Shalat Idul Adha-Idul Fithri
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1539
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو بِشْرٍ عَنْ أَبِي عُمَيْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ عُمُومَةٍ لَهُأَنَّ قَوْمًا رَأَوْا الْهِلَالَ فَأَتَوْا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَهُمْ أَنْ يُفْطِرُوا بَعْدَ مَا ارْتَفَعَ النَّهَارُ وَأَنْ يَخْرُجُوا إِلَى الْعِيدِ مِنْ الْغَدِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin ‘Ali} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Bisyr} dari {Abu ‘Umair bin Anas} dari {bibinya}, bahwa ada suatu kaum yang melihat hilal (bulan Sabit, masuknya bulan Syawal), lalu mereka datang kepada Rasulullah saw. Kemudian beliau saw. memerintahkan mereka untuk berbuka puasa setelah hari agak siang dan keluar ke tempat shalat Id (hari raya) besoknya.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1540
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ زُرَارَةَ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ حَفْصَةَ قَالَتْكَانَتْ أُمُّ عَطِيَّةَ لَا تَذْكُرُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا قَالَتْ بِأَبَا فَقُلْتُ أَسَمِعْتِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَذْكُرُ كَذَا وَكَذَا فَقَالَتْ نَعَمْ بِأَبَا قَالَ لِيَخْرُجْ الْعَوَاتِقُ وَذَوَاتُ الْخُدُورِ وَالْحُيَّضُ وَيَشْهَدْنَ الْعِيدَ وَدَعْوَةَ الْمُسْلِمِينَ وَلْيَعْتَزِلْ الْحُيَّضُ الْمُصَلَّى
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Zurarah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Ayyub} dari {Hafshah} dia berkata “Tidaklah {Ummu Athiyyah} menyebut Rasulullah saw. melainkan dia berkata ‘Biaba (bapakku jadi jaminan) ‘. Maka aku bertanya kepadanya ‘Apakah engkau pernah mendengar Rasulullah saw. menyebutkan hal ini dan itu? ‘ Dia menjawab, ‘Ya, bapakku jadi jaminan. Beliau pernah bersabda “Hendaknya perempuan yang tidak dipingit dan perempuan yang dipingit, serta perempuan yang sedang haid keluar untuk menyaksikan hari raya dan seruan kaum muslim, dan perempuan yang sedang haid hendaknya menjauh dari tempat shalat.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1541
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ مُحَمَّدٍ قَالَلَقِيتُ أُمَّ عَطِيَّةَ فَقُلْتُ لَهَا هَلْ سَمِعْتِ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَتْ إِذَا ذَكَرَتْهُ قَالَتْ بِأَبَا قَالَ أَخْرِجُوا الْعَوَاتِقَ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ فَيَشْهَدْنَ الْعِيدَ وَدَعْوَةَ الْمُسْلِمِينَ وَلْيَعْتَزِلْ الْحُيَّضُ مُصَلَّى النَّاسِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ayyub} dari {Muhammad} dia berkata “Aku pernah berjumpa {Ummu Athiyyah}, lalu aku bertanya kepadanya ‘Apakah engkau pernah mendengarnya dari Rasulullah saw. yang mana Ummu Athiyah bila mengingatnya dia berkata “Bapakku jadi jaminannya” Beliau bersabda: ‘Hendaknya perempuan yang tidak dipingit dan perempuan yang dipingit keluar untuk menyaksikan hari raya dan seruan kaum muslim, dan perempuan yang sedang haid hendaknya menjauh dari tempat shalat.’
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1542
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ عَنْ ابْنِ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ بْنُ يَزِيدَ وَعَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَوَجَدَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ حُلَّةً مِنْ إِسْتَبْرَقٍ بِالسُّوقِ فَأَخَذَهَا فَأَتَى بِهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ابْتَعْ هَذِهِ فَتَجَمَّلْ بِهَا لِلْعِيدِ وَالْوَفْدِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا هَذِهِ لِبَاسُ مَنْ لَا خَلَاقَ لَهُ أَوْ إِنَّمَا يَلْبَسُ هَذِهِ مَنْ لَا خَلَاقَ لَهُ فَلَبِثَ عُمَرُ مَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ أَرْسَلَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِجُبَّةِ دِيبَاجٍ فَأَقْبَلَ بِهَا حَتَّى جَاءَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قُلْتَ إِنَّمَا هَذِهِ لِبَاسُ مَنْ لَا خَلَاقَ لَهُ ثُمَّ أَرْسَلْتَ إِلَيَّ بِهَذِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعْهَا وَتُصِبْ بِهَا حَاجَتَكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Sulaiman bin Dawud} dari {Ibnu Wahb} dia berkata telah mengabarkan kepadaku {Yunus bin Yazid} dan {‘Amr bin Al Harits} dari {Ibnu Syihab} dari {Salim} dari {bapaknya} dia berkata “Umar bin Khaththab Radliallahu? nhu pernah mendapatkan jubah dari sutra di pasar, lalu ia mengambilnya dan membawanya kepada Rasulullah saw. Kemudian Umar berkata `Wahai Rasulullah saw., belilah ini lalu berhiaslah dengannya untuk hari raya atau untuk menyambut tamu yang datang’. Beliau menjawab, Ini pakaian orang yang tidak mempunyai bagian di akhirat atau ini adalah pakaian yang dikenakan kepada orang yang tidak mempunyai bagian di akhirat ‘. Lalu Umar berdiam diri selama waktu yang dikehendaki oleh Allah. Kemudian Rasulullah saw. mengirimkan baju sutra halus, maka ia menghadap beliau. Ketika sampai kepada beliau saw., ia berkata `Wahai Rasulullah, engkau mengatakan bahwa ini adalah pakaian orang yang tidak mempunyai bagian, tetapi mengapa engkau mengirimkan baju sutra ini kepadaku? Rasulullah saw. lalu berkata: `Juallah. Kamu bisa memenuhi kebutuhanmu dari hasil menjual pakaian tersebut’.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1543
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ الْأَشْعَثِ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ ثَعْلَبَةَ بْنِ زَهْدَمٍأَنَّ عَلِيًّا اسْتَخْلَفَ أَبَا مَسْعُودٍ عَلَى النَّاسِ فَخَرَجَ يَوْمَ عِيدٍ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّهُ لَيْسَ مِنْ السُّنَّةِ أَنْ يُصَلَّى قَبْلَ الْإِمَامِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Manshur} dia berkata telah memberitakan kepada kami {‘Abdurrahman} dari {Sufyan} dari {Al Asy’ats} dari {Al Aswad bin Hilal} dari {Tsa’labah bin Zahdam} bahwa Ali mengangkat {Abu Mas’ud} sebagai wakilnya, lalu ia keluar pada hari raya, kemudian berkata “Wahai manusia, bukan termasuk Sunnah seseorang mengerjakan shalat sebelum imam.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1544
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَصَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي عِيدٍ قَبْلَ الْخُطْبَةِ بِغَيْرِ أَذَانٍ وَلَا إِقَامَةٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {‘Abdul Malik bin Abu Sulaiman} dari {‘Atha} dari {Jabir} dia berkata “Rasulullah saw. shalat hari raya bersama kami sebelum khutbah, tanpa adzan dan iqamah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1545
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا بَهْزٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي زُبَيْدٌ قَالَ سَمِعْتُ الشَّعْبِيَّ يَقُولُ حَدَّثَنَا الْبَرَاءُ بْنُ عَازِبٍ عِنْدَ سَارِيَةٍ مِنْ سَوَارِي الْمَسْجِدِ قَالَخَطَبَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ النَّحْرِ فَقَالَ إِنَّ أَوَّلَ مَا نَبْدَأُ بِهِ فِي يَوْمِنَا هَذَا أَنْ نُصَلِّيَ ثُمَّ نَذْبَحَ فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَقَدْ أَصَابَ سُنَّتَنَا وَمَنْ ذَبَحَ قَبْلَ ذَلِكَ فَإِنَّمَا هُوَ لَحْمٌ يُقَدِّمُهُ لِأَهْلِهِ فَذَبَحَ أَبُو بُرْدَةَ بْنُ دِينَارٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ عِنْدِي جَذَعَةٌ خَيْرٌ مِنْ مُسِنَّةٍ قَالَ اذْبَحْهَا وَلَنْ تُوفِيَ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Utsman} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Bahz} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dia berkata telah mengabarkan kepadaku {Zubaid} dia berkata aku mendengar {Asy Sya’bi} berkata telah menceritakan kepada kami {Al Barra’ bin ‘Azib} saat berada (bersandar) di salah satu tiang masjid dia berkata “Rasulullah saw. pernah khutbah saat hari raya Kurban dengan bersabda: ‘Yang pertama kali kita lakukan pada hari ini adalah mengerjakan shalat, kemudian menyembelih. Barangsiapa melakukan hal itu, maka ia sesuai dengan Sunnah kami, dan barangsiapa menyembelih sebelum Shalat, maka itu hanya daging biasa yang disuguhkan untuk keluarganya’. Abu Burdah bin Dinar pun menyembelih, lalu ia berkata ‘Wahai Rasulullah saw., aku mempunyai Jadza’ah yang lebih baik dari musinnah! Rasulullah saw. menjawab: `Sembelihlah, dan hal itu tidak mencukupi salah seorang setelah kamu (tidak boleh dilakukan) ‘.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1546
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا كَانُوا يُصَلُّونَ الْعِيدَيْنِ قَبْلَ الْخُطْبَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dia berkata telah memberitakan kepada kami {‘Abdah bin Sulaiman} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu ‘Umar} bahwa Rasulullah saw., Abu Bakar, dan Umar Radliallahu? nhum mengerjakan shalat dua hari raya sebelum khutbah.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1547
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُخْرِجُ الْعَنَزَةَ يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الْأَضْحَى يُرْكِزُهَا فَيُصَلِّي إِلَيْهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dia berkata telah memberitakan kepada kami {‘Abdurrazzaq} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ayyub} dari {Nafi’} dari {Ibnu ‘Umar} bahwa Rasulullah saw. keluar pada hari Idul Fitri dan Idul Adha dengan membawa tombak, lalu beliau menancapkannya, kemudian shalat menghadap ke arahnya.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1548
أَخْبَرَنَا عِمْرَانُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ زُبَيْدٍ الْأَيَامِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى ذَكَرَهُ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَصَلَاةُ الْأَضْحَى رَكْعَتَانِ وَصَلَاةُ الْفِطْرِ رَكْعَتَانِ وَصَلَاةُ الْمُسَافِرِ رَكْعَتَانِ وَصَلَاةُ الْجُمُعَةِ رَكْعَتَانِ تَمَامٌ لَيْسَ بِقَصْرٍ عَلَى لِسَانِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Imran bin Musa} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Zurai’} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin Sa’id} dari {Zubaid Al Ayami} dari {‘Abdurrahman bin Abu Laila} menyebutkannya dari {‘Umar bin Al Khaththab radliallahu ‘anhu} dia berkata “Shalat Idul Adha dua rakaat, shalat Idul Fitri dua rakaat, shalat musafir dua rakaat, dan shalat Jum’at dua rakaat. Semua itu sempurna, bukan qashar (diringkas) menurut sabda Rasulullah saw.