Jenazah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2769

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ يَحْيَى الْمُجَبِّرِ قَالَ أَبُو دَاوُد وَهُوَ يَحْيَى بْنُ عَبْدِ اللَّهِ التَّيْمِيُّ عَنْ أَبِي مَاجِدَةَ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَسَأَلْنَا نَبِيَّنَا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمَشْيِ مَعَ الْجَنَازَةِ فَقَالَ مَا دُونَ الْخَبَبِ إِنْ يَكُنْ خَيْرًا تَعَجَّلَ إِلَيْهِ وَإِنْ يَكُنْ غَيْرَ ذَلِكَ فَبُعْدًا لِأَهْلِ النَّارِ وَالْجَنَازَةُ مَتْبُوعَةٌ وَلَا تُتْبَعُ لَيْسَ مَعَهَا مَنْ تَقَدَّمَهَاقَالَ أَبُو دَاوُد وَهُوَ ضَعِيفٌ هُوَ يَحْيَى بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ يَحْيَى الْجَابِرُ قَالَ أَبُو دَاوُد وَهَذَا كُوفِيٌّ وَأَبُو مَاجِدَةَ بَصْرِيٌّ قَالَ أَبُو دَاوُد أَبُو مَاجِدَةَ هَذَا لَا يُعْرَفُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah}, dan {Yahya Al Mujabbir}, ia berkata ia adalah Yahya bin Abdullah At Taimi, dari {Abu Majidah} dari {Ibnu Mas’ud} ia berkata kami bertanya kepada Nabi kami saw. mengenai berjalan ketika menghantarkan jenazah. Kemudian beliau bersabda: “Tidak sampai berlari, apabila jenazah itu baik maka ia segera mendapatkan kebaikan (kenikmatan), dan apabila tidak demikian (jenazahnya buruk) maka jauhilah penghuni neraka. Jenazah itu diikuti dan bukan engkau yang diikuti, tidak boleh ada yang mendahuluinya.” Abu Daud berkata hadits tersebut adalah dha’if, ia adalah Yahya bin Abdullah, dan ia adalah Yahya Al Jabir. Abu Daud berkata dan ini adalah orang Kufah, dan Abu Majidah adalah orang Bashrah. Abu Daud berkata Abu Majidah ini tidak dikenal.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2770

حَدَّثَنَا ابْنُ نُفَيْلٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا سِمَاكٌ حَدَّثَنِي جَابِرُ بْنُ سَمُرَةَ قَالَمَرِضَ رَجُلٌ فَصِيحَ عَلَيْهِ فَجَاءَ جَارُهُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُ إِنَّهُ قَدْ مَاتَ قَالَ وَمَا يُدْرِيكَ قَالَ أَنَا رَأَيْتُهُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ لَمْ يَمُتْ قَالَ فَرَجَعَ فَصِيحَ عَلَيْهِ فَجَاءَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّهُ قَدْ مَاتَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ لَمْ يَمُتْ فَرَجَعَ فَصِيحَ عَلَيْهِ فَقَالَتْ امْرَأَتُهُ انْطَلِقْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبِرْهُ فَقَالَ الرَّجُلُ اللَّهُمَّ الْعَنْهُ قَالَ ثُمَّ انْطَلَقَ الرَّجُلُ فَرَآهُ قَدْ نَحَرَ نَفْسَهُ بِمِشْقَصٍ مَعَهُ فَانْطَلَقَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَهُ أَنَّهُ قَدْ مَاتَ فَقَالَ وَمَا يُدْرِيكَ قَالَ رَأَيْتُهُ يَنْحَرُ نَفْسَهُ بِمَشَاقِصَ مَعَهُ قَالَ أَنْتَ رَأَيْتَهُ قَالَ نَعَمْ قَالَ إِذًا لَا أُصَلِّيَ عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Nufail}, telah menceritakan kepada kami {Zuhair}, telah menceritakan kepada kami {Simak} telah menceritakan kepadaku {Jabir bin Samurah}, ia berkata ada seseorang yang mengalami sakit kemudian ia diteriaki (keluarganya menjerit karenanya). Lalu tetangganya datang kepada Rasulullah saw. dan berkata kepadanya sesungguhnya ia telah meninggal. Beliau berkata: “Bagaimana engkau mengetahui?” ia berkata saya melihatnya. Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya ia belum mati.” Jabir berkata kemudian orang itu kembali dan orang yang sakit tersebut diteriaki, lalu ia datang kepada Rasulullah saw. dan berkata sesungguhnya ia telah meninggal. Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya ia belum mati.” Kemudian orang itu kembali dan orang yang sakit tersebut diteriaki. Kemudian isterinya berkata pergilah kepada Rasulullah saw. dan beritahukan kepada beliau! Lalu orang itu berkata ya Allah laknatlah dia! Jabir bin Samurah berkata kemudian orang itu pergi dan ia melihat orang yang sakit tersebut telah menyembelih dirinya menggunakan anak panah bermata lebar yang ia bawa. Orang itu pergi kepada Nabi saw. dan mengabarkan kepada beliau bahwa ia telah meninggal. Lalu beliau bersabda: “Bagaimana engkau mengetahui?” Ia berkata saya melihatnya telah menyembelih dirinya menggunakan anak panah bermata lebar yang ia bawa. Beliau bertanya: “Apakah engkau melihatnya?” Ia berkata Iya. Beliau bersabda: “Jika demikian maka aku tidak akan menshalatinya.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2771

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ حَدَّثَنِي نَفَرٌ مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يُصَلِّ عَلَى مَاعِزِ بْنِ مَالِكٍ وَلَمْ يَنْهَ عَنْ الصَّلَاةِ عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Abu Bisyr} telah menceritakan kepadaku {beberapa orang Bashrah}, dari {Abu Barzah Al Aslami} bahwa Rasulullah saw. tidak menshalati Ma’iz bin Malik dan tidak melarang untuk menshalatkanya.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2772

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ ابْنِ إِسْحَقَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْمَاتَ إِبْرَاهِيمُ بْنُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ ابْنُ ثَمَانِيَةَ عَشَرَ شَهْرًا فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya bin Faris} telah menceritakan kepada kami {Ya’qub bin Ibrahim bin Sa’d} telah menceritakan kepada kami {ayahku} dari {Ibnu Ishaq}, telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Abu Bakr} dari {‘Amrah binti Abdurrahman} dari {Aisyah} ia berkata Ibrahim anak Nabi saw. telah meninggal pada saat berumur delapan belas bulan, dan Rasulullah saw. tidak menshalatinya.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2773

حَدَّثَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ عَنْ وَائِلِ بْنِ دَاوُدَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَهِيَّ قَالَلَمَّا مَاتَ إِبْرَاهِيمُ بْنُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْمَقَاعِدِقَالَ أَبُو دَاوُد قَرَأْتُ عَلَى سَعِيدِ بْنِ يَعْقُوبَ الطَّالْقَانِيِّ قِيلَ لَهُ حَدَّثَكُمْ ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ الْقَعْقَاعِ عَنْ عَطَاءٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى عَلَى ابْنِهِ إِبْرَاهِيمَ وَهُوَ ابْنُ سَبْعِينَ لَيْلَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hannad bin As Sari}, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Ubaid} dari {Wail bin Daud} ia berkata saya mendengar {Al Bahi} berkata tatkakala Ibrahim anak Nabi saw. meninggal, Rasulullah saw. menshalatinya di tempat yang dijadikan untuk duduk-duduk. Abu Daud berkata aku membaca riwayat kepada {Sa’id bin Ya’qub Ath Thalqani}, dikatakan kepadanya {Ibnu Al Mubarak} telah menceritakan kepada anda dari {Ya’qub Al Qa’qa’} dari {‘Atha`} bahwa Nabi saw. menshalatkan anaknya yang bernama Ibrahim yang berumur tujuh puluh malam.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2774

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ صَالِحِ بْنِ عَجْلَانَ وَمُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّادٍ عَنْ عَبَّادِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْوَاللَّهِ مَا صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى سُهَيْلِ ابْنِ الْبَيْضَاءِ إِلَّا فِي الْمَسْجِدِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Manshur} telah menceritakan kepada kami {Fulaih bin Sulaiman} dari {Shalih bin ‘Ajlan} dan {Muhammad bin Abdullah bin ‘Abbad} dari {‘Abbad bin Abdullah bin Az Zubair} dari {Aisyah}, ia berkata Demi Allah, Rasulullah saw. tidak menshalati Suhail anak Al Baidha` kecuali di Mesjid.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2775

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ عَنْ الضَّحَّاكِ يَعْنِي ابْنَ عُثْمَانَ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْوَاللَّهِ لَقَدْ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى ابْنَيْ بَيْضَاءَ فِي الْمَسْجِدِ سُهَيْلٍ وَأَخِيهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Harun bin Abdullah}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Fudaik}, dari {Adh Dhahhak bin Utsman} dari {Abu An Nadhr} dari {Abu Salamah} dari {Aisyah} ia berkata demi Allah sungguh Rasulullah saw. telah menshalatkan dua anak Baidha` yaitu Suhail dan saudaranya di masjid.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2776

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ حَدَّثَنِي صَالِحٌ مَوْلَى التَّوْأَمَةِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ فِي الْمَسْجِدِ فَلَا شَيْءَ عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ibnu Abu Dzi`b} telah menceritakan kepadaku {Shalih} mantan budak At Tauma ah, dari {Abu Hurairah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang menshalatkan jenazah di masjid, maka tidak mengapa.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2777

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عَلِيِّ بْنِ رَبَاحٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ قَالَثَلَاثُ سَاعَاتٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَانَا أَنْ نُصَلِّيَ فِيهِنَّ أَوْ نَقْبُرَ فِيهِنَّ مَوْتَانَا حِينَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ وَحِينَ يَقُومُ قَائِمُ الظَّهِيرَةِ حَتَّى تَمِيلَ وَحِينَ تَضَيَّفُ الشَّمْسُ لِلْغُرُوبِ حَتَّى تَغْرُبَ أَوْ كَمَا قَالَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah?}, telah menceritakan kepada kami {Waki’}, telah menceritakan kepada kami {Musa bin Ali bin Rabah}, ia berkata saya mendengar {ayahku} menceritakan bahwa ia mendengar {‘Uqbah bin ‘Amir} berkata ada tiga waktu dimana Rasulullah saw. melarang kami untuk melakukan shalat atau mengkuburkan jenazah, yaitu ketika matahari terbit hingga meninggi, ketika matahari tepat di atas kepala hingga bergeser (bergelincir), dan ketika matahari condong untuk tenggelam hingga matahari tenggelam. Atau sebagaimana yang beliau sabdakan.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2778

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ مَوْهَبٍ الرَّمْلِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ صَبِيحٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَمَّارٌ مَوْلَى الْحَارِثِ بْنِ نَوْفَلٍأَنَّهُ شَهِدَ جَنَازَةَ أُمِّ كُلْثُومٍ وَابْنِهَا فَجُعِلَ الْغُلَامُ مِمَّا يَلِي الْإِمَامَ فَأَنْكَرْتُ ذَلِكَ وَفِي الْقَوْمِ ابْنُ عَبَّاسٍ وَأَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِيُّ وَأَبُو قَتَادَةَ وَأَبُو هُرَيْرَةَ فَقَالُوا هَذِهِ السُّنَّةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid? bin Khalid bin Mauhab Ar Ramli}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} dari {Ibnu Juraij}, dari {Yahya bin Shabih}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {‘Ammar} mantan budak Al Harits bin Naufal, bahwa ia menyaksikan jenazah Ummu Kultsum dan anaknya. Anak diletakkan setelah (di belakang posisi) imam, kemudian aku mengingkari hal tersebut dan diantara mereka terdapat {Ibnu Abbas} dan {Abu Sa’id Al Khudri}, {Abu Qatadah} serta {Abu Hurairah}, dan mereka mengatakan hal ini adalah sunnah.