Hukum-Hukum
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2369
حَدَّثَنَا جَمِيلُ بْنُ الْحَسَنِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ عَامِرٍ الْأَحْوَلِ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِأَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَرْجِعْ أَحَدُكُمْ فِي هِبَتِهِ إِلَّا الْوَالِدَ مِنْ وَلَدِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Jamil bin Al Hasan} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} Telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Amir Al Ahwal} dari {Amru bin Syu’aib} dari {Bapaknya} dari {Kakeknya} bahwa Nabi Allah saw. bersabda: “Janganlah salah seorang dari kalian mengambil kembali barang yang telah ia berikan, kecuali orang tua kepada anaknya.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2370
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا عُمْرَى فَمَنْ أُعْمِرَ شَيْئًا فَهُوَ لَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Zakaria bin Abu Za`idah} dari {Muhammad bin Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada umra, maka barangsiapa diberi umra atas sesuatu maka ia (sesuatu) menjadi miliknya.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2371
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ جَابِرٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَعْمَرَ رَجُلًا عُمْرَى لَهُ وَلِعَقِبِهِ فَقَدْ قَطَعَ قَوْلُهُ حَقَّهُ فِيهَا فَهِيَ لِمَنْ أُعْمِرَ وَلِعَقِبِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rumh} berkata, telah memberitakan kepada kami {Al Laits bin Sa’d} dari {Ibnu Syihab} dari {Abu Salamah} dari {Jabir} ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa memberikan umra untuk seseorang dan keturunannya, sungguh ucapannya tersebut memutus haknya untuk mendapatkan umra itu kembali. Maka umra tersebut akan menjadi milik seseorang yang telah diserahi dan keturunannya.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2372
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ حُجْرٍ الْمَدَرِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَعَلَ الْعُمْرَى لِلْوَارِثِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Ammar} berkata, telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Amru bin Dinar} dari {Thawus} dari {Hujr Al Madari} dari {Zaid bin Tsabit} berkata, “Nabi saw. menetapkan bahwa umra bisa dimiliki oleh ahli warits.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2373
حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا رُقْبَى فَمَنْ أُرْقِبَ شَيْئًا فَهُوَ لَهُ حَيَاتَهُ وَمَمَاتَهُقَالَ وَالرُّقْبَى أَنْ يَقُولَ هُوَ لِلْآخَرِ مِنِّي وَمِنْكَ مَوْتًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Manshur} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Abdurrazaq} berkata, telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij} dari {‘Atha} dari {Habib bin Abu Tsabit} dari {Ibnu Umar} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada ruqba, barangsiapa diberi ruqba maka ia berhak memilikinya baik dimasa hidup dan setelah matinya.” Ibnu Umar menjelaskan: “Ruqba adalah Seseorang mengatakan, ‘Ia akan menjadi milik orang lain yang telah meninggal antara aku dan kamu’.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2374
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ ح و حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَا حَدَّثَنَا دَاوُدُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعُمْرَى جَائِزَةٌ لِمَنْ أُعْمِرَهَا وَالرُّقْبَى جَائِزَةٌ لِمَنْ أُرْقِبَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Amru bin Rafi’} berkata, telah menceritakan kepada kami {Husyaim}. (Dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Dawud} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir bin Abdullah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Umra boleh bagi orang yang diberi, dan ruqba boleh bagi orang yang diberi.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2375
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ عَوْفٍ عَنْ خِلَاسٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مَثَلَ الَّذِي يَعُودُ فِي عَطِيَّتِهِ كَمَثَلِ الْكَلْبِ أَكَلَ حَتَّى إِذَا شَبِعَ قَاءَ ثُمَّ عَادَ فِي قَيْئِهِ فَأَكَلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {Auf} dari {Khilas} dari {Abu Hurairah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Permisalan orang yang meminta kembali sesuatu yang telah ia berikan seperti seekor anjing yang makan, jika kenyang ia memuntahkannya kemudian kembali memakannya.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2376
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ قَتَادَةَ يُحَدِّثُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَائِدُ فِي هِبَتِهِ كَالْعَائِدِ فِي قَيْئِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} dan {Muhammad bin Al Mutsanna} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} ia berkata Aku mendengar {Qatadah} menceritakan dari {Sa’id bin Al Musayyab} dari {Ibnu Abbas} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang kembali meminta pemberiannya seperti orang yang memakan kembali muntahannya.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2377
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يُوسُفَ الْعَرْعَرِيُّ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَكِيمٍ حَدَّثَنَا الْعُمَرِيُّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَائِدُ فِي هِبَتِهِ كَالْكَلْبِ يَعُودُ فِي قَيْئِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdullah bin Yusuf Al ‘Ar’ari} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Abu Hakim} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al ‘Umari} dari {Zaid bin Aslam} dari {Ibnu Umar} dari Nabi saw. bersabda: “Orang yang meminta kembali pemberiannya bagaikan anjing yang mengambil kembali muntahannya.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2378
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْمَعِيلَ بْنِ مُجَمِّعِ بْنِ جَارِيَةَ الْأَنْصَارِيُّ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّجُلُ أَحَقُّ بِهِبَتِهِ مَا لَمْ يُثَبْ مِنْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} dan {Muhammad bin Ismai} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Isma’il bin Mujammi’ bin Jariyah Al Anshar} dari {Amru bin Dinar} dari {Abu Hurairah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Seseorang lebih berhak atas pemberiannya selagi ia menguasainya (belum memberikannya kepada yang lain).”