Musnad Sahabat Anshar

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20782

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا هِشَامٌ يَعْنِي الدَّسْتُوَائِيَّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْحَكَمِ بْنِ ثَوْبَانَ أَنَّ مَوْلَى قُدَامَةَ بْنِ مَظْعُونٍ حَدَّثَهُ أَنَّ مَوْلَى أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ حَدَّثَهُ أَنَّ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍكَانَ يَخْرُجُ فِي مَالٍ لَهُ بِوَادِي الْقُرَى فَيَصُومُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ فَقُلْتُ لَهُ لِمَ تَصُومُ فِي السَّفَرِ وَقَدْ كَبِرْتَ وَرَقَقْتَ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لِمَ تَصُومُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ قَالَ إِنَّ الْأَعْمَالَ تُعْرَضُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} Telah menceritakan kepada kami {Hisyam Ad-Dustuwa`i} Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} dari {‘Umar bin al-Hakam bin Tsauban}, {mantan budak Qudamah bin Mazh’un} ia bercerita kepadanya bahwa {mantan budak Usamah bin Zaid} bercerita kepadanya bahwa {Usamah bin Zaid} pergi mendatangi hartanya di Wadil Qura, ia puasa senin dan kamis, lalu saya berkata kepadanya: kenapa kau puasa dalam perjalanan sementara kau sudah tua dan renta. Lalu ia berkata: sesungguhnya Rasulullah saw. puasa senin dan kamis lalu saya bertanya kepada beliau: wahai Rasulullah! kenapa Tuan puasa senin dan kamis, beliau menjawab: “Sesungguhnya amal-amal itu diperlihatkan pada hari senin dan kamis.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20783

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ سُلَيْمَانَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ عَنْ أُسَامَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُمْتُ عَلَى بَابِ الْجَنَّةِ فَإِذَا عَامَّةُ مَنْ دَخَلَهَا الْمَسَاكِينُ وَإِذَا أَصْحَابُ الْجَدِّ وَقَالَ يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ وَغَيْرُهُ إِلَّا أَصْحَابَ الْجَدِّ مَحْبُوسُونَ إِلَّا أَصْحَابَ النَّارِ فَقَدْ أُمِرَ بِهِمْ إِلَى النَّارِ وَقُمْتُ عَلَى بَابِ النَّارِ فَإِذَا عَامَّةُ مَنْ يَدْخُلُهَا النِّسَاءُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} dari {Sulaiman At-Taimi} dari {Abu ‘Utsma An-Nahdi} dari {Usamah} berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Saya berdiri dipintu surga dan sebagaian besar yang memasukinya adalah orang-orang muskin, sementara para pemilik kakek -Yahya bin Sa’id dan lainnya berkata dalam riwayatnya- Kecuali para pemilik kakek, mereka tertahan, kecuali penghuni neraka, mereka diperintahkan untuk masuk neraka. Dan saya berdiri dipintu neraka, sebagaian besar yang memasukinya adalah kaum wanita.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20784

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَسُئِلَ أُسَامَةُ عَنْ سَيْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ وَأَنَا شَاهِدٌ قَالَ كَانَ سَيْرُهُ الْعَنَقَ فَإِذَا وَجَدَ فَجْوَةً نَصَّ وَالنَّصُّ فَوْقَ الْعَنَقِ وَأَنَا رَدِيفُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} Telah menceritakan kepada kami {Hisyam} Telah menceritakan kepadaku {ayahku}, ia berkata: {Usamah} ditanya tentang perjalanan Rasulullah saw. saat haji wada’ dan saat itu saya turut serta, ia berkata: perjalanan beliau cepat dan bila menemui celah, beliau berjalan lebih cepat dan saya membonceng beliau.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20785

حَدَّثَنَا يَعْلَى بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي وَائِلٍ قَالَقِيلَ لِأُسَامَةَ أَلَا تُكَلِّمُ عُثْمَانَ فَقَالَ إِنَّكُمْ تَرَوْنَ أَنْ لَا أُكَلِّمَهُ إِلَّا سَمْعَكُمْ إِنِّي لَا أُكَلِّمُهُ فِيمَا بَيْنِي وَبَيْنَهُ مَا دُونَ أَنْ أَفْتَتِحَ أَمْرًا لَا أُحِبُّ أَنْ أَكُونَ أَوَّلَ مَنْ افْتَتَحَهُ وَاللَّهِ لَا أَقُولُ لِرَجُلٍ إِنَّكَ خَيْرُ النَّاسِ وَإِنْ كَانَ عَلَيَّ أَمِيرًا بَعْدَ إِذْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالُوا وَمَا سَمِعْتَهُ يَقُولُ قَالَ سَمِعْتُهُ يَقُولُ يُجَاءُ بِالرَّجُلِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُلْقَى فِي النَّارِ فَتَنْدَلِقُ بِهِ أَقْتَابُهُ فَيَدُورُ بِهَا فِي النَّارِ كَمَا يَدُورُ الْحِمَارُ بِرَحَاهُ فَيُطِيفُ بِهِ أَهْلُ النَّارِ فَيَقُولُونَ يَا فُلَانُ مَا لَكَ مَا أَصَابَكَ أَلَمْ تَكُنْ تَأْمُرُنَا بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَانَا عَنْ الْمُنْكَرِ فَقَالَ كُنْتُ آمُرُكُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَلَا آتِيهِ وَأَنْهَاكُمْ عَنْ الْمُنْكَرِ وَآتِيهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’la bin Ubaid} Telah menceritakan kepada kami {Al-A’masy} dari {Abu Wa`il}, ia berkata: dikatakan kepada {Usamah}: Berbicaralah dengan ‘Utsman. Ia berkata: Sesungguhnya kalian tahu bahwa saya tidak berbicara kepadanya kecuali yang telah saya sampaikan kepada kalian bahwa saya tidak berbicara berdua dengannya tentang sesuatu dimana saya tidak suka untuk memulainya, demi Allah saya tidak berkata kepada seorang pun engkau orang terbaik meski sebagai pemimpin setelah saya mendengar Rasulullah Rasulullah saw. bersabda. Mereka bertanya: Kau dengar beliau bersabda apa? Ia Usamah berkata: saya mendengar Rasulullah Rasulullah saw. bersabda: “Seseorang didatangkan pada hari kiamat kemudian dilemparkan ke neraka hingga ususnya terburai keluar dan berputar-putar dineraka seperti keledai mengitari alat penumbuk gandumnya, kemudian penduduk neraka bertanya: Hai fulan! Apa yang menimpamu, bukankah dulu kau memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran? Ia menjawab: dulu saya memerintahkan kebaikan tapi saya tidak melakukannya dan saya melarang kemungkaran tapi saya melakukannya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20786

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنِي صَالِحُ بْنُ أَبِي الْأَخْضَرِ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَبَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى قَرْيَةٍ يُقَالُ لَهَا أُبْنَى فَقَالَ ائْتِهَا صَبَاحًا ثُمَّ حَرِّقْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepadaku {Shalih bin Abu Al-Ahdhar} dari {Az-Zuhri} dari {‘Urwah bin Az-Zubair} dari {Usamah bin Zaid}, ia berkata: Rasulullah saw. mengutusku ke suatu perkampungan yang bernama Ubnai, Rasulullah Rasulullah saw. bersabda: “Datangilah dipagi hari kemudian bakarlah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20787

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنِ ابْنِ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ أَنَّ أَبَاهُ أُسَامَةَ قَالَكَسَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُبْطِيَّةً كَثِيفَةً كَانَتْ مِمَّا أَهْدَاهَا دِحْيَةُ الْكَلْبِيُّ فَكَسَوْتُهَا امْرَأَتِي فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَكَ لَمْ تَلْبَسْ الْقُبْطِيَّةَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَسَوْتُهَا امْرَأَتِي فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرْهَا فَلْتَجْعَلْ تَحْتَهَا غِلَالَةً إِنِّي أَخَافُ أَنْ تَصِفَ حَجْمَ عِظَامِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amir} Telah menceritakan kepada kami {Zuhair ibn Muhammad} dari {‘Abdullah bin Muhammad bin ‘Uqail} dari {Ibnu Usamah bin Zaid} bahwa {ayahnya} berata: Rasulullah saw. mengenakan baju dari Qibti yang tebal padaku yang pernah dihadiahkan kepada Dihyah Al-Kalbi, kemudian saya mengenakannya pada istriku kemudian Rasulullah Rasulullah saw. bersabda kepadaku: “Kenapa kau tidak memakai baju dari Qibti?” saya menjawab: Wahai Rasulullah! saya mengenakannya pada istri saya. Kemudian Rasulullah Rasulullah saw. bersabda: “Suruhlah dia untuk mengenakan kain tipis dibawahnya karena saya khawatir (baju itu) memperlihatkan setengah bentuk tulangnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20788

حَدَّثَنَا عَارِمُ بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا تَمِيمَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ يُحَدِّثُهُ أَبُو عُثْمَانَ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَكَانَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْخُذُنِي فَيُقْعِدُنِي عَلَى فَخِذِهِ وَيُقْعِدُ الْحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ عَلَى فَخِذِهِ الْأُخْرَى ثُمَّ يَضُمُّنَا ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُمَّ ارْحَمْهُمَا فَإِنِّي أَرْحَمُهُمَاقَالَ أَبِي قَالَ عَلِيُّ بْنُ الْمَدِينِيِّ هُوَ السَّلِّيُّ مِنْ عَنَزَةَ إِلَى رَبِيعَةَ يَعْنِي أَبَا تَمِيمَةَ السَّلِّيَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Arim bin Al-Fadhl} Telah menceritakan kepada kami {Mu’tamir} dari {ayahnya}, ia berkata: saya mendengar {Abu Tamimah} menceritakan dari {Abu ‘Utsman An-Nahdi} bercerita kepadanya dari {Usamah bin Zaid}, ia berkata: Nabi Allah mengajakku lalu mendudukkanku diatas lutut beliau dan mendudukkan Hasan bin ‘Ali diatas lutut sebelah beliau kemudian beliau merangkul kami dan bersabda: “Ya Allah! kasihilah mereka berdua karena sesungguhnya aku menyayangi mereka berdua.” ‘Ali bin bin Al-Madini Al-Salli dari ‘Anazah hingga Rabi’ah Abu Tamimah Al-Sulli.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20789

حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَكَسَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُبْطِيَّةً كَثِيفَةً مِمَّا أَهْدَاهَا لَهُ دِحْيَةُ الْكَلْبِيُّ فَكَسَوْتُهَا امْرَأَتِي فَقَالَ مَا لَكَ لَمْ تَلْبَسْ الْقُبْطِيَّةَ قُلْتُ كَسَوْتُهَا امْرَأَتِي فَقَالَ مُرْهَا فَلْتَجْعَلْ تَحْتَهَا غِلَالَةً فَإِنِّي أَخَافُ أَنْ تَصِفَ حَجْمَ عِظَامِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zakariya bin ‘Adi}, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidillah bin ‘Amer} dari {‘Abdullah bin Muhammad bin ‘Uqail} dari {Muhammad bin Usamah bin Zaid} dari {ayahnya}, ia berkata: Rasulullah saw. mengenakan baju dari Qibti yang tebal padaku yang pernah dihadiahkan kepada Dihyah Al-Kalbi, kemudian saya mengenakannya pada istriku kemudian Rasulullah Rasulullah saw. bersabda kepadaku: “Kenapa kau tidak memakai baju dari Qibti?” saya menjawab: Wahai Rasulullah! saya mengenakannya pada istri saya. Kemudian Rasulullah Rasulullah saw. bersabda: “Suruhlah dia untuk mengenakan kain tipis dibawahnya karena saya khawatir (baju itu) memperlihatkan bentuk tulangnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20790

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَأَرْسَلَتْ ابْنَةُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ ابْنِي يُقْبَضُ فَأْتِنَا فَأَرْسَلَ بِإِقْرَاءِ السَّلَامِ وَيَقُولُ لِلَّهِ مَا أَخَذَ وَلِلَّهِ مَا أَعْطَى وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمًّى قَالَ فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ تُقْسِمُ عَلَيْهِ لَيَأْتِيَنَّ قَالَ فَقَامَ وَقُمْنَا مَعَهُ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ وَأُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ وَسَعْدُ بْنُ عُبَادَةَ قَالَ فَأَخَذَ الصَّبِيَّ وَنَفْسُهُ تَقَعْقَعُ قَالَ فَدَمَعَتْ عَيْنَاهُ فَقَالَ سَعْدٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذَا قَالَ هَذِهِ رَحْمَةٌ جَعَلَهَا اللَّهُ فِي قُلُوبِ عِبَادِهِ وَإِنَّمَا يَرْحَمُ اللَّهُ مِنْ عِبَادِهِ الرُّحَمَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdur Razzaq} telah mengkhabarkan kepada kami {Sufyan} dari {‘Ashim} dari {Abu Utsman An-Nahdi} dari {Usamah bin Zaid}, ia berkata: putri Rasulullah saw. mengirim utusan untuk memberitahukan bahwa putrinya tengah sekarat, karena itu datangilah kami. kemudian Rasulullah saw. mengirim utusan untuk menyampaikan salam dan bersabda: “Sesungguhnya Allah memiliki apa pun yang ia ambil dan apa pun yang Ia beri dan segala sesuatu disisiNya (berlaku) berdasarkan ketetapan yang telah ditentukan.” Utusan putri beliau datang dan bersumpah agar Rasulullah saw. mau datang. Berkata Usamah: Beliau berdiri kemudian kami pun berdiri, Mu’adz bin Jabal, Ubai bin Ka’ab dan Sa’ad bin Ubadah bersama beliau, kemudian Rasulullah saw. mengambil sendiri anak kecil yang tengah sekarat itu. Berkata Usamah: Air mata Rasulullah saw. pun bercucuran kemudian Sa’ad berkata: Wahai Rasulullah! apa ini? Rasulullah Rasulullah saw. bersabda: “Ini adalah rahmat yang ditempatkan Allah dihati para hamba-hambaNya dan sesungguhnya Allah hanya merahmati hamba-hambaNya yang penyayang.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20791

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَجَّاجِ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍأَنَّهُ أَرْدَفَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَرَفَةَ حَتَّى دَخَلَ الشِّعْبَ ثُمَّ أَهْرَاقَ الْمَاءَ وَتَوَضَّأَ ثُمَّ رَكِبَ وَلَمْ يُصَلِّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Al-Hajjaj} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi Fudaik} dari {Ibnu Abi Dzi’b} dari {Syu’bah} dari {Ibnu ‘Abbas} dari {Usamah bin Zaid} bahwa Rasulullah saw. memboncenginya dihari afarah hingga memasuki bukit kemudian beliau mencucurkan air dan berwudhu lalu naik kendaraan dan tidak shalat.