Hukum-Hukum

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2329

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مُثَنَّى بْنُ سَعِيدٍ الضُّبَعِيُّ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ بُشَيْرِ بْنِ كَعْبٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اجْعَلُوا الطَّرِيقَ سَبْعَةَ أَذْرُعٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Waki’} berkata, telah menceritakan kepada kami {Mutsanna bin Sa’id Adl Dluba’i} dari {Qatadah} dari {Busyair bin Ka’b} dari {Abu Hurairah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Buatlah tujuh hasta untuk jalan.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2330

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى وَمُحَمَّدُ بْنُ عُمَرَ بْنِ هَيَّاجٍ قَالَا حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اخْتَلَفْتُمْ فِي الطَّرِيقِ فَاجْعَلُوهُ سَبْعَةَ أَذْرُعٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya} dan {Muhammad bin Umar bin Hayyaj} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Qabishah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Simak} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Jika kalian berselisih pada batas jalan, maka buatlah tujuh hasta.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2331

حَدَّثَنَا عَبْدُ رَبِّهِ بْنُ خَالِدٍ النُّمَيْرِيُّ أَبُو الْمُغَلِّسِ حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ يَحْيَى بْنِ الْوَلِيدِ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى أَنْ لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdu Rabbih bin Khalid An Numairi Abu Al Mughallis} berkata, telah menceritakan kepada kami {Fudlail bin Sulaiman} berkata, telah menceritakan kepada kami {Musa bin Uqbah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Yahya bin Al Walid} dari {Ubadah bin Ash Shamith} berkata, “Rasulullah saw. memutuskan bahwa tidak boleh berbuat madlarat dan hal yang menimbulkan madlarat.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2332

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ جَابِرٍ الْجُعْفِيِّ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} berkata, telah memberitakan kepada kami {Ma’mar} dari {Jabir Al Ju’fi} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Tidak boleh berbuat madlarat dan hal yang menimbulkan madlarat.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2333

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ عَنْ لُؤْلُؤَةَ عَنْ أَبِي صِرْمَةَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ ضَارَّ أَضَرَّ اللَّهُ بِهِ وَمَنْ شَاقَّ شَقَّ اللَّهُ عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rumh} berkata, telah memberitakan kepada kami {Al Laits bin Sa’d} dari {Yahya bin Sa’id} dari {Muhammad bin Yahya bin Habban} dari {Lulu’ah} dari {Abu Shirmah} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Barangsiapa berbuat kemadlaratan maka Allah akan memberinya madlarat, dan barangsiapa membuat kesusahan pada orang lain maka Allah memberinya kesusahan.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2334

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ وَعَمَّارُ بْنُ خَالِدٍ الْوَاسِطِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ دَهْثَمِ بْنِ قُرَّانٍ عَنْ نِمْرَانَ بْنِ جَارِيَةَ عَنْ أَبِيهِأَنَّ قَوْمًا اخْتَصَمُوا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي خُصٍّ كَانَ بَيْنَهُمْ فَبَعَثَ حُذَيْفَةَ يَقْضِي بَيْنَهُمْ فَقَضَى لِلَّذِينَ يَلِيهِمْ الْقِمْطُ فَلَمَّا رَجَعَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَهُ فَقَالَ أَصَبْتَ وَأَحْسَنْتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ash Shabbah} dan {Ammar bin Khalid Al Wasithi} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Ayyasy} dari {Dahtsam bin Qurran} dari {Nimran bin Jariyah} dari {Bapaknya} berkata “Suatu kaum mengadukan kepada Nabi saw. tentang persengketaan mereka atas sebuah gubuk yang terdapat di tengah-tengah mereka. Lalu beliau mengutus Hudzaifah untuk memberikan putusan di antara mereka. Hudzaifah kemudian memberi putusan bahwa gubuk itu adalah milik orang yang ada di sekitar tali pengekang. Ketika Hudzaifah kembali kepada Nabi saw. dan memberitahukan hasil putusan yang ia berikan, beliau lalu bersabda: “Engkau tepat dan benar.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2335

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا بِيعَ الْبَيْعُ مِنْ رَجُلَيْنِ فَالْبَيْعُ لِلْأَوَّلِقَالَ أَبُو الْوَلِيدِ فِي هَذَا الْحَدِيثِ إِبْطَالُ الْخَلَاصِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hakim} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Al Walid} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammam} dari {Qatadah} dari {Al Hasan} dari {Samurah bin Jundab} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Jika suatu barang dijual oleh dua orang yang berbeda, maka yang sah adalah yang pertama.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2336

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍأَنَّ رَجُلًا كَانَ لَهُ سِتَّةُ مَمْلُوكِينَ لَيْسَ لَهُ مَالٌ غَيْرُهُمْ فَأَعْتَقَهُمْ عِنْدَ مَوْتِهِ فَجَزَّأَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْتَقَ اثْنَيْنِ وَأَرَقَّ أَرْبَعَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Nashr bin Ali Al Jahdlami} dan {Muhammad Ibnul Mutsanna} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} berkata, telah menceritakan kepada kami {Khalid Al Hadzdza} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Al Muhallib} dari {Imran bin Hushain} berkata, “Ada seorang laki-laki yang memiliki enam orang budak, dan ia tidak memiliki harta apapun selain mereka. Saat akan meninggal ia memerdekakan mereka semua, namun Rasulullah saw. membagi-bagi mereka. Hingga akhirnya ia hanya memerdekakan dua orang dan menyisakan empat orang budak.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2337

حَدَّثَنَا جَمِيلُ بْنُ الْحَسَنِ الْعَتَكِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ خِلَاسٍ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَجُلَيْنِ تَدَارَءَا فِي بَيْعٍ لَيْسَ لِوَاحِدٍ مِنْهُمَا بَيِّنَةٌ فَأَمَرَهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَسْتَهِمَا عَلَى الْيَمِينِ أَحَبَّا ذَلِكَ أَمْ كَرِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Jamil bin Al Hasan Al ‘Ataki} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} berkata, telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Khilas} dari {Abu Rafi’} dari {Abu Hurairah} berkata, “Ada dua orang berselisih dalam masalah jual beli, dan tidak ada bukti yang dimiliki oleh keduanya. Maka Rasulullah saw. memerintahkan keduanya untuk mengundi atas sumpah, baik keduanya rela maupun tidak.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2338

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَمَانٍ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَافَرَ أَقْرَعَ بَيْنَ نِسَائِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yaman} dari {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Urwah} dari {‘Aisyah} berkata, “Jika Nabi saw. akan pergi bersafar, beliau mengundi antara isteri-isterinya.”