Sumpah dan Nadzar
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2861
حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ قُرِئَ عَلَى الْحَارِثِ بْنِ مِسْكِينٍ وَأَنَا شَاهِدٌ أَخْبَرَكُمْ ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هُرْمُزَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَأْتِي ابْنَ آدَمَ النَّذْرُ الْقَدَرَ بِشَيْءٍ لَمْ أَكُنْ قَدَّرْتُهُ لَهُ وَلَكِنْ يُلْقِيهِ النَّذْرُ الْقَدَرَ قَدَّرْتُهُ يُسْتَخْرَجُ مِنْ الْبَخِيلِ يُؤْتِي عَلَيْهِ مَا لَمْ يَكُنْ يُؤْتِي مِنْ قَبْلُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Daud}, ia berkata telah dibacakan riwayat kepada {Al Harits bin Miskin}, sementara aku menyaksikan. Telah mengabarkan kepada kalian {Ibnu Wahb}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Malik} dari {Abu Az Zinad}, dari {Abdurrahman bin Hurmuz} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. berkata: “Tidaklah nadzar mendatangi Adam menuju kepada takdir dengan membawa sesuatu pun yang belum Aku takqirkan untuknya, akan tetapi nadzar tersebut mempertemukannya dengan takdir yang telah Aku takdirkan. Nadzar dikeluarkan dari orang yang bakhil, ia memberi karena nadzar tersebut sesuatu yang belum pernah ia berikan sebelumnya.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2862
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِىُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ الْأَيْلِيِّ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيعَ اللَّهَ فَلْيُطِعْهُ وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِيَ اللَّهَ فَلَا يَعْصِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Qa’nabi} dari {Malik}, dari {Thalhah bin Abdul Malik Al Aili}, dari {Al Qasim} dari {Aisyah} radliallahu ‘anha ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang bernadzar untuk mentaati Allah, maka hendaknya ia mentaatiNya dan barangsiapa yang bernadzar untuk bermaksiat kepada Allah maka janganlah ia bermaksiat (melakukannya).”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2863
حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَبُو مَعْمَرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ يُونُسَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا نَذْرَ فِي مَعْصِيَةٍ وَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ يَمِينٍحَدَّثَنَا ابْنُ السَّرْحِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ بِمَعْنَاهُ وَإِسْنَادِهِ قَالَ أَبُو دَاوُد سَمِعْت أَحْمَدَ يَقُولُ قَالَ ابْنُ الْمُبَارَكِ يَعْنِي فِي هَذَا الْحَدِيثِ حَدَّثَ أَبُو سَلَمَةَ فَدَلَّ ذَلِكَ عَلَى أَنَّ الزُّهْرِيَّ لَمْ يَسْمَعْهُ مِنْ أَبِي سَلَمَةَ و قَالَ أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ وَتَصْدِيقُ ذَلِك مَا حَدَّثَنَا أَيُّوبُ يَعْنِي ابْنَ سُلَيْمَانَ قَالَ أَبُو دَاوُد سَمِعْت أَحْمَدَ بْنَ حَنْبَلٍ يَقُولُ أَفْسَدُوا عَلَيْنَا هَذَا الْحَدِيثَ قِيلَ لَهُ وَصَحَّ إِفْسَادُهُ عِنْدَكَ وَهَلْ رَوَاهُ غَيْرُ ابْنِ أَبِي أُوَيْسٍ قَالَ أَيُّوبُ كَانَ أَمْثَلَ مِنْهُ يَعْنِي أَيُّوبَ بْنَ سُلَيْمَانَ بْنِ بِلَالٍ وَقَدْ رَوَاهُ أَيُّوبُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim Abu Ma’mar}, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Al Mubarak}, dari {Yunus} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Aisyah radliallahu ‘anha} bahwa Nabi saw. bersabda: “Tidak boleh ada nadzar dalam bermaksiat, dan kafarahnya adalah kafarah sumpah.” Telah menceritakan kepada kami {Ibnu As Sarah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} dari {Yunus} dari {Ibnu Syihab} dengan makna dan sanadnya. Abu Daud berkata aku mendengar Ahmad berkata Ibnu Al Mubarak telah mengabarkan kepadaku dalam hadits ini Abu Salamah telah menceritakan ……… Hal tersebut menunjukkan bahwa Az Zuhri tidak menengarnya dari Abu Salamah. Ahmad bin Muhammad berkata dan yang membenarkan hal tersebut adalah apa yang telah diceritakan Ayyub bin Sulaiman. Abu Daud berkata aku telah mendengar Ahmad bin Hanbal berkata mereka telah merusak hadits ini terhadap kami. Dikatakan kepadanya perusakan itu benar menurutmu, apakah ada yang meriwayatkannya selain Ibnu Abu Uwais? Ia berkata Ayyub, ia paling mirip dengannya. Yaitu Ayyub bin Sulaiman bin Bilal, dan hadits tersebut telah diriwayatkan oleh Ayyub.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2864
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمَرْوَزِيُّ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ أَبِي أُوَيْسٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بِلَالٍ عَنْ ابْنِ أَبِي عَتيِقٍ وَمُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ يَحْيَى بْنَ أَبِي كَثِيرٍ أَخْبَرَهُ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَذْرَ فِي مَعْصِيَةٍ وَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ يَمِينٍقَالَ أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمَرْوَزِيُّ إِنَّمَا الْحَدِيثُ حَدِيثُ عَلِيِّ بْنِ الْمُبَارَكِ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَادَ أَنَّ سُلَيْمَانَ بْنَ أَرْقَمَ وَهِمَ فِيهِ وَحَمَلَهُ عَنْهُ الزُّهْرِيُّ وَأَرْسَلَهُ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَحِمَهَا اللَّهُ قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَى بَقِيَّةُ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الزُّبَيْرِ بِإِسْنَادِ عَلِيِّ بْنِ الْمُبَارَكِ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Muhammad Al Marwazi} telah menceritakan kepada kami {Ayyub bin Sulaiman} dari {Abu Bakr bin Abu Uwais} dari {Sulaiman bin Bilal} dari {Ibnu Abu ‘Atiq} dan {Musa bin ‘Uqbah} dari {Ibnu Syihab} dari {Sulaiman bin Arqam} bahwa {Yahya bin Abu Katsir} telah mengabarkan kepadanya dari {Abu Salamah} dari {Aisyah radliallahu ‘anha}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak boleh ada nadzar dalam berbuat maksiat, dan kafarahnya adalah kafarah sumpah.” Ahmad bin Muhammad Al Marwazi berkata sesungguhnya hadits tersebut adalah hadits {Ali bin Al Mubarak} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Muhammad bin Az Zubair} dari {ayahnya} dari {Imran bin Hushain} dari Nabi saw. Yang ia maksudkan adalah bahwa Sulaiman bin Arqam telah salah dalam hadits tersebut. Az Zuhri membawakan hadits tersebut darinya dan ia memursalkannya dari Abu Salamah dari Aisyah rahimahullah. Abu Daud berkata {Baqiyyah} telah meriwayatkan dari {Al Auza’i} dari {Yahya} dari {Muhammad bin Az Zubair} dengan sanad Ali bin Al Mubarak seperti itu.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2865
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ قَالَ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْأَنْصَارِيُّ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ زَحْرٍ أَنَّ أَبَا سَعِيدٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَالِكٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ أَخْبَرَهُأَنَّهُ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أُخْتٍ لَهُ نَذَرَتْ أَنْ تَحُجَّ حَافِيَةً غَيْرَ مُخْتَمِرَةٍ فَقَالَ مُرُوهَا فَلْتَخْتَمِرْ وَلْتَرْكَبْ وَلْتَصُمْ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍحَدَّثَنَا مَخْلَدُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ كَتَبَ إِلَيَّ يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ زَحْرٍ مَوْلًى لِبَنِي ضَمْرَةَ وَكَانَ أَيَّمَا رَجُلٍ أَنَّ أَبَا سَعِيدٍ الرُّعَيْنِيَّ أَخْبَرَهُ بِإِسْنَادِ يَحْيَى وَمَعْنَاهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id Al Qaththan}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Yahya bin Sa’id Al Anshari}, telah mengabarkan kepadaku {‘Ubaidullah bin Zahr} bahwa {Abu Sa’id} telah mengabarkan kepadanya bahwa {Abdullah bin Malik} telah mengabarkan kepadanya bahwa {‘Uqbah bin ‘Amir} telah mengabarkan kepadanya bahwa ia pernah bertanya kepada Nabi saw. mengenai saudara wanitanya yang bernadzar untuk berhaji dengan tidak beralas kaki dan tidak bertutup kepala. Kemudian beliau berkata: “Perintahkan dia agar menutup kepala, menaiki kendaraan serta berpuasa tiga hari.” Telah menceritakan kepada kami {Makhlad bin Khalid}, telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij}, ia berkata {Yahya bin Sa’id} telah menulis surat kepadaku telah mengabarkan kepadaku {‘Ubaidullah bin Zahr} mantan budak Bani Dhamrah bahwa {Abu Sa’id Ar Ru’aini} telah mengabarkan kepadanya dengan sanad Yahya dan maknanya.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2866
حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ أَبِي يَعْقُوبَ حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَوْلَى آلِ طَلْحَةَ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَجَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُخْتِي نَذَرَتْ يَعْنِي أَنْ تَحُجَّ مَاشِيَةً فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَصْنَعُ بِشَقَاءِ أُخْتِكَ شَيْئًا فَلْتَحُجَّ رَاكِبَةً وَلْتُكَفِّرْ عَنْ يَمِينِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Abu Ya’qub} telah menceritakan kepada kami {Abu An Nadhr}, telah menceritakan kepada kami {Syarik}, dari {Muhammad bin Abdurrahman} mantan budak keluarga Thalhah, dari {Kuraib} dari {Ibnu abbas} ia berkata telah datang seorang laki-laki kepada Nabi saw. dan berkata sesungguhnya saudara wanitaku telah bernadzar untuk berhaji dengan berjalan kaki. Kemudian Nabi saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak membuat sesuatupun dengan penderitaan saudarimu, hendaknya ia berhaji dengan berkendaraan dan membayar kafarah sumpahnya.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2867
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ أُخْتَ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ نَذَرَتْ أَنْ تَمْشِيَ إِلَى الْبَيْتِ فَأَمَرَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تَرْكَبَ وَتُهْدِيَ هَدْيًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna}, telah menceritakan kepada kami {Abu Al Walid}, telah menceritakan kepada kami {Hammam} dari {Qatadah} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} bahwa saudari ‘Uqbah bin ‘Amir telah bernadzar untuk berjalan kaki menuju Ka’bah kemudian Nabi saw. memerintahkannya agar berkendaraan dan menyembelih kurban.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2868
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا بَلَغَهُ أَنَّ أُخْتَ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ نَذَرَتْ أَنْ تَحُجَّ مَاشِيَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنْ نَذْرِهَا مُرْهَا فَلْتَرْكَبْقَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ نَحْوَهُ وَخَالِدٌ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عِكْرِمَةَ أَنَّ أُخْتَ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ بِمَعْنَى هِشَامٍ وَلَمْ يَذْكُرْ الْهَدْيَ وَقَالَ فِيهِ مُرْ أُخْتَكَ فَلْتَرْكَبْ قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ خَالِدٌ عَنْ عِكْرِمَةَ بِمَعْنَى هِشَامٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muslim bin Ibrahim}, telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Qatadah} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas}, bahwa Nabi saw. tatkala telah sampai kepadanya bahwa saudari ‘Uqbah bin ‘Amir bernadzar untuk berhaji dengan berjalan kaki, maka beliau berkata: “Sesungguhnya Allah tidak butuh kepada nadzarnya. Perintahkan dia agar berkendaraan.” Abu Daud berkata hadits tersebut diriwayatkan oleh {Sa’id bin Abi ‘Arubah} seperti itu. Dan oleh {Khalid} dari {Ikrimah}, dari Nabi saw. seperti itu. Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Adi}, dari {Qatadah} dari {Ikrimah} bahwa saudari Uqbah bin Amir …… seperti makna hadits Hisyam tanpa menyebutkan kurban. Dan padanya beliau berkata: “Perintahkan saudarimu agar berkendaraan!” Abu Daud berkata hadits tersebut diriwayatkan oleh Khalid dari Ikrimah sama dengan makna hadits Hisyam.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2869
حَدَّثَنَا مَخْلَدُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ أَنَّ يَزِيدَ بْنَ أَبِي حَبِيبٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا الْخَيْرِ حَدَّثَهُ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ قَالَنَذَرَتْ أُخْتِي أَنْ تَمْشِيَ إِلَى بَيْتِ اللَّهِ فَأَمَرَتْنِي أَنْ أَسْتَفْتِيَ لَهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَفْتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِتَمْشِ وَلْتَرْكَبْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Makhlad bin Khalid}, telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Sa’id bin Abu Ayyub} bahwa {Yazid? bin Abu Habib} telah mengabarkan kepadanya bahwa {Abu Al Khair} telah menceritakan kepadanya dari {‘Uqbah bin ‘Amir Al Juhani} ia berkata saudariku telah bernadzar untuk berjalan menuju Ka’bah, lalu ia memerintahkanku agar memintakan fatwa kepada Rasulullah saw. lalu aku meminta fatwa kepada Nabi saw., dan beliau berkata: “Hendaknya ia berjalan kaki dan berkendaraan!”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2870
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَبَيْنَمَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ إِذَا هُوَ بِرَجُلٍ قَائِمٍ فِي الشَّمْسِ فَسَأَلَ عَنْهُ قَالُوا هَذَا أَبُو إِسْرَائِيلَ نَذَرَ أَنْ يَقُومَ وَلَا يَقْعُدَ وَلَا يَسْتَظِلَّ وَلَا يَتَكَلَّمَ وَيَصُومَ قَالَ مُرُوهُ فَلْيَتَكَلَّمْ وَلْيَسْتَظِلَّ وَلْيَقْعُدْ وَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il}, telah menceritakan kepada kami {Wuhaib}, telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata ketika Nabi saw. berkhutbah, tiba-tiba terdapat seorang laki-laki yang berdiri di bawah terik matahari. Kemudian beliau bertanya mengenainya. Mereka berkata orang ini adalah Abu Israil, ia bernadzar untuk berdiri dan tidak duduk, serta tidak bernaung, tidak berbicara, dan berpuasa. Beliau berkata: “Perintahkan dia agar berbicara, bernaung, duduk dan menyempurnakan puasanya!”