Jihad

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2763

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ بَكَّارِ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ الْوَلِيدِ بْنِ بُسْرِ بْنِ أَبِي أَرْطَاةَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ حَدَّثَنِي شَيْبَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اسْتُنْفِرْتُمْ فَانْفِرُوا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdurrahman bin Bakkar bin Abdul Malik bin Al Walid bin Busr bin Abu Arthah} telah menceritakan kepada kami {Al Walid} telah menceritakan kepadaku {Syaiban} dari {Al A’masy} dari {Abu Shalih} dari {Ibnu Abbas}, dan Nabi saw., beliau bersabda: “Apabila kalian diperintah untuk memerangi musuh, maka perangilah.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2764

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ حُمَيْدِ بْنِ كَاسِبٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَوْلَى آلِ طَلْحَةَ عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَجْتَمِعُ غُبَارٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَدُخَانُ جَهَنَّمَ فِي جَوْفِ عَبْدٍ مُسْلِمٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub bin Humaid bin Kasib} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {Muhammad bin Abdurrahman} -mantan budak- keluarga Thalhah dari {‘Isa bin Thalhah} dari {Abu Hurairah}, Nabi saw. bersabda: “Debu di jalan Allah dan asap neraka jahannam tidak akan menyatu di dalam perut seorang hamba yang muslim. ”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2765

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ التُّسْتَرِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ شَبِيبٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَاحَ رَوْحَةً فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَانَ لَهُ بِمِثْلِ مَا أَصَابَهُ مِنْ الْغُبَارِ مِسْكًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Sa’id bin Yazid bin Ibrahim At Tustari} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Ashim} dari {Syabib} dari {Anas bin Malik}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang pergi satu kali di jalan Allah, maka debu yang didapatkannya akan menjadi minyak misik di hari kiamat. ”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2766

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ ابْنِ حَبَّانَ هُوَ مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ خَالَتِهِ أُمِّ حَرَامٍ بِنْتِ مِلْحَانَ أَنَّهَا قَالَتْنَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا قَرِيبًا مِنِّي ثُمَّ اسْتَيْقَظَ يَبْتَسِمُ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا أَضْحَكَكَ قَالَ نَاسٌ مِنْ أُمَّتِي عُرِضُوا عَلَيَّ يَرْكَبُونَ ظَهْرَ هَذَا الْبَحْرِ كَالْمُلُوكِ عَلَى الْأَسِرَّةِ قَالَتْ فَادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ قَالَ فَدَعَا لَهَا ثُمَّ نَامَ الثَّانِيَةَ فَفَعَلَ مِثْلَهَا ثُمَّ قَالَتْ مِثْلَ قَوْلِهَا فَأَجَابَهَا مِثْلَ جَوَابِهِ الْأَوَّلِ قَالَتْ فَادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ قَالَ أَنْتِ مِنْ الْأَوَّلِينَقَالَ فَخَرَجَتْ مَعَ زَوْجِهَا عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ غَازِيَةً أَوَّلَ مَا رَكِبَ الْمُسْلِمُونَ الْبَحْرَ مَعَ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ فَلَمَّا انْصَرَفُوا مِنْ غَزَاتِهِمْ قَافِلِينَ فَنَزَلُوا الشَّامَ فَقُرِّبَتْ إِلَيْهَا دَابَّةٌ لِتَرْكَبَ فَصَرَعَتْهَا فَمَاتَتْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rumh} telah memberitakan kepada kami {Al Laits} dari {Yahya bin Sa’id} dari {Ibnu Hibban} yaitu Muhammad bin Yahya bin Habban dari {Anas bin Malik} dari bibinya {Ummi Haram binti Milhan}, ia berkata pada suatu hari Rasulullah saw. tertidur di dekatku, kemudian beliau bangun dan tersenyum, maka aku bertanya “Wahai Rasulullah, apa yang membuatmu tertawa?” Rasulullah saw. menjawab: ‘Sekelompok umatku telah diperlihatkan kepadaku dimana mereka menaiki bahtera lautan ini seperti para raja yang berada di atas singgasana.’ Ummi Haram berkata ‘Berdoalah kepada Allah agar menjadikanku bagian dari mereka.’ Rasulullah saw. lalu berdo’a, dan kemudian beliau tidur kembali. Kemudian terjadi kembali hal itu untuk kedua kalinya. Rasulullah melakukan hal serupa dan Ummi Haram berkata kembali seperti ucapannya tadi. Rasulullah pun menjawab seperti jawaban yang pertama. Ummi Haram berkata ‘Berdoalah kepada Allah agar menjadikanku bagian dari mereka.’ Rasulullah menjawab: ‘Engkau termasuk para pemula.’ (perawi berkata) menuturkan ‘Ummi Haram keluar dari kediamannya bersama suaminya ‘Ubadah bin Shamit untuk berperang, peristiwa pertama kali umat Islam menaiki kapal adalah dengan Muawiyah bin Abu Sufyan. Setelah mereka kembali dari peperangan secara berkelompok, mereka singgah di kota Syam. Namun ketika hewan tunggangannya telah di hadapkan kepada Ummu Haram untuk ia naiki, ia terjatuh hingga kemudian ia meninggal.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2767

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ يَحْيَى عَنْ لَيْثِ بْنِ أَبِي سُلَيْمٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبَّادٍ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ غَزْوَةٌ فِي الْبَحْرِ مِثْلُ عَشْرِ غَزَوَاتٍ فِي الْبَرِّ وَالَّذِي يَسْدَرُ فِي الْبَحْرِ كَالْمُتَشَحِّطِ فِي دَمِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ سُبْحَانَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Ammar} telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah} dari {Mua’awiyyah bin Yahya} dari {Laits bin Abu Sulaim} dari {Yahya bin ‘Abbad} dari {Ummu Darda`} dari {Abu Darda`}, ia berkata Sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: ‘Peperangan di lautan itu seperti sepuluh kali peperangan di daratan, dan orang yang pusing di tengah laut seperti orang yang berlumuran dengan darahnya di jalan Allah Subhaanahu wa ta’ala.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2768

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ الْجُبَيْرِيُّ حَدَّثَنَا قَيْسُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْكِنْدِيُّ حَدَّثَنَا عُفَيْرُ بْنُ مَعْدَانَ الشَّامِيُّ عَنْ سُلَيْمِ بْنِ عَامِرٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا أُمَامَةَ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ شَهِيدُ الْبَحْرِ مِثْلُ شَهِيدَيْ الْبَرِّ وَالْمَائِدُ فِي الْبَحْرِ كَالْمُتَشَحِّطِ فِي دَمِهِ فِي الْبَرِّ وَمَا بَيْنَ الْمَوْجَتَيْنِ كَقَاطِعِ الدُّنْيَا فِي طَاعَةِ اللَّهِ وَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَكَلَ مَلَكَ الْمَوْتِ بِقَبْضِ الْأَرْوَاحِ إِلَّا شَهِيدَ الْبَحْرِ فَإِنَّهُ يَتَوَلَّى قَبْضَ أَرْوَاحِهِمْ وَيَغْفِرُ لِشَهِيدِ الْبَرِّ الذُّنُوبَ كُلَّهَا إِلَّا الدَّيْنَ وَلِشَهِيدِ الْبَحْرِ الذُّنُوبَ وَالدَّيْنَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin Yusuf Al Jubairi} telah menceritakan kepada kami {Qais bin Muhammad Al Kindi} telah menceritakan kepada kami {‘Ufair bin Ma’dan Asy Syami} dari {Sulaim bin ‘Amir} berkata Aku mendengar {Abu Umamah}, ia berkata aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang syahid di lautan seperti dua orang syahid di daratan, dan pejuang yang pusing di tengah laut seperti orang yang berlumuran dengan darahnya di daratan, dan diantara dua gelombang seperti orang yang melepas dunia untuk ketaatan kepada Allah. Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla menugaskan kepada Malaikat maut untuk mencabut arwah-arwah, kecuali orang yang syahid di lautan, sesungguhnya Dia Sendiri yang berkepentingan untuk mencabut arwah-arwah mereka. Dan Dia mengampuni semua dosa-dosa orang yang syahid di daratan kecuali hutang, sedangkan dilaut Allah mengampuni dosa-dosa dan hutangnya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2769

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ الْوَاسِطِيُّ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ح و حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ كُلُّهُمْ عَنْ قَيْسٍ عَنْ أَبِي حُصَيْنٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا يَوْمٌ لَطَوَّلَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ حَتَّى يَمْلِكَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يَمْلِكُ جَبَلَ الدَّيْلَمِ وَالْقُسْطَنْطِينِيَّةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya} telah menceritakan kepada kami {Abu Dawud} Demikian juga diriwayatkan dari jalur yang lainnya, dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdul Malik Al Wasithi} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} Demikian juga diriwayatkan dari jalur yang lainnya, dan telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin Al Mundzir} telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Manshur} semuanya dari {Qais} dari {Abu Hushain} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Kalau seandainya tidak tersisa di dunia kecuali satu hari, sungguh Allah ‘azza wajalla akan memanjangkannya sampai seorang lelaki dari Ahlul baitku menguasai gunung Dailam dan Qusthanthiniyyah.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2770

حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ أَسَدٍ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ الْمُحَبَّرِ أَنْبَأَنَا الرَّبِيعُ بْنُ صَبِيحٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبَانَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَتُفْتَحُ عَلَيْكُمْ الْآفَاقُ وَسَتُفْتَحُ عَلَيْكُمْ مَدِينَةٌ يُقَالُ لَهَا قَزْوِينُ مَنْ رَابَطَ فِيهَا أَرْبَعِينَ يَوْمًا أَوْ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً كَانَ لَهُ فِي الْجَنَّةِ عَمُودٌ مِنْ ذَهَبٍ عَلَيْهِ زَبَرْجَدَةٌ خَضْرَاءُ عَلَيْهَا قُبَّةٌ مِنْ يَاقُوتَةٍ حَمْرَاءَ لَهَا سَبْعُونَ أَلْفَ مِصْرَاعٍ مِنْ ذَهَبٍ عَلَى كُلِّ مِصْرَاعٍ زَوْجَةٌ مِنْ الْحُورِ الْعِينِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Asad} telah menceritakan kepada kami {Dawud bin Al Muhabbar} telah memberitakan kepada kami {Rabi’ bin Shabih} dari {Yazid bin Aban} dari {Anas bin Malik}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh akan ditaklukkan bagi kalian wilayah-wilayah, dan akan ditaklukkan untuk kalian kota yang disebut dengan Qazwin. Barang siapa yang ribath di sana selama empat puluh hari atau empat puluh malam, maka dia akan mendapatkan tiang-tiang dari emas di surga yang dihiasi dengan batu-batu permata hijau, yang diatasnya ada kubah terbuat dari yaqut merah, dia memiliki tujuh puluh ribu pintu yang terbuat dari emas, di setiap pintu ada seorang isteri dari bidadari.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2771

حَدَّثَنَا أَبُو يُوسُفَ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ الرَّقِّيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ الْحَرَّانِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ طَلْحَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ جَاهِمَةَ السُّلَمِيِّ قَالَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي كُنْتُ أَرَدْتُ الْجِهَادَ مَعَكَ أَبْتَغِي بِذَلِكَ وَجْهَ اللَّهِ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ قَالَ وَيْحَكَ أَحَيَّةٌ أُمُّكَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ ارْجِعْ فَبَرَّهَا ثُمَّ أَتَيْتُهُ مِنْ الْجَانِبِ الْآخَرِ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي كُنْتُ أَرَدْتُ الْجِهَادَ مَعَكَ أَبْتَغِي بِذَلِكَ وَجْهَ اللَّهِ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ قَالَ وَيْحَكَ أَحَيَّةٌ أُمُّكَ قُلْتُ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَارْجِعْ إِلَيْهَا فَبَرَّهَا ثُمَّ أَتَيْتُهُ مِنْ أَمَامِهِ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي كُنْتُ أَرَدْتُ الْجِهَادَ مَعَكَ أَبْتَغِي بِذَلِكَ وَجْهَ اللَّهِ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ قَالَ وَيْحَكَ أَحَيَّةٌ أُمُّكَ قُلْتُ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَيْحَكَ الْزَمْ رِجْلَهَا فَثَمَّ الْجَنَّةُحَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْحَمَّالُ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ طَلْحَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ عَنْ أَبِيهِ طَلْحَةَ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ جَاهِمَةَ السُّلَمِيِّ أَنَّ جَاهِمَةَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ بْن مَاجَةَ هَذَا جَاهِمَةُ بْنُ عَبَّاسِ بْنِ مِرْدَاسٍ السُّلَمِيُّ الَّذِي عَاتَبَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ حُنَيْنٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Yusuf Muhammad bin Ahmad Ar Raqqi} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Salamah Al Harrani} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {Muhammad bin Thalhah bin Abdurrahman bin Abu Bakar Ash Shiddiq} dari {Muawiyah bin Jahimah As Sulami}, ia berkata “Aku mendatangi Rasulullah saw., aku katakan kepada beliau ‘Sesungguhnya aku ingin berjihad bersamamu dalam rangka mencari ridla Allah dan kehidupan Akhirat.’ Rasulullah saw. menjawab: ‘Celakalah kau! Apakah ibumu masih hidup? ‘ la menjawab ‘Ya.’ Rasulullah saw. bersabda: ‘Kembalilah dan berbaktilah kepadanya.’ Kemudian aku mendatangi Rasulullah saw. kembali dari sisi yang lain. Aku katakan’ ‘Wahai Rasulullah! Aku ingin berjihad bersamamu dalam rangka mencari ridla Allah dan kehidupan akhirat? Rasulullah saw. menjawab: ‘Celakalah kau! Apakah ibumu masih hidup? ‘ la menjawab ‘Ya.’ Rasulullah saw. bersabda: ‘Kembalilah dan berbaktilah kepadanya.’ Kemudian aku mendatanginya dari sisi depan, aku katakan ‘Wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku ingin berjihad bersamamu dalam rangka mencari ridla Allah dan kehidupan akhirat.’ Rasulullah saw. menjawab: ‘Celakalah kau! Apakah ibumu masih hidup? ‘ la menjawab ‘Ya! Wahai Rasulullah! ‘ Rasulullah bersabda: ‘Celakalah kau! Tetaplah berada pada kedua kakinya dan di situlah terdapat surga.’ Telah menceritakan kepada kami {Harun bin Abdullah Al Hammal} Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Muhammad} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} Telah mengabarkan kepadaku {Muhammad bin Thalhah bin Abdullah bin Abdurrahman bin Abu Bakr bin Shiddiq} dari bapaknya, {Thalhah} dari {Mu’awiyah bin Jahimah As Sulami} bahwa Jahimah mendatangi Nabi saw. lalu ia menyebutkan Hadits yang serupa. Abu Abdilah Ibnu Majah berkata ‘Ini adalah Jahimah bin Abbas bin Mardas As-Sulami yang mencerca Nabi saw. pada saat perang Hunain.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2772

حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا الْمُحَارِبِيُّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَأَتَى رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي جِئْتُ أُرِيدُ الْجِهَادَ مَعَكَ أَبْتَغِي وَجْهَ اللَّهِ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَقَدْ أَتَيْتُ وَإِنَّ وَالِدَيَّ لَيَبْكِيَانِ قَالَ فَارْجِعْ إِلَيْهِمَا فَأَضْحِكْهُمَا كَمَا أَبْكَيْتَهُمَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Kuraib Muhammad bin Ala`}, telah menceritakan kepada kami {Al Muharibi} dari {Atha` bin Sa`ib} dari {Ayahnya} dari {Abdullah bin Amru} berkata “Seorang laki-laki datang menemui Rasulullah saw., ia berkata ‘Wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku datang ingin berjihad bersamamu dalam rangka mencari ridha Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan kehidupan akhirat. Dan sungguh aku telah datang sedangkan kedua orang tuaku menangis.’ Rasulullah saw. bersabda: “Kembalilah kepada keduanya, buatlah keduanya tertawa sebagaimana engkau membuat keduanya menangis.”