Musnad Dari Beberapa Kabilah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 26181

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ يَعْنِي ابْنَ مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عِيسَى عَنْ مُوسَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ وَكَانَ رَجُلَ صِدْقٍ عَنِ امْرَأَةٍ مِنْ بَنِى عَبْدِ الْأَشْهَلِ قَالَتْقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لَنَا طَرِيقًا إِلَى الْمَسْجِدِ مُنْتِنَةً فَكَيْفَ نَصْنَعُ إِذَا مُطِرْنَا قَالَ أَلَيْسَ بَعْدَهَا طَرِيقٌ هِيَ أَطْيَبُ مِنْهَا قَالَتْ قُلْتُ بَلَى قَالَ فَهَذِهِ بِهَذِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} telah menceritakan kepada kami {Zuhair} -yakni Ibnu Mu’awiyah- telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin ‘Isa} dari {Musa bin Abdullah} -dia adalah seorang lelaki yang jujur- dari {seorang wanita Bani ‘Abdul Asyhal} bahwa dia berkata, “Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, jalan kami menuju masjid bejek, bagaimana jika hujan?” Beliau lalu menjawab: “Bukankah ada jalan yang lebih baik darinya.” Wanita itu lalu berkata, “Maka aku menjawab, “Tentu.” Beliau bersabda: “Maka yang ini di ganti dengan ini.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 26182

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى عَنْ مُوسَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَنِ امْرَأَةٍ مِنْ بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ أَنَّهَا قَالَتْقُلْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي أَمُرُّ فِي طَرِيقٍ لَيْسَ بِطَيِّبٍ فَقَالَ أَلَيْسَ مَا بَعْدَهُ أَطْيَبُ مِنْهُ قَالَتْ بَلَى قَالَ إِنَّ هَذِهِ تَذْهَبُ بِذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Isra’il} dari {Abdullah bin ‘Isa} dari dari {Musa bin Abdullah bin Yazid} dari {seorang wanita Bani ‘Abdul Asyhal} bahwa dia berkata, “Aku berkata kepada Rasulullah saw., “Sungguh, aku melintasi jalan yang rusak!” Beliau lalu menjawab: “Bukankah setelah itu ada jalan yang lebih baik?” dia menjawab, “Ya.” Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya ini akan hilang dengan hal itu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 26183

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ أَنَّ امْرَأَةً حَدَّثَتْهُ قَالَتْنَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ اسْتَيْقَظَ وَهُوَ يَضْحَكُ فَقُلْتُ تَضْحَكُ مِنِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لَا وَلَكِنْ مِنْ قَوْمٍ مِنْ أُمَّتِي يَخْرُجُونَ غُزَاةً فِي الْبَحْرِ مَثَلُهُمْ مَثَلُ الْمُلُوكِ عَلَى الْأَسِرَّةِ قَالَتْ ثُمَّ نَامَ ثُمَّ اسْتَيْقَظَ أَيْضًا يَضْحَكُ فَقُلْتُ تَضْحَكُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنِّي قَالَ لَا وَلَكِنْ مِنْ قَوْمٍ مِنْ أُمَّتِي يَخْرُجُونَ غُزَاةً فِي الْبَحْرِ فَيَرْجِعُونَ قَلِيلَةً غَنَائِمُهُمْ مَغْفُورًا لَهُمْ قَالَتْ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ فَدَعَا لَهَاقَالَ فَأَخْبَرَنِي عَطَاءُ بْنُ يَسَارٍ قَالَ فَرَأَيْتُهَا فِي غَزَاةٍ غَزَاهَا الْمُنْذِرُ بْنُ الزُّبَيْرِ إِلَى أَرْضِ الرُّومِ هِيَ مَعَنَا فَمَاتَتْ بِأَرْضِ الرُّومِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Abdurrazaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Zaid bin Aslam} dari {Atha’ bin Yasar} bahwa {seorang wanita} telah menceritakan kepadanya, dia berkata, “Rasulullah saw. tidur kemudian terbangun sambil tertawa, maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah tuan mentertawakan aku?” beliau menjawab: “Tidak, akan tetapi suatu kaum dari ummatku yang mereka keluar berperang di lautan, perumpamaan mereka seperti para raja di atas singgasana.” Wanita itu lalu berkata, “Kemudian beliau tidur dan bangun kembali sambil tertawa, maka aku pun bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah tuan mentertawakan aku?” Beliau menjawab: “Tidak, akan tetapi suatu kaum dari ummatku yang mereka keluar berperang di lautan kemudian mereka kembali dengan membawa sedikit Ghanimah (harta rampasan perang) dalam keadaan diampuni oleh Allah.” Wanita itu lalu berkata, “Berdoalah kepada Allah agar aku termasuk dari mereka.” Kemudian beliau mendo’akan untuknya.” Zaid bin Aslam berkata, ” ‘Atha’ bin Yasar mengabarkan kepadaku, ia berkata, “Aku pernah melihat wanita itu dalam pertempuran yang dipimpin oleh Al Mundzir bin Az Zubair menuju negeri Romawi, wanita itu bersama kami dan meninggal di bumi Romawi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 26184

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَعْدِ بْنِ زُرَارَةَ ابْنِ أَخِي عَمْرَةَ سَمِعْتُهُ مِنْهُ قَبْلَ أَنْ يَجِيءَ الزُّهْرِيُّ عَنْ امْرَأَةٍ مِنَ الْأَنْصَارِ قَالَتْكَانَ تَنُّورُنَا وَتَنُّورُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاحِدًا فَمَا حَفِظْتُ ق إِلَّا مِنْهُ كَانَ يَقْرَؤُهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {Muhammad bin ‘Abdurrahman bin Sa’d bin Zurarah} anak laki-laki saudara ‘Amrah -aku mendengar darinya sebelum kedatangan Az Zuhri-, dari {seorang wanita Anshar} dia berkata, “Tungku masakku bergabung dengan tungku masak Nabi saw., sehingga aku tidak hafal surat Qaaf kecuali darinya yang beliau bacakan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 26185

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَعْدِ بْنِ زُرَارَةَ عَنْ أُمِّ هِشَامٍ بِنْتِ حَارِثَةَ قَالَتْلَقَدْ كَانَ تَنُّورُنَا وَتَنُّورُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاحِدًا سَنَتَيْنِ أَوْ سَنَةً وَبَعْضَ سَنَةٍ وَمَا أَخَذْتُ ق وَالْقُرْآنِ الْمَجِيدِ إِلَّا عَلَى لِسَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ بِهَا كُلَّ يَوْمِ جُمُعَةٍ عَلَى الْمِنْبَرِ إِذَا خَطَبَ النَّاسَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} telah menceritakan kepada kami {ayahku} dari {Ibnu Ishaq} telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Muhammad bin Abu Bakr bin Muhammad bin ‘Amru bin Hazm} dari {Yahya bin Abdullah bin ‘Abdurrahman bin Sa’ad bin Zurarah} dari {Ummu Hisyam binti Haritsah} dia berkata, “Dahulu tungku masakku bergabung dengan tungku masak Nabi saw. selama dua tahun, atau satu tahun beberapa bulan, dan tidaklah aku mendapatkan surat ‘Qaaf Wal Qur’aanil majiid’, kecuali dari lisan Rasulullah saw. yang beliau bacakan setiap hari jumat di atas mimbar saat berkhutbah di hadapan manusia.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 26186

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ وَيَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ أُمِّ الْعَلَاءِ الْأَنْصَارِيَّةِ وَهِيَ امْرَأَةٌ مِنْ نِسَائِهِمْ قَالَ يَعْقُوبُ أَخْبَرْتُهُأَنَّهَا بَايَعَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عُثْمَانُ بْنُ مَظْعُونٍ فِي السُّكْنَى قَالَ يَعْقُوبُ طَارَ لَهُمْ فِي السُّكْنَى حِينَ اقْتَرَعَتْ الْأَنْصَارُ عَلَى سُكْنَى الْمُهَاجِرِينَ قَالَتْ أُمُّ الْعَلَاءِ فَاشْتَكَى عُثْمَانُ بْنُ مَظْعُونٍ عِنْدَنَا فَمَرَّضْنَاهُ حَتَّى إِذَا تُوُفِّيَ أَدْرَجْنَاهُ فِي أَثْوَابِهِ فَدَخَلَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ رَحْمَةُ اللَّهِ عَلَيْكَ يَا أَبَا السَّائِبِ شَهَادَتِي عَلَيْكَ لَقَدْ أَكْرَمَكَ اللَّهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا يُدْرِيكِ أَنَّ اللَّهَ أَكْرَمَهُ قَالَتْ فَقُلْتُ لَا أَدْرِي بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَّا هُوَ فَقَدْ جَاءَهُ الْيَقِينُ مِنْ رَبِّهِ وَإِنِّي لَأَرْجُو الْخَيْرَ لَهُ وَاللَّهِ مَا أَدْرِي وَأَنَا رَسُولُ اللَّهِ مَا يُفْعَلُ بِي قَالَ يَعْقُوبُ بِهِ قَالَتْ وَاللَّهِ لَا أُزَكِّي أَحَدًا بَعْدَهُ أَبَدًا فَأَحْزَنَنِي ذَلِكَ فَنِمْتُ فَأُرِيتُ لِعُثْمَانَ عَيْنًا تَجْرِي فَجِئْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ ذَلِكَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاكَ عَمَلُهُحَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ كَانَتْ أُمُّ الْعَلَاءِ الْأَنْصَارِيَّةُ تَقُولُ لَمَّا قَدِمَ الْمُهَاجِرُونَ الْمَدِينَةَ اقْتَرَعَتْ الْأَنْصَارُ عَلَى سَكَنِهِمْ فَطَارَ لَنَا عُثْمَانُ بْنُ مَظْعُونٍ فِي السُّكْنَى فَذَكَرَتْ الْحَدِيثَ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ مَا أَدْرِي وَأَنَا رَسُولُ اللَّهِ مَا يُفْعَلُ بِي وَلَا بِكُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Sa’d} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Syihab}, dan {Ya’qub} telah menceritakan kepada kami {ayahku} dari {Ibnu Syihab} dari {Kharijah bin Zaid bin Tsabit} dari {Ummul ‘Ala’ Al Anshariyah} -dia adalah salah seorang wanita dari mereka-, {Ya’qub} berkata, “Aku menceritakan kepadanya, bahwa wanita itu adalah orang yang pernah berbaiat kepada Rasulullah saw.” Sedangkan ‘Utsman bin Madz’un menyebutkan, (bahwa hal itu berkaitan dengan) Sukna (tempat tinggal).” Ya’qub berkata, “Panah undian itu mengarah kepada mereka ketika orang-orang Anshar melakukan undian tentang tempat tinggal orang-orang Muhajirin.” {Ummul ‘Ala’} berkata, “Selanjutnya Utsman bin Madz’un mengeluhkan sakitnya di sisi kami kemudian kami merawatnya sampai ketika dia meninggal kami menyelimutinya dengan bajunya, kemudian datanglah Rasulullah saw. kepada kami, dan akupun berkata, “Semoga Rahmat Allah senantiasa di curahkan kepadamu wahai Abu As Sa’ib. Aku bersaksi atas kamu. Sungguh, Allah telah memuliakanmu.” Rasulullah saw. kemudian bersabda: “Dari mana kamu tahu bahwa Allah telah memuliakannya?” Ummul ‘Ala` berkata, “Maka aku menjawab, “Bapak dan ibuku sebagai tebusanmu. Aku tidak tahu.” Lantas Rasulullah saw. bersabda: “Kematian dari Rabbnya telah datang kepadanya, aku berharap dia mendapatkan kebaikan. Demi Allah, mekipun aku seorang Nabi, aku tidak tahu apa yang akan aku rasakan.” Ya’qub berkata, “Karena ucapan itu, maka Ummu ‘Ala` itu pun berkata, “Demi Allah, aku tidak akan lagi memuji seseorang setelahnya, sehingga hal itu membuat aku sedih. Kemudian aku bermimpi dan diperlihatkan kepadaku bahwa ‘Utsman mendapatkan mata air yang mengalir, maka aku mendatangi Rasulullah saw. dan menceritakan hal itu kepadanya, beliau lalu bersabda: “Itu adalah amalan Utsman.” Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} dia berkata telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Kharijah bin Zaid} dia berkata, {Ummul ‘Ala’ Al Anshariyah} pernah berkata, “Ketika orang-orang Muhajirin tiba di Madinah, maka orang-orang Anshar melakukan Qur’ah (undian) untuk menentukan tempat tinggal mereka, maka keluarlah pilihan untuk kami ‘Utsman bin Madz’un…kemudian dia menyebutkan lafadz hadits. Hanya saja dia menyebutkan lafadz, “Meskipun aku Rasulullah, aku tidak tahu apa yang akan Allah terhadap aku dan juga kalian.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 26187

حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أُمِّهِ قَالَتْإِنَّ عُثْمَانَ بْنَ مَظْعُونٍ لَمَّا قُبِضَ قَالَتْ أُمُّ خَارِجَةَ بِنْتُ زَيْدٍ طِبْتَ أَبَا السَّائِبِ خَيْرُ أَيَّامِكَ الْخَيْرُ فَسَمِعَهَا نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَنْ هَذِهِ قَالَتْ أَنَا قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا يُدْرِيكِ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عُثْمَانُ بْنُ مَظْعُونٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجَلْ عُثْمَانُ بْنُ مَظْعُونٍ مَا رَأَيْنَا إِلَّا خَيْرًا وَهَذَا أَنَا رَسُولُ اللَّهِ وَاللَّهِ مَا أَدْرِي مَا يُصْنَعُ بِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yunus bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Laits bin Sa’d} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Abu Habib} dari {Abu An Nadlr} dari {Kharijah bin Zaid} dari {Ibunya} dia berkata, “Ketika ‘Utsman bin Madz’un wafat, Ummu Kharijah binti Zaid berkata, “Alangkah baiknya kamu wahai Abu Sa’ib, semua hari-harimu adalah baik.” Kemudian ucapan itu terdengar oleh Nabi Allah saw., kemudian beliau bertanya: “Siapa ini?” dia menjawab, “Aku.” Nabi saw. bersabda: “Ada apa dengan kamu?” Aku berkata, “Wahai Rasulullah, ‘Utsman bin Madz’un.” Kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Benar, Utsman bin Madz’un. Kami tidak melihatnya kecuali kebaikan, Aku adalah utusan Allah, demi Allah aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 26188

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي يَزِيدَ أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ طَارِقِ بْنِ عَلْقَمَةَ أَخْبَرَهُ عَنْ أُمِّهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا دَخَلَ مَكَانًا مِنْ دَارِ يَعْلَى نَسَبَهُ عُبَيْدُ اللَّهِ اسْتَقْبَلَ الْبَيْتَ فَدَعَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bakar} dia berkata, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} dia berkata, telah mengabarkan kepadaku {‘Ubaidullah bin Abu Yazid} bahwa {‘Abdurrahman bin Thariq bin Al Qamah} telah menceritakan kepadanya dari {ibunya} bahwa apabila Nabi saw. memasuki suatu tempat di rumah Ya’la -‘Ubaidullah lupa dimana tempatnya-, beliau menghadap kiblat dan berdo’a.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 26189

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي يَزِيدَ قَالَ إِنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ طَارِقِ بْنِ عَلْقَمَةَ أَخْبَرَهُ عَنْ أُمِّهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا دَخَلَ مَكَانًا فِي دَارِ يَعْلَى نَسَبَهُ عُبَيْدُ اللَّهِ اسْتَقْبَلَ الْبَيْتَ فَدَعَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Abdurrazaq} dia berkata, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} dia berkata, telah mengabarkan kepadaku {‘Ubaidullah bin Abu Yazid} dia berkata, bahwa {‘Abdurrahman bin Thariq bin Al Qamah} telah mengabarkan kepadanya dari {ibunya} bahwa apabila Nabi saw. memasuki suatu tempat di rumah Ya’la -‘Ubaidullah lupa dimana tempatnya-, beliau menghadap kiblat dan berdo’a.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 26190

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَجَّاجِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ وَعَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي يَزِيدَ أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ طَارِقِ بْنِ عَلْقَمَةَ أَخْبَرَهُ عَنْ أُمِّهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا دَخَلَ مَكَانًا مِنْ دَارِ يَعْلَى نَسَبَهُ عُبَيْدُ اللَّهِ اسْتَقْبَلَ الْبَيْتَ فَدَعَاقَالَ وَكُنْتُ أَنَا وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ كَثِيرٍ إِذَا جِئْنَا ذَلِكَ الْمَوْضِعَ اسْتَقْبَلَ الْبَيْتَ فَدَعَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hajjaj} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdullah} dan {‘Ali bin Ishaq} dia berkata, telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Mubarak} dia berkata, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} dia berkata, telah mengabarkan kepadaku {‘Ubaidullah bin Abu Yazid} dia berkata, bahwa {‘Abdurrahman bin Thariq bin Alqamah} mengabarkan kepadanya dari {ibunya}, bahwa apabila Nabi saw. memasuki tempat di kediaman Ya’la -‘Ubaidullah lupa dimana tempatnya-, beliau menghadap kiblat dan berdo’a.” ‘Ubaidullah berkata, “Aku dan Abdullah bin Katsir apabila datang ke tempat itu, maka kami menghadap kiblat dan berdo’a.”