Jenazah
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2749
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ حَدَّثَنِي ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ غَسَّلَ الْمَيِّتَ فَلْيَغْتَسِلْ وَمَنْ حَمَلَهُ فَلْيَتَوَضَّأْحَدَّثَنَا حَامِدُ بْنُ يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ إِسْحَقَ مَوْلَى زَائِدَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَعْنَاهُ قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا مَنْسُوخٌ و سَمِعْت أَحْمَدَ بْنَ حَنْبَلٍ وَسُئِلَ عَنْ الْغُسْلِ مِنْ غَسْلِ الْمَيِّتِ فَقَالَ يُجْزِيهِ الْوُضُوءُ قَالَ أَبُو دَاوُد أَدْخَلَ أَبُو صَالِحٍ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَبِي هُرَيْرَةَ فِي هَذَا الْحَدِيثِ يَعْنِي إِسْحَقَ مَوْلَى زَائِدَةَ قَالَ وَحَدِيثُ مُصْعَبٍ ضَعِيفٌ فِيهِ خِصَالٌ لَيْسَ الْعَمَلُ عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Shalih}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Fudaik}, telah menceritakan kepadaku {Ibnu Abu Dzi`b} dari {Al Qasim bin Abbas} dari {‘Amr bin ‘Umair} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang memandikan mayit, maka hendaknya ia mandi, dan barangsiapa yang membawanya maka hendaknya ia berwudhu.” Telah menceritakan kepada kami {Hamid bin Yahya}, dari {Sufyan} dari {Suhail bin Abu Shalih} dari {ayahnya} dari {Ishaq} mantan budak Zaidah, dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. semakna dengan hadits tersebut. Abu Daud berkata hadits ini adalah hadits yang mansukh (yang terhapus), dan aku telah mendengar Ahmad bin Hanbal ditanya mengenai memandikan mayit. Kemudian ia berkata cukup baginya untuk berwudhu. Abu Daud berkata Abu Shalih telah memasukkan Ishaq mantan budak Zaidah di antara dirinya dan Abu Hurairah. Abu Daud berkata hadits Mush’ab adalah lemah padanya terdapat sifat yang tidak menjadi sandaran untuk beramal.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2750
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُ عُثْمَانَ بْنَ مَظْعُونٍ وَهُوَ مَيِّتٌ حَتَّى رَأَيْتُ الدُّمُوعَ تَسِيلُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Katsir} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {‘Ashim bin ‘Ubaidullah} dari {Al Qasim} dari {Aisyah} ia berkata aku melihat Rasulullah saw. mencium Utsman bin Mazh’un sementara ia telah meninggal hingga aku melihat air mata beliau mengalir.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2751
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمِ بْنِ بَزِيعٍ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ أَخْبَرَنِي جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَوْ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ قَالَرَأَى نَاسٌ نَارًا فِي الْمَقْبَرَةِ فَأَتَوْهَا فَإِذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْقَبْرِ وَإِذَا هُوَ يَقُولُ نَاوِلُونِي صَاحِبَكُمْ فَإِذَا هُوَ الرَّجُلُ الَّذِي كَانَ يَرْفَعُ صَوْتَهُ بِالذِّكْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Hatim bin Bazi’}, telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} dari {Muhammad bin Muslim} dari {‘Amr bin Dinar} telah mengabarkan kepadaku {Jabir bin Abdullah} atau aku telah mendengar Jabir bin Abdullah berkata orang-orang melihat api di sebuah kuburan, kemudian mereka mendatanginya, ternyata Rasulullah saw. berada dalam kuburan dan beliau berkata: “Serahkan kepadaku sahabat kalian!” Ternyata ia adalah seorang laki-laki yang mengeraskan suara ketika berdzikir.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2752
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ نُبَيْحٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَكُنَّا حَمَلْنَا الْقَتْلَى يَوْمَ أُحُدٍ لِنَدْفِنَهُمْ فَجَاءَ مُنَادِي النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تَدْفِنُوا الْقَتْلَى فِي مَضَاجِعِهِمْ فَرَدَدْنَاهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Katsir} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Al Aswad bin Qais} dari {Nubaih} dari {Jabir bin Abdullah}, ia berkata dahulu kami membawa orang-orang yang terbunuh pada saat perang Uhud untuk menguburkan mereka. Kemudian penyeru Rasulullah saw. datang dan berkata sesungguhnya Rasulullah saw. memerintahkan kalian agar menguburkan orang-orang yang terbunuh di tempat-tempat mereka terbunuh. Maka kami mengembalikan mereka.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2753
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ مَرْثَدٍ الْيَزَنِيِّ عَنْ مَالِكِ بْنِ هُبَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيُصَلِّي عَلَيْهِ ثَلَاثَةُ صُفُوفٍ مِنْ الْمُسْلِمِينَ إِلَّا أَوْجَبَقَالَ فَكَانَ مَالِكٌ إِذَا اسْتَقَلَّ أَهْلَ الْجَنَازَةِ جَزَّأَهُمْ ثَلَاثَةَ صُفُوفٍ لِلْحَدِيثِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Muhammad bin Ishaq}, dari {Yazid? bin Abu Habib} dari {Martsad Al Bazini}, dari {Malik bin Hubairah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seorang muslim meninggal kemudian terdapat tiga shaf orang-orang muslim yang menshalatkannya kecuali Allah mewajibkan ia masuk surga.” Martsad berkata Malik apabila menganggap orang-orang yang akan menshalatkan jenazah sedikit, maka ia membaginya menjadi tiga barisan berdasarkan hadits.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2754
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْنُهِينَا أَنْ نَتَّبِعَ الْجَنَائِزَ وَلَمْ يُعْزَمْ عَلَيْنَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Harb}, telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Ayyub} dari {Hafshah} dari {Ummu ‘Athiyyah} ia berkata kami dilarang mengikuti (mengiringi) jenazah, akan tetapi tidak haramkan atas kami.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2755
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سُمَيٍّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ يَرْوِيهِ قَالَمَنْ تَبِعَ جَنَازَةً فَصَلَّى عَلَيْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ وَمَنْ تَبِعَهَا حَتَّى يُفْرَغَ مِنْهَا فَلَهُ قِيرَاطَانِ أَصْغَرُهُمَا مِثْلُ أُحُدٍ أَوْ أَحَدُهُمَا مِثْلُ أُحُدٍحَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ حُسَيْنٍ الْهَرَوِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا الْمُقْرِئُ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ حَدَّثَنِي أَبُو صَخْرٍ وَهُوَ حُمَيْدُ بْنُ زِيَادٍ أَنَّ يَزِيدَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قُسَيْطٍ حَدَّثَهُ أَنَّ دَاوُدَ بْنَ عَامِرِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ كَانَ عِنْدَ ابْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ إِذْ طَلَعَ خَبَّابٌ صَاحِبِ الْمَقْصُورَةِ فَقَالَ يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ أَلَا تَسْمَعُ مَا يَقُولُ أَبُو هُرَيْرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ خَرَجَ مَعَ جَنَازَةٍ مِنْ بَيْتِهَا وَصَلَّى عَلَيْهَا فَذَكَرَ مَعْنَى حَدِيثِ سُفْيَانَ فَأَرْسَلَ ابْنُ عُمَرَ إِلَى عَائِشَةَ فَقَالَتْ صَدَقَ أَبُو هُرَيْرَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Sumai} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah}, ia berkata barangsiapa yang mengikuti jenazah dan menshalatinya maka baginya pahala satu qirath, dan barangsiapa yang mengikutinya hingga selesai darinya maka baginya pahala dua qirath, paling kecilnya adalah seperti Gunung Uhud atau salah satunya seperti Uhud. Telah menceritakan kepada kami {Harun bin Abdullah} dan {Abdurrahman bin Husain Al Marawi}, mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Al Muqri`}, telah menceritakan kepada kami {Haiwah}, telah menceritakan kepadaku {Abu Shakhr yaitu Humaid bin Ziyad} bahwa {Yazid? bin Abdullah bin Qusaith} telah menceritakan kepadanya bahwa {Daud bin Amir bin Sa’d bin Abu Waqqash} telah menceritakan kepadanya dari {ayahnya} bahwa ia pernah berada di sisi Ibnu Umar bin Al Khathab tiba-tiba {Khabbab} pemilik maqshurah (rumah yang dibentengi dengan pagar) muncul dan berkata wahai Abdullah bin Umar, tidakkah engkau mendengar apa yang dikatakan {Abu Hurairah}? Bahwa ia mendengar Rasulullah saw. berkata: “Barangsiapa yang keluar bersama jenazah dari rumahnya dan menshalatkannya…..” kemudian ia menyebutkan makna hadits Sufyan. Kemudian Ibnu Umar mengirimkan utusan kepada Aisyah kemudian, kemudian {Aisyah} berkata Abu Hurairah benar.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2756
حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ شُجَاعٍ السَّكُونِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي أَبُو صَخْرٍ عَنْ شَرِيكِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي نَمِرٍ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيَقُومُ عَلَى جَنَازَتِهِ أَرْبَعُونَ رَجُلًا لَا يُشْرِكُونَ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلَّا شُفِّعُوا فِيهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Syuja’As Sakuni}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb}, telah mengabarkan kepadaku {Abu Shakhr} dari {Syarik bin Abdullah bin Abu Namir} dari {Kuraib} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata saya mendengar Nabi saw. bersabda: “Tidaklah seorang muslim meninggal dunia, kemudian terdapat empat puluh orang yang tidak mensekutukan Allah dengan sesuatupun berdiri untuk menshalatkan jenazahnya melainkan diterima syafa’at mereka untuknya.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2757
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَا حَدَّثَنَا حَرْبٌ يَعْنِي ابْنَ شَدَّادٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنِي بَابُ بْنُ عُمَيْرٍ حَدَّثَنِي رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُتْبَعُ الْجَنَازَةُ بِصَوْتٍ وَلَا نَارٍ زَادَ هَارُونُ وَلَا يُمْشَى بَيْنَ يَدَيْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Harun bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Abdushshamad}, dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Al Mutsanna} Telah menceritakan kepada kami {Abu Daud} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Harb bin Syaddad}, telah menceritakan kepada kami {Yahya} telah menceritakan kepadaku {Bab bin ‘Umair}, telah menceritakan kepadaku {seorang laki-laki dari penduduk Madinah}, dari {ayahnya}, dari {Abu Hurairah}, dari Nabi saw. beliau bersabda: “Tidak boleh jenazah diiringi dengan suara dan api.” Harun menambahkan dan tidak boleh ada yang berjalan di depannya.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2758
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَيَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَيْتُمْ الْجَنَازَةَ فَقُومُوا لَهَا حَتَّى تُخَلِّفَكُمْ أَوْ تُوضَعَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {Salim}, dari {ayahnya}, dari {Amir bin Rabi’ah} hingga sampai kepada Nabi saw.: “Apabila kalian melihat jenazah, maka berdirilah kalian untuk (menghormati) nya hingga jenazah telah melewati kalian atau diletakkan.”