Diyat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2645

حَدَّثَنَا جَمِيلُ بْنُ الْحَسَنِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ مَطَرٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي الْمَوَاضِحِ خَمْسٌ خَمْسٌ مِنْ الْإِبِلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Jamil bin Hasan}, telah menceritakan kepada kami {Abdul `A’la}, telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abu Arubah} dari {Mathar} dari {Amru bin Syu’aib} dari {Ayahnya} dari {Kakeknya} sesungguhnya Nabi saw. bersabda: “Pada luka yang menimbulkan tulang kelihatan diyatnya lima, yaitu lima ekor unta”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2646

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحِيمِ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَمَّيْهِ يَعْلَى وَسَلَمَةَ ابْنَيْ أُمَيَّةَ قَالَاخَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ وَمَعَنَا صَاحِبٌ لَنَا فَاقْتَتَلَ هُوَ وَرَجُلٌ آخَرُ وَنَحْنُ بِالطَّرِيقِ قَالَ فَعَضَّ الرَّجُلُ يَدَ صَاحِبِهِ فَجَذَبَ صَاحِبُهُ يَدَهُ مِنْ فِيهِ فَطَرَحَ ثَنِيَّتَهُ فَأَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَلْتَمِسُ عَقْلَ ثَنِيَّتِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْمِدُ أَحَدُكُمْ إِلَى أَخِيهِ فَيَعَضُّهُ كَعِضَاضِ الْفَحْلِ ثُمَّ يَأْتِي يَلْتَمِسُ الْعَقْلَ لَا عَقْلَ لَهَا قَالَ فَأَبْطَلَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah}, telah menceritakan kepada kami {Abdurrahim bin Sulaiman} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {‘Atha`} dari {Shafwan bin Abdullah} dari kedua pamannya {Ya’la} dan {Salamah bin Umayah}, keduanya berkata “Kami keluar rumah bersama Rasulullah saw. untuk perang Tabuk, satu teman kami ikut bersama kami. Lalu dia dan seorang laki-laki lain bertengkar ketika kami sedang diperjalanan. Perawi berkata “Laki-laki tadi menggigit tangan temannya lalu temannya menarik tangannya dari mulutnya, hingga gigi depannya terjatuh, lalu ia datang menemui Rasulullah saw. meminta diyat gigi depannya yang patah. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Seseorang dari kalian meminta tanggung jawab kepada saudaranya, karena ia telah menggigitnya sebagaimana gigitan hewan jantan. Setelah itu ia datang meminta diyat! Tidak ada diyat baginya. Perawi berkata “Maka Rasulullah saw. membatalkan hal tersebut.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2647

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍأَنَّ رَجُلًا عَضَّ رَجُلًا عَلَى ذِرَاعِهِ فَنَزَعَ يَدَهُ فَوَقَعَتْ ثَنِيَّتُهُ فَرُفِعَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَبْطَلَهَا وَقَالَ يَقْضَمُ أَحَدُكُمْ كَمَا يَقْضَمُ الْفَحْلُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad}, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Numair} dari {Sa’id bin Abu ‘Arubah} dari {Qatadah} dari {Zurarah bin `Aufa} dari {Imran bin Hushain}, sesungguhnya ada seseorang menggigit lengan orang lain, kemudian ia menarik lengannya, maka gigi depan orang tersebut tanggal dan ia mengadukannya kepada Rasulullah saw., maka Rasulullah saw. membatalkannya. Rasulullah saw. bersabda: “Salah seorang dari kalian menggigit orang lain layaknya hewan jantan yang saling menggigit.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2648

حَدَّثَنَا عَلْقَمَةُ بْنُ عَمْرٍو الدَّارِمِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ أَبِي جُحَيْفَةَ قَالَقُلْتُ لِعَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ هَلْ عِنْدَكُمْ شَيْءٌ مِنْ الْعِلْمِ لَيْسَ عِنْدَ النَّاسِ قَالَ لَا وَاللَّهِ مَا عِنْدَنَا إِلَّا مَا عِنْدَ النَّاسِ إِلَّا أَنْ يَرْزُقَ اللَّهُ رَجُلًا فَهْمًا فِي الْقُرْآنِ أَوْ مَا فِي هَذِهِ الصَّحِيفَةِ فِيهَا الدِّيَاتُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنْ لَا يُقْتَلَ مُسْلِمٌ بِكَافِرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Alqamah bin Amru Ad Darimi}, telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin ‘Ayyasy} dari {Mutharrif} dari {Asy Sya’bi} dari {Abu Juhaifah} berkata “Aku berkata kepada {Ali bin Abu Thalib}, ‘Apakah Anda memiliki ilmu pengetahuan yang tidak dimiliki oleh masyarakat umum?” Ia menjawab, “Tidak, demi Allah! Kami tidak memiliki ilmu pengetahuan apa-apa kecuali apa yang telah ada pada masyarakat, kecuali apabila Allah subhanahu wata’ala memberikan rezeki kepada seseorang berupa pemahaman mengenai Al Qur’an atau apa yang ada di dalam lembaran ini, dimana di dalamnya terdapat hukuman diyat dari Rasulullah saw. dan seorang Muslim tidak dibunuh karena membunuh seorang yang kafir.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2649

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُقْتَلُ مُسْلِمٌ بِكَافِرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Ammar}, telah menceritakan kepada kami {Hatim bin Isma’il}, telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Ayyasy} dari {Amru bin Syu’aib} dari {Ayahnya} dari {Kakeknya} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Seorang muslim tidak dibunuh lantaran membunuh seorang kafir. ”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2650

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى الصَّنْعَانِيُّ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حَنَشٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُقْتَلُ مُؤْمِنٌ بِكَافِرٍ وَلَا ذُو عَهْدٍ فِي عَهْدِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdul `A’la Ashan’ani}, telah menceritakan kepada kami {Mu’tamir bin Sulaiman} dari {Ayahnya} dari {Hanasy} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas}, dari Nabi saw., beliau bersabda: “Seorang mukmin tidak dibunuh karena membunuh seorang yang kafir, demikian pula dengan membunuh seorang kafir (mu’ahad) yang berada dalam perlidungannya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2651

حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُقْتَلُ بِالْوَلَدِ الْوَالِدُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suwaid bin Sa’id}, telah menceritakan kepada kami {Ali bin Mushir} dari {Isma’il bin Muslim} dari {Amru bin Dinar} dari {Thawus} dari {Ibnu Abbas}, sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Orang tua tidak dibunuh lantaran membunuh anaknya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2652

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ عَنْ حَجَّاجٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يُقْتَلُ الْوَالِدُ بِالْوَلَدِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah}, telah menceritakan kepada kami {Abu Khalid Al `Ahmar} dari {Hajjaj} dari {Amru bin Syu’aib} dari {Ayahnya} dari {Kakeknya} dari {Umar bin Khaththab}, ia berkata “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Orang tua tidak dibunuh karena pembunuhannya terhadap anaknya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2653

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَتَلَ عَبْدَهُ قَتَلْنَاهُ وَمَنْ جَدَعَهُ جَدَعْنَاهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad}, telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Sa’id bin Abu ‘Arubah} dari {Qatadah} dari {Hasan} dari {Samurah bin Jundub} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Siapa yang membunuh budaknya, aku akan membunuhnya dan siapa yang mencincangnya maka akan aku cincang.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2654

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا ابْنُ الطَّبَّاعِ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي فَرْوَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ عَلِيٍّ و عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَقَتَلَ رَجُلٌ عَبْدَهُ عَمْدًا مُتَعَمِّدًا فَجَلَدَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِائَةً وَنَفَاهُ سَنَةً وَمَحَا سَهْمَهُ مِنْ الْمُسْلِمِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu At Thuba’}, telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin ‘Ayyasy} dari {Ishaq bin Abdullah bin Abu Farwah} dari {Ibrahim bin Abdullah bin Hunain} dari {Ali} dari {Amru bin Syu’aib} dari {Ayahnya} dari {Kakeknya} ia berkata “Seorang lelaki membunuh budaknya dengan cara sengaja, maka Rasulullah saw. mencambuknya sebanyak seratus kali dan mengasingkannya selama setahun dan dihapus bagiannya dari kaum muslimin.”