Musnad Sahabat Anshar
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20702
حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي الدَّرَاوَرْدِيَّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى سَجْدَتَيْنِ لَا يَسْهُو فِيهِمَا غَفَرَ اللَّهُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suraij}, telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman}, telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz} ia adalah Ad Darawardi dari {Zaid bin Salam}, dari {Zaid bin Khalid Al Juhaini} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa shalat dua raka’at dalam keadaan tidak lalai, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20703
حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلَالٍ عَنْ عُمَرَ الدِّمَشْقِيِّ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ قَالَتْ حَدَّثَنِي أَبُو الدَّرْدَاءِأَنَّهُ سَجَدَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِحْدَى عَشْرَةَ سَجْدَةً مِنْهُنَّ النَّجْمُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suraij bin Nu’man}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahab} dari {‘Amru bin Harits} dari {Sa`id bin Abu Hilal} dari {Umar Ad Damasyqi} dari {Ummu Darda`} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Darda`} bahwa ia pernah sebelas kali sujud (sajadah) bersama Rasulullah saw. (pada ayat-ayat sajadah), dan salah satu diantaranya adalah surat an Najm.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20704
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَنَا دَاوُدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي زَكَرِيَّا الْخُزَاعِيِّ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكُمْ تُدْعَوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَسْمَائِكُمْ وَأَسْمَاءِ آبَائِكُمْ فَحَسِّنُوا أَسْمَاءَكُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Afan}, telah menceritakan kepada kami {Husyaim}, telah menceritakan kepadaku {Dawud bin ‘Amru} dari {Abdullah bin Abu Zakariya Al khuza’i} dari {Abu Darda`} ia berkata “Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya kalian semua akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama-nama kalian dan bapak-bapak kalian saat ini, maka perbaguslah nama-nama kalian.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20705
حَدَّثَنَا عِصَامُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ الْغَسَّانِيُّ عَنْ خَالِدِ بْنِ مُحَمَّدٍ الثَّقَفِيِّ عَنْ بِلَالِ بْنِ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حُبُّكَ الشَّيْءَ يُعْمِي وَيُصِمُّقَالَ و حَدَّثَنَاه أَبُو الْيَمَانِ لَمْ يَرْفَعْهُ وَرَفَعَهُ الْقُرْقُسَانِيُّ مُحَمَّدُ بْنُ مُصْعَبٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Isham bin Khalid}, telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abdullah bin Abu Maryam Al Ghasani} dari {Khalid bin Muhammad Ats Tsaqafi} dari {Bilal bin Abu Darda`} dari {Abu Darda`} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Kecintaanmu terhadap sesuatu akan membuatmu buta dan tuli.” Telah menceritakan kepada kami {Abu Yaman} namun dia tidak merafa’kannya, namun {Al Qursani Muhammd bin Mush’ab} merafa’kan hadits tersebut.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20706
حَدَّثَنَا عِصَامُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ضَمْرَةَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مِنْ فِقْهِ الرَّجُلِ رِفْقُهُ فِي مَعِيشَتِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Isham bin Khalid}, telah menceritakan kepadaku {Abu Bakar bin Abdullah} dari {Dhamrah} dari {Abu Darda`} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Diantara tanda dari kefaqihan seseorang adalah memiliki budipekerti yang baik dalam bergaul.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20707
حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ حَدَّثَنِي إِسْمَاعِيلُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَكُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ وَإِنَّ أَحَدَنَا لَيَضَعُ يَدَهُ عَلَى رَأْسِهِ مِنْ شِدَّةِ الْحَرِّ وَمَا مِنَّا صَائِمٌ إِلَّا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَوَاحَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mughirah}, telah menceritakan kepada kami {Sa`id bin Abdul Aziz}, telah menceritakan kepada kami {Ismail bin ‘Ubaidullah} dari {Ummu Darda`} dari {Abu Darda`} ia berkata “Kami pernah bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan. Ketika itu salah seorang diantara kami meletakkan tangannya di atas kepala berlindung dari panasnya terik matahari, dan tak seorangpun yang berpuasa diantara kami kecuali Rasullah saw. dan Abdullah bin Rawahah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20708
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ ثَابِتٍ أَوْ عَنْ أَبِي ثَابِتٍأَنَّ رَجُلًا دَخَلَ مَسْجِدَ دِمَشْقَ فَقَالَ اللَّهُمَّ آنِسْ وَحْشَتِي وَارْحَمْ غُرْبَتِي وَارْزُقْنِي جَلِيسًا صَالِحًا فَسَمِعَهُ أَبُو الدَّرْدَاءِ فَقَالَ لَئِنْ كُنْتَ صَادِقًا لَأَنَا أَسْعَدُ بِمَا قُلْتَ مِنْكَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ{ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ }يَعْنِي الظَّالِمَ يُؤْخَذُ مِنْهُ فِي مَقَامِهِ ذَلِكَ فَذَلِكَ الْهَمُّ وَالْحَزَنُ{ وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ }قَالَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا{ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ }قَالَ الَّذِينَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Terjemahan: Telah berceritak kepada kami {Waki’}, telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dari {Tsabit} atau dari Abu Tsabit bahwa seseorang masuk masjid Damaskus, kemudian ia berdo’a “Ya Allah hilangkanlah kesedihanku, rahmatilah kepergianku dan berikanlah aku teman yang shaleh.” {Abu Darda`} mendengar do’anya dan berkata “Jika sekiranya kamu jujur dengan do’amu, sungguh aku senang mendengar apa yang kamu katakan, aku telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Maka diantara mereka ada yang menzhalimi diri mereka sendiri, ” beliau bersabda: “Zhalim adalah sesuatu yang diambil (dihisab) ditempatnya, maka itulah perasaan sedih dan susah, dan diantara mereka ada yang dipertengahan yaitu yang dipermudah hisabnya, dan diantara mereka ada yang berlomba-lomba dalam kebaikan dengan izin Allah, mereka itulah orang-orang yang masuk syurga tanpa hisab.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20709
حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ حَيَّانَ الدِّمَشْقِيِّ أَخْبَرَتْنِي أُمُّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَلَقَدْ رَأَيْتُنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ فِي الْيَوْمِ الْحَارِّ الشَّدِيدِ الْحَرِّ حَتَّى إِنَّ الرَّجُلَ لَيَضَعُ يَدَهُ عَلَى رَأْسِهِ فِي شِدَّةِ الْحَرِّ وَمَا فِي الْقَوْمِ صَائِمٌ إِلَّا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَوَاحَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amir}, telah menceritakan kepada kami {Hisyam yaitu Ibnu Sa’ad} dari {Utsman bin Hayan Ad Damasqi}, telah mengabarkan kepadaku {Ummu Darda`} dari {Abu Darda`} ia berkata “Sungguh aku pernah bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan, ketika itu cuaca sangat panas, sehingga seseorang meletakkan tangannya di atas kepala berlindung dari panasnya terik matahari, dan tak ada seorangpun dari mereka yang berpuasa kecuali Rasulullah saw. dan Abdullah bin Rawahah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20710
حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ الْقُرْدُوسِيُّ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ رَجُلٍ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَسُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ إِعْطَاءِ السُّلْطَانِ قَالَ مَا آتَاكَ اللَّهُ مِنْهُ مِنْ غَيْرِ مَسْأَلَةٍ وَلَا إِشْرَافٍ فَخُذْهُ وَتَمَوَّلْهُقَالَ وَقَالَ الْحَسَنُ رَحِمَهُ اللَّهُ لَا بَأْسَ بِهَا مَا لَمْ تَرْحَلْ إِلَيْهَا أَوْ تَشَرَّفْ لَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah}, telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Hasan Al Qurdusi} dari {Qais bin Sa’d} dari {seseorang} dia telah bercerita dari {Abu Darda`} ia berkata ‘Rasulullah saw. ditanya tentang pemberian dari seorang pemimpin, beliau menjawab, “Apa-apa yang telah Allah berikan kepadamu dari pemimpin tanpa memintanya dan tanpa berlebihan, maka ambilah dan pergunakanlah. Perawi berkata Al Hasan rahimahullah mengatakan “Tidak mengapa, selama kamu tidak tunduk kepadanya dan berlebihan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 20711
حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ قَالَتْدَخَلَ عَلَيْهَا يَوْمًا أَبُو الدَّرْدَاءِ مُغْضَبًا فَقَالَتْ مَا لَكَ قَالَ وَاللَّهِ مَا أَعْرِفُ فِيهِمْ شَيْئًا مِنْ أَمْرِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا أَنَّهُمْ يُصَلُّونَ جَمِيعًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah}, telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Salim} dari {Ummu Darda`} ia berkata “Suatu hari {Abu Darda`} datang menemuinya dalam keadaan marah, Ummu Darda` berkata “Ada apa denganmu?, Abu Darda` menjawab “Demi Allah, aku tidak tahu sedikitpun dari perkara Muhammad saw., kecuali mereka hanya melaksanakan shalat.”