Jual-Beli
Muwattha Malik | Hadits No. : 1193
و حَدَّثَنِي مَالِك عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ أَنَّهُ سَمِعَ مُحَمَّدَ بْنَ الْمُنْكَدِرِ يَقُولُأَحَبَّ اللَّهُ عَبْدًا سَمْحًا إِنْ بَاعَ سَمْحًا إِنْ ابْتَاعَ سَمْحًا إِنْ قَضَى سَمْحًا إِنْ اقْتَضَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku Malik dari {Yahya bin Sa’id} Bahwasanya ia mendengar {Muhammad bin Al Munkadir} berkata “Allah mencintai hamba yang bermurah hati saat menjual bermurah hati saat membeli bermurah hati saat membayar (hutang) dan bermurah hati saat minta pembayaran hutang.”
Muwattha Malik | Hadits No. : 1194
و حَدَّثَنِي مَالِك عَنْ ابْنِ شِهَابٍأَنَّهُ سَأَلَهُ عَنْ الرَّجُلِ يَتَكَارَى الدَّابَّةَ ثُمَّ يُكْرِيهَا بِأَكْثَرَ مِمَّا تَكَارَاهَا بِهِ فَقَالَ لَا بَأْسَ بِذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku Malik dari {Ibnu Syihab} bahwa ia pernah ditanya tentang seorang lelaki yang menyewa seekor binatang yang ditunggangi, lalu binatang tersebut dia sewakan lagi kepada orang lain dengan harga yang lebih tinggi daripada harga sewanya. Ibnu Syihab menjawab “Tidak apa-apa.”