Haji
Sahih Bukhari | Hadits No. : 1587
حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْكُنْتُ أَفْتِلُ الْقَلَائِدَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيُقَلِّدُ الْغَنَمَ وَيُقِيمُ فِي أَهْلِهِ حَلَالًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu An-Nu’man} telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Wahid} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} telah menceritakan kepada kami {Ibrahim} dari {Al Aswad} dari {‘Aisyah ra.} berkata: “Aku telah mengikatkan kalung (sebagai tanda) pada hewan qurban Nabi saw. lalu Beliau mengikat kambingnya kemudian tingal bersama keluarganya secara halal”.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 1588
حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا مَنْصُورُ بْنُ الْمُعْتَمِرِ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْكُنْتُ أَفْتِلُ قَلَائِدَ الْغَنَمِ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَبْعَثُ بِهَا ثُمَّ يَمْكُثُ حَلَالًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu An-Nu’man} telah menceritakan kepada kami {Hammad} telah menceritakan kepada kami {Manshur bin Al Mu’tamir}. Dan telah diriwayatkan pula, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Katsir} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Manshur} dari {Ibrahim} dari {Al Aswad} dari {‘Aisyah ra.} berkata: “Aku telah mengikatkan kalung (sebagai tanda) pada kambing (hewan qurban) milik Nabi saw. lalu Beliau mengirimnya kemudian Beliau tinggal (bersama keluarganya) secara halal”.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 1589
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ عَنْ عَامِرٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْفَتَلْتُ لِهَدْيِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَعْنِي الْقَلَائِدَ قَبْلَ أَنْ يُحْرِمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Zakariya’} dari {‘Amir} dari {Masruq} dari {‘Aisyah ra.} berkata: “Aku telah mengikatkan kalung (sebagai tanda) pada hewan qurban milik Nabi saw., yang dia maksud adalah hewan qalaid (hewan yang ditandai sebagai hewan hadyu), sebelum Beliau berihram”.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 1590
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْفَتَلْتُ قَلَائِدَهَا مِنْ عِهْنٍ كَانَ عِنْدِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amru bin ‘Ali} telah menceritakan kepada kami {Mu’adz bin Mui’adz} telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Aun} dari {Al Qasim} dari {Ummul Mu’minin ra.} berkata: “Aku telah mengalungkan (pada hewan qurban) dengan kalung terbuat dari benang wol yang ada padaku”.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 1591
حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ هُوَ ابْنُ سَلَّامٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُأَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا يَسُوقُ بَدَنَةً قَالَ ارْكَبْهَا قَالَ إِنَّهَا بَدَنَةٌ قَالَ ارْكَبْهَا قَالَ فَلَقَدْ رَأَيْتُهُ رَاكِبَهَا يُسَايِرُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّعْلُ فِي عُنُقِهَاتَابَعَهُ مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ يَحْيَى عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad}, dia adalah Ibnu Salam telah mengabarkan kepada kami {‘Abdul A’laa bin ‘Abdul A’laa} dari {Ma’mar} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {‘Ikrimah} dari {Abu Hurairah ra.} bahwa Nabi saw. melihat seseorang sedang menggiring untanya, maka Beliau berkata: “Kendarailah unta itu”. Orang itu menjawab: “Unta ini untuk qurban”. Maka Beliau saw. mengulangi perintahnya: “Kendarailah unta itu”. Abu Hurairah ra. berkata: “Aku melihat kemudian orang itu mengendarai untanya berjalan disamping kiri Nabi saw. sedangkan sandalnya digantungnya pada lehernya”. Hadits ini dikuatkan pula oleh {Muhammad bin Basysyar} telah menceritakan kepada kami {‘Utsman bin ‘Umar} telah mengabarkan kepada kami {‘Ali bin Al Mubarak} dari {Yahya} dari {‘Ikrimah} dari {Abu Hurairah ra.} bahwa Nabi saw.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 1592
حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَأَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَتَصَدَّقَ بِجِلَالِ الْبُدْنِ الَّتِي نَحَرْتُ وَبِجُلُودِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qabishah} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ibnu Abu Najih} dari {Mujahid} dari {‘Abdurrahman bin Abu Laila} dari {‘Ali ra.} berkata: “Rasulullah saw. memerintahkan aku agar menshadaqahkan pelana unta yang aku sembelih sebagai qurban dan juga kulitnya”.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 1593
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا أَبُو ضَمْرَةَ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ عَنْ نَافِعٍ قَالَ أَرَادَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَاالْحَجَّ عَامَ حَجَّةِ الْحَرُورِيَّةِ فِي عَهْدِ ابْنِ الزُّبَيْرِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا فَقِيلَ لَهُ إِنَّ النَّاسَ كَائِنٌ بَيْنَهُمْ قِتَالٌ وَنَخَافُ أَنْ يَصُدُّوكَ فَقَالَ{ لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ }إِذًا أَصْنَعَ كَمَا صَنَعَ أُشْهِدُكُمْ أَنِّي أَوْجَبْتُ عُمْرَةً حَتَّى إِذَا كَانَ بِظَاهِرِ الْبَيْدَاءِ قَالَ مَا شَأْنُ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ إِلَّا وَاحِدٌ أُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ جَمَعْتُ حَجَّةً مَعَ عُمْرَةٍ وَأَهْدَى هَدْيًا مُقَلَّدًا اشْتَرَاهُ حَتَّى قَدِمَ فَطَافَ بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَلَمْ يَزِدْ عَلَى ذَلِكَ وَلَمْ يَحْلِلْ مِنْ شَيْءٍ حَرُمَ مِنْهُ حَتَّى يَوْمِ النَّحْرِ فَحَلَقَ وَنَحَرَ وَرَأَى أَنْ قَدْ قَضَى طَوَافَهُ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ بِطَوَافِهِ الْأَوَّلِ ثُمَّ قَالَ كَذَلِكَ صَنَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Al Mundzir} telah menceritakan kepada kami {Abu Dhamrah} telah menceritakan kepada kami {Musa bin ‘Uqbah} dari {Nafi’} berkata Bahwa {Ibnu’Umar ra.ma} hendak melaksanakan hajji pada tahun hajinya Kauk Al Haruriyyah pada zaman kekuasaan Ibnu Az Zubair ra.ma lalu dikatakan kepadanya: “Seungguhnya telah terjadi peperangan di tengah manusia dan aku khawatir mereka akan menghalangimu”. Maka dia berkata, (“Sungguh bagi kalian ada suri tauladan yang baik pada diri Rasulullah”). Maka aku akan melakukan sebagaimana Rasulullah saw. telah melakukannya dan sungguh aku bersaksi kepada kalian bahwa aku sudah mewajibkan (meniatkan) diriku untuk ‘umrah”:. Kemudian ketika dia tiba di Al Baida’ (padang sahara) dia berkata: “Tidaklah pelaksanaan hajji dan ‘umrah itu kecuali satu dan aku bersaksi kepada kalian bahwa aku telah menggabungkan hajji dan ‘umrahku dan aku membawa hewan qurban yang aku beli dan telah aku ikat dan tandai. Maka dia ber thawaf di Ka’bah Baitullah dan sa’iy di bukit Ash-Shafaa dan tidak lebih dari itu, tidak bertahallul dari sesuatu yang diharamkan hingga hari Nahar. Maka pada hari Nahar itu dia mencukur rambutnya lalu menyembelih hewan qurbannya dan dia memandang telah menyelesaikan thawaf hajji dan ‘umrahnya cukup dengan thawaf nya yang pertama, kemudian dia berkata: “Begitulah apa yang dikerjakan Rasulullah saw. “.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 1594
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَتْ سَمِعْتُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا تَقُولُخَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِخَمْسٍ بَقِينَ مِنْ ذِي الْقَعْدَةِ لَا نُرَى إِلَّا الْحَجَّ فَلَمَّا دَنَوْنَا مِنْ مَكَّةَ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ إِذَا طَافَ وَسَعَى بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ أَنْ يَحِلَّ قَالَتْ فَدُخِلَ عَلَيْنَا يَوْمَ النَّحْرِ بِلَحْمِ بَقَرٍ فَقُلْتُ مَا هَذَا قَالَ نَحَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَزْوَاجِهِ قَالَ يَحْيَى فَذَكَرْتُهُ لِلْقَاسِمِ فَقَالَ أَتَتْكَ بِالْحَدِيثِ عَلَى وَجْهِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Yusuf} telah mengabarkan kepada kami {Malik} dari {Yahya bin Sa’id} dari {‘Amrah binti ‘Abdurrahman} berkata Aku mendengar {‘Aisyah ra.} berkata: “Kami keluar bersama Rasulullah saw. pada lima hari terakhir bulan Dzul Qa’dah yang tujuan kami tidak lain kecuali untuk menunaikan hajji. Ketika kami sudah dekat dengan kota Makkah, Rasulullah saw. memerintahkan: “Barangsiapa yang tidak membawa Hadyu (hewan qurban) apabila telah thawaf di Ka’bah Baitullah dan sa’iy di bukit Shafaa dan Marwah hendaklah dia bertahallul”. ‘Aisyah ra. berkata: “Ketika hari Nahar kami dikirimi daging sapi lalu aku bertanya “Apa ini?. Dia menjawab: “Ini kurban Rasulullah saw. atas nama isteri-isteri Beliau”. Yahya berkata Lalu aku ceritakan kepada Al Qasim, maka dia berkata: “Dia menyampaikan hadis kepadamu secara langsung?”.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 1595
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ سَمِعَ خَالِدَ بْنَ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُكَانَ يَنْحَرُ فِي الْمَنْحَرِ قَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ مَنْحَرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dia mendengar {Khalid bin Al Harits} telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin ‘Umar} dari {Nafi’} bahwa {‘Abdullah ra.} menyembelih hewan qurban pada tempat penyembelihannya”. Berkata, ‘Ubaidullah: Yaitu tempat penyembelihan hewan qurban Rasulullah saw.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 1596
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَاكَانَ يَبْعَثُ بِهَدْيِهِ مِنْ جَمْعٍ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ حَتَّى يُدْخَلَ بِهِ مَنْحَرُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَ حُجَّاجٍ فِيهِمْ الْحُرُّ وَالْمَمْلُوكُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Al Mundzir} telah menceritakan kepada kami {Anas bin ‘Iyadh} telah menceritakan kepada kami {Musa bin ‘Uqbah} dari {Nafi’} bahwa {Ibnu’Umar ra.ma} mengirim hewan qurbannya dari Jama’ pada akhir malam hingga dibawa masuk pada tempat penyembelihan hewan qurban Nabi saw., bersama para jama’ah hajji yang terdiri dari orang-orang merdeka dan para budak”.