Musnad Sahabat Anshar

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20612

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ أَبِي حَكِيمٍ قَالَ سَمِعْتُ الزِّبْرِقَانَ يُحَدِّثُ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الظُّهْرَ بِالْهَاجِرَةِ وَلَمْ يَكُنْ يُصَلِّي صَلَاةً أَشَدَّ عَلَى أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهَا قَالَ فَنَزَلَتْ{ حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى }وَقَالَ إِنَّ قَبْلَهَا صَلَاتَيْنِ وَبَعْدَهَا صَلَاتَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} telah menceritakan kepadaku {Amru bin Abu Hakim} berkata, Aku mendengar {Az Zibriqan} menceritakan dari {Urwah bin Zubair} dari {Zaid bin Tsabit} ia berkata, “Rasulullah saw. melaksanakan shalat zhuhur di tengah siang yang amat panas, tidak ada shalat yang lebih berat bagi para sahabat Nabi saw. dari shalat itu.” Zaid berkata, “Lalu turunlah ayat: ‘(Peliharalah semua shalat (mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa..) ‘ (Qs. Al baqarah: 238). Zaid menambahan, “Beliau shalat dua rakaat sebelumnya dan dua rakaat setelahnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20613

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ يُونُسَ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ الصَّلْتِ قَالَكَانَ ابْنُ الْعَاصِ وَزَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ يَكْتُبَانِ الْمَصَاحِفَ فَمَرُّوا عَلَى هَذِهِ الْآيَةِ فَقَالَ زَيْدٌ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الشَّيْخُ وَالشَّيْخَةُ إِذَا زَنَيَا فَارْجُمُوهُمَا الْبَتَّةَ فَقَالَ عُمَرُ لَمَّا أُنْزِلَتْ هَذِهِ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ أَكْتِبْنِيهَا قَالَ شُعْبَةُ فَكَأَنَّهُ كَرِهَ ذَلِكَ فَقَالَ عُمَرُ أَلَا تَرَى أَنَّ الشَّيْخَ إِذَا لَمْ يُحْصَنْ جُلِدَ وَأَنَّ الشَّابَّ إِذَا زَنَى وَقَدْ أُحْصِنَ رُجِمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {Yunus bin Jubair} dari {Katsir bin Shalt} berkata, “Ibnu Al ‘Ash dan Zaid bin Tsabit, keduanya menulis mushaf hingga sampai pada ayat ini, {Zaid} berkata, ‘Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Seorang lelaki dan wanita yang telah berkeluarga apabila mereka berzina maka rajamlah keduanya.” {Umar} berkata, “Ketika turun ayat ini aku mendatangi Rasulullah saw. dan bertanya, “Apakah aku Tuliskanlah ia untukku.” {Syu’bah} berkata, “Seakan ia tidak menyukai hal itu.” Umar pun berkata, “Apakah engkau tidak tahu bila seorang tua yang berzina padahal ia belum menikah maka ia dijilid, sedang seorang pemuda yang telah menikah dan ia berzina maka ia dirajam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20614

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ حَاضِرَ بْنَ الْمُهَاجِرِ الْبَاهِلِيَّ قَالَ سَمِعْتُ سُلَيْمَانَ بْنَ يَسَارٍ يُحَدِّثُ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍأَنَّ ذِئْبًا نَيَّبَ فِي شَاةٍ فَذَبَحُوهَا بِمَرْوَةٍ فَرَخَّصَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَكْلِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’faqr} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} ia berkata, Aku mendengar {Hadlir bin Al Muhajir al Bahili} berkata, Aku mendengar {Sulaiman bin Yasar} menceritakan dari {Zaid bin Tsabit}, bahwa seekor serigala menerkam domba, lalu mereka menyembelihnya dengan batu tajam, maka Nabi saw. memberi keringanan untuk memakannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20615

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَوَضَّئُوا مِمَّا مَسَّتْ النَّارُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Amir} dari {Ibnu Abi Dzi`b} dari {Az Zuhri} dari {Abdul Malik bin Abu Bakar} dari {Kharijah bin zaid} dari {Zaid bin Tsabit}, bahwa Nabi saw. bersabda: “Berwudhulah kalian dari sesuatu yang tersentuh oleh api.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20616

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ إِلَى أُحُدٍ فَرَجَعَ أُنَاسٌ خَرَجُوا مَعَهُ فَكَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِرْقَتَيْنِ فِرْقَةٌ تَقُولُ بِقِتْلَتِهِمْ وَفِرْقَةٌ تَقُولُ لَا فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ{ فَمَا لَكُمْ فِي الْمُنَافِقِينَ فِئَتَيْنِ }فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا طَيْبَةُ وَإِنَّهَا تَنْفِي الْخَبَثَ كَمَا تَنْفِي النَّارُ خَبَثَ الْفِضَّةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Bahz} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, {Adi bin Tsabit} berkata, telah mengabarkan kepadaku {Abdullah bin Yazid} dari {Zaid bin Tsabit}, bahwa Rasulullah saw. keluar menuju gunung uhud, lalu beberapa orang yang keluar bersama beliau kembali pulang. Saat itu para sahabat Rasulullah saw. terbagi menjadi dua kubu satu kelompok berpendapat untuk membunuh orang-orang yang kembali pulang, dan satu kelompok berpendapat untuk tidak membunuh mereka. Lalu Allah menurunkan ayat: ‘(Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik…) ‘ (Qs. An Nisaa`: 88). Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Peperangan itu sangat baik, ia akan membersihkan kotoran sebagaimana api membersihkan karat-karat logam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20617

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَنَا هِشَامٌ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ أَفْلَحَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَأُمِرْنَا أَنْ نُسَبِّحَ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَنَحْمَدَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَنُكَبِّرَ أَرْبَعًا وَثَلَاثِينَ فَأُتِيَ رَجُلٌ فِي الْمَنَامِ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقِيلَ لَهُ أَمَرَكُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تُسَبِّحُوا فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ كَذَا وَكَذَا قَالَ الْأَنْصَارِيُّ فِي مَنَامِهِ نَعَمْ قَالَ فَاجْعَلُوهَا خَمْسًا وَعِشْرِينَ خَمْسًا وَعِشْرِينَ وَاجْعَلُوا فِيهَا التَّهْلِيلَ فَلَمَّا أَصْبَحَ غَدَا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَافْعَلُوا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Umar} telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Muhammad} dari {Katsir bin Aflah} dari {Zaid bin Tsabit} ia berkata, “Kami diperintahkan untuk bertasbih seusai shalat sebanyak tiga puluh tiga kali, tahmid sebanyak tiga puluh tiga kali dan bertakbir sebanyak tiga puluh empat kali.” Lalu ada seorang lelaki Anshar yang bermimpi dan disebutkan padanya bahwa Rasulullah saw. memerintahkan tasbih di tiap habis shalat begini dan begitu, maka lelaki Anshar itu pun menjawab ‘Ya’. Ia (suara dalam mimpi itu), “Jadikanlah ia dua puluh lima, dua puluh lima dan bacalah tahlil.” Keesokan harinya lelaki Anshar itu menemui Nabi saw. dan mengabarkan perihal mimpinya tersebut, maka Rasulullah saw. bersabda: “Lakukanlah!”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20618

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ قَبِيصَةَ بْنِ ذُؤَيْبٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَكُنْتُ أَكْتُبُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ اكْتُبْ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَجَاءَ عَبْدُ اللَّهِ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أُحِبُّ الْجِهَادَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَكِنْ بِي مِنْ الزَّمَانَةِ وَقَدْ تَرَى وَذَهَبَ بَصَرِي قَالَ زَيْدٌ فَثَقُلَتْ فَخِذُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى فَخِذِي حَتَّى خَشِيتُ أَنْ تَرُضَّهَا فَقَالَ اكْتُبْ{ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ }حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ حَدَّثَنِي سَهْلُ بْنُ سَعْدٍ السَّاعِدِيُّ أَنَّهُ قَالَ رَأَيْتُ مَرْوَانَ بْنَ الْحَكَمِ جَالِسًا فِي الْمَسْجِدِ فَأَقْبَلْتُ حَتَّى جَلَسْتُ إِلَى جَنْبِهِ فَأَخْبَرَنَا أَنَّ زَيْدَ بْنَ ثَابِتٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْلَى عَلَيْهِ{ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ }فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Qabishah bin Dzu`aib} dari {Zaid bin Tsabit} berkata, “Aku menuliskan untuk Rasulullah saw., lalu beliau bersabda: “Tulislah ‘LAA YASTAWIIL QAA’IDUUNA MINAL MU`MINIIN WAL MUJAHIDUUNA FII SABIILILLAH’ (Tidaklah sama antara mu’min yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai ‘uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah…) ‘ (Qs. An Nisaa`: 95). Lalu datanglah Abdullah bin Ummi Maktum dan berkata, “Wahai Rasulullah, aku mencintai jihad di jalan Allah, hanya saja aku telah tua dan mataku telah buta sebagaimana yang kau lihat.” Lalu Rasulullah saw. menyandarkan pahanya pada pahaku dan aku takut beliau akan mengizinkannya. Beliau lalu bersabda: “Tulislah, ‘LAA YASTAWIIL QAA’IDUUNA MINAL MU`MINIIN WAL MUJAHIDUUN FII SABIILILLAH’.” Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} telah menceritakan kepada kami {Ayahku} dari {Shalih}, {Ibnu Syihab} berkata, telah menceritakan kepadaku {Sahl bin Sa’ad As Sa’idi} ia berkata, “Aku melihat {Marwan bin Al Hakam} duduk di masjid, lalu aku menemuinya dan duduk di sebelahnya, ia mengabarkan kepadaku bahwa {Zaid bin Tsabit} mengabarkan kepadanya dari Rasulullah saw. bahwa beliau menyuruhnya menuliskan ‘LAA YASTAWIIL QAA’IDUUNA ….lalu ia menyebutkan hadits tersebut.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20619

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً فَسَمِعَ أَهْلُ الْمَسْجِدِ صَلَاتَهُ قَالَ فَكَثُرَ النَّاسُ اللَّيْلَةَ الثَّانِيَةَ فَخَفِيَ عَلَيْهِمْ صَوْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَعَلُوا يَسْتَأْنِسُونَ وَيَتَنَحْنَحُونَ قَالَ فَاطَّلَعَ عَلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا زِلْتُمْ بِالَّذِي تَصْنَعُونَ حَتَّى خَشِيتُ أَنْ يُكْتَبَ عَلَيْكُمْ وَلَوْ كُتِبَتْ عَلَيْكُمْ مَا قُمْتُمْ بِهَا وَإِنَّ أَفْضَلَ صَلَاةِ الْمَرْءِ فِي بَيْتِهِ إِلَّا صَلَاةَ الْمَكْتُوبَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Amru} telah menceritakan kepadaku {Musa bin Uqbah} dari {Abu Nadlr} dari {Busr bin Sa’id} dari {Zaid bin Tsabit} berkata, “Rasulullah melaksanakan shalat di suatu malam, orang-orang yang berada di masjid mendengar bacaan shalat beliau, maka bertambahlah manusia mengikutinya di malam yang kedua hingga Rasulullah saw. membaca dengan pelan. Manusia pun menjadi riuh ramai, maka Rasululah saw. berdiri seraya bersabda: “Kalian terus melakukannya hingga aku takut bila kalian telah menjadikannya sebagai kewajiban, padahal bila hal itu diwajibkan atas kalian tentulah kalian tidak akan mampu. Sungguh, sebaik-baik shalat seseorang adalah di rumahnya, kecuali shalat wajib.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20620

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ ثَوْبَانَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَعَنَ اللَّهُ الْيَهُودَ اتَّخَذُوا قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ مَسَاجِدَحَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو أَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ مِثْلَهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ قَاتَلَ اللَّهُ الْيَهُودَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Umar} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi Dzi`b} dari {Uqbah bin Abdurrahman} dari {Muhammad bin Abdurrahman bin Tsauban} dari {Zaid bin Tsabit}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Allah melaknat orang-orang Yahudi yang mengambil kuburan para Nabi mereka sebagai tempat ibadah.” Telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin Amru} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Dzi`b} dengan lafaz semisalnya, hanya saja ia menyebutkan, “Allah memerangi orang-orang Yahudi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20621

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنِ ابْنِ شِمَاسَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَبَيْنَمَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا حِينَ قَالَ طُوبَى لِلشَّامِ طُوبَى لِلشَّامِ قُلْتُ مَا بَالُ الشَّامِ قَالَ الْمَلَائِكَةُ بَاسِطُو أَجْنِحَتِهَا عَلَى الشَّامِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Abu Habib} dari {Ibnu Syimamah} dari {Zaid bin Tsabit} ia berkata, “Ketika pada suatu hari kami bersama Rasulullah saw., dan beliau mengucapkan: ‘Kabar gembira buat Syam, kabar gembira buat Syam.’ Maka aku pun bertanya, ‘Ada apa dengan Syam? ‘ Beliau bersabda: ‘Para malaikat merentangkan sayap-sayapnya di atas Syam.'”