Sisa Musnad Sahabat Anshar

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21270

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ أَبِي مَرْيَمَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ الرَّحَبِيِّأَنَّ أَبَا أُمَامَةَ دَخَلَ عَلَى خَالِدِ بْنِ يَزِيدَ فَأَلْقَى لَهُ وَسَادَةً فَظَنَّ أَبُو أُمَامَةَ أَنَّهَا حَرِيرٌ فَتَنَحَّى يَمْشِي الْقَهْقَرَى حَتَّى بَلَغَ آخِرَ السِّمَاطِ وَخَالِدٌ يُكَلِّمُ رَجُلًا ثُمَّ الْتَفَتَ إِلَى أَبِي أُمَامَةَ فَقَالَ لَهُ يَا أَخِي مَا ظَنَنْتَ أَظَنَنْتَ أَنَّهَا حَرِيرٌ قَالَ أَبُو أُمَامَةَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَسْتَمْتِعُ بِالْحَرِيرِ مَنْ يَرْجُو أَيَّامَ اللَّهِ فَقَالَ لَهُ خَالِدٌ يَا أَبَا أُمَامَةَ أَنْتَ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ اللَّهُمَّ غُفْرًا أَنْتَ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلْ كُنَّا فِي قَوْمٍ مَا كَذَبُونَا وَلَا كُذِّبْنَا
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Abu Al Yaman} telah bercerita kepada kami {Isma’il bin ‘Ayyasy} dari {Abu Bakr bin ‘Abdullah bin Abu Maryam} dari {Habib bin ‘Ubaid Ar Rahabiy} bahwa Abu Umamah bertamu ke Khalid bin Yazid kemudian Khalid memberinya bantal, Abu Umamah mengiranya sutera, ia menyingkir dan mundur hingga ke akhir meja makan sementara Khalid tengah berbicara dengan seseorang, lalu Khalid menoleh kearah Abu Umamah dan berkata Hai saudaraku! Apa yang kau kira, apa kau mengiranya sutera? {Abu Umamah} berkata Rasulullah saw. bersabda “Tidaklah orang yang mengharapkan hari-hari Allah bersenang-senang dengan sutera.” Khalid berkata padanya Hai Abu Umamah! Kau mendengarnya dari Rasulullah saw.? Ia berkata Ya Allah! Semoga Engkau melimpahkan ampunan, engkau yang mendengarnya dari Rasulullah saw., bahkan kita pernah berada dalam suatu kaum yang mereka tidak pernah mendustakan kita dan kita tidak berdusta.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21271

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَعَدَنِي رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يُدْخِلَ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي سَبْعِينَ أَلْفًا بِغَيْرِ حِسَابٍ وَلَا عَذَابٍ مَعَ كُلِّ أَلْفٍ سَبْعُونَ أَلْفًا وَثَلَاثَ حَثَيَاتٍ مِنْ حَثَيَاتِ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Abu Al Yaman} telah bercerita kepada kami {Isma’il bin ‘Ayyasy} dari {Muhammad bin Ziyad} dari {Abu Umamah} dari Nabi saw. bersabda “Rabbku AzzaWaJalla berjanji kepadaku tujuhpuluh ribu dari ummatku akan masuk surga tanpa hisab dan adzab, setiap seribunya bersama tujuhpuluh ribu dan tiga cakupan tangan dari cakupan tangan Rabbku AzzaWaJalla.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21272

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ الْحَارِثِ عَنِ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ مَشَى إِلَى صَلَاةٍ مَكْتُوبَةٍ وَهُوَ مُتَطَهِّرٌ كَانَ لَهُ كَأَجْرِ الْحَاجِّ الْمُحْرِمِ وَمَنْ مَشَى إِلَى سُبْحَةِ الضُّحَى كَانَ لَهُ كَأَجْرِ الْمُعْتَمِرِ وَصَلَاةٌ عَلَى إِثْرِ صَلَاةٍ لَا لَغْوَ بَيْنَهُمَا كِتَابٌ فِي عِلِّيِّينَو قَالَ أَبُو أُمَامَةَ الْغُدُوُّ وَالرَّوَاحُ إِلَى هَذِهِ الْمَسَاجِدِ مِنْ الْجِهَادِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Abu Al Yaman} telah bercerita kepada kami {Isma’il bin ‘Ayyasy} dari {Yahya bin Al Harits} dari {Al Qasim Abu ‘Abdur Rahman} dari {Abu Umamah} dari Nabi saw. bersabda “Barangsiapa melangkah untuk shalat wajib dalam kedaan sudah bersuci maka ia seolah mendapatkan pahala haji yang berihram, barangsiapa berjalan untuk shalat dhuha maka ia seolah mendapatkan pahala orang umroh, dan shalat demi shalat yang tidak ada kesia-siaan, diantara keduanya akan dicatat dalam ‘illiyyiin.” Berkata Abu Umamah Pergi dipagi dan disore hari ke masjid termasuk jihad dijalan Allah subhanahu wata’ala.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21273

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ رَبِّهِ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي الْعَاتِكَةِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ يَزِيدَ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ عَمَّنْرَأَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَاحَ إِلَى مِنًى يَوْمَ التَّرْوِيَةِ وَإِلَى جَانِبِهِ بِلَالٌ بِيَدِهِ عُودٌ عَلَيْهِ ثَوْبٌ يُظِلُّ بِهِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: telah bercerita kepada kami {Yazid bin ‘Abdu Rabbih} telah bercerita kepada kami {Al Walid bin Muslim} dari {‘Utsman bin Abu Al ‘Atikah} dari {‘Ali bin Yazid} dari {Al Qasim} dari {Abu Umamah} dari {seseorang} yang melihat Rasulullah saw. pergi ke Mina pada hari tarwiyah, disebelah beliau ada Bilal membawa kayu yang ada bajunya untuk memayungi Rasulullah saw.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21274

حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ خُنَيْسٍ عَنْ لَيْثِ بْنِ أَبِي سُلَيْمٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْطَاةَ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أُذِنَ لِعَبْدٍ فِي شَيْءٍ أَفْضَلَ مِنْ رَكْعَتَيْنِ يُصَلِّيهِمَا وَإِنَّ الْبِرَّ لَيُذَرُّ فَوْقَ رَأْسِ الْعَبْدِ مَا دَامَ فِي صَلَاتِهِ وَمَا تَقَرَّبَ الْعِبَادُ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى بِمِثْلِ مَا خَرَجَ مِنْهُ يَعْنِي الْقُرْآنَ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Hasyim bin Al Qasim} telah bercerita kepada kami {Bakr bin Khunais} dari {Laits bin Abu Sulaim} dari {Zaid bin Arthoh} dari {Abu Umamah} berkata Rasulullah saw. bersabda “Tidaklah seorang hamba diizinkan melakukan sesuatu yang lebih baik dari dua rakaat yang dikerjakannya, sesungguhnya kebaikan itu tumbuh diatas kepala seorang hamba selama ia shalat, dan tidaklah para hamba bisa mendekatkan diri kepada Allah dengan sesuatu seperti yang diucapkannya.” Yaitu Al Quran.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21275

حَدَّثَنَا الْهَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا الْفَرَجُ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ يَزِيدَ عَنْ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ بَعَثَنِي رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ وَأَمَرَنِي رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ بِمَحْقِ الْمَعَازِفِ وَالْمَزَامِيرِ وَالْأَوْثَانِ وَالصُّلُبِ وَأَمْرِ الْجَاهِلِيَّةِ وَحَلَفَ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ بِعِزَّتِهِ لَا يَشْرَبُ عَبْدٌ مِنْ عَبِيدِي جَرْعَةً مِنْ خَمْرٍ إِلَّا سَقَيْتُهُ مِنْ الصَّدِيدِ مِثْلَهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَغْفُورًا لَهُ أَوْ مُعَذَّبًا وَلَا يَسْقِيهَا صَبِيًّا صَغِيرًا ضَعِيفًا مُسْلِمًا إِلَّا سَقَيْتُهُ مِنْ الصَّدِيدِ مِثْلَهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَغْفُورًا لَهُ أَوْ مُعَذَّبًا وَلَا يَتْرُكُهَا مِنْ مَخَافَتِي إِلَّا سَقَيْتُهُ مِنْ حِيَاضِ الْقُدُسِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يَحِلُّ بَيْعُهُنَّ وَلَا شِرَاؤُهُنَّ وَلَا تَعْلِيمُهُنَّ وَلَا تِجَارَةٌ فِيهِنَّ وَثَمَنُهُنَّ حَرَامٌ يَعْنِي الضَّارِبَاتِ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Al Hasyim bin Al Qasim} telah bercerita kepada kami {Al Faraj} telah bercerita kepada kami {‘Ali bin Yazid} dari {Al Qasim Abu ‘Abdur Rahman} dari {Abu Umamah} berkata Rasulullah saw. bersabda ” Sesungguhnya Allah AzzaWaJalla mengutusku sebagai rahmat dan petunjuk untuk seluruh alam, Ia memerintahkanku melenyapkan seruling, gambus, gendang dan patung-patung yang disembah dimasa jahiliyah. Rabbku AzzaWaJalla bersumpah dengan kemuliaanNya, tidaklah salah seorang hambaKu meminum seteguk khomer melainkan Aku akan menggantinya dengan air neraka Jahannam yang mendidih, ia tersiksa atau mendapat ampunan, tidakah memberikannya pada seorang anak kecil kecuali Aku akan menggantinya dengan air neraka Jahannam yang mendidih, ia tersiksa atau mendapat ampunan, tidaklah seorang hamba meninggalkannya karena takut padaKu melainkan Aku akan meminumkannya padanya dari surga. Tidak halal memperjual belikannya, memberitahukannya atau memperdagangkannya, hasil penjualannya haram.” Yaitu wanita-wanita penyanyi.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21276

حَدَّثَنَا حُجَيْنُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ أَبِي سَلَمَةَ الْمَاجِشُونَ عَنْ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَطِيَّةَ بْنِ دِلَافٍ الْمُزَنِيِّ لَا أَعْلَمُهُ إِلَّا حَدَّثَهُ عَنْ أَبِي أُمَامَةَيَرْفَعُهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَخْرُجُ الدَّابَّةُ فَتَسِمُ النَّاسَ عَلَى خَرَاطِيمِهِمْ ثُمَّ يَغْمُرُونَ فِيكُمْ حَتَّى يَشْتَرِيَ الرَّجُلُ الْبَعِيرَ فَيَقُولُ مِمَّنْ اشْتَرَيْتَهُ فَيَقُولُ اشْتَرَيْتُهُ مِنْ أَحَدِ الْمُخَطَّمِينَو قَالَ يُونُسُ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ ثُمَّ يَغْمُرُونَ فِيكُمْ وَلَمْ يَشُكَّ قَالَ فَرَفَعَهُ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Hujain bin Al Mutsanna} telah bercerita kepada kami {‘Abdul ‘Aziz bin Abu Salamah Al Majisyun} dari {‘Umar bin ‘Abdur Rahman bin ‘Athiyyah bin Dilaf Al Muzanni} Saya hanya mengetahuinya menceritakan dari {Abu Umamah} yang dimarfu’kan kepada Nabi saw., beliau bersabda “Akan ada binatang melata keluar kemudian memberi tanda pada manusia diatas belalai-belalainya kemudian mereka membanjiri kalian hingga seseorang membeli unta lalu dikatakan Dari mana kau membelinya? Ia menjawab Saya membelinya dari salah satu orang berhidung mancung.” Berkata {Yunus bin Muhammad} Kemudian mereka membanjiri kalian. Ia tidak ragu. Berkata Yunus Abu Umamah memarfu’kannya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21277

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ زَحْرٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ يَزِيدَ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَائِدُ الْمَرِيضِ يَخُوضُ فِي الرَّحْمَةِ وَوَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ عَلَى وَرِكِهِ ثُمَّ قَالَ هَكَذَا مُقْبِلًا وَمُدْبِرًا وَإِذَا جَلَسَ عِنْدَهُ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {‘Ali bin Ishaq} telah mengkhabarkan kepada kami {‘Abdullah bin Al Mubarok} telah mengkhabarkan kepada kami {Yahya bin Ayyub} dari {‘Ubaidullah bin Zahr} dari {‘Ali bin Yazid} dari {Al Qasim} dari {Abu Umamah} berkata Rasulullah saw. bersabda “Orang yang menjenguk orang sakit menyelam dalam rahmat.” Rasulullah saw. meletakkan tangan beliau diatas paha kemudian bersabda “Seperti inilah ia datang dan pergi, dan bila duduk didekatnya, ia dipenuhi rahmat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21278

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ سِنَانِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ شَهْرٍ يَعْنِي ابْنَ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ فَمَضْمَضَ ثَلَاثًا وَاسْتَنْشَقَ ثَلَاثًا وَغَسَلَ وَجْهَهُ وَكَانَ يَمْسَحُ الْمَاقَيْنِ مِنْ الْعَيْنِ قَالَ وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ رَأْسَهُ مَرَّةً وَاحِدَةً وَكَانَ يَقُولُ الْأُذُنَانِ مِنْ الرَّأْسِ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Yahya bin Ishaq} telah mengkhabarkan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Sinan bin Rabi’ah} dari {Syahr bin Hausyab} dari {Abu Umamah} bahwa Nabi saw. berwudhu lalu beliau berkumur tiga kali, menghirup air tiga kali, membasuh wajah dan mengusap selipan mata. Berkata Abu Umamah Nabi saw. mengusap kepala sekali dan bersabda “Telinga termasuk kepala.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21279

حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْبَكَّائِيُّ حَدَّثَنَا مَنْصُورٌ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَجَاءَتْ امْرَأَةٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَهَا ابْنَانِ لَهَا وَهِيَ حَامِلٌ فَمَا سَأَلَتْهُ يَوْمَئِذٍ إِلَّا أَعْطَاهَا ثُمَّ قَالَ حَامِلَاتٌ وَالِدَاتٌ رَحِيمَاتٌ لَوْلَا مَا يَأْتِينَ إِلَى أَزْوَاجِهِنَّ دَخَلْنَ الْجَنَّةَ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Ziyad bin ‘Abdullah Al Bakka`i} telah bercerita kepada kami {Manshur} dari {Salim bin Abu Al Ja’ad} dari {Abu Umamah} berkata Seorang wanita hamil bersama anaknya yang digendong mendatangi Rasulullah saw. Saat itu tidaklah ia meminta Rasulullah saw. sesuatu melainkan pasti diberi. Kemudian Rasulullah saw. bersabda “Wanita-wanita hamil, ibu-ibu yang menyayangi anak-anak mereka, andai mereka tidak menyakiti suami-suami mereka pastilah mereka masuk surga.”