Peradilan

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3140

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا الْفَرْيَابِيُّ حَدَّثَنَا الْحَارِثُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنِي كُرْدُوسٌ عَنْ الْأَشْعَثِ بْنِ قَيْسٍأَنَّ رَجُلًا مِنْ كِنْدَةَ وَرَجُلًا مِنْ حَضْرَمَوْتَ اخْتَصَمَا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَرْضٍ مِنْ الْيَمَنِ فَقَالَ الْحَضْرَمِيُّ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَرْضِي اغْتَصَبَنِيهَا أَبُو هَذَا وَهِيَ فِي يَدِهِ قَالَ هَلْ لَكَ بَيِّنَةٌ قَالَ لَا وَلَكِنْ أُحَلِّفُهُ وَاللَّهِ مَا يَعْلَمُ أَنَّهَا أَرْضِي اغْتَصَبَنِيهَا أَبُوهُ فَتَهَيَّأَ الْكِنْدِيُّ يَعْنِي لِلْيَمِينِ وَسَاقَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mahmud bin Khalid} telah menceritakan kepada kami {Al Faryabi} telah menceritakan kepada kami {Al Harits bin Sulaiman} telah menceritakan kepadaku {Kurdus} dari {Al Asy’ats bin Qais} bahwa seorang laki-laki dari Kindah dan seorang laki-laki dari Hadlramaut mengadukan perselisihan mereka tentang lahan yang ada di Yaman kepada Nabi saw. Orang Hadlrami berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya tanahku telah dirampas bapak orang ini. Dan tanah tersebut ada di tangannya.” Beliau bersabda: “Apakah engkau memiliki bukti?” Aku katakan, “Tidak, akan tetapi aku memintanya agar ia bersumpah. Demi Allah ia tidak mengetahui bahwa tanah tersebut adalah tanahku yang dirampas oleh bapaknya.” Maka orang Kindah tersebut bersiap-siap untuk bersumpah…. Al Asy’ats lalu menyebutkan hadits tersebut.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3141

حَدَّثَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَجَاءَ رَجُلٌ مِنْ حَضْرَمَوْتَ وَرَجُلٌ مِنْ كِنْدَةَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ الْحَضْرَمِيُّ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ هَذَا غَلَبَنِي عَلَى أَرْضٍ كَانَتْ لِأَبِي فَقَالَ الْكِنْدِيُّ هِيَ أَرْضِي فِي يَدِي أَزْرَعُهَا لَيْسَ لَهُ فِيهَا حَقٌّ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْحَضْرَمِيِّ أَلَكَ بَيِّنَةٌ قَالَ لَا قَالَ فَلَكَ يَمِينُهُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ فَاجِرٌ لَيْسَ يُبَالِي مَا حَلَفَ لَيْسَ يَتَوَرَّعُ مِنْ شَيْءٍ فَقَالَ لَيْسَ لَكَ مِنْهُ إِلَّا ذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hannad bin As Sari} telah menceritakan kepada kami {Abu Al Ahwash} dari {Simak} dari {‘Alqamah bin Wail bin Hujr Al Hadlrami} dari {Ayahnya} ia berkata, “Seorang laki-laki Hadlramaut dan seorang laki-laki dari Kindah datang kepada Rasulullah saw. Orang Hadlramaut tersebut berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya orang ini telah menguasai tanah yang dahulu adalah milik ayahku.” Kemudian orang Kindi tersebut berkata, “Tanah itu adalah tanahku, ia ada padaku dan aku yang menanaminya, dia tidak memiliki hak pada tanah tersebut!” ‘Alqamah bin Wail berkata, “Kemudian Nabi saw. bertanya kepada orang Hadlrami, “Apakah engkau memiliki bukti?” Orang Hadlrami itu menjawab, “Tidak.” Kemudian Nabi saw. bersabda: “Bagimu sumpahnya.” Orang Hadlrami itu pun berkata, “Wahai Rasulullah, dia itu orang yang suka berbuat dosa, dia tidak peduli dengan apa yang ia bersumpah atasnya! Ia tidak menjaga diri dari sesuatupun.” Kemudian Nabi saw. bersabda: “Engkau tidak bisa melakukan apapun kecuali hanya itu.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3142

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ حَدَّثَنَا رَجُلٌ مِنْ مُزَيْنَةَ وَنَحْنُ عِنْدَ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْنِي لِلْيَهُودِ أَنْشُدُكُمْ بِاللَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ التَّوْرَاةَ عَلَى مُوسَى مَا تَجِدُونَ فِي التَّوْرَاةِ عَلَى مَنْ زَنَى وَسَاقَ الْحَدِيثَ فِي قِصَّةِ الرَّجْمِحَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ يَحْيَى أَبُو الْأَصْبَغِ حَدَّثَنِي مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ الزُّهْرِيِّ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَبِإِسْنَادِهِ قَالَ حَدَّثَنِي رَجُلٌ مِنْ مُزْيَنَةَ مِمَّنْ كَانَ يَتَّبِعُ الْعِلْمَ وَيَعِيهِ يُحَدِّثُ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيِّبِ وَسَاقَ الْحَدِيثَ بِمَعْنَاهُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عِكْرِمَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ يَعْنِي لِابْنِ صُورِيَا أُذَكِّرُكُمْ بِاللَّهِ الَّذِي نَجَّاكُمْ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ وَأَقْطَعَكُمْ الْبَحْرَ وَظَلَّلَ عَلَيْكُمْ الْغَمَامَ وَأَنْزَلَ عَلَيْكُمْ الْمَنَّ وَالسَّلْوَى وَأَنْزَلَ عَلَيْكُمْ التَّوْرَاةَ عَلَى مُوسَى أَتَجِدُونَ فِي كِتَابِكُمْ الرَّجْمَ قَالَ ذَكَّرْتَنِي بِعَظِيمٍ وَلَا يَسَعُنِي أَنْ أَكْذِبَكَ وَسَاقَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya bin Faris} telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} telah menceritakan kepada kami {seorang laki-laki Muzainah} -saat itu kami berada di sisi Sa’id bin Al Musayyab- dari {Abu Hurairah} ia berkata, “Nabi saw. berkata kepada seorang Yahudi: “Aku sumpahi kamu atas nama Allah yang telah menurunkan Taurat kepada Musa, hukuman apakah yang kalian dapatkan dalam Taurat terhadap orang yang berzina? Abu Hurairah menyebutkan terusan hadits tersebut dalam masalah rajam.” Telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Yahya Abu Al Ashbagh} telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Salamah} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {Az Zuhri} dengan hadits ini dan dengan sanadnya. Ia berkata telah menceritakan kepadaku {seorang laki-laki Muzainah} dari orang yang mengikuti ilmu dan memahaminya, ia menceritakan dari Sa’id bin Al Musayyab, lalu ia menyebutkan hadits tersebut dengan maknanya.” Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Ikrimah} bahwa Nabi saw. berkata kepada Ibnu Shuriya: “Aku ingatkan kalian kepada Allah yang telah menyelamatkan kalian dari keluarga Fir’aun, membelah laut untuk kalian, menaungi kalian dengan awan, menurunkan Al Mann dan As Salwa kepada kalian, serta menurunkan Taurat kepada Musa. Apakah kalian mendapatkan rajam dalam Kitab kalian?” Ibnu Shuriya menjawab, “Engkau telah mengingatkan aku dengan sesuatu yang agung, tidak ada alasan bagiku untuk mendustaimu….. lalu ia menyebutkan hadits tersebut.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3143

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ نَجْدَةَ وَمُوسَى بْنُ مَرْوَانَ الرَّقِّيُّ قَالَا حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ عَنْ بَحِيرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ سَيْفٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ حَدَّثَهُمْأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى بَيْنَ رَجُلَيْنِ فَقَالَ الْمَقْضِيُّ عَلَيْهِ لَمَّا أَدْبَرَ حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَلُومُ عَلَى الْعَجْزِ وَلَكِنْ عَلَيْكَ بِالْكَيْسِ فَإِذَا غَلَبَكَ أَمْرٌ فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab bin Najdah} dan {Musa bin Marwan Ar Raqqi} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah bin Al Walid} dari {Bahir bin Sa’d} dari {Khalid bin Ma’dan} dari {Saif} dari {‘Auf bin Malik} bahwa ia menceritakan kepada mereka, bahwa Nabi saw. telah memberikan keputusan di antara dua orang laki-laki, kemudian orang yang diputuskan atasnya ketika pergi mengatakan, “Cukuplah Allah bagiku dan Dia adalah sebaik-baik pelindung.” Kemudian Nabi saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah mencela kelemahan, hendaklah kalian berlaku bijak, jika kalian mendapati sesuatu yang kalian tidak sukai maka ucapkanlah: HASBIALLAHU WA NI’MAL WAKIL (Cukuplah Allah bagiku dan Dia adalah sebaik-baik pelindung).”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3144

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ وَبْرِ بْنِ أَبِي دُلَيْلَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الشَّرِيدِ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيُّ الْوَاجِدِ يُحِلُّ عِرْضَهُ وَعُقُوبَتَهُقَالَ ابْنُ الْمُبَارَكِ يُحِلُّ عِرْضُهُ يُغَلَّظُ لَهُ وَعُقُوبَتَهُ يُحْبَسُ لَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Muhammad An Nufaili} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Al Mubarak} dari {Wabr bin Abu Dulailah} dari {Muhammad bin Maimun} dari {‘Amru bin Asy Syarid} dari {Ayahnya} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Orang mampu yang menunda pembayaran hutangnya, maka kehormatan dan hukuman telah halal untuknya.” Ibnu Al Mubarak berkata, “Halal kehormatannya maksudnya boleh untuk mengeraskan suara (mencela), dan halal hukumannya maksudnya adalah memenjarakannya.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3145

حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ أَسَدٍ حَدَّثَنَا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ أَخْبَرَنَا هِرْمَاسُ بْنُ حَبِيبٍ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدَّهِ قَالَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِغَرِيمٍ لِي فَقَالَ لِي الْزَمْهُ ثُمَّ قَالَ لِي يَا أَخَا بَنِي تَمِيمٍ مَا تُرِيدُ أَنْ تَفْعَلَ بِأَسِيرِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mu’adz bin Asad} telah menceritakan kepada kami {An Nadlr bin Syumail} telah mengabarkan kepada kami {Hirmas bin Habib} seorang laki-laki dari penduduk badui, dari {Ayahnya} dari {Kakeknya} ia berkata, “Aku datang kepada Nabi saw. dengan membawa orang yang berhutang kepadaku, lalu beliau bersabda: “Tetaplah bersamanya!” Kemudian beliau bertanya: “Wahai saudara Bani Tamim, apa yang engkau ingin engkau lakukan terhadap tawananmu?”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3146

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى الرَّازِيُّ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ بَهْزِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَبَسَ رَجُلًا فِي تُهْمَةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Musa Ar Razi} telah mengabarkan kepada kami {Abdurrazzaq} dari {Ma’mar} dari {Bahz bin Hakim} dari {Ayahnya} dari {Kakeknya} bahwa Nabi saw. menahan seorang laki-laki karena suatu tuduhan.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3147

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ وَمُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ ابْنُ قُدَامَةَ حَدَّثَنِي إِسْمَعِيلُ عَنْ بَهْزِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ ابْنُ قُدَامَةَ إِنَّ أَخَاهُ أَوْ عَمَّهُ وَقَالَ مُؤَمَّلٌإِنَّهُ قَامَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَخْطُبُ فَقَالَ جِيرَانِي بِمَا أُخِذُوا فَأَعْرَضَ عَنْهُ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ ذَكَرَ شَيْئًا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَلُّوا لَهُ عَنْ جِيرَانِهِلَمْ يَذْكُرْ مُؤَمَّلٌ وَهُوَ يَخْطُبُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Qudamah} dan {Muammal bin Hisyam}, {Ibnu Qudamah} berkata telah menceritakan kepadaku {Isma’il} dari {Bahz bin Hakim} dari {Ayahnya} dari {kakeknya}, Ibnu Qudamah berkata, “Sesungguhnya saudaranya atau pamannya, sedangkan Mu`ammal berkata, “Sesungguhnya ia bangkit menemui Nabi saw. saat beliau sedang berkhutbah. Lalu ia berkata, “Karena apa para tetanggaku ditahan?” kemudian beliau berpaling darinya sebanyak dua kali. Kemudian ia menyebutkan sesuatu, lalu Nabi saw. bersabda: “Bebaskanlah para tetangganya!” Namun Mu`ammal tidak menyebutkan lafadz, ‘saat beliau sedang berkhutbah’.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3148

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَمِّي حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ ابْنِ إِسْحَقَ عَنْ أَبِي نُعَيْمٍ وَهْبِ بْنِ كَيْسَانَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ سَمِعَهُ يُحَدِّثُ قَالَأَرَدْتُ الْخُرُوجَ إِلَى خَيْبَرَ فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ وَقُلْتُ لَهُ إِنِّي أَرَدْتُ الْخُرُوجَ إِلَى خَيْبَرَ فَقَالَ إِذَا أَتَيْتَ وَكِيلِي فَخُذْ مِنْهُ خَمْسَةَ عَشَرَ وَسْقًا فَإِنْ ابْتَغَى مِنْكَ آيَةً فَضَعْ يَدَكَ عَلَى تَرْقُوَتِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin Sa’dan bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Pamanku} telah menceritakan kepada kami {Ayahku} dari {Ibnu Ishaq} dari {Abu Nu’aim Wahb bin Kaisan} dari {Jabir bin Abdullah} bahwa ia mendengarnya menceritakan, ia berkata, “Aku ingin pergi ke Khaibar, lalu aku datang menemui Rasulullah saw., aku ucapkan salam kemudian berkata, “Sesungguhnya aku ingin pergi ke Khaibar.” Kemudian beliau bersabda: “Apabila engkau datang kepada wakilku, maka ambillah darinya lima belas wasaq, dan apabila ia menginginkan tanda darimu maka letakkan tanganmu pada tulang bahunya!”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3149

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا الْمُثَنَّى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ بُشَيْرِ بْنِ كَعْبٍ الْعَدَوِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا تَدَارَأْتُمْ فِي طَرِيقٍ فَاجْعَلُوهُ سَبْعَةَ أَذْرُعٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muslim bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Al Mutsanna bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Busyair bin Ka’b Al ‘Adawi} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Jika kalian berselisih dengan (batas), maka jadikanlah jalan tersebut lebarnya adalah tujuh hasta!”