Shalat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 541

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ الذُّهْلِيُّ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو تُمَيْلَةَ يَحْيَى بْنُ وَاضِحٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْمُنِيبِ عُبَيْدُ اللَّهِ الْعَتَكِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُصَلِّيَ فِي لِحَافٍ لَا يَتَوَشَّحُ بِهِ وَالْآخَرُ أَنْ تُصَلِّيَ فِي سَرَاوِيلَ وَلَيْسَ عَلَيْكَ رِدَاءٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya bin Faris Adz-Dzuhli} telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Abu Tumailah, Yahya bin Wadlih} telah menceritakan kepada kami {Abu Al-Munib, Ubaidullah Al-‘Ataki} dari {Abdullah bin Buraidah} dari {Ayahnya} dia berkata Rasulullah saw. melarang seseorang shalat dengan menggunakan selimut yang tidak ada pengikatnya untuk pundak, dan beliau juga melarang seseorang yang lain yang shalat menggunakan celana tanpa melapisi badannya dengan selendang.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 542

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَخْزَمَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ عَنْ أَبِي عَوَانَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَسْبَلَ إِزَارَهُ فِي صَلَاتِهِ خُيَلَاءَ فَلَيْسَ مِنْ اللَّهِ فِي حِلٍّ وَلَا حَرَامٍقَالَ أَبُو دَاوُد رَوَى هَذَا جَمَاعَةٌ عَنْ عَاصِمٍ مَوْقُوفًا عَلَى ابْنِ مَسْعُودٍ مِنْهُمْ حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ وَحَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ وَأَبُو الْأَحْوَصِ وَأَبُو مُعَاوِيَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Akhzam} telah menceritakan kepada kami {Abu Dawud} dari {Abu ‘Awanah} dari {‘Ashim} dari {Abu Utsman} dari {Ibnu Mas’ud} dia berkata Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda “Barangsiapa yang isbal (memanjangkan) pakaiannya (hingga melewati mata kaki) dalam shalat karena sombong, maka Allah tidak menghalalkan baginya surga dan tidak mengharamkan neraka untuknya.” Abu Dawud berkata Hadits ini diriwayatkan oleh Jama’ah dari {‘Ashim} mauquf terhadap {Ibnu Mas’ud}, di antara mereka adalah {Hammad bin Salamah} dan {Hammad bin Zaid} dan {Abul Ahwash} dan {Abu Mu’awiyah}.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 543

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا أَبَانُ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَبَيْنَمَا رَجُلٌ يُصَلِّي مُسْبِلًا إِزَارَهُ إِذْ قَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اذْهَبْ فَتَوَضَّأْ فَذَهَبَ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ جَاءَ ثُمَّ قَالَ اذْهَبْ فَتَوَضَّأْ فَذَهَبَ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لَكَ أَمَرْتَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ ثُمَّ سَكَتَّ عَنْهُ فَقَالَ إِنَّهُ كَانَ يُصَلِّي وَهُوَ مُسْبِلٌ إِزَارَهُ وَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى لَا يَقْبَلُ صَلَاةَ رَجُلٍ مُسْبِلٍ إِزَارَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Aban} telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Abi Ja’far} dari {‘Atha` bin Yasar} dari {Abu Hurairah} dia berkata Ketika ada seseorang melaksanakan shalat dengan memanjangkan pakaiannya (hingga melewati mata kaki), Rasulullah saw. bersabda kepadanya: “Pergilah dan ulangi wudlumu!” Maka orang tersebut pergi dan berwudlu lagi, kemudian datang lagi, lalu beliau bersabda lagi kepadanya: “Pergilah dan ulangi wudlumu!” Maka dia pergi lagi dan mengulangi wudlunya lalu kembali, dan ada seseorang berkata Ya Rasulullah, kenapa engkau memerintahkannya untuk berwudlu lagi kemudian engkau mendiamkannya? Beliau bersabda “Sesungguhnya orang tersebut shalat dengan memanjangkan pakaiannya (melewati mata kaki), dan sesungguhnya Allah Ta’ala tidak menerima shalat seseorang yang memanjangkan pakaiannya (hingga melewati mata kaki).”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 544

حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدِ بْنِ قُنْفُذٍ عَنْ أُمِّهِ أَنَّهَا سَأَلَتْ أُمَّ سَلَمَةَمَاذَا تُصَلِّي فِيهِ الْمَرْأَةُ مِنْ الثِّيَابِ فَقَالَتْ تُصَلِّي فِي الْخِمَارِ وَالدِّرْعِ السَّابِغِ الَّذِي يُغَيِّبُ ظُهُورَ قَدَمَيْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al-Qa’nabi’} dari {Malik} dari {Muhammad bin Zaid bin Qunfudz} dari {Ibunya} bahwasanya dia pernah bertanya kepada {Ummu Salamah} Pakaian apakah yang boleh digunakan wanita untuk shalat? Dia menjawab Wanita shalat dengan menggunakan jilbab yang panjang dan gamis yang menutupi telapak kakinya.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 545

حَدَّثَنَا مُجَاهِدُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ دِينَارٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدٍ بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَأَنَّهَا سَأَلَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتُصَلِّي الْمَرْأَةُ فِي دِرْعٍ وَخِمَارٍ لَيْسَ عَلَيْهَا إِزَارٌ قَالَ إِذَا كَانَ الدِّرْعُ سَابِغًا يُغَطِّي ظُهُورَ قَدَمَيْهَاقَالَ أَبُو دَاوُد رَوَى هَذَا الْحَدِيثَ مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ وَبَكْرُ بْنُ مُضَرَ وَحَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ وَإِسْمَعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ وَابْنُ أَبِي ذِئْبٍ وَابْنُ إِسْحَقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أُمِّهِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ لَمْ يَذْكُرْ أَحَدٌ مِنْهُمْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَصَرُوا بِهِ عَلَى أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mujahid bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Umar} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Abdullah bin Dinar} dari {Muhammad bin Zaid} dengan hadits ini, dia berkata dari {Ummu Salamah} bahwasanya dia pernah bertanya kepada Nabi saw. Bolehkah wanita shalat memakai gamis dan jilbab tanpa memakai kain sarung? Beliau menjawab: “Boleh apabila gamisnya itu longgar yang dapat menutupi punggung kakinya. Abu Dawud berkata Hadits ini telah diriwayatkan oleh {Malik bin Anas} dan {Bakr bin Mudlar} dan {Hafzh bin Ghiyats} dan {Isma’il bin Ja’far} dan {Ibnu Abi Dzi`b} dan {Ibnu Ishaq} dari {Muhammad bin Zaid} dari {Ibunya} dari {Ummu Salamah}, salah satu dari mereka tidak menyebutkan Nabi saw., mereka hanya menyebutkan Ummu Salamah radliallahu ‘anha.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 546

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ الْحَارِثِ عَنْ عَائِشَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةَ حَائِضٍ إِلَّا بِخِمَارٍقَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ سَعِيدٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al-Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Minhal} telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Qatadah} dari {Muhammad bin Sirin} dari {Shafiyyah binti Al-Harits} dari {Aisyah} dari Nabi saw., bahwasanya beliau bersabda: “Allah tidak menerima shalat wanita yang sudah haid (baligh), kecuali dengan memakai tutup kepala.” Abu Dawud berkata Diriwayatkan oleh {Sa’id bin Abi ‘Arubah} dari {Qatadah} dari {Al-Hasan} dari Nabi saw.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 547

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ مُحَمَّدٍ أَنَّ عَائِشَةَنَزَلَتْ عَلَى صَفِيَّةَ أُمِّ طَلْحَةَ الطَّلَحَاتِ فَرَأَتْ بَنَاتٍ لَهَا فَقَالَتْ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ وَفِي حُجْرَتِي جَارِيَةٌ فَأَلْقَى لِي حَقْوَهُ وَقَالَ لِي شُقِّيهِ بِشُقَّتَيْنِ فَأَعْطِي هَذِهِ نِصْفًا وَالْفَتَاةَ الَّتِي عِنْدَ أُمِّ سَلَمَةَ نِصْفًا فَإِنِّي لَا أَرَاهَا إِلَّا قَدْ حَاضَتْ أَوْ لَا أُرَاهُمَا إِلَّا قَدْ حَاضَتَاقَالَ أَبُو دَاوُد وَكَذَلِكَ رَوَاهُ هِشَامٌ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Ayyub} dari {Muhammad} bahwasanya {Aisyah} singgah di rumah Shafiyyah, Ummu Thalhah Ath-Thalahat lalu dia meliaht putri-putrinya, maka dia berkata Sesungguhnya Rasulullah saw. pernah masuk, sedangkan di kamarku ada seorang gadis kecil. Maka beliau memberikan kain penutup badan kepadaku dan bersabda: “Robeklah menjadi dua bagian, kemudian berilah setengahnya untuk gadis ini dan setengah lagi untuk gadis yang berada di Ummu Salamah, karena sesungguhnya saya memandangnya telah baligh, atau beliau bersabda: Saya tidak memandang keduanya kecuali telah baligh. Abu Dawud berkata Dan demikian pula diriwayatkan oleh {Hisyam} dari {Ibnu Sirin}.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 548

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى عَنْ ابْنِ الْمُبَارَكِ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ ذَكْوَانَ عَنْ سُلَيْمَانَ الْأَحْوَلِ عَنْ عَطَاءٍ قَالَ إِبْرَاهِيمُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ السَّدْلِ فِي الصَّلَاةِ وَأَنْ يُغَطِّيَ الرَّجُلُ فَاهُقَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ عِسْلٌ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ السَّدْلِ فِي الصَّلَاةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al-‘Ala`} dan {Ibrahim bin Musa} dari {Ibnu Al-Mubarak} dari {Al-Hasan bin Dzakwan} dari {Sulaiman Al-Ahwal} dari {‘Atha`} berkata Ibrahim dari {Abu Hurairah} bahwasanya Rasulullah saw. melarang menjulurkan pakaian dalam shalat dan melarang seseorang menutupi mulutnya (dengan kain). Abu Dawud berkata Diriwayatkan oleh {‘isl} dari {‘Atha`} dari {Abu Hurairah} bahwasanya Nabi saw. melarang menjulurkan pakaian ketika shalat.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 549

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى بْنِ الطَّبَّاعِ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَأَكْثَرُ مَا رَأَيْتُ عَطَاءً يُصَلِّي سَادِلًاقَالَ أَبُو دَاوُد وَهَذَا يُضَعِّفُ ذَلِكَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Isa bin Ath-Thabba’} telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} dari {Ibnu Juraij} dia berkata Sering saya melihat {‘Atha`} shalat dengan menjulurkan pakaian. Abu Dawud berkata: Hadits ini melemahkan hadits sebelumnya.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 550

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَشْعَثُ عَنْ مُحَمَّدٍ يَعْنِي ابْنَ سِيرِينَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُصَلِّي فِي شُعُرِنَا أَوْ لُحُفِنَا قَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ شَكَّ أَبِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Mu’adz} telah menceritakan kepada kami {Ayahku} telah menceritakan kepada kami {Al-Asy’ats} dari {Muhammad bin Sirin} dari {Abdullah bin Syaqiq} dari {Aisyah} dia berkata Rasulullah saw. tidak biasa mengerjakan shalat dengan memakai pakaian atau selimut kami. Ubaidullah berkata Ayahku ragu-ragu.