Meng-Qashar Shalat Saat Safar

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1440

أَخْبَرَنِي أَحْمَدُ بْنُ يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْعَلَاءُ بْنُ زُهَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا وَبَرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَكَانَ ابْنُ عُمَرَ لَا يَزِيدُ فِي السَّفَرِ عَلَى رَكْعَتَيْنِ لَا يُصَلِّي قَبْلَهَا وَلَا بَعْدَهَا فَقِيلَ لَهُ مَا هَذَا قَالَ هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepadaku {Ahmad bin Yahya} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Al ‘Ala bin Zuhair} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Wabarah bin ‘Abdurrahman} dia berkata “Shalat Ibnu Umar dalam Safar (perjalanan) tidak pernah melebihi dua raka’at, dan dia tidak mengerjakan shalat sunnah sesudah maupun sebelumnya. Lalu {Ibnu Umar} ditanya, “Apa ini? ‘ Ia menjawab ‘Begitulah, aku melihat Rasulullah saw. melakukannya’.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1441

أَخْبَرَنِي نُوحُ بْنُ حَبِيبٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ حَفْصِ بْنِ عَاصِمٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَكُنْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ فِي سَفَرٍ فَصَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ انْصَرَفَ إِلَى طِنْفِسَةٍ لَهُ فَرَأَى قَوْمًا يُسَبِّحُونَ قَالَ مَا يَصْنَعُ هَؤُلَاءِ قُلْتُ يُسَبِّحُونَ قَالَ لَوْ كُنْتُ مُصَلِّيًا قَبْلَهَا أَوْ بَعْدَهَا لَأَتْمَمْتُهَا صَحِبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ لَا يَزِيدُ فِي السَّفَرِ عَلَى الرَّكْعَتَيْنِ وَأَبَا بَكْرٍ حَتَّى قُبِضَ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ كَذَلِكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepadaku {Nuh bin Habib} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Isa bin Hafsh bin ‘Ashim} dia berkata {bapakku} telah menceritakan kepadaku, dia berkata “Aku pernah bersama {Ibnu Umar} dalam suatu perjalanan. Dia mengerjakan shalat Zhuhur dan Ashar dua raka’at, kemudian pergi ke tikarnya. Setelah itu ia melihat suatu kaum yang sedang bertasbih, maka dia berkata, ‘Apa yang sedang mereka perbuat? ‘ Aku menjawab, ‘Mereka sedang bertasbih’. Dia berkata lagi, ‘Seandainya aku shalat sebelum dan sesudahnya, maka aku pasti menyempurnakannya. Aku pernah menemani Rasulullah saw., dan beliau dalam perjalanan tidak pernah shalat lebih dari dua raka’at. Begitu pula Abu Bakar hingga wafat, Umar, serta Utsman Radliallahu? nhum’.”