَلَمَّا خَشِيتُ أَنْ يَدْخُلَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ شَيْءٍ أَخْوَفُ عَلَى أُمَّتِكَ مِنْ الدَّجَّالِ قَالَ الْأَئِمَّةَ الْمُضِلِّينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Dawud} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Ibnu Hubairah} dari {Abu Tamim Al Jaisyani} dia berkata, Aku mendengar {Abu Dzar} berkata, “Aku berjalan dengan menggandeng tangan Rasulullah saw. menuju rumah beliau, lalu aku mendengar beliau bersabda: “Selain Dajjal ada yang lebih aku takuti atas ummatku, ” beliau mengucapkannya tiga kali, maka aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, sesuatu yang lebih engkau takuti menimpa umatmu selain Dajjal itu apa? ‘ beliau menjawab: “Para pemimpin yang menyesatkan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20336
حَدَّثَنَا عَمَّارُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَبَا ذَرٍّ أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى كَنْزٍ مِنْ كُنُوزِ الْجَنَّةِ قُلْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ammar bin Muhammad} dari {Al A’masy} dari {Mujahid} dari {Abdurrahman bin Abu Laila} dari {Abu Dzar} dia berkata, “Rasulullah saw. bertanya kepadaku: “Wahai Abu Dzar, maukah aku tunjukkan simpanan dari simpanan-simpanan Surga? Bacalah ‘Laa Haulaa Walaa Quwwata Illaa Billaah (Tidak ada daya dan upaya kecuali dari Allah) ‘.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20337
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ الْأَعْمَشُ عَنْ مُجَاهِدِ بْنِ جَبْرٍ أَبِي الْحَجَّاجِ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُوتِيتُ خَمْسًا لَمْ يُؤْتَهُنَّ نَبِيٌّ كَانَ قَبْلِي نُصِرْتُ بِالرُّعْبِ فَيُرْعَبُ مِنِّي الْعَدُوُّ عَنْ مَسِيرَةِ شَهْرٍ وَجُعِلَتْ لِي الْأَرْضُ مَسْجِدًا وَطَهُورًا وَأُحِلَّتْ لِي الْغَنَائِمُ وَلَمْ تَحِلَّ لِأَحَدٍ كَانَ قَبْلِي وَبُعِثْتُ إِلَى الْأَحْمَرِ وَالْأَسْوَدِ وَقِيلَ لِي سَلْ تُعْطَهْ فَاخْتَبَأْتُهَا شَفَاعَةً لِأُمَّتِي وَهِيَ نَائِلَةٌ مِنْكُمْ إِنْ شَاءَ اللَّهُ مَنْ لَقِيَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًاقَالَ الْأَعْمَشُ فَكَانَ مُجَاهِدٌ يَرَى أَنَّ الْأَحْمَرَ الْإِنْسُ وَالْأَسْوَدَ الْجِنُّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} telah menceritakan kepada kami {Ayahku} dari {Ibnu Ishaq} telah menceritakan kepadaku {Sulaiman Al A’masy} dari {Mujahid bin Jabr Abul Hajjaj} dari {Ubaid bin Umair Al Laitsi} dari {Abu Dzar} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Aku diberi empat hal yang tidak diberikan kepada seorang Nabi pun sebelumku aku ditolong dari rasa takut sehingga musuhku dijadikan takut sepanjang perjalanan satu bulan, bumi seluruhnya di jadikan mesjid dan tempat yang suci bagiku, dihalalkan ghanimah untukku yang tidak pernah dihalalkan kepada seorangpun dari Nabi sebelumku, dan aku diutus kepada orang berkulit merah maupun hitam serta dikatakan kepadaku ‘memohonlah pasti kamu akan diberi’, maka hal itu aku sembunyikan sebagai syafaat kepada Ummatku dan dia pasti akan kalian dapatkan atas izin Allah bagi siapa yang bertemu dengan Allah ‘azza wajalla sedang dia tidak mensekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.” Al A’masy berkata, “Mujahid berpendapat bahwa yang merah itu adalah golongan manusia dan yang hitam itu adalah golongan Jin.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20338
حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي ذَرٍّأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَغِيبُ الشَّمْسُ تَحْتَ الْعَرْشِ فَيُؤْذَنُ لَهَا فَتَرْجِعُ فَإِذَا كَانَتْ تِلْكَ اللَّيْلَةُ الَّتِي تَطْلُعُ صَبِيحَتَهَا مِنْ الْمَغْرِبِ لَمْ يُؤْذَنْ لَهَا فَإِذَا أَصْبَحَتْ قِيلَ لَهَا اطْلُعِي مِنْ مَكَانِكِ ثُمَّ قَرَأَ{ هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا أَنْ تَأْتِيَهُمْ الْمَلَائِكَةُ أَوْ يَأْتِيَ رَبُّكَ أَوْ يَأْتِيَ بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mu`amal} telah menceritakan kepada kami {Hammad} -yaitu Ibnu Salamah- telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Ibrahim At Taimi} dari {Ayahnya} dari {Abu Dzar}, bahwa Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Matahari terbenam di bawah ‘Arsy kemudian diizinkan untuknya (terbit kembali), maka dia pun kembali terbit (dari arah timur). Jika malam yang pada pagi harinya matahari terbit dari arah barat, sebenarnya (pada malam itu) ia tidak mendapatkan untuk terbit (dari arah timur). Maka di pagi harinya dikatakan padanya: ‘Terbitlah kamu dari tempatmu (timur)!” Kemudian beliau membaca: ‘(Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka untuk mencabut nyawa mereka atau kedatangan siksa Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu) ‘ (Qs. Al An’am: 158).
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20339
حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ أَبِي ذَرٍّعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ فَقَدْ صَامَ الدَّهْرَ كُلَّهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir} telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {‘Ashim bin Sulaiman} dari {Abu Utsman} dari {Abu Dzar} dari Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wasallam, beliau bersabda: “Barangsiapa berpuasa tiga hari pada setiap bulan maka dia telah berpuasa satu tahun penuh.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20340
حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا دَيْلَمٌ عَنْ وَهْبِ بْنِ أَبِي دُبَيٍّ عَنْ أَبِي حَرْبٍ عَنْ مِحْجَنٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْعَيْنَ لَتُولِعُ بِالرَّجُلِ بِإِذْنِ اللَّهِ حَتَّى يَصْعَدَ حَالِقًا ثُمَّ يَتَرَدَّى مِنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yunus bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Dailam} dari {Wahab bin Abu Dubai} dari {Abu Harb} dari {Mihjan} dari {Abu Dzar} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya penyakit ‘ain (penyakit yang bersumber dari mata) itu akan mengenai pada laki-laki, dengan izin Allah sehingga ia mendaki ke tempat tinggi kemudian terjatuh darinya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20341
حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ حَدَّثَنَا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ عَطَاءٍ عَنْ يَزِيدَ يَعْنِي ابْنَ أَبِي زِيَادٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَخَرَجَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَتَدْرُونَ أَيُّ الْأَعْمَالِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ قَائِلٌ الصَّلَاةُ وَالزَّكَاةُ وَقَالَ قَائِلٌ الْجِهَادُ قَالَ إِنَّ أَحَبَّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ الْحُبُّ فِي اللَّهِ وَالْبُغْضُ فِي اللَّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husain} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Atha`} dari {Yazid bin Abu Ziyad} dari {Mujahid} dari {Seseorang} dari {Abu Dzar} dia berkata, “Rasulullah saw. keluar menemui kami kemudian bertanya: “Apakah kalian tahu amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah ‘azza wajalla?” Salah seorang sahabat menjawab, “Shalat dan zakat.” Yang lain menjawab, “Berjihad.” Kemudian Nabi saw. bersabda: “Sesungguhnya amalan yang paling dicintai oleh Allah ‘azza wajalla adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah.”