Musnad Sahabat Anshar

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20462

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ وَاصِلٍ الْأَحْدَبِ عَنِ الْمَعْرُورِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا ذَرٍّ يُحَدِّثُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتَانِي جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام فَبَشَّرَنِي وَقَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ زَيْدِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ الْغِفَارِيِّعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ بَشَّرَنِي جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام أَنَّهُ مَنْ مَاتَ مِنْ أُمَّتِكَ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ قَالَ قُلْتُ وَإِنْ زَنَى وَإِنْ سَرَقَ قَالَ وَإِنْ زَنَى وَإِنْ سَرَقَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Washil Al Ahdab} dari {Ma’rur} berkata, Aku mendengar {Abu Dzar} menceritakan dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau bersabda: “Jibril Alaihis Salam mendatangiku dan memberi kabar gembira.” Dan telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sulaiman} dari {Zaid bin Wahb} dari {Abu Dzar Al Ghifari} dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau bersabda: “Jibril memberi kabar gembira padaku bahwa siapa saja yang mati dari umatmu sedang ia tidak mensekutukan Allah dengan sesuatu pun maka ia akan masuk surga.” Abu Dzar berkata, “Aku bertanya, “Walaupun ia berzina dan mencuri?” Beliau bersabda: “Walau ia berzina dan mencuri.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20463

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَبَهْزٌ وَحَجَّاجٌ قَالُوا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ وَاصِلٍ قَالَ بَهْزٌ حَدَّثَنَا وَاصِلٌ الْأَحْدَبُ عَنْ مُجَاهِدٍ وَقَالَ حَجَّاجٌ سَمِعْتُ مُجَاهِدًا عَنْ أَبِي ذَرٍّعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُعْطِيتُ خَمْسًا لَمْ يُعْطَهُنَّ أَحَدٌ قَبْلِي جُعِلَتْ لِي الْأَرْضُ طَهُورًا وَمَسْجِدًا وَأُحِلَّتْ لِي الْغَنَائِمُ وَلَمْ تَحِلَّ لِنَبِيٍّ قَبْلِي وَنُصِرْتُ بِالرُّعْبِ مَسِيرَةَ شَهْرٍ عَلَى عَدُوِّي وَبُعِثْتُ إِلَى كُلِّ أَحْمَرَ وَأَسْوَدَ وَأُعْطِيتُ الشَّفَاعَةَ وَهِيَ نَائِلَةٌ مِنْ أُمَّتِي مَنْ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا قَالَ حَجَّاجٌ مَنْ مَاتَ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} dan {Bahz} dan {Hajjaj} mereka berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Washil}, {Bahz} berkata, telah menceritakan kepada kami {Washil Al Ahdab} dari {Mujahid}, dan {Hajjaj} berkata, Aku mendengar {Mujahid} dari {Abu Dzar} dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau bersabda: “Diberikan padaku lima hal yang tidak diberikan kepada seorang Nabipun sebelumku bumi dijadikan untukku sebagai tempat bersuci dan tempat sujud, ghanimah dihalalkan untukku yang tidak pernah dihalalkan untuk seorang Nabipun sebelumku, aku ditolong dengan ditimpakannya rasa takut dalam hati musuh-musuhku selama perjalanan satu bulan, aku diutus kepada orang yang berkulit merah dan orang yang berkulit hitam, dan aku diberi syafaat yang itu bisa didapatkan oleh umatku yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun.” Hajjaj menyebutkan, “Siapa saja yang meninggal dan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20464

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَلِيِّ بْنِ مُدْرِكٍ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ خَرَشَةَ بْنِ الْحُرِّ عَنْ أَبِي ذَرٍّعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلَا يُزَكِّيهِمْ قَالَ فَقَرَأَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ قَالَ فَقَالَ أَبُو ذَرٍّ خَابُوا وَخَسِرُوا خَابُوا وَخَسِرُوا خَابُوا وَخَسِرُوا قَالَ مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الْمُسْبِلُ إِزَارَهُ وَالْمَنَّانُ وَالْمُنَفِّقُ سِلْعَتَهُ بِالْحَلِفِ الْكَاذِبِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Ali bin Mudrik} dari {Abu Zur’ah} dari {Kharasyah bin Hur} dari {Abu Dzar} dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, bahwa beliau bersabda: “Ada tiga golongan manusia yang Allah Azza Wa Jalla tidak akan mengajak mereka berbicara pada hari kiamat, tidak melihat dan tidak akan mensucikan dosanya.” Abu Dzar berkata, “Rasulullah saw. mengulang-ngulangnya hingga tiga kali.” Abu Dzar melanjutkan, “Telah sia-sia dan merugilah mereka, telah sia-sia dan merugilah mereka, telah sia-sia dan merugilah mereka. wahai Rasulullah, siapa mereka itu?” Rasulullah bersabda: “Orang yang menjulurkan pakaian di bawah mata kaki, orang yang mengungkit-ungkit pemberian dan orang mengobral dagangannya dengan sumpah palsu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20465

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَامٍ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِي ذَرٍّ أَنَّهُ قَالَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صُمْتَ مِنْ شَهْرٍ ثَلَاثًا فَصُمْ ثَلَاثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sulaiman} dari {Yahya bin Saam} dari {Musa bin Thalhah} dari {Abu Dzar}, bahwa ia berkata, “Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda kepadaku: “Jika kamu ingin berpuasa tiga dalam setiap bulannya, maka puasalah pada tanggal tiga belas, empat belas dan lima belas.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20466

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ مُنْذِرٍ الثَّوْرِيِّ عَنْ أَشْيَاخٍ لَهُمْ عَنْ أَبِي ذَرٍّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ مُنْذِرِ بْنِ يَعْلَى أَبِي يَعْلَى عَنْ أَشْيَاخٍ لَهُ عَنْ أَبِي ذَرٍّ فَذَكَرَ مَعْنَاهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى شَاتَيْنِ تَنْتَطِحَانِ فَقَالَ يَا أَبَا ذَرٍّ هَلْ تَدْرِي فِيمَ تَنْتَطِحَانِ قَالَ لَا قَالَ لَكِنَّ اللَّهَ يَدْرِي وَسَيَقْضِي بَيْنَهُمَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sulaiman} dari {Mundzir Ats Tsauri} dari {Beberapa guru mereka} dari {Abu Dzar}, bahwa Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam, dan {Abu Mu’awiyah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Mundzir bin Ya’la Abu Ya’la} dari {Guru-gurunya} dari {Abu Dzar} lalu ia menyebutkan secara makna, bahwa Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam melihat dua ekor kambing yang saling beradu tanduk, beliau lalu bersabda: “Wahai Abu Dzar, apakah kamu tahu untuk apa keduanya memiliki tanduk?” Abu Dzar menjawab, “Saya tidak tahu.” Nabi lalu bersabda: “Akan tetapi Allah Maha tahu, dan Dia akan mengadili di antara keduanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20467

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ الْمُنْذِرِ الثَّوْرِيِّ عَنْ أَشْيَاخٍ لَهُمْ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَلَقَدْ تَرَكَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا يَتَقَلَّبُ فِي السَّمَاءِ طَائِرٌ إِلَّا ذَكَّرَنَا مِنْهُ عِلْمًاحَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا فِطْرٌ عَنِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ الْمَعْنَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sulaiman} dari {Mundzir Ats Tasuri} dari {para guru mereka} dari {Abu Dzar} berkata, “Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam meninggalkan kami dan tiada burung yang terbang kecuali Rasulullah saw. telah memberitahukan tentang ilmunya.” Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {Fithr} dari {Mundzir} dari {Abu Dzar} secara makna.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20468

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ شُعْبَةُ أَخْبَرَنَا عَنْ مُهَاجِرٍ أَبِي الْحَسَنِ مِنْ بَنِي تَيْمِ اللَّهِ مَوْلًى لَهُمْ قَالَ رَجَعْنَا مِنْ جَنَازَةٍ فَمَرَرْنَا بِزَيْدِ بْنِ وَهْبٍ فَحَدَّثَ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَكُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَأَرَادَ الْمُؤَذِّنُ أَنْ يُؤَذِّنَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْرِدْ ثُمَّ أَرَادَ أَنْ يُؤَذِّنَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْرِدْ قَالَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ قَالَ حَتَّى رَأَيْنَا فَيْءَ التُّلُولِ فَصَلَّى ثُمَّ قَالَ إِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ فَإِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا بِالصَّلَاةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {Muhajir Abul Hasan} dari bani Taimillah, yakni salah seorang budak mereka, ia berkata, “Sepulang dari mengantar jenazah, kami bertemu dengan {Zaid bin Wahb} ia lalu menceritakan dari Abu Dzar, bahwa ia berkata, “Kami bersama Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam sedang dalam perjalanan, lalu seorang mu`adzin hendak mengumandangkan adzan, Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam pun bersabda: “Tunggulah sampai dingin (hilang terik panasnya).” Namun mu`dzin itu tetap ingin mengumandangkan adzan, Nabi saw. lalu bersabda: “Tunggulah sampai dingin.” Beliau ulangi perkataan itu hingga tiga kali, Abu Dzar berkata, “Sehingga kami melihat bayangan tempat yang tinggi, lalu beliau shalat bersama kami. Setelah itu beliau bersabda: “Sesungguhnya teriknya panas adalah dari hembusan neraka Jahannam, jika panas terlalu menyengat maka laksanakanlah shalat ketika telah dingin.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20469

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ وَهَاشِمٌ قَالَا حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ ابْنِ شِمَاسَةَأَنَّ مُعَاوِيَةَ بْنَ حُدَيْجٍ مَرَّ عَلَى أَبِي ذَرٍّ وَهُوَ قَائِمٌ عِنْدَ فَرَسٍ لَهُ فَسَأَلَهُ مَا تُعَالِجُ مِنْ فَرَسِكَ هَذَا فَقَالَ إِنِّي أَظُنُّ أَنَّ هَذَا الْفَرَسَ قَدْ اسْتُجِيبَ لَهُ دَعْوَتُهُ قَالَ وَمَا دُعَاءُ الْبَهِيمَةِ مِنْ الْبَهَائِمِ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا مِنْ فَرَسٍ إِلَّا وَهُوَ يَدْعُو كُلَّ سَحَرٍ فَيَقُولُ اللَّهُمَّ أَنْتَ خَوَّلْتَنِي عَبْدًا مِنْ عِبَادِكَ وَجَعَلْتَ رِزْقِي بِيَدِهِ فَاجْعَلْنِي أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ أَهْلِهِ وَمَالِهِ وَوَلَدِهِقَالَ أَبِي وَوَافَقَهُ عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنْ ابْنِ شِمَاسَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} dan {Hasyim} keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Ibnu Syimasah} bahwa Mu’awiyah bin Khudaij lewat di hadapan {Abu Dzar} yang sedang berdiri di sisi kudanya. Mu’awiyah lalu bertanya kepadanya, “Kenapa kamu merawat kudamu ini?” Dia menjawab, “Sesungguhnya aku menyangka bahwa kuda ini telah dikabulkan do’anya.” Mu’awiyah bertanya, “Lalu apa do’anya binatang?” Abu Dzar menjawab, “Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, tidak ada satu kudapun kecuali dia pasti berdo’a pada setiap waktu sahur dengan mengucapkan, ‘Ya Allah, Engkau telah titipkan aku pada seorang hamba dan para hamba-Mu, dan Engkau telah jadikan rizkiku melalui tangan dia, maka jadikanlah aku lebih dia sukai dari keluarga, harta dan anaknya’.” (Abdullah) Berkata, bapakku berkata, “Hadits ini ada kesesuaian dengan hadits {Amru bin Al Harits} dari {Ibnu Syimasah}.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20470

حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ عَنْ خَالِدِ بْنِ ذَكْوَانَ حَدَّثَنِي أَيُّوبُ بْنُ بُشَيْرٍ عَنْ فُلَانٍ الْعَنَزِيِّ وَلَمْ يَقُلْ الْغُبَرِيِّ أَنَّهُأَقْبَلَ مَعَ أَبِي ذَرٍّ فَلَمَّا رَجَعَ تَقَطَّعَ النَّاسُ عَنْهُ فَقُلْتُ يَا أَبَا ذَرٍّ إِنِّي سَائِلُكَ عَنْ بَعْضِ أَمْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنْ كَانَ سِرًّا مِنْ سِرِّ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ أُحَدِّثْكَ قُلْتُ لَيْسَ بِسِرٍّ وَلَكِنْ كَانَ إِذَا لَقِيَ الرَّجُلَ يَأْخُذُ بِيَدِهِ يُصَافِحُهُ قَالَ عَلَى الْخَبِيرِ سَقَطْتَ لَمْ يَلْقَنِي قَطُّ إِلَّا أَخَذَ بِيَدِي غَيْرَ مَرَّةٍ وَاحِدَةٍ وَكَانَتْ تِلْكَ آخِرَهُنَّ أَرْسَلَ إِلَيَّ فَأَتَيْتُهُ فِي مَرَضِهِ الَّذِي تُوُفِّيَ فِيهِ فَوَجَدْتُهُ مُضْطَجِعًا فَأَكْبَبْتُ عَلَيْهِ فَرَفَعَ يَدَهُ فَالْتَزَمَنِي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Bisyr bin Al Mufadldlal} dari {Khalid bin Dzakwan} berkata, telah menceritakan kepadaku {Ayyub bin Bisyr} dari {Seseorang dari Al Anazi} -dan ia tidak mengatakan ‘Al Ghubari’-, bahwa dia berangkat bersama {Abu Dzar}, dan saat kembali orang-orang berpencar darinya, maka aku pun bertanya, ‘Wahai Abu Dzar, aku bertanya kepadamu tentang beberapa persoalan tentang Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam.” Abu Dzar lalu berkata, “Jika itu termasuk perkara yang dirahasiakan Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam maka aku tidak akan menceritakannya kepadamu.” Aku berkata, ‘Bukan hal yang bersifat rahasia, hanya jika beliau berjumpa dengan seseorang, apabila beliau juga menjabat tangannya? ‘ Abu Dzar berkata, “Sungguh engkau telah bertanya kepada orang yang tepat! Tidaklah beliau bertemu denganku kecuali pasti beliau menjabat tanganku, dan itu bukan hanya sekali. Yang terakhir kalinya adalah ketika beliau mengutus seseorang kepadaku, kemudian aku menemui beliau disaat sakit yang membawanya kepada kematian. Aku dapati beliau sedang berbaring, lalu aku merunduk dan Rasulullah saw. mengangkat tangannya seraya mendekapku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20471

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنِي أَبُو الْحُسَيْنِ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ بُشَيْرِ بْنِ كَعْبٍ الْعَدَوِيِّ عَنْ رَجُلٍ مِنْ عَنَزَةَ أَنَّهُقَالَ لِأَبِي ذَرٍّ حِينَ سُيِّرَ مِنْ الشَّامِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ وَقَالَ فِيهِ هَلْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَافِحُكُمْ إِذَا لَقِيتُمُوهُ فَقَالَ مَا لَقِيتُهُ قَطُّ إِلَّا صَافَحَنِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamh} telah mengabarkan kepadaku {Abul Husain} dari {Ayyub bin Busyair bin Ka’b Al Adawi} dari {seseorang} dari ‘Anazah, bahwa ia berkata kepada {Abu Dzar} sepulang ia dari Syam…lalu ia menyebutkan hadits tersebut. dan dalam hadits tersebut ia menyebutkan, “Apakah Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam menyalamimu bila kalian berjumpa dengann beliau?” Abu Dzar menjawab, “Aku tidak pernah berjumpa dengan beliau, kecuali beliau pasti menyalamiku.”