Musnad Sahabat Anshar

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20642

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ الطَّائِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ{ إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ }قَالَ قَرَأَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى خَتَمَهَا وَقَالَ النَّاسُ حَيِّزٌ وَأَنَا وَأَصْحَابِي حَيِّزٌ وَقَالَ لَا هِجْرَةَ بَعْدَ الْفَتْحِ وَلَكِنْ جِهَادٌ وَنِيَّةٌفَقَالَ لَهُ مَرْوَانُ كَذَبْتَ وَعِنْدَهُ رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ وَزَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ وَهُمَا قَاعِدَانِ مَعَهُ عَلَى السَّرِيرِ فَقَالَ أَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِيُّ لَوْ شَاءَ هَذَانِ لَحَدَّثَاكَ فَرَفَعَ عَلَيْهِ مَرْوَانُ الدِّرَّةَ لِيَضْرِبَهُ فَلَمَّا رَأَيَا ذَلِكَ قَالَا صَدَقَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Amru bin Murrah} dari {Abul Bakhtari Ath Tha`i} dari {Abu Sa’id Al Khudzri} dari Rasulullah saw., Abu Sa’id berkata, “Ketika turun ayat: ‘(Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan) ‘ (Qs. An Nashr: 1). Rasulullah saw. membacanya hingga selesai, lalu beliau bersabda: “Seluruh manusia, aku dan para sahabatku telah jelas tempatnya, tidak ada hijrah setelah penaklukan (Makkah), akan tetapi jihad dan niat.” Marwan lalu berkata kepada Abu Sa’id, “Engkau dusta!” sementara di sisinya ada {Rafi’ bin Khadij} dan {Zaid bin Tsabit} yang sedang duduk di atas dipan bersamanya.” Abu Sa’id lalu berkata, “Jika kedua orang ini mau, maka mereka akan menceritakan kepadamu.” Lalu Marwan mengangkat cambuk dan hendak memukulnya, maka tatkala keduanya melihat hal itu, mereka pun berkata, “Abu Said benar.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20643

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ أَخْبَرَنِي عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ إِلَى أُحُدٍ فَرَجَعَ أُنَاسٌ خَرَجُوا مَعَهُ فَكَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِمْ فِرْقَتَيْنِ فِرْقَةٌ تَقُولُ بِقَتْلِهِمْ وَفِرْقَةٌ تَقُولُ لَا وَقَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ فَكَانَ النَّاسُ فِيهِمْ فِرْقَتَيْنِ فَرِيقًا يَقُولُونَ بِقَتْلِهِمْ وَفَرِيقًا يَقُولُونَ لَا قَالَ بَهْزٌ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ{ فَمَا لَكُمْ فِي الْمُنَافِقِينَ فِئَتَيْنِ }فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا طَيْبَةُ وَإِنَّهَا تَنْفِي الْخَبَثَ كَمَا تَنْفِي النَّارُ خَبَثَ الْفِضَّةِحَدَّثَنَاه عَفَّانُ وَقَالَ فِيهِ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ فَذَكَرَ مَعْنَى حَدِيثِ بَهْزٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Bahz} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata, {Adi bin Tsabit} mengabarkan kepadaku dari {Abdullah bin Yazid} dari {Zaid bin Tsabit}, bahwa Rasulullah saw. keluar menuju uhud, lalu sebagian orang yang ikut keluar bersama beliau kembali pulang, saat itu para sahabat Rasulullah saw. terpecah menjadi dua kubu sebagian berpendapat bahwa orang-orang yang pulang itu hendaklah dibunuh, dan sebagian lain mengatakan ‘Tidak’. {Ibnu Ja’far} berkata, “Para sahabat saat itu terbagi menjadi dua kelompok sebagian berpendapat bahwa orang-orang yang pulang itu hendaklah dibunuh, dan sebagian lain mengatakan ‘Tidak’. {Bahz} berkata, “Kemudian Allah menurunkan ayat: ‘(Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik…) ‘ (Qs. An Nisaa`: 88). Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya perang itu baik, ia akan membersihkan kotoran (orang munafik) sebagaimana api membersihkan karat-karat logam.” Telah menceritakannya kepada kami {‘Affan} dalam hadits itu ia berkata, “Aku mendengar Abdullah bin Yazid…lalu ia menyebutkan makna hadits Bahz.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20644

حَدَّثَنَا كَثِيرٌ عَنْ جَعْفَرٍ عَنْ ثَابِتِ بْنِ الْحَجَّاجِ قَالَ قَالَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍنَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمُخَابَرَةِ قُلْتُ وَمَا الْمُخَابَرَةُ قَالَ يَأْجُرُ الْأَرْضَ بِنِصْفٍ أَوْ بِثُلُثٍ أَوْ بِرُبُعٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Katsir} dari {Ja’far} dari {Tsabit bin Al Hajjaj} ia berkata, {Zaid bin Tsabit} berkata, “Rasulullah saw. melarang kami dari praktik Al Mukhabarah.” Aku bertanya, “Apa yang dimaksud Al Mukhabarah itu?” Zaid menjawab: “Seseorang membayari tanah hanya dengan setengah, sepertiga atau seperempatnya saja.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20645

حَدَّثَنَا مَكِّيٌّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِنْدٍ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَاحْتَجَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْمَسْجِدِ حُجْرَةً وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ مِنْ اللَّيْلِ فَيُصَلِّي فِيهَا فَصَلَّوْا مَعَهُ بِصَلَاتِهِ يَعْنِي رِجَالًا وَكَانُوا يَأْتُونَهُ كُلَّ لَيْلَةٍ حَتَّى إِذَا كَانَ لَيْلَةٌ مِنْ اللَّيَالِي لَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَنَحْنَحُوا وَرَفَعُوا أَصْوَاتَهُمْ قَالَ فَخَرَجَ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُغْضَبًا قَالَ فَقَالَ لَهُمْ أَيُّهَا النَّاسُ مَا زَالَ بِكُمْ صَنِيعُكُمْ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنْ سَيُكْتَبُ عَلَيْكُمْ فَعَلَيْكُمْ بِالصَّلَاةِ فِي بُيُوتِكُمْ فَإِنَّ خَيْرَ صَلَاةِ الْمَرْءِ فِي بَيْتِهِ إِلَّا الصَّلَاةَ الْمَكْتُوبَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Makki} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Sa’id bin Abu Hind} dari {Abu Nadhr} dari {Busr bin Sa’id} dari {Zaid bin Tsabit Al Anshari} ia berkata, “Rasulullah saw. membuat bilik di dalam masjid, jika waktu malam tiba Rasulullah saw. keluar rumah dan masuk ke dalam bilik tersebut lalu shalat. Orang-orang lalu ikut shalat di belakang Rasulullah, setiap malam mereka selalu datang untuk shalat bersama beliau. Hingga pada sauatu malam, Rasulullah saw. tidak keluar untuk shalat bersama mereka, sehingga mereka ribut dan mengerasan suara. Rasulullah saw. lantas keluar menemui mereka dengan wajah marah, beliau bersabda: “Wahai manusia, kalian terus melakukannya hingga aku khawatir itu akan diwajibkan atas kalian, shalatlah di rumah-rumah kalian, karena sebaik-baik shalat seseorang adalah di rumahnya, kecuali shalat wajib.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20646

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ أَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ مَرْوَانَ بْنِ الْحَكَمِ قَالَقَالَ لِي زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ أَلَمْ أَرَكَ اللَّيْلَةَ خَفَّفْتَ الْقِرَاءَةَ فِي سَجْدَتَيْ الْمَغْرِبِ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيَقْرَأُ فِيهِمَا بِطُولَى الطُّولَيَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Dawud} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Abu Zinad} dari {Hisyam bin Urwah} dari {Bapaknya} dari {Marwan bin Hakam} berkata, {Zaid bin Tsabit} berkata kepadaku, “Kenapa aku melihat kamu semalam membaca surat yang pendek dalam shalat Maghrib? Demi Dzat yang jiwaku berada ditangan-Nya, jika Rasulullah saw. melaksanakannya, beliau biasa membaca surat panjang atau yang lebih panjang.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20647

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَلَمَّا خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى أُحُدٍ رَجَعَ أُنَاسٌ خَرَجُوا مَعَهُ فَكَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِرْقَتَيْنِ فِرْقَةٌ تَقُولُ نَقْتُلُهُمْ وَفِرْقَةٌ تَقُولُ لَا قَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ فَكَانَ فَرِيقٌ يَقُولُونَ قَتْلَهُمْ وَفَرِيقٌ يَقُولُونَ لَا قَالَ بَهْزٌ فَأَنْزَلَ اللَّهُ{ فَمَا لَكُمْ فِي الْمُنَافِقِينَ فِئَتَيْنِ }فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا طَيْبَةُ وَإِنَّهَا تَنْفِي الْخَبَثَ كَمَا تَنْفِي النَّارُ خَبَثَ الْفِضَّةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata, {Adi bin Tsabit} mengabarkan kepadaku dari {Abdullah bin Yazid} dari {Zaid bin Tsabit}, bahwa Rasulullah saw. keluar menuju uhud, lalu sebagian orang yang ikut bersama beliau kembali pulang. Dan sahabat Rasulullah saw. saat itu terdapat dua kubu sebagian berkata, ‘Kita hendaknya membunuh mereka’, dan sebagian yang lain berkata, ‘Tidak.’ {Ibnu Ja’far} berkata, “Sebagian kelompok berpendapat untuk membunuh mereka, dan sebagian yang lain berpendapat untuk tidak membunuh mereka.” Bahz berkata, “Lalu Allah menurunkan ayat: ‘(Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik…) ‘ (Qs. An Nisaa`: 88). Rasulullah saw. lantas bersabda: “Sesungguhnya perang itu baik, ia akan membersihkan kotoran (orang munafik) sebagaimana api membersihkan karat-karat logam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20648

حَدَّثَنَا فَيَّاضُ بْنُ مُحَمَّدٍ أَبُو مُحَمَّدٍ الرَّقِّيُّ عَنْ جَعْفَرٍ يَعْنِي ابْنَ بُرْقَانَ عَنْ ثَابِتِ بْنِ الْحَجَّاجِ قَالَ قَالَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍنَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمُخَابَرَةِ قَالَ وَقِيلَ لَهُ مَا الْمُخَابَرَةُ قَالَ أَنْ تَأْخُذَ الْأَرْضَ بِنِصْفٍ أَوْ بِثُلُثٍ أَوْ بِرُبُعٍ أَوْ بِأَشْبَاهِ هَذَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Fayadl bin Muhammad Abu Muhammad Ar Riqqi} dari {Ja’far} -yaitu Ibnu Burqan- dari {Tsabit bin Al Hajjaj} berkata, {Zaid bin Tsabit} berkata, “Rasulullah saw. melarang kami dari praktik Al Mukhabarah.” Aku bertanya, “Apa yang dimaksud Al Mukhabarah itu?” Beliau menjawab: “Seseorang membayari tanah hanya dengan setengah, sepertiga atau seperempatnya, atau yang semisal dengannya saja.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20649

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ يُحَدِّثُ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ أَنَّهُقَالَ فِي هَذِهِ الْآيَةِ{ فَمَا لَكُمْ فِي الْمُنَافِقِينَ فِئَتَيْنِ وَاللَّهُ أَرْكَسَهُمْ بِمَا كَسَبُوا }قَالَ رَجَعَ أُنَاسٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ النَّاسُ فِيهِمْ فِرْقَتَيْنِ فَرِيقٌ يَقُولُونَ قَتْلَهُمْ وَفَرِيقٌ يَقُولُونَ لَا فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ{ فَمَا لَكُمْ فِي الْمُنَافِقِينَ فِئَتَيْنِ }وَقَالَ إِنَّهَا طَيْبَةُ وَإِنَّهَا تَنْفِي الْخَبَثَ كَمَا تَنْفِي النَّارُ خَبَثَ الْفِضَّةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Adi bin Tsabit} dari {Abdullah bin Yazid} menceritakan dari {Zaid bin Tsabit}, bahwa ia berkata mengenai ayat: ‘(Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri?…) ‘ (Qs. An Nisaa`: 88). Zaid berkata, “Beberapa orang dari sahabat Nabi saw. kembali pulang, maka di antara para sahabat sahabat saat itu ada dua kelompok. Sebagian berpendapat untuk membunuh mereka (orang-orang yang kembali pulang), dan sebagian yang lain berpendapat untuk tidak membunuhnya. Lalu turun ayat ini: ‘(Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik…) ‘ (Qs. An Nisaa`: 88). Rasulullah saw. pun bersabda: “Sesungguhnya perang itu baik, ia akan membersihkan kotoran (orang munafik) sebagaimana api membersihkan karat-karat logam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20650

حَدَّثَنَا بَهْزُ بْنُ أَسَدٍ أَبُو الْأَسْوَدِ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍأَنَّهُ تَسَحَّرَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثُمَّ خَرَجْنَا حَتَّى أَتَيْنَا الصَّلَاةَقَالَ أَنَسٌ فَقُلْتُ لِزَيْدٍ كَمْ كَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَالَ قَدْرُ قِرَاءَةِ خَمْسِينَ آيَةً أَوْ سِتِّينَ آيَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Bahz bin Asad Abul Aswad} telah menceritakan kepada kami {Hammam} dari {Qatadah} dari {Anas} dari {Zaid bin Tsabit}, bahwa ia pernah makan sahur bersama Nabi saw., ia berkata, “Lalu kami keluar menuju masjid dan dikumandangkanlah iqamat.” Aku (Anas) bertanya, “Berapa jarak antara keduanya?” Zaid menjawab, “Seperti seseorang membaca lima puluh atau enam puluh ayat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20651

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَخَّصَ فِي بَيْعِ الْعَرَايَا بِخَرْصِهَا كَيْلًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dari {Zaid bin Tsabit}, bahwa Nabi saw. memberi keringanan jual belia ‘araya dengan taksiran.”