Sisa Musnad Sahabat Anshar
Musnad Ahmad | Hadits No. : 21130
حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَحِيرٍ حَدَّثَنَا سَيَّارٌ قَالَجِيءَ بِرُءُوسٍ مِنْ قِبَلِ الْعِرَاقِ فَنُصِبَتْ عِنْدَ بَابِ الْمَسْجِدِ وَجَاءَ أَبُو أُمَامَةَ فَدَخَلَ الْمَسْجِدَ فَرَكَعَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ خَرَجَ إِلَيْهِمْ فَنَظَرَ إِلَيْهِمْ فَرَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ شَرُّ قَتْلَى تَحْتَ ظِلِّ السَّمَاءِ ثَلَاثًا وَخَيْرُ قَتْلَى تَحْتَ ظِلِّ السَّمَاءِ مَنْ قَتَلُوهُ وَقَالَ كِلَابُ النَّارِ ثَلَاثًا ثُمَّ إِنَّهُ بَكَى ثُمَّ انْصَرَفَ عَنْهُمْ فَقَالَ لَهُ قَائِلٌ يَا أَبَا أُمَامَةَ أَرَأَيْتَ هَذَا الْحَدِيثَ حَيْثُ قُلْتَ كِلَابُ النَّارِ شَيْءٌ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ شَيْءٌ تَقُولُهُ بِرَأْيِكَ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ إِنِّي إِذًا لَجَرِيءٌ لَوْ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ حَتَّى ذَكَرَ سَبْعًا لَخِلْتُ أَنْ لَا أَذْكُرَهُ فَقَالَ الرَّجُلُ لِأَيِّ شَيْءٍ بَكَيْتَ قَالَ رَحْمَةً لَهُمْ أَوْ مِنْ رَحْمَتِهِمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Bahir} telah menceritakan kepada kami {Sayyar} berkata Beberapa kepala didatangkan dari Irak kemudian dipasang didekat pintu masjid. {Abu Umamah} datang lalu masuk masjid, ia shalat dua rakaat kemudian keluar dan melihat kepala-kepala itu, ia mengangkat kepala dan berkata Korban-korban terburuk yang ada dibawah naungan langit. Ia mengucapkannya tiga kali. Kemudian ia berkata Dan sebaik-baik korban yang ada dibawah naungan langit adalah orang-orang yang mereka bunuh. Ia berkata Anjing-anjing neraka, sebanyak tiga kali. Ia menangis lalu pergi meninggalkan kepala-kepala itu. Ada yang berkata padanya Hai Abu Umamah, apa kau mengetahui suatu hadits yang kau dengar dari Rasulullah saw. saat kau katakan Anjing-anjing neraka, ataukah hanya kau katakan berdasarkan pendapatmu sendiri? Ia berkata Subhanallah! Kalau begitu aku gegabah, andai aku mendengarnya dari Rasulullah saw. sekali, dua kali hingga tujuh kali kemudian tidak aku sebutkan dari Nabi. Seseorang berkata Kenapa kau menangis? Ia berkata Sebagai kasih sayang untuk mereka atau karena menyayangi mereka.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 21131
حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ يَعْنِي ابْنَ صَالِحٍ عَنِ السَّفْرِ بْنِ نُسَيْرٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ شُرَيْحٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَأْتِ أَحَدُكُمْ الصَّلَاةَ وَهُوَ حَاقِنٌ وَلَا يَدْخُلْ بَيْتًا إِلَّا بِإِذْنٍ وَلَا يَؤُمَّنَّ إِمَامٌ قَوْمًا فَيَخُصَّ نَفْسَهُ بِدَعْوَةٍ دُونَهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Kholid} telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin Shalih} dari {As Safar bin Nusair} dari {Yazid bin Syuraih} dari {Abu Umamah} berkata Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda “Janganlah salah seorang dari kalian shalat dengan menahan buang air, jangan masuk rumah kecuali dengan izin dan janganlah mengimami suatu kaum lalu berdoa hanya untuk kepentingan dirinya dengan tidak mendoakan mereka.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 21132
حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ الطَّالَقَانِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَيُّوبَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ زَحْرٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ يَزِيدَ عَنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ مَسَحَ رَأْسَ يَتِيمٍ لَمْ يَمْسَحْهُ إِلَّا لِلَّهِ كَانَ لَهُ بِكُلِّ شَعْرَةٍ مَرَّتْ عَلَيْهَا يَدُهُ حَسَنَاتٌ وَمَنْ أَحْسَنَ إِلَى يَتِيمَةٍ أَوْ يَتِيمٍ عِنْدَهُ كُنْتُ أَنَا وَهُوَ فِي الْجَنَّةِ كَهَاتَيْنِ وَفَرَّقَ بَيْنَ أُصْبُعَيْهِ السَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Ishak Ath Tholaqoni} telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Al Mubarok} dari {Yahya bin Ayyub} dari {‘Ubaidillah bin Zahr} dari {‘Ali bin Yazid} dari {Al Qosim} dari {Abu Umamah} bahwa Rasulullah saw. bersabda “Barangsiapa mengusap kepala seorang anak yatim, dengan tidak ada dorongan mengusapnya kecuali karena Allah, ia mendapatkan beberapa kebaikan untuk setiap rambut yang dilalui tangannya. Barangsiapa berbuat baik kepada anak yatim perempuan atau yatim lelaki didekatnya, aku dan dia di surga seperti dua ini.” Beliau memisahkan antara jari telunjuk dan jari tengah.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 21133
حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ عَفَّانُ أَخْبَرَنَا أَبُو غَالِبٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقْبَلَ مِنْ خَيْبَرَ وَمَعَهُ غُلَامَانِ وَهَبَ أَحَدَهُمَا لِعَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ وَقَالَ لَا تَضْرِبْهُ فَإِنِّي قَدْ نَهَيْتُ عَنْ ضَرْبِ أَهْلِ الصَّلَاةِ وَقَدْ رَأَيْتُهُ يُصَلِّي قَالَ عَفَّانُ فِي حَدِيثِهِ أَخْبَرَنَا أَبُو طَالِبٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقْبَلَ مِنْ خَيْبَرَ وَمَعَهُ غُلَامَانِ فَقَالَ عَلِيٌّ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْدِمْنَا قَالَ خُذْ أَيَّهُمَا شِئْتَ قَالَ خِرْ لِي قَالَ خُذْ هَذَا وَلَا تَضْرِبْهُ فَإِنِّي قَدْ رَأَيْتُهُ يُصَلِّي مَقْبَلَنَا مِنْ خَيْبَرَ وَإِنِّي قَدْ نَهَيْتُ وَأَعْطَى أَبَا ذَرٍّ غُلَامًا وَقَالَ اسْتَوْصِ بِهِ مَعْرُوفًا فَأَعْتَقَهُ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا فَعَلَ الْغُلَامُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَمَرْتَنِي أَنْ أَسْتَوْصِيَ بِهِ مَعْرُوفًا فَأَعْتَقْتُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} dan {‘Affan} keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah}. Berkata ‘Affan Telah mengabarkan kepada kami {Abu Ghalib} dari {Abu Umamah} bahwa Rasulullah saw. kembali dari Khaibar bersama dua budak, salah satunya milik ‘Ali bin Abi Tholib, beliau bersabda “Jangan pukul dia karena aku melarang memukul orang yang mendirikan shalat dan aku pernah melihatnya shalat.” Berkata ‘Affan dalam haditsnya Telah mengabarkan kepada kami Abu Tholib dari Abu Umamah bahwa Nabi saw. kembali dari Khaibar bersama dua budak lalu ‘Ali berkata Wahai Rasulullah! Layanilah kami. Rasulullah saw. bersabda “Ambillah salah satu dari keduanya yang kau mau. ‘Ali berkata Pilihkan untukku. Rasulullah saw. bersabda “Ambillah ini dan jangan pukul dia karena aku pernah melihatnya shalat saat kami pulang dari Khaibar dan aku melarang.” Beliau memberi Abu Dzarr seorang budak dan bersabda “Wasiatkan kebaikan padanya.” Abu Dzarr memerdekakannya kemudian Nabi saw. bersabda padanya “Bagaimana khabar budak itu?” ia berkata Wahai Rasulullah! baginda memerintahkanku untuk mempergaulinya dengan baik, maka aku memerdekakannya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 21134
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنِ الْحَجَّاجِ بْنِ أَرْطَاةَ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ أَبِي مَالِكٍ عَنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يُجِيرُ عَلَى الْمُسْلِمِينَ بَعْضُهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin ‘Umar} telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Al Hajjaj bin Arthah} dari {Al Walid bin Abu Malik} dari {Al Qosim} dari {Abu Umamah} berkata Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda “Orang-orang muslim, satu sama lain saling memberi perlindungan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 21135
حَدَّثَنَا عِصَامُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنِي صَفْوَانُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ سُلَيْمِ بْنِ عَامِرٍ الْخَبَائِرِيِّ وَأَبِي الْيَمَانِ الْهَوْزَنِيِّ عَنْ أَبِي أُمَامَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَعَدَنِي أَنْ يُدْخِلَ مِنْ أُمَّتِي الْجَنَّةَ سَبْعِينَ أَلْفًا بِغَيْرِ حِسَابٍ فَقَالَ يَزِيدُ بْنُ الْأَخْنَ السُّلَمِيُّ وَاللَّهِ مَا أُولَئِكَ فِي أُمَّتِكَ إِلَّا كَالذُّبَابِ الْأَصْهَبِ فِي الذِّبَّانِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ قَدْ وَعَدَنِي سَبْعِينَ أَلْفًا مَعَ كُلِّ أَلْفٍ سَبْعُونَ أَلْفًا وَزَادَنِي ثَلَاثَ حَثَيَاتٍ قَالَ فَمَا سِعَةُ حَوْضِكَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ قَالَ كَمَا بَيْنَ عَدَنَ إِلَى عُمَانَ وَأَوْسَعَ وَأَوْسَعَ يُشِيرُ بِيَدِهِ قَالَ فِيهِ مَثْعَبَانِ مِنْ ذَهَبٍ وَفِضَّةٍ قَالَ فَمَا حَوْضُكَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ قَالَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنْ اللَّبَنِ وَأَحْلَى مَذَاقَةً مِنْ الْعَسَلِ وَأَطْيَبُ رَائِحَةً مِنْ الْمِسْكِ مَنْ شَرِبَ مِنْهُ لَمْ يَظْمَأْ بَعْدَهَا وَلَمْ يَسْوَدَّ وَجْهُهُ أَبَدًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ishom bin Kholid} telah menceritakan kepadaku {Shafwan bin ‘Amr} dari {Sulaim bin ‘Amir Al Khoba`iri} dan {Abu Al Yaman Al Hawzani} dari {Abu Umamah} bahwa Rasulullah saw. bersabda ” Allah AzzaWajalla menjanjikan tujuhpuluh ribu dari ummatku masuk surga tanpa hisab.” Berkata Yazid bin Al Akhon As Sulami Demi Allah mereka itu tidaklah ada di ummatku melainkan seperti lalat dalam kelompok lebah. Rasulullah saw. bersabda “Rabbku AzzaWajalla menjanjikanku tujuhpuluh ribu, setiap seribunya bersama tujuhpuluh ribu dan Ia menambahiku tiga cedokan tangan. Berkata Yazid Seluas apakah telagamu wahai Nabi Allah? Rasulullah saw. bersabda “Seperti jarak antara Aden ke Omman dan lebih luas lagi dan lebih luas lagi.” Beliau berisyarat dengan tangan beliau. Berkata Mats’aban Dari emas dan perak. Berkata Yazid Seperti apa telaga baginda wahai Nabi Allah? Rasulullah saw. bersabda “Lebih putih dari susu, lebih manis dari madu, baunya lebih harum dari minyak kesturi. Barangsiapa meminumnya tidak akan haus setelahnya dan wajahnya tidak akan menghitam selamanya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 21136
مَضْرُوبٌ عَلَيْهِ قَالَ عَبْد اللَّهِ وَجَدْتُ هَذَا الْحَدِيثَ فِي كِتَابِ أَبِي بِخَطِّ يَدِهِ وَقَدْ ضَرَبَ عَلَيْهِ فَظَنَنْتُ أَنَّهُ قَدْ ضَرَبَ عَلَيْهِ لِأَنَّهُ خَطَأٌ إِنَّمَا هُوَ عَنْ زَيْدٍ عَنْ أَبِي سَلَّامٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَعَلَّمُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ شَافِعٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تَعَلَّمُوا الْبَقَرَةَ وَآلَ عِمْرَانَ تَعَلَّمُوا الزَّهْرَاوَيْنِ فَإِنَّهُمَا يَأْتِيَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ غَيَايَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا فِرْقَانِ مِنْ طَيْرٍ صَوَافَّ يُحَاجَّانِ عَنْ صَاحِبِهِمَا تَعَلَّمُوا الْبَقَرَةَ فَإِنَّ تَعْلِيمَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ وَلَا يَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ
Terjemahan: Berkata ‘Abdullah Saya menemukan hadits ini dalam buku ayahku dengan tulisan tangannya yang telah diberi cap, saya mengiranya memberi cap karena itu salah karena hadits ini dari Zaid dari Abu Sallam dari Abu Umamah. Telah menceritakan kepada kami {‘Abdur Razaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Abu Umamah} berkata Rasulullah saw. bersabda “Palajarilah Al Quran karena ia memberi syafaat pada hari kiamat. Pelajarilah Albaqarah dan Ali ‘Imron, pelajarilah Az zZahrawain karena keduanya akan datang pada hari kaimat seperti dua awan, dua naungan atau seperti dua kelompok burung berbaris yang berhujjah untuk membela para pembacanya. Pelajarilah Albaqarah karena mengajarannya berkah, meninggalkannya rugi dan tidak bisa dikalahkan oleh tukang-tukang sihir.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 21137
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ أَتْشٍ حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ يَعْنِي ابْنَ سُلَيْمَانَ عَنْ مُعَلَّى يَعْنِي ابْنَ زِيَادٍ عَنْ أَبِي غَالِبٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ ح و حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَبِي غَالِبٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَأَتَى رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَرْمِي الْجَمْرَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْجِهَادِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ فَسَكَتَ عَنْهُ حَتَّى إِذَا رَمَى الثَّانِيَةَ عَرَضَ لَهُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْجِهَادِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ فَسَكَتَ عَنْهُ ثُمَّ مَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا اعْتَرَضَ فِي الْجَمْرَةِ الثَّالِثَةِ عَرَضَ لَهُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْجِهَادِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ كَلِمَةُ حَقٍّ تُقَالُ لِإِمَامٍ جَائِرٍقَالَ مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ فِي حَدِيثِهِ وَكَانَ الْحَسَنُ يَقُولُ لِإِمَامٍ ظَالِمٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Hasan bin Atasy} telah menceritakan kepada kami {Ja’far bin Sulaiman} dari {Mu’alla bin Ziyad} dari {Abu Ghalib} dari {Abu Umamah}. Dari jalur periwayatan yang lain Telah menceritakan kepada kami {Rouh} telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Abu Ghalib} dari {Abu Umamah} berkata Seseorang mendatangi Rasulullah saw. saat beliau melempar jumrah, ia berkata Wahai Rasulullah! Jihad apa yang paling disukai Allah? Rasulullah saw. diam hingga orang itu usai melempar jumrah ke tiga, ia datang lagi dan berkata Wahai Rasulullah! Jihad apa yang paling disukai Allah? Rasulullah saw. bersabda “Kata-kata haq yang diucapkan untuk pemimpin yang dzalim.” Berkata Muhammad bin Al Hasan dalam haditsnya dan Hasan berkata Untuk pemimpin zhalim.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 21138
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا رَبَاحٌ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ سَلَّامٍ عَنْ جَدِّهِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا أُمَامَةَ يَقُولُسَأَلَ رَجُلٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا الْإِثْمُ فَقَالَ إِذَا حَكَّ فِي نَفْسِكَ شَيْءٌ فَدَعْهُ قَالَ فَمَا الْإِيمَانُ قَالَ إِذَا سَاءَتْكَ سَيِّئَتُكَ وَسَرَّتْكَ حَسَنَتُكَ فَأَنْتَ مُؤْمِنٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrohim bin Kholid} telah menceritakan kepada kami {Rabah} dari {Ma’mar} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Zaid bin Sallam} dari {kakeknya} berkata Aku mendengar {Abu Umamah} berkata: Seseorang bertanya pada Nabi saw. Apa itu dosa? Rasulullah saw. bersabda “Bila sesuatu menggelisahkan hatimu tinggalkan.” Orang itu bertanya Apa itu iman? Rasulullah saw. bersabda “Bila kejelekanmu menggelisahkanmu dan kebaikanmu menggembirakanmu berarti engkau mu`min.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 21139
حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ إِسْمَاعِيلَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ أَنَّ سُلَيْمَانَ بْنَ حَبِيبٍ حَدَّثَهُمْ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيُنْقَضَنَّ عُرَى الْإِسْلَامِ عُرْوَةً عُرْوَةً فَكُلَّمَا انْتَقَضَتْ عُرْوَةٌ تَشَبَّثَ النَّاسُ بِالَّتِي تَلِيهَا وَأَوَّلُهُنَّ نَقْضًا الْحُكْمُ وَآخِرُهُنَّ الصَّلَاةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} telah menceritakan kepadaku {‘Abdul ‘Aziz bin Isma’il bin ‘Ubaidillah} bahwa {Sulaiman bin Habib} menceritakan kepada mereka dari {Abu Umamah Al Bahili} dari Rasulullah saw. bersabda Ikatan-ikatan Islam akan terburai satu demi satu, setiap kali satu ikatan terburai orang-orang bergantungan pada ikatan selanjutnya. Yang pertama kali terburai adalah masalah hukum dan yang terakhir adalah shalat.”