Musnad Sahabat Anshar

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20922

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُمْهَانَ عَنْ سَفِينَةَ قَالَكُنَّا فِي سَفَرٍ قَالَ فَكَانَ كُلَّمَا أَعْيَا رَجُلٌ أَلْقَى عَلَيَّ ثِيَابَهُ تُرْسًا أَوْ سَيْفًا حَتَّى حَمَلْتُ مِنْ ذَلِكَ شَيْئًا كَثِيرًا قَالَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْتَ سَفِينَةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Bahz} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Sa’id bin Jumhan} dari {Safinah}, ia berkata Kami pernah dalam suatu perjalanan bersama Rasulullah saw., setiap kali seseorang letih, ia melemparkan bawaannya, perisainya atau pedangnya kepadaku hingga saya membawa banyak sekali, kemudian Nabi saw. bersabda kepadaku “Engkau betul-betul Safinah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20923

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَنَا سَعِيدُ بْنُ جُمْهَانَ حَدَّثَنِي سَفِينَةُأَنَّ رَجُلًا ضَافَ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَصَنَعَ لَهُ طَعَامًا فَقَالَتْ فَاطِمَةُ لِعَلِيٍّ لَوْ دَعَوْتَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَكَلَ مَعَنَا فَدَعَوْنَاهُ فَجَاءَ فَأَخَذَ بِعِضَادَتَيْ الْبَابِ وَقَدْ ضَرَبْنَا قِرَامًا فِي نَاحِيَةِ الْبَيْتِ فَلَمَّا رَآهُ رَجَعَ قَالَتْ فَاطِمَةُ لِعَلِيٍّ الْحَقْهُ فَانْظُرْ مَا رَجَعَهُ قَالَ مَا رَدَّكَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ قَالَ لَيْسَ لِنَبِيٍّ أَنْ يَدْخُلَ بَيْتًا مُزَوَّقًاحَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ بِمَعْنَاهُ قَالَ إِنَّهُ لَيْسَ لِي أَوْ قَالَ لَيْسَ لِنَبِيٍّ أَنْ يَدْخُلَ بَيْتًا مُزَوَّقًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Bahz} telah menceritakan kepada kami {Hammad} telah memberitakan kepada kami {Sa’id bin Jumhan} telah menceritakan kepadaku {Safinah} bahwa seseorang menjamu ‘Ali Radhiyallahu’anhu kemudian ia membuatkan makanan untuknya, lalu Fathimah berkata kepada ‘Ali Andai engkau memanggail Rasulullah saw. untuk makan bersama kita. Kemudian kami memanggil beliau, beliau datang kemudian meraih dua sisi pintu, kami memasang kain tipis disudut rumah. Saat Rasulullah saw. melihatnya, beliau langsung membalikkan tubuhnya. Fathimah berkata kepada ‘Ali Susullah beliau dan tanyakan apa yang membuat beliau berbalik. Bertanya ‘Ali Apa yang membuat tuan kembali wahai nabi Allah? Beliau menjawab “Seorang nabi tidak boleh masuk rumah yang disana terdapat gambar beraneka warni.” Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} dengan maknanya, Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya tidak boleh bagi seorang nabi untuk memasuki rumah yang disana terdapat gambar beraneka warni.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20924

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ جَبَلَةَ بْنِ حَارِثَةَ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلِّمْنِي شَيْئًا أَقُولُهُ عِنْدَ مَنَامِي قَالَ إِذَا أَخَذْتَ مَضْجَعَكَ فَقُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ حَتَّى تَخْتِمَهَا فَإِنَّهَا بَرَاءَةٌ مِنْ الشِّرْكِحَدَّثَنَا أَسْوَدُ قَالَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ قَالَ جَبَلَةُ وَلَمْ يَشُكَّ وَقَالَ عَلِيٌّ يَعْنِي ابْنَ الْمَدِينِيِّ جَبَلَةُ بْنُ حَارِثَةَ الْكلْبِيُّ قَالَ عَلِيٌّ سَمِعْتُهُ مِنْ ابْنِ أَبِي الْوَزِيرِ قَالَ عَبْد اللَّهِ و حَدَّثَنَاه أَبِي عَنْ عَلِيٍّ قَبْلَ أَنْ يُمْتَحَنَ بِالْقُرْآنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Abu Ishak} dari {Farwah bin Naufal} dari {Jabalah bin Haritsah} ia berkata aku berkata Wahai Rasulullah! Ajarkanlah sesuatu padaku yang aku ucapkan saat hendak tidur. Rasulullah saw. bersabda: “Bila kau hendak tidur, bacalah qul yaa `ayyuhal kaafirun hingga usai, karena itu membebaskan dari kesyirikan’.” Telah menceritakan kepada kami {Aswad}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syarik}, -ia menyebutkan Jabalah dan ia tidak ragu. Sedang ‘Ali bin Al Madini berkata Jabalah bin Haritsah Al Kalbi-. Berkata {‘Ali} saya mendengarnya dari {Ibnu Abi Al Wazir}, berkata ‘Abdullah dan kami bercerita kepadanya dari ‘Ali sebelum diuji dengan Al Qur`an.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20925

حَدَّثَنَا يَعْلَى بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ إِسْحَاقَ عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَشَجِّ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ قَالَكَانَ بَيْنَ أَبْيَاتِنَا إِنْسَانٌ مُخْدَجٌ ضَعِيفٌ لَمْ يُرَعْ أَهْلُ الدَّارِ إِلَّا وَهُوَ عَلَى أَمَةٍ مِنْ إِمَاءِ الدَّارِ يَخْبُثُ بِهَا وَكَانَ مُسْلِمًا فَرَفَعَ شَأْنَهُ سَعْدٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ اضْرِبُوهُ حَدَّهُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ أَضْعَفُ مِنْ ذَلِكَ إِنْ ضَرَبْنَاهُ مِائَةً قَتَلْنَاهُ قَالَ فَخُذُوا لَهُ عِثْكَالًا فِيهِ مِائَةُ شِمْرَاخٍ فَاضْرِبُوهُ بِهِ ضَرْبَةً وَاحِدَةً وَخَلُّوا سَبِيلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’la bin ‘Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ishak} dari {Ya’qub bin ‘Abdullah bin Al Asyuj} dari {Abu Umamah bin Sahl} dari {Sa’id bin Sa’ad bin ‘Ubadah}, ia berkata Kami memiliki seorang tetangga yang pendek dan lemah, penghuni rumah tidak memperhatikannya hingga ia bercumbu rayu dengan budak wanita dirumah itu dan melakukan kekejian terhadapnya, padahal ia adalah muslim. Kemudian Sa’ad melaporkannya kepada Rasulullah saw. kemudian beliau bersabda “Cambuklah dia sebagai hukumannya.” Mereka berkata Wahai Rasulullah! Ia lebih lemah dari hal itu, bila kami mencambuknya seratus kali pasti dia mati. Rasulullah saw. bersabda: “Ambillah rumbai sebanyak seratus tangkai lalu cambukkan padanya sekali saja kemudian lepaskan dia.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20926

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدٍ قَالَمَرَّ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بِحَسَّانَ وَهُوَ يُنْشِدُ فِي الْمَسْجِدِ فَلَحَظَ إِلَيْهِ قَالَ كُنْتُ أُنْشِدُ وَفِيهِ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْكَ ثُمَّ الْتَفَتَ إِلَى أَبِي هُرَيْرَةَ فَقَالَ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَجِبْ عَنِّي اللَّهُمَّ أَيِّدْهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ قَالَ نَعَمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {Az Zuhri} dari {Sa’id} ia berkata Umar Radhiyallahu’anhu melintasi Hassan yang tengah bersyair di masjid, Umar meliriknya, lalu {Hassan} berkata Disini orang yang lebih baik darimu pernah bersyair. Kemudian Umar melirik {Abu Hurairah} dan bertanya “Kau pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Kabulkanlah aku ya Allah! Teguhkanlah ia dengan Jibril. Ia menjawab Ya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20927

حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَمَرَّ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَلَى حَسَّانَ وَهُوَ يُنْشِدُ الشِّعْرَ فِي الْمَسْجِدِ فَقَالَ فِي مَسْجِدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُنْشِدُ الشِّعْرَ قَالَ كُنْتُ أُنْشِدُ وَفِيهِ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْكَ أَوْ كُنْتُ أُنْشِدُ فِيهِ وَفِيهِ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’la} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amr} dari {Yahya bin ‘Abdur Rahman}, ia berkata ‘Umar Radhiyallahu’anhu melawati Hassan saat tengah bersyair di masjid kemudian ‘Umar berkata Di masjid Rasulullah saw. syair disenandungkan? {Hassan} berkata ‘Saya pernah bersyair dan di dalam masjid ada orang yang lebih baik darimu (yaitu Nabi saw.).’

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20928

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَمَرَّ عُمَرُ عَلَى حَسَّانَ وَهُوَ يُنْشِدُ فِي الْمَسْجِدِ فَقَالَ مَهْ قَالَ لَهُ حَسَّانُ قَدْ كُنْتُ أُنْشِدُ وَفِيهِ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْكَ قَالَ فَانْصَرَفَ عُمَرُ وَهُوَ يَعْرِفُ أَنَّهُ يُرِيدُ رَسُولَ اللَّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Sa’ad} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Syihab} dari {Sa’id bin Al Musayyib}, ia berkata ‘Umar melintasi Hassan saat ia tengah bersyair di masjid kemudian ‘Umar berkata ‘Heih’. Kemudian {Hassan} berkata padanya ‘Saya pernah bersyair dan dimasjid ada orang yang lebih baik darimu’. Sa’id melanjutkan ‘Umar pun pergi dan ia tahu bahwa yang dimaksudkan Hassan adalah Rasulullah saw.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20929

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنِ ابْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَأَنْشَدَ حَسَّانُ بْنُ ثَابِتٍ وَهُوَ فِي الْمَسْجِدِ فَمَرَّ عُمَرُ بِهِ فَلَحَظَهُ فَقَالَ حَسَّانُ وَاللَّهِ لَقَدْ أَنْشَدْتُ فِيهِ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْكَ فَخَشِيَ أَنْ يَرْمِيَهُ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَازَ وَتَرَكَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Abdur Rozzaq} telah memberitakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Ibnu Al Musayyib}, ia berkata Hassan bin Tsabit bersyair dimasjid kemudian ‘Umar lewat dan meliriknya, {Hassan} berkata Demi Allah, saya pernah bersyair dimasjid dan didalamnya ada orang yang lebih baik darimu. ‘Umar khawatir bahwa yang dimaksudkan adalah Rasulullah saw. kemudian ‘Umar membolehkan dan membiarkannya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20930

حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلَالٍ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ حَزْمٍ أَنَّ النَّضْرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ أَخْبَرَهُ عَنْ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقْعُدُوا عَلَى الْقُبُورِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin ‘Amr} telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Wahb} dari {Sa’id bin Abu Hilal} dari {Abu Bakr bin Hazm} bahwa {An Nadhr bin ‘Abdullah} memberi khabar padanya dari {‘Amr bin Hazm} dari Rasulullah saw., beliau bersabda “Janganlah kalian duduk diatas kuburan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20931

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ بَكْرِ بْنِ سَوَادَةَ عَنْ زِيَادِ بْنِ نُعَيْمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍقَالَ رَآنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُتَّكِئًا عَلَى قَبْرٍ فَقَالَ لَا تُؤْذِ صَاحِبَ هَذَا الْقَبْرِ أَوْ لَا تُؤْذِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin ‘Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} telah memberitakan kepada kami {‘Amr bin Al Harits}. Dan telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} telah memberitakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Bakr bin Sawadah} dari {Ziyad bin Nu’aim} dari {‘Amr bin Hazm}, ia berkata Rasulullah saw. melihatku bersandar diatas kuburan kemudian beliau bersabda “Jangan ganggu penghuni kubur ini, ” atau, “Jangan ganggu dia.”