Musnad Sahabat Anshar

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20512

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شِمْرِ بْنِ عَطِيَّةَ عَنِ أَشْيَاخِهِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَوْصِنِي قَالَ إِذَا عَمِلْتَ سَيِّئَةً فَأَتْبِعْهَا حَسَنَةً تَمْحُهَا قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَمِنْ الْحَسَنَاتِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ هِيَ أَفْضَلُ الْحَسَنَاتِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Syimr bin ‘Athiyyah} dari {Guru-gurunya} dari {Abu Dzar} berkata, “Aku bertanya pada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, berilah aku wasiat? ‘ Beliau bersabda: “Kalau engkau berbuat jelek maka ikutilah dengan kebaikan hingga ia bisa menghapuskannya.” Aku bertanya lagi, “Wahai Rasulullah apakah ‘Laa Ilaaha Illallah’ itu bagian dari kebaikan?” Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam menjawab: “Bahkan sebaik-baik kebaikan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20513

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنِ الْمَعْرُورِ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مَنْ عَمِلَ حَسَنَةً فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا أَوْ أَزِيدُ وَمَنْ عَمِلَ سَيِّئَةً فَجَزَاؤُهَا مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ وَمَنْ عَمِلَ قُرَابَ الْأَرْضِ خَطِيئَةً ثُمَّ لَقِيَنِي لَا يُشْرِكُ بِي شَيْئًا جَعَلْتُ لَهُ مِثْلَهَا مَغْفِرَةً وَمَنْ اقْتَرَبَ إِلَيَّ شِبْرًا اقْتَرَبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَمَنْ اقْتَرَبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا اقْتَرَبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا وَمَنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Al Ma’rur bin Suwaid} dari {Abu Dzar} berkata, “Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Allah Azza Wa Jalla berfirman: “Barangsiapa beramal dengan satu kebaikan maka baginya sepuluh kebaikan yang semisalnya atau Aku akan menambahkannya. Barangsiapa melakukan satu kejelekan maka balasannya adalah yang semisal atau Aku akan mengampuninya. Barangsiapa melakukan dosa sepenuh bumi lalu ia menemui-Ku dalam keadaan tidak mensekutukan Aku dengan sesuatupun, maka Aku akan memberikan padanya ampunan sebesar itu pula, siapa yang mendekatkan dirinya pada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekatinya satu hasta, siapa yang mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekatinya satu depa. Dan siapa yang mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20514

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا الْأَجْلَحُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ الدِّيْلِيِّ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَحْسَنَ مَا غُيِّرَ بِهِ الشَّيْبُ الْحِنَّاءُ وَالْكَتَمُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abnu Numair} telah menceritakan kepada kami {Al Ajlah} dari {Abdullah bin Buraidah} dari {Abul Aswad Ad Dili} dari {Abu Dzar} berkata, “Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Sebaik-baik untuk merubah warna uban adalah Al hina (inai) dan Al Katam (sejenis tumbuhan).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20515

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ رُسْتُمَ عَنْ أَبِي عِمْرَانَ الْجَوْنِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَامِتٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَبَا ذَرٍّ إِنَّهُ سَيَكُونُ عَلَيْكُمْ أُمَرَاءُ يُؤَخِّرُونَ الصَّلَاةَ عَنْ مَوَاقِيتِهَا فَإِنْ أَنْتَ أَدْرَكْتَهُمْ فَصَلِّ الصَّلَاةَ لِوَقْتِهَا وَرُبَّمَا قَالَ فِي رَحْلِكَ ثُمَّ ائْتِهِمْ فَإِنْ وَجَدْتَهُمْ قَدْ صَلَّوْا كُنْتَ قَدْ صَلَّيْتَ وَإِنْ وَجَدْتَهُمْ لَمْ يُصَلُّوا صَلَّيْتَ مَعَهُمْ فَتَكُونُ لَكَ نَافِلَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Shalih bin Rustum} dari {Abu Imran Al Jauni} dari {Abdullah bin Shamit} dari {Abu Dzarr} berkata, “Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda kepadaku: “Wahai Abu Dzarr, sungguh akan datang para pemimpin yang mengakhirkan shalat dari waktunya, bila engkau mendapatkannya maka shalatlah tepat pada waktunya, seakan beliau bersabda: “Walau di atas kendaraanmu, lalu datangilah mereka, bila engkau mendapatkannya telah shalat maka engkau telah melaksanakan shalat, tetapi bila mereka belum shalat maka shalatlah bersama mereka agar menjadi tamabahan bagimu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20516

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنِ الْمَعْرُورِ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَانْتَهَيْتُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ جَالِسٌ فِي ظِلِّ الْكَعْبَةِ فَلَمَّا رَآنِي مُقْبِلًا قَالَ هُمْ الْأَخْسَرُونَ وَرَبِّ الْكَعْبَةِ فَقُلْتُ مَا لِي لَعَلِّي أُنْزِلَ فِيَّ شَيْءٌ مَنْ هُمْ فِدَاكَ أَبِي وَأُمِّي قَالَ الْأَكْثَرُونَ أَمْوَالًا إِلَّا مَنْ قَالَ هَكَذَا فَحَثَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَعَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ قَالَ ثُمَّ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا يَمُوتُ أَحَدٌ مِنْكُمْ فَيَدَعُ إِبِلًا وَبَقَرًا وَغَنَمًا لَمْ يُؤَدِّ زَكَاتَهَا إِلَّا جَاءَتْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْظَمَ مَا كَانَتْ وَأَسْمَنَهُ تَطَؤُهُ بِأَخْفَافِهَا وَتَنْطَحُهُ بِقُرُونِهَا كُلَّمَا نَفِدَتْ أُخْرَاهَا عَلَيْهِ أُعِيدَتْ أُولَاهَا حَتَّى يُقْضَى بَيْنَ النَّاسِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Al Ma’rur bin Suwaid} dari {Abu Dzar} berkata, “Aku sampai ke hadapan Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam saat beliau sedang duduk di naungan Ka’bah, ketika beliau melihatku, beliau mendatangiku dan bersabda: “Demi Rabb pemilik Ka’bah, mereka adalah orang-orang yang merugi.” Aku bertanya, “Demi ayah dan ibuku, terangkan padaku siapa mereka, jangan-jangan aku termasuk golongan mereka!” Beliau bersabda: “(Mereka adalah) orang yang berharta banyak, kecuali orang yang berkata seperti ini.”-beliau lalu mendemontrasikan dengan kedua tangannya dengan memberikan satu genggam ke kanan dan ke kirinya-. Abu Dzar berkata, “Kemudian beliau bersabda: “Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah salah seorang di antara kalian mati lalu meninggalkan unta, sapi dan kambingnya sedang ia belum mengeluarkan zakatnya, maka pada pada hari kiamat hewan-hewan itu akan datang dalam keadaan lebih besar dan lebih gemuk dari sebelumnya, mereka akan menanduk pemiliknya dengan tanduk-tanduknya dan menginjak-injak dengan telapak kaki kakinya. Setiap kali yang lain telah selesai, datang lagi yang pertama hingga Allah selesai menyelesaikan seluruh urusan para hamba-Nya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20517

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنِ الْمَعْرُورِ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَأَعْرِفُ آخِرَ أَهْلِ النَّارِ خُرُوجًا مِنْ النَّارِ وَآخِرَ أَهْلِ الْجَنَّةِ دُخُولًا الْجَنَّةَ يُؤْتَى بِرَجُلٍ فَيَقُولُ نَحُّوا كِبَارَ ذُنُوبِهِ وَسَلُوهُ عَنْ صِغَارِهَا قَالَ فَيُقَالُ لَهُ عَمِلْتَ كَذَا يَوْمَ كَذَا وَكَذَا وَعَمِلْتَ كَذَا يَوْمَ كَذَا وَكَذَا قَالَ فَيَقُولُ يَا رَبِّ لَقَدْ عَمِلْتُ أَشْيَاءَ لَمْ أَرَهَا هُنَا قَالَ فَضَحِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ قَالَ فَيُقَالُ لَهُ فَإِنَّ لَكَ مَكَانَ كُلِّ سَيِّئَةٍ حَسَنَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Al Ma’rur bin Suwaid} dari {Abu Dzar} berkata, “Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Sungguh aku mengetahui akhir dari penduduk Neraka yang keluar darinya dan penduduk Surga yang terakhir masuk Surga. Maka didatangkanlah seseorang dan dikatakan padanya, ‘Timbang dosa besar dan hitung dosa kecilnya! ‘ Lalu dikatakan padanya, ‘Engkau telah berbuat begini pada hari ini dan ini, dan beramal begini dan pada hari ini dan ini.’ Lalu ia menjawab, ‘Wahai Rabbku, aku telah mengetahui sesuatu yang aku tidak pernah melihatnya di sini.” Abu Dzar berkata, “Lalu Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam tertawa hingga terlihat gigi gerahamnya. Beliau bersabda: “Lalu dikatakan padanya ‘Sungguh bagimu segala tempat kejelekan menjadi kebaikan’.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20518

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ زَيْدِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَبَا ذَرٍّ ارْفَعْ بَصَرَكَ فَانْظُرْ أَرْفَعَ رَجُلٍ تَرَاهُ فِي الْمَسْجِدِ قَالَ فَنَظَرْتُ فَإِذَا رَجُلٌ جَالِسٌ عَلَيْهِ حُلَّةٌ قَالَ فَقُلْتُ هَذَا قَالَ فَقَالَ يَا أَبَا ذَرٍّ ارْفَعْ بَصَرَكَ فَانْظُرْ أَوْضَعَ رَجُلٍ تَرَاهُ فِي الْمَسْجِدِ فَنَظَرْتُ فَإِذَا رَجُلٌ ضَعِيفٌ عَلَيْهِ أَخْلَاقٌ قَالَ فَقُلْتُ هَذَا قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَهَذَا أَفْضَلُ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ قُرَابِ الْأَرْضِ مِثْلِ هَذَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Zaid bin Wahab} dari {Abu Dzar} berkata, “Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Wahai Abu Dzar, angkat pandangamu dan lihatlah siapa orang yang paling tinggi setatus sosialnya di masjid yang kamu tahu.” Maka Abu Dzar berkata, “Aku lalu melihatnya, dan ternyata ada seorang laki-laki yang mengenakan pakaian bagus.” Zaid berkata, “Abu Dzar lantas berkata, “Ini orangnya.” Beliau bersabda: “Wahai Abu Dzar, angkat pandanganmu dan lihatlah siapa orang yang paling rendah setatus sosialnya di masjid yang kamu tahu!” Maka akupun melihatnya, dan ternyata ada seorang laki-laki yang mengenakan pakaiajn kumal dan usang.” Zaid berkata, “Abu Dzar lalu berkata, “Ini orangnya.” Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam kemudian bersabda: “Demi Dzat yang aku berada di tangan-Nya, (orang berpakaian usang) ini lebih utama di sisi Allah di hari kiamat dari seluruh bumi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20519

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ حَدَّثَنِي أَبُو صَالِحٍ عَنْ رَجُلٍ مِنْ بَنِي أَسَدٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَشَدَّ أُمَّتِي لِي حُبًّا قَوْمٌ يَكُونُونَ أَوْ يَجِيئُونَ بَعْدِي يَوَدُّ أَحَدُهُمْ أَنَّهُ أَعْطَى أَهْلَهُ وَمَالَهُ وَأَنَّهُ رَآنِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Yahya bin Sa’id} telah menceritakan kepadaku {Abu Shalih} dari {seorang laki-laki} bani Asad, dari {Abu Dzar} bahwa Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Umatku yang paling aku cintai adalah sekelompok kaum yang datang setelah masaku, salah seorang dari mereka berkeinginan untuk memberikan keluarga dan hartaya, dan ia melihatku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20520

حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا قُدَامَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَتْنِي جَسْرَةُ بِنْتُ دَجَاجَةَ أَنَّهَاانْطَلَقَتْ مُعْتَمِرَةً فَانْتَهَتْ إِلَى الرَّبَذَةِ فَسَمِعَتْ أَبَا ذَرٍّ يَقُولُ قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً مِنْ اللَّيَالِي فِي صَلَاةِ الْعِشَاءِ فَصَلَّى بِالْقَوْمِ ثُمَّ تَخَلَّفَ أَصْحَابٌ لَهُ يُصَلُّونَ فَلَمَّا رَأَى قِيَامَهُمْ وَتَخَلُّفَهُمْ انْصَرَفَ إِلَى رَحْلِهِ فَلَمَّا رَأَى الْقَوْمَ قَدْ أَخْلَوْا الْمَكَانَ رَجَعَ إِلَى مَكَانِهِ فَصَلَّى فَجِئْتُ فَقُمْتُ خَلْفَهُ فَأَوْمَأَ إِلَيَّ بِيَمِينِهِ فَقُمْتُ عَنْ يَمِينِهِ ثُمَّ جَاءَ ابْنُ مَسْعُودٍ فَقَامَ خَلْفِي وَخَلْفَهُ فَأَوْمَأَ إِلَيْهِ بِشِمَالِهِ فَقَامَ عَنْ شِمَالِهِ فَقُمْنَا ثَلَاثَتُنَا يُصَلِّي كُلُّ رَجُلٍ مِنَّا بِنَفْسِهِ وَيَتْلُو مِنْ الْقُرْآنِ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَتْلُوَ فَقَامَ بِآيَةٍ مِنْ الْقُرْآنِ يُرَدِّدُهَا حَتَّى صَلَّى الْغَدَاةَ فَبَعْدَ أَنْ أَصْبَحْنَا أَوْمَأْتُ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ أَنْ سَلْهُ مَا أَرَادَ إِلَى مَا صَنَعَ الْبَارِحَةَ فَقَالَ ابْنُ مَسْعُودٍ بِيَدِهِ لَا أَسْأَلُهُ عَنْ شَيْءٍ حَتَّى يُحَدِّثَ إِلَيَّ فَقُلْتُ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي قُمْتَ بِآيَةٍ مِنْ الْقُرْآنِ وَمَعَكَ الْقُرْآنُ لَوْ فَعَلَ هَذَا بَعْضُنَا وَجَدْنَا عَلَيْهِ قَالَ دَعَوْتُ لِأُمَّتِي قَالَ فَمَاذَا أُجِبْتَ أَوْ مَاذَا رُدَّ عَلَيْكَ قَالَ أُجِبْتُ بِالَّذِي لَوْ اطَّلَعَ عَلَيْهِ كَثِيرٌ مِنْهُمْ طَلْعَةً تَرَكُوا الصَّلَاةَ قَالَ أَفَلَا أُبَشِّرُ النَّاسَ قَالَ بَلَى فَانْطَلَقْتُ مُعْنِقًا قَرِيبًا مِنْ قَذْفَةٍ بِحَجَرٍ فَقَالَ عُمَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ إِنْ تَبْعَثْ إِلَى النَّاسِ بِهَذَا نَكَلُوا عَنْ الْعِبَادَةِ فَنَادَى أَنْ ارْجَعْ فَرَجَعَ وَتِلْكَ الْآيَةُ{ إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ }حَدَّثَنَا مَرْوَانُ حَدَّثَنَا قُدَامَةُ الْبَكْرِيُّ فَذَكَرَ نَحْوَهُ وَقَالَ يَنْكُلُوا عَنْ الْعِبَادَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} telah menceritakan kepada kami {Qudamah bin Abdullah} telah menceritakan kepadaku {Jasrah binti Dajajah}, bahwasanya ia pergi melaksanakan umrah, sesampainya di Rabadzah, ia mendengar {Abu Dzar} berkata, “Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bangun di suatu malam untuk menunaikan shalat Isya bersama manusia, lalu datanglah beberapa sahabatnya yang tertinggal shalat, ketika beliau melihatnya, beliau pergi menuju kendaraannya, hingga ketika manusia bubar beliau kembali ke tempatnya semula. Beliau kemudian mengerjakan shalat lagi, aku datang dan berdiri di belakangnya, lalu beliau mengisyaratkan padaku untuk berdiri di sebelah kanannya, aku pun bergeser ke sebelah kanan beliau. Setelah itu datang pula Ibnu Mas’ud, ia berdiri di belakang aku dan Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam, lalu beliau mengisyaratkannya untuk pindah di sebelah kiri beliau, hingga kami shalat bertiga sendiri-sendiri, akhirnya beliau membaca ayat-ayat Al Qur`an atas izin Allah hingga berulang-ulang sampai tiba waktu subuh. Pagi pun tiba, aku memberi isyarat pada Ibnu Mas’ud agar ia menanyakan kepada beliau kenapa semalam beliau berlaku seperti itu. Ibnu Mas’ud pun berisyarat dengan tangannya seraya berkata, “Aku tidak akan menanyakan sesuatu padanya hingga ia ceritakan padaku.” Aku pun berkata, “Bapak dan ibuku sebagai tebusanmu! Engkau berdiri dan membaca Al Qur`an, bila sebagian kami melakukannya tentu kami akan marah kepadanya.” Beliau lalu menjawab: “Aku berdoa untuk umatku.” Lalu aku bertanya, “Lalu apa balasannya?” Beliau menjawab: “Aku diberi jawaban bahwa sekiranya mereka memperhatikannya niscaya mereka akan meninggalkan shalat.” Abu Dzar berkata, “Bolehkan aku sampaikan berita gembira ini kepada manusia?” Beliau menjawab: “Tentu.” Maka aku segera bergeser dari tempatku sejauh tiga lemparan batu.’ Umar lantas berkata, “Wahai Rasulullah, sungguh bila engkau mengutusnya untuk menyampaikan hal ini kepada orang-orang tentu mereka akan malas beramal.” Maka Rasulullah saw. menyeru agar Abu Dzar kembali, maka ia pun kembali. Ayat itu adalah: ‘(Jika Engkau menyiksa mereka, Maka Sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, Maka Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana).’ (Qs. Al Maidah: 188). Telah menceritakan kepada kami {Marwan} telah menceritakan kepada kami {Qudamah Al Bakri} lalu ia menyebutkan semisalnya. Ia sebutkan, “Mereka akan meninggalkan ibadah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20521

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ جَعْفَرٍ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ سُوَيْدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ حُدَيْجٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ لَيْسَ مِنْ فَرَسٍ عَرَبِيٍّ إِلَّا يُؤْذَنُ لَهُ مَعَ كُلِّ فَجْرٍ يَدْعُو بِدَعْوَتَيْنِ يَقُولُ اللَّهُمَّ خَوَّلْتَنِي مَنْ خَوَّلْتَنِي مِنْ بَنِي آدَمَ فَاجْعَلْنِي مِنْ أَحَبِّ أَهْلِهِ وَمَالِهِ إِلَيْهِ أَوْ أَحَبَّ أَهْلِهِ وَمَالِهِ إِلَيْهِقَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ قَالَ أَبِي خَالَفَهُ عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ فَقَالَ عَنْ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ شِمَاشَةَ و قَالَ لَيْثٌ عَنْ أَبِي شِمَاشَةَ أَيْضًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Abdul Hamid bin Ja’far} telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Suwaid bin Qais} dari {Mu’awiyah bin Hudaij} dari {Abu Dzar} berkata, “Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Tidak ada satupun kuda Arab kecuali pada setiap harinya ia akan diberi izin untuk memohon dengan dua permohonan, ia memohon, ‘Ya Allah, Engkau telah menyerahkan (kepemilikanku) kepada anak Adam, maka jadikanlah aku termasuk sesuatu yang paling ia suaki dari keluarga dan hartanya’, atau ‘yang paling ia cintai dari keluarga dan hartanya’.” Abu Abdurrahman berkata Ayahku berkata, {Amr bin Harits} menyelisihinya, ia menyebutkan dari {Yazid} dari {Abdurrahman bin Syimasyah}, dan {Laits} juga berkata dari {Abu Syimasyah}.”