Jenazah
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2795
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ أَبِي خَالِدٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ أَبِي مَرْحَبٍأَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ نَزَلَ فِي قَبْرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَيْهِمْ أَرْبَعَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ash Shabbah}, telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Ibnu Abu Khalid} dari {Asy Sya’bi} dari {Abu Marhab} bahwa Abdurrahman bin ‘Auf turun ke kuburan Nabi saw. Abu Marhab berkata aku melihat mereka berjumlah empat orang.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2796
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ قَالَأَوْصَى الْحَارِثُ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَيْهِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ فَصَلَّى عَلَيْهِ ثُمَّ أَدْخَلَهُ الْقَبْرَ مِنْ قِبَلِ رِجْلَيْ الْقَبْرِ وَقَالَ هَذَا مِنْ السُّنَّةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin Mu’adz} telah menceritakan kepada kami {ayahku} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ishaq}, ia berkata Al Harits telah berwasiat agar {Abdullah bin Yazid} menshalatkannya. Lalu ia menshalatkannya, kemudian ia memasukkannya ke kuburan dari sebelah kaki kuburan. Dan ia berkata ini termasuk sunnah.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2797
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ زَاذَانَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَخَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي جَنَازَةِ رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَانْتَهَيْنَا إِلَى الْقَبْرِ وَلَمْ يُلْحَدْ بَعْدُ فَجَلَسَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ وَجَلَسْنَا مَعَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah?} telah menceritakan kepada kami {jarir} dari {Al A’masy} dari {Al Minhal bin ‘Amr} dari {Zadzan} dari {Al Bara` bin ‘Azib} ia berkata kami keluar bersama Rasulullah saw. mengantarkan sebuah jenazah seseorang dari kalangan anshar. Kemudin kami sampai di kuburan, dan belum selesai penggalian lahad, kemudian Nabi saw. duduk menghadap kiblat dan kami duduk bersama beliau.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2798
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ ح و حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الصِّدِّيقِ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا وَضَعَ الْمَيِّتَ فِي الْقَبْرِ قَالَ بِسْمِ اللَّهِ وَعَلَى سُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذَا لَفْظُ مُسْلِمٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Katsir}, dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami {Muslim bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Hammam} dari {Qatadah} dari {Abu Ash Shiddiq} dari {Ibnu Umar} bahwa Nabi saw. apabila meletakkan mayit dalam kuburan beliau mengucapkan: “BISMILLAAH WA ‘ALAA MILLATI RASUULILLAAH” (dengan nama Allah dan berada di atas sunnah Rasulullah saw.” dan ini adalah lafazh Muslim.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2799
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَقَ عَنْ نَاجِيَةَ بْنِ كَعْبٍ عَنْ عَلِيٍّ عَلَيْهِ السَّلَام قَالَقُلْتُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ عَمَّكَ الشَّيْخَ الضَّالَّ قَدْ مَاتَ قَالَ اذْهَبْ فَوَارِ أَبَاكَ ثُمَّ لَا تُحْدِثَنَّ شَيْئًا حَتَّى تَأْتِيَنِي فَذَهَبْتُ فَوَارَيْتُهُ وَجِئْتُهُ فَأَمَرَنِي فَاغْتَسَلْتُ وَدَعَا لِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Sufyan} telah menceritakan kepadaku {Abu Ishaq} dari {Nahiyah bin Ka’b} dari {Ali} ‘alaihis salam, ia berkata aku katakan kepada Nabi saw. sesunguhnya paman anda adalah orang tua yang sesat (Abu Thalib) telah meninggal. Beliau bersabda: “Pergilah dan kuburkan ayahmu, kemudian janganlah engkau mengadakan sesuatu hingga aku datang kepadamu!” kemudian aku datang dan telah menguburkannya kemudian datang kepadanya. Lalu beliau memerintahkanku untuk mandi, lalu aku mandi dan mendoakanku.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2800
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ الْقَعْنَبِيُّ أَنَّ سُلَيْمَانَ بْنَ الْمُغِيرَةِ حَدَّثَهُمْ عَنْ حُمَيْدٍ يَعْنِي ابْنَ هِلَالٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عَامِرٍ قَالَجَاءَتْ الْأَنْصَارُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ أُحُدٍ فَقَالُوا أَصَابَنَا قَرْحٌ وَجَهْدٌ فَكَيْفَ تَأْمُرُنَا قَالَ احْفِرُوا وَأَوْسِعُوا وَاجْعَلُوا الرَّجُلَيْنِ وَالثَّلَاثَةَ فِي الْقَبْرِ قِيلَ فَأَيُّهُمْ يُقَدَّمُ قَالَ أَكْثَرُهُمْ قُرْآنًاقَالَ أُصِيبَ أَبِي يَوْمَئِذٍ عَامِرٌ بَيْنَ اثْنَيْنِ أَوْ قَالَ وَاحِدٌ حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ يَعْنِي الْأَنْطَاكِيَّ أَخْبَرَنَا أَبُو إِسْحَقَ يَعْنِي الْفَزَارِيَّ عَنْ الثَّوْرِيِّ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ زَادَ فِيهِ وَأَعْمِقُوا حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ يَعْنِي ابْنَ هِلَالٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامِ بْنِ عَامِرٍ بِهَذَا الْحَدِيثِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Maslamah Al Qa’nabi}, bahwa {Sulaiman bin Al Mughirah} telah menceritakan kepada mereka dari {Humaid bin Hilal} dari {Hisyam bin ‘Amir}, ia berkata orang-orang anshar datang kepada Rasulullah saw. pada saat perang Uhud kemudian berkata kami telah tertimpa kekalahan dan kesusahan, maka apakah yang anda perintahkan kepada kami? Beliau berkata: “Galilah lubang yang lebar dan masukkan dua atau tiga orang dalam satu kubur!” Beliau ditanya siapakah yang didahulukan? Beliau bersabda: “Orang yang paling banyak hafal Al Qur’an.” Hisyam bin Amir berkata ayahku yaitu Amir pada saat itu terbunuh dan ia didahulukan diantara dua orang atau satu orang. Telah menceritakan kepada kami {Abu Shalih Al Anthaki}, telah mengabarkan kepada kami {Abu Ishaq Al Fazari}, dari {Ats Tsauri} dari {Ayyub} dari {Humaid bin Hilal} dengan sanad dan maknanya, dalam hadits tersebut ia menambahkan kata dan dalamkan penggaliannya! Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il}, telah menceritakan kepada kami {Jarir}, telah menceritakan kepada kami {Humaid bin Hilal} dari {Sa’d bin Hisyam bin Amir} dengan hadits ini.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2801
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا حَبِيبُ بْنُ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ أَبِي هَيَّاجٍ الْأَسَدِيِّ قَالَبَعَثَنِي عَلِيٌّ قَالَ لِي أَبْعَثُكَ عَلَى مَا بَعَثَنِي عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ لَا أَدَعَ قَبْرًا مُشْرِفًا إِلَّا سَوَّيْتُهُ وَلَا تِمْثَالًا إِلَّا طَمَسْتُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} telah menceritakan kepada kami {Habib bin Abu Tsabit}, dari {Abu Wail} dari {Abu Hayyaj Al Asadi}, ia berkata {Ali} telah mengutusku, ia berkata aku mengutusmu sebagaimana Rasulullah saw. telah mengutusku, agar aku tidak meninggalkan kuburan yang ditinggikan kecuali aku meratakannya, dan tidak meninggalkan berhala kecuali aku hancurkan.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2802
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ أَنَّ أَبَا عَلِيٍّ الْهَمْدَانِيِّ حَدَّثَهُ قَالَكُنَّا مَعَ فَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ بِرُودِسَ مِنْ أَرْضِ الرُّومِ فَتُوُفِّيَ صَاحِبٌ لَنَا فَأَمَرَ فَضَالَةُ بِقَبْرِهِ فَسُوِّيَ ثُمَّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُ بِتَسْوِيَتِهَاقَالَ أَبُو دَاوُد رُودِسُ جَزِيرَةٌ فِي الْبَحْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Amru bin As Sarh} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} telah menceritakan kepadaku {‘Amr Al Harits} bahwa {Abu Ali Al Hamdani} telah menceritakan kepadanya, ia berkata kami pernah bersama {Fudhalah bin ‘Ubaid} di Rudis yang merupakan bagian dari negeri Romawi, kemudian seorang sahabat kami meninggal. Kemudian Fadhalah memerintahkan agar mengkuburkannya dan diratakan kuburan tersebut. Kemudian ia berkata aku telah mendengar Rasulullah saw. memerintahkan untuk meratakannya. Abu Daud berkata Rudis adalah sebuah teluk di laut.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2803
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ بْنِ هَانِئٍ عَنْ الْقَاسِمِ قَالَدَخَلَتْ عَلَى عَائِشَةَ فَقُلْتُ يَا أُمَّهْ اكْشِفِي لِي عَنْ قَبْرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَاحِبَيْهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا فَكَشَفَتْ لِي عَنْ ثَلَاثَةِ قُبُورٍ لَا مُشْرِفَةٍ وَلَا لَاطِئَةٍ مَبْطُوحَةٍ بِبَطْحَاءِ الْعَرْصَةِ الْحَمْرَاءِقَالَ أَبُو عَلِيٍّ يُقَالُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُقَدَّمٌ وَأَبُو بَكْرٍ عِنْدَ رَأْسِهِ وَعُمَرُ عِنْدَ رِجْلَيْهِ رَأْسُهُ عِنْدَ رِجْلَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Shalih}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Fudaik}, telah mengabarkan kepadaku {‘Amr bin Utsman bin Hani`} dari {Al Qasim}, ia berkata aku menemui {Aisyah} kemudian aku katakan wahai ibuku, perlihatkan kepadaku kuburan Nabi saw., dan kedua sahabatnya radliallahu ‘anhuma! Kemudian ia memperlihatkan tiga kuburan kepadaku yang tidak tinggi dan tidak rata dengan tanah di Bathha` halaman yang berwarna merah. Abu Ali berkata dikatakan sesungguhnya Rasulullah saw. di depan dan Abu Bakr di sisi kepalanya, sedang Umar berada di sisi kedua kakinya, kepalanya di sisi kedua kaki Rasulullah saw.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2804
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى الرَّازِيُّ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَحِيرٍ عَنْ هَانِئٍ مَوْلَى عُثْمَانَ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا فَرَغَ مِنْ دَفْنِ الْمَيِّتِ وَقَفَ عَلَيْهِ فَقَالَ اسْتَغْفِرُوا لِأَخِيكُمْ وَسَلُوا لَهُ بِالتَّثْبِيتِ فَإِنَّهُ الْآنَ يُسْأَلُقَالَ أَبُو دَاوُد بَحِيرٌ ابْنُ رَيْسَانَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Musa Ar Razi}, telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Abdullah bin Bahir} dari {Hani`} mantan budak Utsman, dari {Utsman bin ‘Affan}, ia berkata Nabi saw. apabila telah selesai dari menguburkan mayit beliau berkata: “Mintakanlah ampunan untuk saudara kalian, dan mohonkanlah keteguhan untuknya, karena sesungguhnya sekarang ia sedang ditanya.” Abu Daud berkata Bahir bin Raisan.